Search Articles & Publications

Showing 4530 articles found for "Tujuan"

Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Masyarakat Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan

Mataburu, Ilham Badaruddin, Handawati, Rayuna, Nugratama, Sony
Abstract: Abstract: Earthquakes are a disaster that is difficult to predict. This is why every time an earthquake occurs it always causes huge losses, not only loss of property but up to the loss of life. Strengthening preparedness… s in dealing with earthquake disasters is absolutely necessary in order to build community resilience in responding to earthquakes to minimize the potential for a larger impact. Improving earthquake disaster preparedness for the people of Bukit Duri Village aims to increase the community's ability to deal with earthquake disasters. The method used is through direct socialization related to preparedness actions before the disaster, during the disaster, and after the earthquake. The results of the implementation show that participants can understand well the characteristics of earthquake disasters, risk factors in the living environment, and actions needed before, during, and after an earthquake. This is evidenced by the evaluation results in the form of pre-test and post-test which showed an increase in participants' knowledge related to earthquake disaster preparedness which increased by 36.4%. During the pre-test, the total score was 58.8% and during the post-test, the total score was 93.2%   Keywords: disaster; earthquake; preparedness   Abstrak: Gempa bumi merupakan bencana yang sulit untuk diprediksi kejadiannya, hal ini yang menyebabkan setiap kali kejadian gempa bumi senantiasa menimbulkan kerugian yang besar bukan hanya kerugian harta benda namun sampai dengan korban jiwa. Penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi mutlak diperlukan dalam rangka mengbangunan ketahanan masyarakat dalam merespon gempa bumi untuk meminimumkan potensi dampak yang lebih besar. Peningkatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi masyarakat Kelurahan Bukit Duri bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi secara langsung terkait tindakan kesiapsiagaan saat sebelum bencana, saat bencana dan setelah bencana gempa bumi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dengan baik karakteristik bencana gempa bumi, factor-faktor yang berisiko pada lingkungan tempat tinggal, tindakan yang diperlukan sebelum, saat terjadi dan setelah gempa bumi. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluai berupa pre test dan post test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang mengalami peningkatan sebesar 36,4 %. Saat pre test total nilai keseluruhan sebesar 58,8 % dan saat post test total nilai menjadi 93,2 % Kata kunci: bencana; gempa bumi; kesiapsiagaan

Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang

Djunaid, Ika Suryono, Sofiani, Sofiani, Rosanto, Stephanie, Soeprapto, Vishnuvardhana S, Natalia, Dessy
Abstract: Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of… a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.   Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya   Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.   Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya

Pembuatan Pestisida Nabati Sebagai Solusi Pengurangan Pestisida Kimia Dalam Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman

Saves, Sesarius, Payong, Polikarpus, Bajar, Anastasia, Ujeng, Maria Elfrida, Alus, Margareta Desiana
Abstract: Abstrak: Farmers in Pau Village mostly use chemical pesticides. Many farmers have not used plant-based pesticides to control pests on the plants they cultivate. This condition is of concern to us to produce plant-disturbing… ing organisms (OPT) on farmers' crops in Ruteng City. The purpose of this activity is to produce vegetable pesticides as environmentally friendly plant pest control. The method used in this activity is the demonstration method, which means directly processing and applying vegetable pesticides on farmers' land. The result of this activity is the product of the vegetable pesticide "Desta" which can be used to control Plant Pest Organisms (OPT) on farmer's land so as to increase the productivity of agricultural products in Pau Village, Langke Rembong District. Keywords: diseases; pesticides; pests Abstrak: Petani di Kelurahan Pau sebagian besar menggunakan pestisida kimia. Banyak petani yang belum menggunakan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman yang mereka budidayakan.Kondisi ini menjadi perhatian kami untuk menghasilkan pestisida nabati sebagai solusi pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman petani di Kota Ruteng. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan pestisida nabati sebagai pengendali organisme pengganggu tanman yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode demonstrasi yang artinya secara langsung pengolahaan dan penerapan pestisida nabati di lahan milik petani. Hasil dari kegiatan ini adanya produk pestisida nabati “Desta” yang dapat digunakan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di lahan milik petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong. Kata kunci: hama; penyakit; pestisida

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Blog Sebagai Media Informasi SMK Negeri 1 Kawunganten

Sumantri, Raden Bagus Bambang, Sandi, Arif Setia, Triwibowo, Deny Nugroho, Widadi, Budi
Abstract: Abstract: Community Service (PkM) activity "Improving Weblog Management Capabilities with Internet Content as a means of information media for students of SMK Negeri 1 Kawunganten" which involved partners of junior high… school students around. Many school students have not used weblogs to provide information and publications about activities related to learning, school organizational activities, and other activities. In this activity, partners will be given training on creating weblogs with internet content by the PKM team which is tailored to the level of needs and resources of each partner. At the end of this activity, it is hoped that all students who take part in the training can create a weblog by filling in healthy internet content for the better so that it will improve publication and information skills to internet users as a form of community service. The purpose of this service is to improve the weblog's ability to share students' knowledge, publications, and information by creating weblogs on the internet. Keywords: information; internet; weblog. Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) "Meningkatkan Kapabilitas Pengelolaan Weblog dengan konten internet untuk sarana media Informasi bagi siswa SMK Negeri 1 Kawunganten" yang melibatkan mitra siswa SMA/SMK. Banyak siswa sekolah belum menggunakan weblog untuk memberikan informasi dan publikasi tentang kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran, kegiatan organisasi sekolah dan kegiatan lainnya. Dalam kegiatan ini, mitra akan diberikan pelatihan pembuatan weblog dengan konten internet oleh tim PKM yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan sumber daya masing-masing mitra. Di akhir kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa yang mengikuti pelatihan dapat membuat weblog dengan mengisi konten internet yang sehat menjadi lebih baik sehingga akan meningkatkan kemampuan publikasi dan informasi kepada pengguna internet sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari layanan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan weblog untuk berbagi pengetahuan, publikasi dan informasi siswa dengan membuat weblog di internet. Kata Kunci:  informasi; internet; weblog

Sosialisasi Fitur Promo Rekomendasi Dan Ad Manager Dalam Meningkatkan Penjualan Mitra Grabmerchant

Wiandika, I Gusti Surya Adi, Sariani, Ni Luh Putu, Kustina, Ketut Tanti
Abstract: Abstract: Online Food Delivery Service is very helpful for entrepreneurs in the culinary field, because they can provide delivery services even though the restaurant does not have a special workforce in charge of delivering… ing food. The phenomenon found from the observations of MSMEs in Denpasar City is the lack of awareness of business owners using the GrabMerchant application in using in utilizing the Recommendation Promo Feature and ad Manager to improve their sales performance. The purpose of this socialization activity is to grow the interest of business owners to use the two features in the Grabmerchant application. The activity method used is offline socialization regarding the benefits and steps for implementing these two features. The results of the socialization activities that have been carried out, there is an interest in business owners to the implementions of these two features in the GrabMerchant application.             Keywords: grab; promotions; recommendation; sale   Abstrak: Online Food Delivery Service sangatlah membantu pengusaha di bidang kuliner, karena mereka dapat menyediakan layanan delivery walaupun restoran tersebut tidak memiliki tenaga kerja yang khusus bertugas untuk mengantar makanan. Fenomena yang ditemukan dari hasil pengamatan pada UMKM di Kota Denpasar, yaitu kurangnya tingkat kesadaran pemilik usaha menggunakan aplikasi GrabMerchant dalam pemanfaatan Fitur Promo Rekomendasi dan ad Manager untuk meningkatkan performa penjualan mereka. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah menumbuhkan minat pemilik usaha untuk menggunakan kedua fitur pada aplikasi Grabmerchant. Metode kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi secara luring mengenai manfaat dan langkah-langkah penerapan kedua fitur tersebut. Hasil kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan, yaitu adanya minat pemilik usaha menerapkan kedua fitur pada aplikasi GrabMerchant.   Kata kunci: grab; penjualan; promosi; rekomendasi

Pelatihan Pengelolaan Aset Desa Bagi Perangkat Desa Ciburial Dan Mandala Mekar

Shaleh, Khairul, Saadah, Saadah
Abstract: Abstract: The gap between the role of treasurer and financial affairs with competence becomes an obstacle in the accountability process for using village finance. Increasing the capacity of village officials in the village… ge financial management and administration is the goal of implementing community service programs in the village government of Ciburial, Mandala Mekar, and Mekarsaluyu Kab. Bandung, West Java Province. The treasurer and village finance department will be provided with assistance on village financial administration and management. The implementation of this program uses the mentoring method for the treasurer and the village finance department in each community service partner. This activity will provide a conceptual and technical understanding of the administration and management of village assets. Furthermore, the treasurers and the finance department will be asked to simulate the preparation of the accountability report. To provide better results in implementing this program, we, together with the team, will provide assistance and training related to managing and administering village assets. This activity program will make it easier for asset managers to prepare village accountability reports following applicable regulations.   Keywords: mentoring; village assets; village government     Abstrak: Kesenjangan antara peran sebagai bendahara dan urusan keuangan dengan kompetensi menjadi kendala dalam proses pertanggungjawaban penggunaan keuangan desa. Peningkatan kapasitas perangkat desa dalam bidang pengelolaan dan penatausahaan keuangan desa merupakan tujuan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di pemerintah desa Ciburial, Mandala Mekar dan Mekarsaluyu Kab. Bandung Propinsi Jawa Barat. Bendahara dan Bagian keuangan desa yang akan diberikan pendampingan tentang penatausahaan dan pengelolaan keuangan desa. Pelaksanaan program ini dengan menggunakan metode  pendampingan bagi bendahara dan bagian keuangan desa di masing masing mitra pengabdian masyarakat. Kegiatan ini akan memberikan pemahaman konsep dan teknis tentang penatausahaan dan pengelolaan aset desa. Selanjutnya para bendahara dan bagian keuangan akan diminta untuk menjalankan simulasi penyusunan laporan pertanggungjawaban. Untuk memberikan hasil yang lebih baik dalam pelaksanaan program ini kami bersama dengan tim akan memberikan pendampingan dan pelatihan berkaitan dengan pengelolaan dan penatausahaan aset desa. Program kegiatan ini akan lebih memudahkan bagi pengelola aset menyusun laporan pertanggungjawaban desa sesuai dengan aturan berlaku. Kata kunci : aset desa; pemerintah desa; pendampingan.

Keabsahan Nominee Agreement Atas Kepemilikan Saham Pendirian PT Di Indonesia

Parwati, Tantri Gita, Ariana, I Komang Agus
Abstract: The international world has recognized Indonesia for its extraordinary natural wealth, this makes many tourists interested in coming to Indonesia. In addition to aiming to travel, it also aims to invest or invest in Indonesia,… nesia, various investments are made, one of which is trying to own and control land in Indonesia using a nominee agreement or a name-borrowing agreement. The research used in this journal uses normative legal research methods, the prohibition of making nominee agreements has been regulated in Article 33 paragraph (1) of the Investment Law so that the nominee agreement has no binding legal force and is declared null and void or considered an agreement. it never happened. But in fact, there are still many practices of borrowing share names by foreigners in investment in the territory of the State of Indonesia, this can result in losses in the field of state revenue, the State should get higher income from foreign investment, but it is reduced due to fraud committed by the foreign investor. Keywords: investment; legitimacy; nominee agreement.   Abstrak : Didunia Internasional telah mengakui Indonesia dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, hal ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk datang ke Indonesia. Selain bertujuan untuk berwisata mereka juga menanamkan modal atau melakukan investasi di Indonesia, berbagai investasi dilakukan, salah satunya berusaha memiliki dan menguasai tanah di Indonesia dengan menggunakan perjanjian nominee yang selanjutnya di sebut perjanjian pinjam nama. Aktifitas pengabdian ini menggunakan metode penelitian hukum  normative. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah larangan Pembuatan perjanjian nominee telah diatur dalam Pasal 33 ayat (1) Undang-undang Penanaman Modal, Sehingga, perjanjian nominee tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum atau dianggap perjanjian tersebut tidak pernah terjadi. Tetapi pada kenyataanya masih banyak ditemui praktik pinjam nama saham oleh orang asing dalam penanaman modal di wilayah Negara Indonesia, hal ini dapat mengakibatkan kerugian dibidang pendapatan Negara. Negara seharusnya mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dari penanaman modal asing, akan tetapi berkurang dikarenakan kecurangan yang dilakukan oleh penanam modal asing. Kata kunci : investasi; keabsahan; perjanjian nominee.

Pendampingan Lembaga Gapoktan Sebagai Rintisan Sub terminal Agribisnis Swadaya Di Kabupaten Pringsewu

Fitriani, Fitriani, Fatih, Cholid, Trisnanto, Teguh Budi, Sutarni, Sutarni, Yuniarti, Evi, Saty, Fadila Marga, Apriyani, Marlinda, Berliana, Dayang, Handayani, Sri
Abstract: The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers.  This activity was conducted to build an initiative of the farmer… armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA).  Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market.  STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board.  They must push hard to build synergy between production and the market network.  After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management.  Technical assistance is delivered separately.  Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market.  Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.             Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market. Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur.  Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.   Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya 

Praktik Cooperative Learning Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Disekolah Dasar

Sirait, Syahriani, Anim, Anim, Hayati, Rina, Sapta, Andy, Widya, Saputri
Abstract: Abstract: Monotonous learning in elementary schools, teachers do not use a learning model to improve numeracy literacy in elementary schools. To overcome this problem, namely by using a cooperative learning model. Cooperative… ative learning model is a learning model in which students learn and work in small groups collaboratively with 4-5 members with heterogeneous group structures. This service aims to find out how to improve the application of cooperative learning models based on local wisdom in elementary schools in order to increase numeracy literacy. This method is a participatory action study, namely the implementation of the method by considering the existence of a problem study stage by involving students in elementary schools, as well as looking for the most appropriate alternative solution in overcoming the problem. The result of this service is students' understanding of the cooperative learning model which can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase students' ability to work together to improve numeracy literacy. Keywords: cooperative learning; local wisdom; numerical literacy   Abstrak: Pembelajaran di Sekolah Dasar yang monoton, guru tidak menggunakan sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan model cooperative learning. Model cooperative learning adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya 4–5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam rangka peningkatan literasi numerasi. Metode ini yaitu kaji tindak partisipatif yaitu pengimplementasian metode dengan mempertimbangkan adanya tahap kajian masalah dengan melibatkan siswa di Sekolah Dasar, serta mencari alternatif solusi yang paling tepat dalam mengatasi permasalahan. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman siswa mengenai model pembelajaran Cooperative Learning yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan siswa dalam bekerja sama untuk meningkatkan literasi numerasi. Kata Kunci : cooperative learning; kearifan lokal; literasi numerasi  

Utilization Of The Merdeka Teaching Application With Belajar.Id Account

Iqbal, Muhammad, Afandi, Adi Mas
Abstract: Abstract: SMP Negeri 7 Kisaran is a school with a driving status focused on developing student learning outcomes holistically. Although the COVID-19 pandemic is not over, learning activities must still be carried out. The… e Ministry of Education and Culture issued a breakthrough learning innovation that became its own attraction during the pandemic, namely the belajar.id account that allows one learning account that can access various digital learning flatforms. One of the flatforms supported by belajar.id on this devotion is the Merdeka Mengajar Application. The purpose of this PKM activity is about the use of flatform belajar.id so that it can be optimized as it should be. The result of this devotion gets some shortcomings in the independent teaching application, starting from the class can not be removed and assessments are only obtained from the ministry of education and culture, so that the expectations of teachers in the latest version of some of these features are available and other assessments can vary.       Keywords: account; belajar.id; learning; kemendikbud; media.   Abstrak: SMP Negeri 7 Kisaran merupakan sekolah dengan status penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, Kegiatan pembelajaran harus tetap dilakukan. Kemdikbud mengeluarkan terobosan inovasi belajar yang menjadi daya tarik sendiri disaat pandemi yaitu akun belajar.id yang mengizinkan satu akun pembelajaran yang dapat mengakses berbagai flatform pembelajaran digital. Salah satu flatform yang didukung oleh belajar.id pada pengabdian ini yaitu Aplikasi Merdeka Mengajar. Tujuan dari kegiatan PKM ini tentang pemanfaatan flatform belajar.id agar dapat dioptimalkan sebagaimana mestinya. Hasil dari pengabdian ini mendapatkan beberapa kekurangan pada aplikasi merdeka mengajar, dimulai dari kelas tidak dapat dihapus dan assesmen hanya diperoleh dari kemdikbud, sehingga harapan guru pada versi terbaru beberapa fitur tersebut tersedia dan assesmen lainnya dapat bervariasi. Kata kunci: akun; belajar.id; media; kemendikbud; pembelajaran