Search Articles & Publications

Showing 616 articles found for "Menghadapi"

Manajemen Pelayanan Organisasi Perkumpulan Harmoni Alam Papuana di Papua Selatan

Ryvelyno Michaelriyo Alan David’S Moesieri
Abstract:  Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan… rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.     Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi   Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.     Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.     Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.     Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan. Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana

Strategi Dinas Sosial dalam Penanganan Anak Jalanan dan Remaja Nakal: Studi Kasus Merauke

Nani Bivak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam menangani permasalahan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke, dengan fokus pada fenomena kekerasan jalanan dan penyalahgunaan… lahgunaan minuman keras (miras). Ruang lingkup kajian mencakup upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilakukan oleh Dinas Sosial, serta kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sejumlah informan kunci, termasuk pejabat Dinas Sosial, tokoh masyarakat, dan remaja yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas pendukung, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Meski demikian, terdapat beberapa langkah efektif, seperti pembinaan kelompok remaja rentan dan kampanye penyuluhan bahaya miras di sekolah-sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanganan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke memerlukan pendekatan yang lebih terpadu, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan peningkatan kapasitas lembaga sosial serta keterlibatan aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan program.

Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Basis Perubahan Sosial

Jasmin, Putri Ramadhani, Sonya Mabel, Alfredo Mowainop, Ferdinan Watkuk, Hubertus Oja
Abstract: Pemberdayaan masyarakat adalah konsep penting dalam mencapai perubahan sosial yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Proses pemberdayaan melibatkan peningkatan akses terhadap sumber daya dan informasi, serta memperkuat… kapasitas masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Hal ini berkontribusi pada pengurangan ketimpangan, peningkatan kemandirian ekonomi, dan penguatan nilai-nilai demokrasi serta hak asasi manusia. Artikel ini mengkaji berbagai program pemberdayaan di Indonesia yang berhasil mendorong perubahan dalam struktur kekuasaan, meningkatkan kualitas hidup, dan meruntuhkan norma sosial yang menindas. Meskipun memiliki potensi besar, pemberdayaan masyarakat menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada bantuan eksternal dan ketidaksetaraan akses terhadap sumber daya. Untuk mencapai hasil maksimal, tantangan ini perlu diatasi. Secara keseluruhan, pemberdayaan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih merata dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, perubahan sosial, partisipasi, Pembangunan berkelanjutan, ketimpangan sosial.

Analisis Kemampuan Sumberdaya Manusia Dalam Perencanaan dan Pengelolaan Anggaran Desa di Kampung Kweel Kabupaten Merauke

Enala, Syahrabudin Husein, Frederikus Antonius Mana, Umiyati Haris, Parman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran desa di Kampung Kweel, Kabupaten Merauke. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kapasitas… sitas SDM dalam memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip perencanaan serta pengelolaan anggaran secara efektif, yang berpotensi menghambat pencapaian pembangunan desa. Studi ini mengisi celah (gap) penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada aspek regulasi dan struktur kelembagaan tanpa mengeksplorasi kapasitas individu dalam proses anggaran desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen anggaran desa. Informan penelitian terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pendamping desa. Analisis data dilakukan melalui teknik triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM di Kampung Kweel menghadapi sejumlah kendala, seperti minimnya pemahaman terhadap regulasi keuangan desa, rendahnya keterampilan teknis dalam menyusun dan mengelola anggaran, serta keterbatasan akses pelatihan dan pendampingan. Temuan ini menegaskan perlunya program peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan intensif, penyediaan panduan teknis, dan supervisi berkelanjutan oleh pemerintah daerah. Dengan peningkatan kapasitas SDM, diharapkan perencanaan dan pengelolaan anggaran desa dapat lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. Kata kunci: Sumber Daya Manusia, Perencanaan Anggaran, Pengelolaan Anggaran, Kampung Kweel, Kabupaten Merauke.

Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing di Kampung Waninggap Mi’raf

Romdioni , Agus Nisfur, Wahyudhi, Candra Agus
Abstract: Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. UMKM di Kampung Waninggap Mi’raf masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital, penggunaan… aan media sosial, dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest–posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai konsep digital marketing setelah pelatihan. Peserta mampu memproduksi konten digital, menggunakan media sosial secara konsisten, membuka toko pada marketplace, serta meningkatkan interaksi digital dengan pelanggan. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemasaran digital dan potensi peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa digital marketing merupakan strategi penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Pembuatan dan Pelatihan Pemberdayaan Website Dana Kampung

Pramono, Gani Ariq
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kampung melalui pembuatan website dan pelatihan pemberdayaan bagi aparatur Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke.… . Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap utama: (1) analisis kebutuhan melalui studi pendahuluan, observasi, wawancara, dan focus group discussion; (2) implementasi yang mencakup pembuatan website berbasis Content Management System (CMS) WordPress dan pelatihan pemberdayaan dengan metode hands-on practice; serta (3) evaluasi dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa implementasi website telah berhasil meningkatkan akses informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dana kampung. Pelatihan pemberdayaan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pengelolaan website, peserta mampu mengoperasikan website secara mandiri setelah pelatihan dibandingkan sebelumnya. Meski menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur internet di beberapa wilayah, program ini telah berhasil membangun fondasi untuk tata kelola dana kampung yang lebih transparan dan akuntabel melalui kombinasi solusi teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia lokal. Keberlanjutan program diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan strategi regenerasi pengelola website dengan melibatkan karang taruna sebagai kader masa depan.

Pelatihan Sistem Informasi Manajemen Kependudukan

Urat, Abdul Usman
Abstract: Administrasi kependudukan yang efisien dan akurat merupakan elemen penting dalam tata kelola pemerintahan desa. Namun, Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke masih menghadapi kendala dalam pengelolaan data… kependudukan yang dilakukan secara manual, sehingga rawan kesalahan dan keterlambatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIMK) berbasis web guna meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan aplikasi SIMK berbasis web, serta pelatihan bagi aparat kampung dalam mengoperasikan sistem tersebut. Keberhasilan program ini diukur berdasarkan perubahan cara kerja dari pencatatan manual menjadi digital, peningkatan keterampilan aparat kampung, serta kemudahan akses dan pengelolaan data kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan SIMK berhasil meningkatkan kemampuan aparat kampung dalam mengelola data secara digital. Para peserta mampu menginput, memperbarui, dan mengakses data kependudukan dengan lebih cepat dan akurat. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur internet dan masih perlunya pendampingan dalam penggunaan perangkat keras dan lunak. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan dalam bentuk peningkatan infrastruktur dan pelatihan lanjutan sangat diperlukan agar implementasi SIMK dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah… lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Aquviva di Kota Depok

Jonathan Herhanlie, Vina Islami, Ulfa Rahma Dhini
Abstract: Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus berkembang karena masyarakat semakin mempertimbangkan kebersihan, keamanan, dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan air minum. AQUVIVA merupakan produk AMDK lokal yang diproduksi&#8230; ksi PT Mitra Tirta Buwana. Pada 2025, merek ini menghadapi penurunan kepercayaan setelah beredar informasi mengenai temuan benda asing di dalam kemasan. Pada periode pemulihan citra tersebut, perusahaan juga menjalankan kampanye promosi berskala besar. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian AQUVIVA di Kota Depok, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-asosiatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow dan melibatkan 100 konsumen AQUVIVA. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 9,044; p < 0,001) dengan kontribusi 33%. Promosi juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 8,448; p < 0,001) dengan kontribusi 29%. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 77,764; p < 0,001) dan menjelaskan 61,6% variasi keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan perlunya pengendalian mutu yang konsisten serta penguatan promosi digital yang berkelanjutan untuk memulihkan kepercayaan dan menjaga loyalitas konsumen.

Sekolah Minggu dan Era Teknologi: Strategi Menghadapi Peluang dan Tantangan Digitalisasi

Mersi Nantaria Telaumbanua, Nehemia Nome
Abstract: The development of digital technology has brought significant changes to Sunday School ministry and children’s faith education in the modern era. Children, as digital native generations, are increasingly connected to visual&#8230; isual media, audiovisual content, and internet use, causing conventional learning methods to become less engaging and less effective in fostering active learner participation. This study aims to analyze Sunday School strategies in addressing the opportunities and challenges of digitalization, the utilization of digital media for children’s spiritual growth, and the roles of teachers, churches, and families in developing relevant and transformative spiritual learning. The research employed a qualitative approach with a library research design enriched through phenomenological analysis of digitalization practices in Sunday School ministry. Data were obtained through a review of literature on Christian educational theology, child pedagogy, digital literacy, and reflective observation of the use of Bible animation videos, social media, and online learning platforms. The findings indicate that the digitalization of Sunday School ministry through Bible animation videos, YouTube, Zoom, Google Meet, and Christian learning applications enhances children’s interest, participation, and understanding of God’s Word through learning experiences that are more interactive, communicative, and contextual. The challenges of digitalization are reflected in gadget-related distractions, digital dependency, reduced learning concentration, and unequal access to technology among certain families. The study concludes that the success of digital Sunday School requires the integration of technology, teacher competence, parental guidance, digital literacy, and continuous spiritual formation. The novelty of this study lies in the development of a digital Sunday School ministry model that integrates technological media, pedagogical strategies, family supervision, and children’s spiritual formation in a holistic manner, thereby ensuring that church ministry remains adaptive, inclusive, and centered on children’s faith development in the digital era.