Search Articles & Publications

Showing 2349 articles found for "Pendekatan"

Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien di Ruang ICU RSUP Surakarta

Rizchawati, Yudhia, Indriyati, Sutrisno
Abstract: Ruang ICU sering kali dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang serius dan perawatan intensif, yang dapat menimbulkan rasa ketidakpastian dan takut pada pasien. Kecemasan juga dapat memperburuk kondisi fisik, bahkan menyebabkan&#8230; abkan gangguan sistem saraf, pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan pendekatan spiritual yang bertujuan dapat meringankan masalah psikologis dan meningkatkan kemampuan pasien untuk mengatasinya secara emosional dan mengurangi kecemasan. Untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di Ruang ICU RSUP Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasitif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 45 pasien. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner kebutuhan spiritual dan kuesioner STAI, analisa bivariat yang digunakan dalam penelitian ini Uji Kendall Tau. Berdasarkan hasil uji kendall Tau Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05. Hasil Penelitian didapatkan nilai koefisien korelasi bernilai negatif yaitu -0,914 berarti salah satu variabel tinggi sedangkan variabel satunya rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin cukup kebutuhan spiritual maka tingkat kecemasan semakin rendah. Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05.

Hubungan Tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta

Yulianto, Eko, Sutrisno, Widiyono
Abstract: eban kerja yang dirasakan oleh perawat terjadi karena adanya tingkat tekanan dalam bekerja. Apabila perawat mengalami beban kerja yang tinggi, maka tingkat kepatuhan dalam pengisian early warning system di dalam rumah sakit.&#8230; kit. Objek yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah RSUP Surakarta yang difokuskan pada perawat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta, (2) mengetahui tingkat kepatuhan pengisian Early Warning System (EWS)  di RSUP Surakarta dan (3) menganalisis hubungan tingkat Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan Pengisian Early Warning System (EWS) di RSUP Surakarta.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional.penelitian dilakukan di RSUP Surakarta dengan subjek penelitian adalah perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 36 perawat. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner untuk mengukur tingkat beban kerja perawat dan lembar observasi untuk menilai kepatuhan pengisian Early Warning System (EWS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji statistik korelasi Kendall Tau untuk mengetahui hubungan antara tingkat beban kerja perawat dan kepatuhan pengisian EWS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kepatuhan pengisian early warning system dimana nilai p-value adalah 0.035 < 0.05 dan nilai r sebesar 0.277. Maka, disimpulkan bahwa hubungan yang terbentuk antara beban kerja dengan kepatuhan pengisian early warning system memiliki kategori yang rendah. 

GAMBARAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKLUSIF PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS GEYER 1 KABUPATEN GROBOGAN

Artema Pramudya Retno Siwi, Eska Dwi Prajayanti
Abstract: ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi oleh sikap ibu, karena&#8230; arena sikap mencerminkan kesiapan, keyakinan, dan kemauan ibu dalam memberikan ASI sesuai anjuran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Kelurahan Ledokdawan dengan jumlah sampel 78 responden, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dengan skala Likert, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap positif terhadap pemberian ASI eksklusif, yaitu sebanyak 74 responden (94,9%), sedangkan responden dengan sikap negatif sebanyak 4 responden (5,1%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan didominasi oleh sikap positif, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan program ASI eksklusif..  

Hubungan Antara Stres Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta

Ramadhani, Annis Kurnia, Vitri Dyah Herawati, Indriyati
Abstract: Kinerja perawat merupakan faktor penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja perawat adalah stres kerja. Stres kerja yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada&#8230; penurunan produktivitas dan kualitas pelayanan keperawatan. Mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sebanyak 54 responden. Instrumen penelitian menggunakan DASS (Depression Anxiety Stress Scale) untuk mengukur stres kerja dan Kuesioner Kinerja Perawat. Analisis univariat meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, status kepegawaian, stres kerja dan kinerja. Analisis bivariat menggunakan Uji Kendall Tau. Hasil penelitian didapatkan stres kerja mayoritas pada kategori stres sedang sebanyak 33 responden (61.1%). Kinerja perawat mayoritas pada kategori kinerja sedang sebanyak 28 responden (51.9%). Hasil Uji Kendall Tau didapatkan nilai p value 0,00 < 0,05 dengan hasil korelasi positif 0.676, hal ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini memiliki hubungan yang kuat antara stres kerja dengan kinerja perawat. Terdapat hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta.

EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN BELAWAN KOTA MEDAN

Kharis Meiwan K. Telaumbanua, Halimatussakdiyah Lubis
Abstract: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Medan. Wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan merupakan salah satu daerah&#8230; aerah dengan kerentanan gizi balita yang dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, pola konsumsi keluarga, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu strategi intervensi gizi yang dinilai efektif, berkelanjutan, dan sesuai dengan budaya makan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian PMT berbasis pangan lokal terhadap peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 30 balita usia 12–59 bulan dengan status gizi kurang berdasarkan indikator berat badan menurut umur (BB/U). Intervensi berupa pemberian PMT berbasis pangan lokal dilakukan selama 60 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata berat badan dan skor Z BB/U balita setelah intervensi PMT (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan direkomendasikan sebagai intervensi gizi berbasis masyarakat di wilayah perkotaan.

PENGARUH KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PRINSIP PEMBERIAN BENAR OBAT TERHADAP TINGKAT KESELAMATAN DAN KEPUASAN PASIEN: SCOPING REVIEW PERBANDINGAN DIY DAN SULAWESI SELATAN

Dhiyaa Najwa Aqilla, Fazlurrahmi Lestaluhu, Ince Moh. Khair Permana Indama, Saidatun Arifah Rumalutur, Ellyda Septiani Pramita
Abstract: Pendahuluan: Medication error merupakan salah satu insiden keselamatan pasien yang paling sering terjadi dan berdampak signifikan pada kualitas layanan, lama perawatan, serta kepuasan pasien. Salah satu faktor yang paling&#8230; g menentukan dalam pencegahannya adalah kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prinsip pemberian obat benar. Scoping review ini menelaah bukti ilmiah mengenai pengaruh kepatuhan tersebut dengan membandingkan konteks pelayanan di DIY dan Sulawesi Selatan. Metode: Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, BMC, ScienceDirect, dan Google Scholar melalui pendekatan PRISMA. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa meskipun tenaga kesehatan memiliki pengetahuan yang baik, kepatuhan praktik masih rendah terutama pada verifikasi pasien dan dokumentasi. Kesimpulan: Kesalahan paling sering terjadi pada tahap prescribing, transcribing, dispensing, dan administration, dipicu oleh beban kerja tinggi, komunikasi yang tidak efektif, serta sistem informasi obat yang belum optimal. Kepatuhan terhadap prinsip benar obat terbukti menurunkan medication error dan meningkatkan keselamatan pasien, namun keberhasilannya sangat bergantung pada penguatan sistem, supervisi, dan budaya keselamatan. 

Analisis Determinan dan Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Sistem Respirasi Berbasis ICD-10: Studi Evaluasi di Puskesmas X Kota Malang

Prima Soultoni Akbar, Anggi Ardhiasti
Abstract: Validitas data klinis merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penentuan kebijakan kesehatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi kode diagnosis&#8230; nosis penyakit respirasi dan faktor penyebab ketidaktepatan di Puskesmas X Kota Malang. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kuantitatif ini mengaudit 90 rekam medis yang dipilih secara acak dari periode Agustus 2025. Analisis akar masalah dilakukan menggunakan pendekatan manajemen 5M (Man, Material, Method, Management dan Money). Hasil ditemukan tingkat akurasi kode sebesar 67% dan ketidaktepatan 33%. Faktor penyebab utama meliputi defisiensi kompetensi koder, kualitas input diagnosis dokter yang rendah, ketidakpatuhan SOP, serta absennya evaluasi mutu internal dan sistem insentif. Kesimpulan penelitian ini terdapat tingkat ketidaktepatan sebesar 33% berimplikasi pada risiko finansial dan manajerial. Diperlukan intervensi melalui pelatihan spesifik dan penegakan SOP untuk optimalisasi mutu data.

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PRIMER (FKTP)

Inneke Mutiara Amelia, Sri Wahyuni Sambo
Abstract: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diluncurkan sejak tahun 2014 melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan reformasi penting dalam sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia. Fasilitas&#8230; Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan melalui mekanisme kapitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan JKN di FKTP dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berdasarkan teori implementasi Edward III. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan 10 informan (kepala puskesmas, tenaga kesehatan, petugas BPJS, dan pasien). Hasil menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan masih mengalami kendala terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur yang belum merata. Disposisi pelaksana kebijakan tergolong baik, namun belum didukung sepenuhnya oleh struktur birokrasi yang adaptif. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem informasi dan integrasi sistem rujukan, serta pemantauan rutin dari pihak BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Pajak Penghasilan Pasal 24

Khairunnisa Hsb, Fadila, Febriyani, Vientiany, Dini
Abstract: Globalisasi ekonomi telah mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi lintas negara yang berdampak pada potensi pengenaan pajak berganda atas penghasilan yang sama. Pajak Penghasilan Pasal 24 (PPh 24) hadir sebagai mekanisme&#8230; e untuk menghindari pajak berganda internasional melalui pemberian kredit pajak luar negeri bagi wajib pajak dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, mekanisme, serta implementasi PPh Pasal 24 di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPh 24 memiliki peran strategis dalam menjaga keadilan perpajakan dan meningkatkan daya saing global wajib pajak Indonesia, namun masih menghadapi kendala berupa kompleksitas administrasi, kurangnya pemahaman wajib pajak, serta keterbatasan dokumentasi pajak luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi perpajakan dan penyederhanaan prosedur administrasi untuk mengoptimalkan implementasi PPh 24.  

Digitalisasi Wakaf Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Melalui Inovasi Teknologi Berbasis Aplikasi

Naura Azzahra, Sazalia, Nur Amelia, Aisyah, Siregar, Zulfikri, Samri Julianty Nasution, Yenni
Abstract: Digitalisasi wakaf melalui inovasi teknologi berbasis aplikasi merupakan terobosan penting dalam pengembangan keuangan sosial Islam dan peningkatan literasi keuangan syariah masyarakat di era industri 4.0. Penelitian ini&#8230; bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran, mekanisme, peluang, serta tantangan pemanfaatan aplikasi wakaf digital dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap keuangan syariah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengkaji platform aplikasi wakaf digital yang bermitra dengan lembaga keuangan syariah dan nazhir tersertifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semiterstruktur, observasi nonpartisipan terhadap antarmuka aplikasi, serta studi pustaka terhadap regulasi dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi wakaf digital berfungsi ganda sebagai alat transaksi sekaligus kanal edukasi interaktif. Fitur-fitur seperti modul singkat, simulasi keuangan, dan laporan akuntabilitas real-time berhasil menurunkan hambatan psikologis, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperluas basis wakif di kalangan generasi muda yang akrab teknologi. Lebih lanjut, inovasi ini mentransformasi paradigma tradisional wakaf dari aset fisik skala besar menjadi wakaf uang mikro yang fleksibel. Meskipun demikian, tantangan signifikan masih dihadapi, meliputi regulasi yang belum sepenuhnya akomodatif terhadap fintech wakaf, isu keamanan data, kesenjangan infrastruktur digital di pedesaan, serta rendahnya kompetensi teknologi sebagian nazhir. Oleh karena itu, optimalisasi wakaf digital memerlukan sinergi kuat antara regulator, Badan Wakaf Indonesia, dan pengembang fintech untuk membangun ekosistem yang aman, patuh syariah, dan user-friendly.