Abstract:Penelitian ini menganalisis penerapan Activity Based Costing (ABC) System dalam menentukan harga pokok produksi (HPP) Piscok Lumer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sistem ABC yang diterapkan, menganalisis…
lisis pengaruhnya terhadap penentuan HPP, mengevaluasi keefektifannya dalam menentukan harga jual yang kompetitif, dan memberikan rekomendasi terkait penerapan sistem ABC dan strategi penetapan harga jual yang optimal (Aulia, 2024). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data melalui dokumentasi dan wawancara, dan menganalisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan perhitungan HPP dengan metode ABC (Mahardika & Lantang, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ABC memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang struktur biaya produksi Piscok Lumer, membantu dalam menentukan HPP yang lebih akurat, dan memungkinkan penetapan harga jual yang lebih kompetitif dan menguntungkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengusaha Piscok Lumer untuk mengoptimalkan penerapan sistem ABC dan strategi penetapan harga jual untuk mencapai keberhasilan dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, solusi pemecahan masalah tersebut menggunakan model problem based learning (PBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan…
ningkatkan hasil belajar siswa kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao yang peneliti lakukan dari tanggal 06 Agustus 2024 s/d 14 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing- masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 40,74% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 73,08% dan siklus II 88,46%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 69,69% dan aspek siswa 66,66%, pada siklus II aspek guru memperoleh 87,87% dan aspek siswa 86,36%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 15,38% dan peningkatan proses pembelajaran pada aspek guru dari siklus I ke siklus II sebesar 18,18%, pada aspek siswa meningkat sebesar 19,7%, pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika di kelas II yang belum mencapai KKTP. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta…
erta didik melalui model Problem based learning.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model Problem based learning. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar yang ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I diperoleh hasil belajar Matematika 67% dan meningkat pada siklus II dengan pertentase 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan. Pada siklus I aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 88% dan aspek peserta didik 59%. Kemudian meningkat pada siklus II aspek guru diperoleh ketuntasan 95% dan aspek peserta didik 87%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem based learning di kelas II dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Matematika.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan…
kan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi. Solusi dari pemecahan masalah tersebut menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan 2 kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik.
Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V. Hasil penelitian siklus I memperoleh persentase 41,67% dan pada siklus II memperoleh persentase 83,33% dengan peningkatan sebesar 41,66%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 67,54% dan pada siklus II nilai rata-rata 88,72% dengan peningkatan sebesar 21,18%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I memperoleh nilai rata-rata 56,82% dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 82,44% dengan peningkatan sebesar 25,62%. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:This study aims to analyze the tourism potential and marketing strategies in Bejijong Village, a village with a rich history and culture from the Majapahit Kingdom era located in Mojokerto Regency, East Java Province. This…
is study explores how village managers conduct managerial and marketing activities to attract tourists and promote local products. The research method involves a SWOT analysis to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in the Marketing Mix’s 7P approach implemented by the village. The results of the study indicate that Bejijong Village has several significant advantages, including historical heritage such as Brahu Temple, Petilasan Siti Inggil, and Maha Vihara Majapahit, as well as local products such as smoked salted eggs, lemon juice, pukis lumer (melting) bertoping, tahu lontong (compress rice), and Cempaka batik handicrafts and wayang kulit. However, the challenges faced include less than optimal website management, lack of effective digital marketing strategies, and entrance fees that may be insufficient to support maintenance. This study introduces novelty in marketing strategy analysis by integrating the SWOT and Marketing Mix’s 7P approaches to provide in-depth insights into how management and marketing can be improved. These findings are expected to be a reference for other villages in designing more effective marketing strategies and suggesting improvement steps that can increase the attractiveness and sustainability of culture-based tourist destinations. Keywords: Bejijong Village, Tourism Marketing, SWOT Analysis, Marketing Mix 7P.
Abstract:UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Doyan Jagung Mozarella merupakan bagian dari…
sektor kuliner atau industri makanan dan minuman, tidak terkecuali dari tantangan ini. Lebih spesifik, ia termasuk dalam kategori makanan ringan atau street food. Activity-Based Costing (ABC) adalah sistem biaya yang disempurnakan, memungkinkan pengklasifikasian lebih banyak biaya sebagai biaya langsung, mengurangi jumlah biaya tidak langsung, dan mengidentifikasi pemicu biaya. Penelitian ini menggunakan data primer dengan objek, yaitu UMKM Doyan Jagung Mozarela Padang. Data primer diambil pada pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan wawancara. Kesimpulan dari analisis biaya
operasional UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) menunjukkan bahwa penerapan metode ini memberikan manfaat signifikan dalam perhitungan biaya. Dengan ABC, UMKM dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan aktivitas yang terlibat dalam produksi secara lebih rinci, sehingga memungkinkan pengalokasian biaya yang lebih akurat berdasarkan penggunaan sumber daya.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 30%, dan yang belum tuntas sebesar 70%. Hal ini disebabkan oleh guru belum menggunakan model…
del pembelajaran yang efektif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan nilai hasil belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar IPAS siswa sebesar 50% dan pada siklus II sebesar 90% sehingga terjadi peningkatan sebesar 40%. Pada siklus I aspek guru sebesar 62,5%, pada siklus II sebesar 86,9% dan terjadi peningkatan sebesar 24,4%. Kemudian pada aspek siswa siklus I sebesar 58,4% dan pada siklus II sebesar 88,4% juga terjadi peningkatan sebesar 30%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.
Abstract:Damris. 2024. Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Pada Kelas IV SDN 133/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci. Pembimbing Rosi Satria Ardi, MA, dan…
an Rosma Diana, M.Pd.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik, serta penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran Inquiry Based Learning. Subjeknya adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 133/III Pondok Siguang, Kecamatan Danau Kerinci, pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik. Pada siklus I pertemuan 1 mencapai 43,75% dan pertemuan 2 mencapai 62,5%, sedangkan pada siklus II pertemuan 1 mencapai 75% dan pertemuan 2 mencapai 87,50%. Aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan, pada siklus I pertemuan 1 sebesar 73,75% dan siklus I pertemuan 2 sebesar 81,25% meningkat pada siklus I pertemuan 1 sebesar 80% dan 87,50% pada siklus II pertemuan 2. Sedangkan untuk aspek peserta didik, dari 71,87% pada Siklus I pertemuan 1 dan 75% pada siklus I pertemuan 2 lalu pada siklus II pertemuan 1 sebesar 81,25% dan 85,62% pada siklus II pertemuan 2.
Abstract:Pengembangan soft skills melalui pendidikan vokasional menjadi aspek krusial dalam menjawab kebutuhan industri modern. Revolusi Industri 4.0 telah mengubah lanskap pekerjaan, di mana tenaga kerja dituntut untuk memiliki…
kombinasi keterampilan teknis (hard skills) dan keterampilan non-teknis (soft skills) seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, dan kemampuan berpikir kritis. Jurnal ini mengkaji peran pendidikan vokasional dalam membentuk lulusan yang kompeten melalui pendekatan berbasis praktik, seperti Project-Based Learning (PjBL), simulasi dunia kerja, pelatihan kepemimpinan, dan evaluasi holistik. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan pemerintah dalam merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Abstract:The use of Artificial Intelligence (AI) technology to visualize the narrative of English-language short stories offers a novel approach to enriching the interpretive and aesthetic dimensions of storytelling. Utilizing BingImage.com…
ngImage.com as an AI-based image generator, textual narratives are transformed into prompts that create visual depictions of each scene. The visuals effectively reflect the mood, emotions, and settings of the story, albeit with some inconsistencies in character depictions across scenes. This exploratory approach examines correlations between narrative and visuals, scene continuity, and aesthetic accuracy. The findings indicate that AI-based visualization can create a more immersive reading experience, enhancing the reader's comprehension through relevant illustrations. This technology also provides creative interpretations that expand the artistic dimensions of short stories. Despite its potential, challenges such as maintaining visual consistency across scenes remain. These findings provide new insights into the integration of digital technology in literary transformation, paving the way for innovative future methodologies.