Search Articles & Publications

Showing 4530 articles found for "Tujuan"

Pemberdayaan Masyarakat Pemula UMKM Mie Basah Kelurahan Paccerakkang Kota Makassar Melalui Digitalisasi

Bachtiar, Irmah Halimah, Gafur, Gafur, Supiati, Supiati, Bachtiar, Ayu Darmawan, Hasan, Azizah
Abstract: The magnitude of the role of MSMEs as the backbone of the national economy is evidenced from data from the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises for 2022 that the number of MSMEs in South Sulawesi has… experienced a significant increase and in 2022 it will reach 268,299 units. However, this condition contrasts with Mr. Rahman Robin's MSMEs Mie Basah Manga Tiga, which does not provide optimal results, and sales sometimes experience a decline. The purpose of this service is to develop the Mangga Tiga wet noodle business through digital utilization. One of the government's newest programs in supporting MSME growth is "Ministry of Finance One Supports MSMEs Growing through Digitalization and Globalization Towards Advanced Indonesia". Based on this program, we consider it important to increase the wet noodle business through digitization. The method used is the provision of materials as well as training and assistance regarding the preparation of financial reports, digital marketing and packaging innovation. The results of the activity show that partners are able to compile simple financial reports, partners are able to carry out digital marketing through several online applications, and the new packaging of mangga tiga wet noodles is equipped with a product label which already contains a business license and halal certificate. Keywords: MSMEs; Wet noodle; Digitization Abstrak: Besarnya peranan UMKM  sebagai tulang punggung perekonomian nasional dibuktikan dari data Kemenkop UKM tahun 2022 bahwa jumlah UMKM di Sulawesi Selatan mengalamai peningkatan yang signifikan dan di tahun 2022 mencapai 268.299 unit. Namun kondisi demikian kontras dengan pelaku UMKM Mie Basah Manga Tiga milik Bapak Rahman Robin yang tidak memberikan hasil yang optimal bahkan penjualan terkadang mengalami penurunan. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan usaha mie basah Mangga Tiga melalui pemanfaatan digital. Salah satu program terbaru pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM adalah “Kemenkeu Satu Mendukung UMKM Tumbuh melalui Digitalisasi dan Globalisasi Menuju Indonesia Maju”. Berdasar dari program tersebut kami menganggap penting meningkatkan usaha mie basah melalui digitalisasi.  Metode yang digunakan adalah pemberian materi serta pelatihan dan pendampingan mengenai penyusunan laporan keuangan, pemasaran digital dan inovasi packaging. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra sudah mampu menyusun laporan keuangan sederhana, mitra mampu melakukan pemasaran digital melalui beberapa aplikasi online, serta kemasan baru dari mie basah mangga tiga sudah dilengkapi label produk yang di dalamnya sudah terdapat izin usaha dan sertifikat halal. Kata kunci: UMKM; Mie Basah; Digitalisasi

Pelatihan Desain Grafis Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Di Era Digital

Parini, Parini, Lubis, Iin Almeina, Ramadhani, Andrew, Suhendra, Aidil Adi
Abstract: The use of graphic design in business in the digital era has great potential. Therefore, it is important to organize training on making graphic designs using simple and easy applications. The problems faced by the students… ts of SMK Karya Utama Tanjungbalai are experiencing a lack of interest in learning because they focus too much on the process of determining the design and background. In addition, students are also less aware that graphic design can be a business opportunity in this digital era. For example, graphic design for making logos, online stores/olshops can increase their attractiveness and selling points, as well as food sales posters and others. One alternative to this design is using the Canva application, a tool that supports the learning process visually and helps train visual literacy skills students quickly and easily. The purpose of this service is for students to quickly and easily master using the Canva application for designing, while improving their business skills in the digital era. This service is carried out with the observation stage, followed by direct training/practice using the Canva application and directions to improve the quality of graphic design. The results of this dedication are that students can improve their skills in using the Canva application and can be applied in the business world in the digital era.  Keywords: graphic design; canva application; digital.     Abstrak: Penggunaan desain grafis dalam bisnis di era digital memiliki potensi besar. Oleh karena itu, penting untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan desain grafis dengan menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah. Permasalahan yang dihadapi siswa/i SMK Karya Utama Tanjungbalai mengalami kurangnya minat belajar karena terlalu banyak fokus pada proses menentukan desain dan background. Selain itu, siswa juga kurang menyadari bahwa desain grafis dapat menjadi peluang bisnis di era digital ini. Misalnya, desain grafis untuk pembuatan logo, toko online/olshop dapat meningkatkan daya tarik dan nilai jualnya, begitu juga poster penjualan makanan dan lainnya, Salah satu alternatifnya design ini menggunakan aplikasi Canva, alat yang mendukung proses pembelajaran secara visual dan membantu melatih kemampuan literasi visual siswa dengan cepat dan mudah. Tujuan pengabdian ini agar siswa dapat dengan cepat dan mudah menguasai penggunaan aplikasi Canva untuk mendesain, sekaligus meningkatkan keterampilan berbisnis di era digital. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan/praktek langsung dengan menggunakan aplikasi canva dan pengarahan untuk meningkatkan kualitas desain grafis. Hasil dari pengabdian ini harapannya siswa/i dapat meningkatkan  keterampilan siswa/i dalam menggunakan aplikasi canva dan dapat diterapkan dalam dunia bisnis di era digital   Kata kunci: desain grafis; aplikasi canva; digital

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sma Kartikatama Kota Metro

Qomariah, Siti, Rosyidah, Ummi, mariana, erni, Wardany, Kusuma, Kinasih, Ayang, Utami, Endang Sri
Abstract: Abstract: Scientific work can be used by teachers as a facility for communicating new information, ideas, studies, and research results to the general public. The preparation of scientific papers is very meaningful for the… he professional development of teachers, but in reality, the culture of writing scientific papers among teachers is still low. Meanwhile, the teacher can write scientific papers based on the implementation of the teacher's creativity and criticality in the daily activities that are observed and experienced in creating a better quality of education to achieve maximum learning results. This program aims to conduct training in the preparation of scientific papers in this matter scientific postings for teachers of SMA Kartikatama Metro. This program is carried out using a classical approach which is tried by giving lectures and delivering modules and individual approaches are tried when accompanying participants in writing scientific papers. Achievement of the target number of participants as well as the objectives of this training can be assessed as good. Within 2 weeks as many as 3 teachers have tried to write scientific posts. All the modules that have been planned can be informed to the participants, even though there are many time constraints there are some modules that are informed in an outline. The expertise of the participants can be seen from the ability to compose scientific papers that can be considered good. Keywords: scientific work; teacher; training.   Abstrak: Karya ilmiah dapat digunakan guru sebagai fasilitas mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, serta hasil riset kepada khalayak umum. Penyusunan karya ilmiah sangat berarti untuk pengembangan keprofesionalan guru, tetapi pada kenyataannya budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru masih rendah. Sementara itu guru bisa menulis karya ilmiah bersumber pada implementasi kreatifitas serta kekritisan guru terhadap kegiatan tiap hari yang diamati serta dialaminya dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga menggapai hasil belajar yang maksimal. Tujuan program ini merupakan melakukan pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah dalam perihal ini postingan ilmiah untuk guru SMA Kartikatama Metro. Program ini dilaksanakan memakai pendekatan klasikal yang dicoba dengan membagikan ceramah serta penyampaian modul serta pendekatan individual dicoba pada saat mendampingi peserta dalam menulis karya ilmiah. Ketercapaian sasaran jumlah partisipan serta tujuan pelatihan ini bisa dinilai baik. Dalam kurun waktu 2 pekan sebanyak 3 orang guru sudah berupaya menulis postingan ilmiah. Seluruh modul yang sudah direncanakan bisa di informasikan kepada paserta, walaupun terdapat banyak keterbatasan waktu terdapat sebagian modul yang  di informasikan secara garis besar. Keahlian paserta dilihat dari kemampuan menyusun karya ilmiah yang dapat dinilai baik. Kata kunci: guru; karya ilmiah; pelatihan.

Inovasi AI: Sosialiasi Robot Personal Assistant untuk Digitalisasi KIR 03

Lindawati, Lindawati, Salamah, Irma, Valerie, Michelle, Kusumanto, RD
Abstract: Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) terus mengalami kemajuan pesat dan memiliki potensi yang luar biasa dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Dalam rangka pengembangan ekstrakurikuler di KIR 03,… dilaksanakan sosialisasi inovasi AI dengan memanfaatkan robot personal assistant guna mendorong digitalisasi. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat dan potensi penggunaan teknologi AI dalam konteks kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan yang digunakan meliputi penyampaian materi presentasi yang mendalam, interaksi tanya jawab yang aktif, serta dokumentasi kegiatan secara komprehensif. Hasil analisis data dari kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah dilakukan sosialisasi. Respon positif peserta terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan robot personal assistant menggambarkan kesuksesan sosialisasi ini. Sosialisasi ini memberikan implikasi potensial yang kuat dalam mendukung digitalisasi di KIR 03 dan berkontribusi bagi masyarakat pada umumnya.

Optimalisasi Pemanfaatan Canva Sebagai Desain Produk Promosi Usaha Mandiri SMK Karya Utama

Yuma, Febby Madonna, Fauziah, Rizky, Christy, Tika
Abstract: In today's rapidly developing digital era, there is a positive impact on business actors in running a business. In the context of marketing, promotion is one way to increase product or service sales which is usually done… through advertising or social media. The problem being faced by Karya Utama Vocational School teachers is the lack of knowledge in designing products. At present teachers design their products which are still very simple and unattractive, resulting in a lack of consumer interest in buying these products, the result is that sales are decreasing and profits are getting smaller. To increase the attractiveness and popularity of the products being marketed, it is necessary to use a design application such as Canva, which allows for the easy creation of promotional materials such as posters, flyers and social media posts. This community service activity aims to provide knowledge and understanding to Karya Utama Vocational School Teachers regarding the role of the Canva application in an effort to increase product sales by designing posters in the form of animated videos to promote their independent businesses through social media. The stages of this community service activity are starting with lectures and discussions and then practicing product design with the Canva application. The results of the activities using this application, it is hoped that the use of information technology can increase profits and expand market share in promoting independent teacher products through social media. Keyword : the canva application; teachers; product; promotion Abstrak : Dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, terdapat dampak positif bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis. Dalam konteks marketing, promosi salah satu untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa yang biasanya dilakukan melalui iklan maupun media sosial. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh Guru-guru SMK Karya Utama yaitu kurangnya pengetahun dalam mendesain produk. Saat ini guru-guru mendesain produknya masih sangat sederhana sekali dan kurang menarik, sehingga mengakibatkan kurangya ketertarikan konsumen dalam membeli produk tersebut, akibatnya adalah penjualan semakin menurun dan keuntungan semakin sedikit. Untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas produk yang dipasarkan, diperlukan penggunaan aplikasi desain seperti Canva, yang memungkinkan pembuatan materi promosi seperti poster, pamflet, dan postingan media sosial dengan mudah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Guru-Guru SMK Karya Utama mengenai peran aplikasi canva dalam  upaya meningkatkan penjualan produk dengan cara mendesain poster dalam bentuk video animasi  untuk mempromosikan usaha mandiri mereka melalui media sosial. Tahapan kegiatan pengabdian ini yaitu dimulai dari ceramah serta diskusi dan selanjutnya dilakuakn praktek desain produk denan aplikasi canva.  Hasil dari kegiatan penggunaan aplikasi ini, diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan keuntungan dan memperluas pangsa pasar dalam mempromosikan produk usaha mandiri guru-guru melalui media sosial. Kata Kunci : aplikasi canva; guru-guru; produk; promosi.  

Sosialisasi Penyalahgunaan Zat Pewarna Dan Pengawet Makanan Berbahaya Sebagai Upaya Penjaminan Keamanan Pangan

Rarassari, Madyasta Anggana, Riani, Ira Gusti, Ritonga, Nia Boru, Cahya, Gemala
Abstract: Abstract: The purpose of this service activity is to educate students about coloring agents and harmful preservatives used in food. It is expected that students can know in detail about the dangers of dyes and preservatives… ves so that students' awareness of food vigilance can increase. The target to be achieved in this community service activity is that students can gain knowledge and information about coloring agents and preservatives found in food. The strategy used in providing knowledge about the dangers of coloring agents and preservatives in food is by directly giving direct lectures on various kinds of coloring agents and preservatives used in food, the potential dangers that will be caused if consuming foods with excessive coloring agents and preservatives along with characteristics of food with coloring agents and preservatives as well. Students are expected to be able to avoid foods that are indicated to use coloring agents and preservatives and to find safe food solutions using natural coloring agents and preservatives. Keywords: Dye; dangerous food; preservatives   Abstrak: Produsen makanan sering menambahkan pewarna pada makanan untuk meningkatkan warna makanan, namun kini semakin banyak makanan yang mengandung pewarna sintetis yang ditambahkan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada para siswa mengenai zat pewarna dan zat pengawet berbahaya yang digunakan pada makanan. Diharapkan para siswa dapat mengetahui secara terperinci mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet sehingga kesadaran siswa dalam menerapkan kewaspadaan terhadap makanan dapat meningkat. Target yang ingin dicapat pada kegiatan pengabdian ini adalah para siswa dapat memperoleh pengetahuan dan infomasi mengenai zat pewarna dan zat pengawet yang terdapat pada makanan. Strategi yang digunakan dalam memberikan pengetahuan mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet pada makanan yaitu dengan langsung memberikan ceramah langsung mengenai berbagai macam zat pewarna dan zat pengawet yang digunakan pada makanan, potensi bahaya yang akan ditimbulkan apabila mengkonsumsi makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet yang berlebihan beserta ciri-ciri makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet serta. Para siswa diharapkan dapat menghindari makanan yang terindikasi menggunakan zat pewarna dan zat pengawet serta mendapatkan solusi makanan yang aman dengan menggunakan zat pewarna dan pengawet yang alami. Kata kunci: makanan berbahaya; zat pewarna; zat pengawet

Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Mendukung Girij Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Dbd Di Desa Gheoghoma

Tokan, Pius Kopong, Wawomeo, Aris, Artama, Syaputra
Abstract: Abstract: The problem of Dengue Fever (DHF) is not only a public health problem but also an economic burden. Cases that continue to increase both globally, nationally and locally require the role of various parties, especially… cially in community empowerment in optimizing the 3M Plus PSN through the 1 House 1 Jumantik Movement (G1R1J) which aims to increase ABJ >95% at the family level. It is known that the results of the G1R1J trial in Gheoghoma village can increase ABJ by 84.7%. In connection with this, one of the efforts made is to empower posyandu cadres through Community Service activities. The methods used were training, post-training assistance and advocacy. The implementation time was three months in Gheoghoma village, North Ende sub-district, Ende Regency.Conclusion: this community service contributed to increasing the knowledge of posyadu cadres about G1R1J by 60%, with good knowledge criteria.  This human resource potential continues to be maintained so that the community service team provides assistance for a certain period of time before finally releasing the cadres to be able to independently act as G1R1J motivators. The activity ended by advocating to the Head of Gheoghoma Village.   Keywords: Empowerment; Cadre; G1R1J     Abstrak: Persoalan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan hanya menjadi masalah kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi beban ekonomi. Kasus yang terus meningkat baik secara global, nasional maupun local menuntut peran berbagai pihak terutama dalam pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan PSN 3M Plus melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) yang bertujuan meningkatkan ABJ >95% di level keluarga. Diketahui bahwa hasil ujicoba G1R1J di desa Gheoghoma dapat meningkatkan ABJ sebesar 84,7%. Sehubungan dengan itu salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memberdayakan kader posyandu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metoda yang digunakan adalah  pelatihan, pendampingan pasca pelatihan dan advokasi. Waktu pelaksanaan tiga bulan di desa Gheoghoma Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende.Simpulan: pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kader posyadu tentang G1R1J  sebesr 60%, dengan kriteria pengetahuan baik.  Potensi SDM ini terus dipertahankan sehingga tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan untuk jangka waktu tertentu sebelum akhirnya melepaskan para kader mampu secara mandiri berperan sebagai motivator G1R1J. Kegiatan diakhiri dengan melakukan advokasi kepada Kepala Desa Gheoghoma.   Kata kunci: Pemberdayaan; Kader; G1R1J

Sosialisasi Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Pendidikan Karakter Bagi Guru Di Daerah 3T

Syahfitri, Jayanti, Muntahanah, Muntahanah, Darmi, Titi
Abstract: Character education is one of the mental revolution efforts made to instill character in students. Teachers play an important role in producing generations of noble character and morality, including elementary school teachers.… chers. Instilling character from an early age is expected to be able to strengthen the foundation in building the nation. The process of cultivating character must be adapted to the stages of student development and the times, so that integrating it into interactive teaching materials will be preferred by students, students can more easily understand the material and have skills that are balanced between science and technology and IMTAQ. To realize this, teachers are required to be able to integrate it into PBM such as teaching materials. However, the facts on the ground show that teachers in partner schools do not really understand the context of character building and apply it to teaching materials. The purpose of this activity is to increase teacher knowledge and skills in designing and integrating character education in digital teaching materials. This service activity is carried out through lecture methods, outreach, training, and discussions involving approximately 17 elementary school teachers. The results of the activity show that in general the teacher already knows the concept of character education, examples of assistive applications in making teaching materials and teachers have been able to design and integrate character education into teaching materials in accordance with the subjects being taught which are then ready to be made into digital teaching materials            Keywords: socialization; digital teaching materials; character education  Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya revolusi mental yang dilakukan   untuk menanamkan karakter pada siswa. Guru memegang peranan penting dalam menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, tidak terkecuali guru SD. Penanaman karakter sejak usia dini diharapkan mampu memperkuat pondasi dalam membangun bangsa. Proses   penanaman karakter harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa dan perkembangan zaman, sehingga mengintegrasikannya ke dalam bahan ajar interaktif akan lebih disukai siswa, siswa lebih mudah memahami materi dan memiliki keterampilan yang seimbang antara IPTEK dan IMTAQ. Untuk mewujudkan hal ini guru dituntut mampu mengintergasikannya ke dalam PBM seperti bahan ajar. Namun, fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah mitra belum terlalu memahami konteks pendidikan karakter serta menerapkannya ke dalam bahan ajar. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, pelatihan, dan diskusi dengan melibatkan lebih kurang 17 orang guru SD. Adapun hasil kegiatan menunjukkan secara garis besar guru sudah mengetahui konsep pendidikan karakter, contoh aplikasi bantu dalam membuat bahan ajar dan guru telah mampu mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yang kemudian siap untuk dibuat ke dalam bahan ajar digital. Kata kunci: sosialisasi; bahan ajar digital; pendidikan karakter

Optimalisasi E-Learning Melalui Implementasi Microservice Untuk Peningkatan Skalabilitas Dan Efisiensi Pembelajaran Online

Iqbal, Muhammad, Handoko, Wiwin, Syahputra, Abdul Karim
Abstract: The increased use of technology in education has encouraged the development of e-learning platforms that can provide effective and affordable learning experiences. However, the scalability and viability of e-learning platforms… tforms is often a challenge in the face of an increasing number of users and workloads. In this dedication, we propose the use of mi-croservice architecture in e-learning platforms to optimize scalability and maintain platform viability. We design and implement a microservice-based e-learning platform consisting of independent microservices, such as user management, course management, content management, and grading systems. We implement standardized API mechanisms for interactions between these microservices. We also vertically increase CPU capacity on each microservice instance to address increased workloads. We also observed that the use of microservices architecture makes it easy to maintain, develop, and integrate new features into the platform. In this overall dedication, we show that the implementation of microservices on e-learning platforms is able to provide optimal scalability and maintain the continuity of the platform in the face of increasing user needs Keywords: e-learning; microservice; skalabilitas; kinerja; monolitik    Abstract: Peningkatan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah mendorong perkembangan platform e-learning yang dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan terjangkau. Namun, skalabilitas dan kelangsungan platform e-learning sering menjadi tantangan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dan beban kerja. SMK Swasta As-Syifa Kisaran menggunakan platform E-learning berbasis monolitik yang menyebabkan semakin banyak aktivitas platform digunakan semakin berat. Beberapa tahapan dilakukan dimulai dengan identifikasi masalah, perencanaan dan desain program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis, serta penyusunan dan publikasi laporan. Arsitektur monolitik sebelumnya yang diterapkan perlu diperbaharui dengan arsitektur microservice bertujuan untuk mengoptimalkan skalabilitas dan menjaga kelangsungan platform E-Learning. Permasalahan pada penggunaan traffic yang tinggi dan berfokus pada satu server semakin lama semakin membebani server. Berdasarkan masalah tersebut maka layanan dipecah menjadi beberapa layanan webservice menggunakan arsitektur microservice yang terdiri dari layanan-microservice independen, seperti manajemen pengguna, kursus, konten, dan sistem penilaian. Peningkatan kapasitas CPU secara vertikal diperlukan sehingga microservice dapat mengatasi peningkatan beban kerja server. Hasil implementasi microservice yang diterapkan pada platform e-learning SMK As-Syifa mampu memberikan skalabilitas yang optimal untuk kelangsungan platform dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pengguna            Kata kunci: e-learning; microservice; scalability; performance; monolitik

Pelatihan Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Melalui Model Pembelajaran Snowball Throwing Di MTS Islamic Centre Medan Sumatera Utara

Ritonga, Nur'ainun, Nur, Samsiah, Haq, Samsul
Abstract: Abstract: This community service program aimed to improve the speaking skill (Maharah kalam) of students at Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an Islamic Centre Medan. The reason of selecting the school was the lack of students’… f students’ ability to apply vocabularies (mufradat) in form of sentences (jumlah) based on the direct survey to students at the first preliminary research. Therefore, this training was focused to improve the speaking skill (maharah) of the students through Snowball Throwing model by utilizing the origami papers. The method of conducting the training was mix methods (intiqodiiyya) namely combination of speech delivery method or lecturing (ilqoiyyah) and direct method (mubasyarah). The program was carried out within one day and was followed by 27 female students. Some steps were done at implementing this program comprising opening, core agenda, evaluaton, giving reward and closing. The results showed that students’ ability increase very well where they could express simple sentence (jumlah) with related given materials and were actively practicing Arabic orally in front of the classroom by turn. Keywords; Speaking skill, Model of snowball throwing, utilizing the media, origami paper.   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (Maharah Kalam) siswa Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an  Islamic Centre Medan. Alasan dipilihnya Madrasah ini adalah karena kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan kosa kata (Mufrodat) dalam bentuk kalimat (Jumlah), hal tersebut diperoleh dari hasil survey berbicara langsung dengan siswa pada kunjungan awal, oleh sebab itu pelatihan ini difokuskan untuk peningkatan kemampuan maharah kalam siswa melalui melalui Model Snowball Throwing dengan pemamnfaatan media kertas origami. Adapun metode yang digunakan adalah metode Campuran  (Intiqoiyyah) yaitu gabungan antara metode  Ceramah (Ilqoiyyah)  dan metode Langsung (Mubasyarah). Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan  diikuti oleh 27 siswi. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu,  pembukaan, kegiatan inti, evaluasi, pemberian reward dan penutup . Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu  adanya peningkatan kemampuan siswa, hal ini dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam mengungkapkan kalimat (Jumlah) sederhana terkait materi yang disampaikan serta keaktifan mereka dalam praktek berbicara bahasa arab di depan kelas secara bergantian. Kata Kunci: maharah kalam; model snowball throwing; pemanfaatan media;  kertas origami