Abstract:Pendidikan dan pelatihan memiliki peran krusial dalam pengembangan karyawan di berbagai organisasi. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kepuasan kerja karyawan serta dampaknya…
knya terhadap kinerja. Pendidikan dan pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan meningkatkan kepuasan kerja melalui pengembangan kompetensi dan peningkatan motivasi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari literatur penelitian sebelumnya, jurnal, buku, dan laporan terkait. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen mendalam untuk mendapatkan wawasan tentang persepsi terhadap pendidikan, pelatihan, kepuasan kerja, dan kinerja. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan yang efektif berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja, pada gilirannya, memainkan peran krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan, seperti yang terlihat dari partisipasi yang lebih tinggi, produktivitas yang meningkat, dan kualitas kerja yang lebih baik. Secara tidak langsung, pendidikan dan pelatihan mempengaruhi kinerja karyawan melalui peningkatan kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan dan prestasi karyawan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan service excellence terhadap kepuasan pelanggan di Toko Pakaian Kevin MMTC. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi…
lorasi pengalaman dan persepsi pelanggan mengenai kualitas produk dan layanan yang diberikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelanggan serta observasi langsung di toko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kualitas produk maupun service excellence memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dan pengaruh service excellence terhadap loyalitas dan kepuasan pelanggan. Pelayanan Prima (Service Excellence) yang berkualitas dapat menciptakan kepuasan dan…
dapat menciptakan Loyalitas pelanggan tanpa melalui kepuasan pelanggan. Konsep pelayanan prima dapat diterapkan pada berbagai organisasi, instansi, pemerintah, ataupun perusahaan bisnis.Indikator dari kepuasan adalah meliputi: (1) Kepuasan terhadap kinerja karyawan (2) Kepuasan fasilitas fisik (3) Kemudahan (4) Perasaan puas menggunakan jasa. Oliver (2007) mendifinisikan kepuasan sebagai tanggapan pelanggan, yaitu penilaian atas fitur-fitur suatu produk atau jasa, bahkan produk atau jasa itu sendiri, yang memberikan tingkat kesenangan dalam mengkonsumsi yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan. Usaha untuk menjadikan pelanggan yang loyal tidak dapat dilakukan secara langsung, tetapi melalui beberapa tahapan, mulai dari mencari pelanggan yang potensial sampai memperoleh partners.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis strategi yang tepat untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada bolu Stim Menara. Dalam penelitian ini akan menjelaskan mengenai pilihan produk bolu Stim Menara…
nara dan Upaya atau strategi yang dilakukan dalam mempertahankan pelanggan serta memastikan loyalitas pelanggan terhadap bolu Stim Menara. Dalam Penelitian ini, akan dilakukan penelitian secara desktriptif terhadap strategi menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada bolu Stim Menara. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian Kualitatif, Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cara purposive, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi yang dilakukan di lokasi penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah menciptakan kepuasan dari pelanggan dan meningkatkan loyalitas dari pelanggan memerlukan beberapa hal yaitu Program loyalitas penghargaan, Kualitas produk layanan, Pengelolaan keluhan dan masukan, Kualitas Produk yang Konsisten, Komunikasi yang Terbuka dan Aktif. Dengan memperhatikan berbagai aspek yang telah di bangun oleh Bolu STIM Menara, Bolu Menara memperoleh loyalitas dan juga kepuasan dari pelanggan yang cukup baik
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan strategi pemasaran yang efektif dalam praktik pemasaran usaha nabosi showroom mobil. Dimana ada tiga jenis strategi pemasaran yang dilakukan yaitu Promosi melalui media sosial…
sosial / Pemasaran Online, Promosi Melalui Brosur, Promosi secara langsung atau mulut ke mulut. Melalui metode penelitian kualitatif, menggunakan observasi partisipasi karena dilakukan dengan adanya pengamat yang terlibat secara langsung dan aktif dalam objek yang diteliti. Penulis melakukan observasi selama 8 minggu berturut-turut untuk menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan objek yang di sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukan Strategi pemasaran yang dilakukan pada Nabosi Showroom Mobil memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Strategi pemasaran melalui media sosial dan pemasaran online sangat efektif karena dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan biaya yang relatif murah. Strategi pemasaran melalui brosur memiliki kekurangan karena biaya produksi dan distribusi yang relatif tinggi dan jangkauannya yang terbatas. Strategi pemasaran secara langsung atau mulut ke mulut sangat efektif karena dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan rekomendasi dari teman atau keluarga.
Abstract:Dengan penekanan pada kinerja manajerial dan individu, penelitian ini mengeksplorasi gagasan kinerja dalam konteks manajemen organisasi. Kinerja individu dievaluasi menggunakan berbagai kriteria, termasuk keluaran, kualitas,…
tas, kehadiran, ketepatan waktu, dan keterampilan kolaboratif. Sebaliknya,
kinerja manajemen mengacu pada bagaimana anggota staf benar-benar berperilaku dalam kapasitas
manajerial mereka, termasuk komunikasi, kehadiran, hasil kerja, dan kebijakan bisnis. Metode pada
penelitian ini ialah pendekatan kualitatif bersifat eksploratif yang dimana data-data yang di ambil berasal
dari sumber web akademis seperti Mendeley, google cendekia, dan lainnya. Koefisien jalur yang
menunjukkan peningkatan kinerja seiring dengan meningkatnya kepuasan kerja memperkuat hubungan
positif antara kepuasan kerja dan kinerja, yang merupakan tema kunci dalam kesimpulan ini. Topik
penting lainnya adalah kepuasan kerja. Selain itu, kinerja manajerial juga sangat dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan, dengan analisis, komunikasi, keberanian, dan tanggung jawab menjadi aspek penting
yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kinerja manajerial.
Abstract:Dalam dunia pendidikan, menumbuhkan minat belajar siswa merupakan tantangan yang penting. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah melalui penerapan metode pembelajaran kreatif. Metode ini menekankan pada keterlibatan…
libatan aktif siswa dalam pembelajaran, memungkinkan mereka untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan berkreasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, minat belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Faktor penentu minat belajar siswa sangat beragam. Mulai dari motivasi intrinsik, dukungan sosial, pengalaman belajar sebelumnya, preferensi belajar, hingga kualitas lingkungan pembelajaran. Motivasi intrinsik, misalnya, mendorong siswa untuk belajar karena minat dan kepuasan pribadi, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan guru memberikan dorongan tambahan. Pengalaman belajar sebelumnya dan preferensi belajar turut memengaruhi minat belajar siswa, begitu dengan kualitas lingkungan pembelajaran yang memfasilitasi eksplorasi dan pembelajaran yang bermakna. Metode pembelajaran kreatif memainkan peran kunci dalam mempengaruhi minat belajar siswa. Dengan memanfaatkan teknik-teknik seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan role-playing, siswa dihadapkan pada pengalaman pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Mereka dapat mengeksplorasi konsep-konsep secara praktis, berpikir kritis, dan mengembangkan keterampilan kolaborasi. Pendekatan ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Penerapan metode pembelajaran kreatif dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Melalui pendekatan ini, pendidik dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna, memicu minat belajar yang lebih besar, dan membantu siswa untuk mencapai potensi belajar mereka secara optimal.
Abstract:Industri penyedia layanan jasa Ground Handling berupaya menaikan mutu, terutama sarana dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan penumpang. Berbagai macam metode dilakukan guna memperoleh keyakinan dan kepuasan penuh dari penumpang…
numpang yang mempunyai keperluan akan jasa layanan transportasi udara. Penyimpangan layanan bagasi penumpang biasanya terjadi pada saat penumpang tiba di bandar udara tujuan atau pada saat tiba di Bandara tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dari penanganan dari Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dan faktor penyebab terjadinya kasus Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif yang pengambilan datanya bersumber dari data penumpang yang mengalami Kehilangan bagasi pada saat tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data melalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Lost and Found dan Staff unit Lost and Found. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa prosedur penanganan dari Bagasi Hilang yang dilakukan oleh unit Lost And Found adalah memeriksa serta mencari data dari bagasi penumpang ke dalam PIR (Property Irregularity Report) rangkap 3 (putih, merah, dan hijau) yang kemudian ditanda-tangani oleh penumpang serta staf dari unit Lost And Found. Jika ditemukan atau terdapat kasus yang menyatakan penumpang berhak mengajukan kompensasi atas kerusakan bagasi yang didapatkan. Faktor terjadinya kerusakan bagasi disebabkan oleh perlakuan petugas yang kurang hati-hati dalam proses pengangkutan dari Make Up Area menuju Compartment Area, selain itu juga diketahui bahwa berat, isi, serta label dari bagasi penumpang tidak sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh maskapai penerbangan
Abstract:Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat berdampak pada kegiatan bisnis mulai skala kecil hingga besar yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan usahanya. Perkembangan dunia digital mengharuskan…
pebisnis, termasuk usaha apotek untuk meningkatkan pemasaran dan komunikasi secara digital dengan pelanggan. Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker. Praktek kefarmasian dibantu oleh Tenaga Teknis Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi dan Analis Farmasi. Namun, apotek bukan hanya sebagai tempat pelayanan kefarmasian tetapi juga dikelompokkan sebagai bidang usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dengan kode 47721 yaitu perdagangan eceran barang dan obat farmasi untuk manusia di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sosial media Whatsapp terhadap peningkatan penjualan obat bebas, vitamin dan alat kesehatan di Apotek AFIQ 2. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan participants observation. Hasil penelitian diperoleh peningkatan penjualan menggunakan media whatsapp sebesar 76,78% terhadap target. Kesimpulan penelitian ini bahwa strategi promosi dengan memanfaatkan media sosial whatsapp memberikan keuntungan diantaranya meluaskan pasar, menaikkan omset penjualan, menjaring konsumen baru, menjadi sarana media promosi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran vital kepemimpinan dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) dan dampaknya terhadap produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas. Fokus penelitian…
an ini adalah untuk memahami bagaimana kepemimpinan dalam konteks SDM mempengaruhi produktivitas pegawai, pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan karyawan, serta bagaimana hal tersebut berdampak pada efektivitas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami peran vital kepemimpinan dalam manajemen SDM dan dampaknya terhadap produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas secara mendalam. Penelitian ini juga menggunakan kajian pustaka sebagai metode untuk mengumpulkan informasi dan pemahaman yang komprehensif tentang teori-teori kepemimpinan, manajemen SDM, produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja. Dalam kajian pustaka, peneliti mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan artikel terkait topik penelitian. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang peran vital kepemimpinan dalam manajemen SDM dan dampaknya pada produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam manajemen SDM memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Gaya kepemimpinan yang efektif, seperti memberikan arahan yang jelas, memotivasi pegawai, dan memberikan dukungan yang tepat, dapat meningkatkan produktivitas individu dan tim kerja secara keseluruhan. Penelitian ini menemukan bahwa gaya kepemimpinan juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Pemimpin yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang positif, memberikan pengakuan dan apresiasi, serta memfasilitasi pengembangan karir karyawan, dapat meningkatkan kepuasan kerja mereka. Kepuasan kerja yang tinggi berkontribusi pada motivasi dan keterlibatan karyawan, yang pada gilirannya berdampak positif pada efektivitas organisasi. Penelitian ini menunjukkan pula bahwa kepemimpinan dalam manajemen SDM juga berperan penting dalam retensi tenaga kerja yang berkualitas. Praktik manajemen yang mendukung pengembangan karir, memberikan kesempatan pelatihan dan pengembangan, serta menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif, dapat meningkatkan retensi tenaga kerja. Pemimpin yang mampu membangun hubungan yang baik dengan karyawan, memberikan dukungan, dan memperhatikan kebutuhan mereka, dapat menciptakan ikatan yang kuat antara karyawan dan organisasi, sehingga mengurangi tingkat pergantian karyawan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kepemimpinan yang efektif dalam konteks SDM, implementasi praktik manajemen yang mendukung, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi, kepuasan karyawan, dan mempertahankan tenaga kerja yang berkualitas.