Search Articles & Publications

Showing 1602 articles found for "Peningkatan"

Sosialisasi Platform Kampus Merdeka Sebagai Wadah Berkarya Guru

Anggraeni, Dewi, Rizaldi, Rizaldi
Abstract: Platform merdeka mengajar adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk membantu guru untuk mendapatkan referensi, inspirasi dan pemahaman untuk menerapkan kurikulum merdeka. SDN 015905 Binjai Serbangan Kecamatan air joman… adalah salah satu sekolah sasaran yang menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Isi platform merdeka mengajar antara lain adalah edukasi menjadi penggerak untuk guru dalam mewujudkan pelajar pancasila. Menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai kurikulum merdeka, serta mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi paktek yang baik. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini merupakan memberikan pengetahuan dan pengenalan mengenai aplikasi platform kampus merdeka sebagai wadah berkarya guru.

Workshop E-Learning kepada Guru TK dan SD Excellent Bukittinggi Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Profesional Dan Digital

Khomarudin, Agus Nur, Novita, Rina, Aulia, Romy, Putri, Ega Evinda
Abstract: Selama pandemi covid-19 melanda Indonesia beberapa waktu lalu, para guru harus berjibaku dalam menyediakan dan mengelola pembelajaran secara maya, jarak jauh atau online. Hal ini dilakukan guru agar para pelajar tetap dapat… pat mengikuti pembelajaran yang sebagian besar dilakukan dalam jaringan atau daring dengan menggunakan media e-learning. E-learning adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan dengan mengunakan media internet maupun jaringan komputer lainnya. E-learning merupakan pembelajaran dengan menggunakan media elektronik dan teknologi komputer yang memiliki akses internet. E-learning dapat membawa suasana baru dalam ragam pengembangan pembelajaran. Pemanfaatan e-learning dengan baik dapat meningkatkan hasil pembelajaran dengan maksimal. Selain itu, E-learning juga memudahkan siswa dalam mengakses materi pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang beragam. Proses interaksi antara sesama peserta didik dapat terjalin dengan lebih baik dengan memanfaatkan berbagai sistem aplikasi yang dapat lebih memantapkan siswa dalam penguasaan materi yang diberikan baik di dalam maupun di luar kelas. Berdasarkan uraian tentang pemanfaatan e-learning yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran, maka kondisi ini melatarbelakangi timbulnya gagasan kreatif dari pelaksana PkM untuk mengadakan sebuah workshop. Kegiatan workshop dalam PkM ini bertujuan unutk meningkatkan kemampuan IPTEK bagi para guru TK dan SD Excellent Bukittinggi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melek terhadap kemajuan Teknologi Informasi, memberikan bekal kepada para guru agar dapat mengelola pembelajaran secara daring, pendampingan terhadap para guru untuk dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya.

Kajian Dampak Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Berbagai Sektor Industri

Achmad Puariesthaufani N, Sjahril Effendy Pasaribu, Dewi Sri Handayani, Muthi’ah Patuan
Abstract: Keberadaan pelatihan dan pengembangan karyawan menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya memanfaatkan karyawan potensial, tetapi juga pada individu yang dapat berkomitmen untuk mencapai tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi.… inggi. Pelatihan dan pengembangan juga menjadi sangat berdampak terhadap kinerja, bila dari talenta karyawan yang paling diandalkan dalam suatu organisasi dengan melatih mereka dengan baik. Hasil kajian tehadap literatur yang meneliti pengaruh pelatihan dan pengembangan di berbagai sector industry, menegaskan bahwa kedua hal tersebut punya dampak yang cukup signifikan dalam mempengaruhi kompetensi serta kinerja karyawan, bahkan berpengaruh dalam peningkatan keduanya bila disertai dengan metode yang tepat sesuai kebutuhan individu setiap karyawan.

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal  Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit TK. 111 Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2025

Narlis Maharani, Rebbi Permata Sari, Hidayatul Rahmi
Abstract: Meningkatnya tekanan darah pada pasien sebelum operasi disebabkan oleh gangguan psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada pasien pre operasi dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat… jika tidak diatasi dapat menyebabkan komplikasi selama dan setelah pembedahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 341 orang dengan jumlah sampel 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik proposive sampling. Instrumen yang digunakan kecemasan dengan Hamilton anxiety rating scale (HARS) dan untuk tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer dengan menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square p-value ≤ 0,05. Hasil analisis univariat didapatkan data lebih dari separoh 50 (64.9%) responden mengalami peningkatan tekanan darah, dan 35 (45.5%) responden memiliki tingkat kecemasan sedang pada pasien pre operasi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah (p-value = 0,000). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre Operasi Terjadwal Diruangan Imam Bonjol Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang. Increased blood pressure in patients before surgery is caused by psychological disorders, one of which is anxiety. Anxiety in preoperative patients can increase blood pressure. Elevated blood pressure if left untreated can lead to complications during and after surgery. The purpose of this study is to determine the relationship between anxiety level and increased blood pressure in scheduled pre-surgery patients in the room of Imam Bonjol Hospital Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. This study is aquantitative research with a cross sectional design. The population in this study is 341 people with a sample of 77 people. The sampling technique is the proposive sampling technique. The instrument used anxiety with the Hamilton anxiety rating scale (HARS) and for blood pressure using a Sphygmomanometer using an observation sheet, then analyzed univariate and bivariate with the Chi-Square p-value test ≤ 0.05. The results of the univariate analysis obtained data from more than half of 50 (64.9%) respondents experienced an increase in blood pressure, and 35 (45.5%) respondents had moderate levels of anxiety in preoperative patients. The results of the Chi-Square test showed a significant association between anxiety levels and increased blood pressure (p-value = 0.000). The results of this study can be concluded that there is a relationship between anxiety level and increased blood pressure in scheduled pre-surgery patients in the Imam Bonjol room, Tk. III Dr. Reksodiwiryo Hospital Padang.

Transformasi Stroberi (Fragaria X Ananassa) Sumatera Barat Menjadi Kapsul Antianemia: Inovasi Produk Herbal Untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin

Annisatul Jannah, Windri Septi Indriani, Taqiy Daffa 'Aqila, Dewi Susilawati
Abstract: Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri dan ibu hamil. Penggunaan tablet zat besi sebagai upaya pencegahan anemia sering menimbulkan efek samping sehingga menurunkan kepatuhan konsumsi.… i. Oleh karena itu, diperlukan alternatif suplemen alami yang lebih nyaman dan mudah diterima masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kapsul herbal antianemia berbahan dasar stroberi lokal Sumatera Barat (Fragaria × ananassa) serta mengevaluasi potensi awalnya dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian menggunakan metode research and development yang meliputi pengolahan stroberi menjadi bubuk melalui metode freeze drying, analisis kandungan zat besi menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry, formulasi dosis, dan uji awal efektivitas produk dengan desain pretest-posttest pada lima responden selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubuk stroberi mengandung zat besi sebesar 372,94 mg/kg. Produk yang dihasilkan diberi nama Hemavita dan diformulasikan sebagai suplemen pemeliharaan yang menyediakan sekitar 20% kebutuhan zat besi harian. Rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 12,36 ± 1,64 g/dL sebelum intervensi menjadi 13,74 ± 2,05 g/dL setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 1,38 ± 0,68 g/dL. Hasil ini menunjukkan bahwa kapsul stroberi berpotensi menjadi alternatif suplemen herbal untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas produk.

Studi Kasus Perencanaan Program Diet Dan Aktivitas Fisik Untuk Penderita Diabetes

Hafizah Anjeli Ramadhani, Jessy Ayu Angelia, Putri Fakhira Lubis, Febbry Zahro, Aulia Azahra Hafizh, Rizqy Aulia, Faliza Putri, Nurhidayah, Wulan Suci Ramadani, Debby Widytia, Adinda Naila Apsari, Muhammad Rafly, Khairunsyah, Dewi Agustina
Abstract: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Penatalaksanaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi farmakologi, tetapi juga&#8230; uga dipengaruhi oleh pengaturan pola makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan serta implementasi program diet dan aktivitas fisik pada penderita diabetes mellitus melalui pendekatan studi kasus. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain studi kasus pada satu pasien diabetes mellitus tipe 2. Intervensi yang diberikan berupa pengaturan diet berbasis prinsip 3J (jumlah, jenis, dan jadwal makan) serta aktivitas fisik rutin. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah dari 245 mg/dL menjadi 165 mg/dL dalam waktu 4 minggu. Penurunan ini menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam membantu pengendalian kadar gula darah serta meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pola hidup sehat. Hypertension is one of the most common noninfectious diseases that affects the elderly. Hypertension is also a leading cause of serious complications such as stroke, heart failure, and kidney disease. Non-pharmacological approaches such as the Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) method have been proven effective in lowering blood pressure by reducing stress and increasing self-awareness. This study aims to determine the effect of relaxation therapy with the MBSR method on reducing blood pressure among elderly patients with hypertension. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The design used was a pre-test post-test design. The sample consisted of 30 elderly selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. The study was conducted from April 14th to June 3rd, 2025. The intervention given was an MBSR treatment program for two months, eight sessions, including mindfulness meditation, breathing exercises, and relaxation techniques. Blood pressure measurements were taken before and after the intervention. The data were analyzed using the paired t-test. The results showed a significant decrease in systolic blood pressure of P< 0.000 and diastolic blood pressure with P < 0.011 after intervention. The average reduction in systolic blood pressure was 5.13 mmHg, and in diastolic blood pressure was 4.63 mmHg. These findings indicate that the MBSR therapy is effective in helping elderly individuals manage hypertension through stress reduction and enhanced self-awareness

Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Dengan Pendekatan Servqual

Wilda Tri Yuliza, Gusrianti, Wendi Wahyu Utama
Abstract: Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator utama dalam mengevaluasi kualitas pelayanan rumah sakit. Hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari Kemenkes (2023) di beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa&#8230; hwa kepuasan pasien rawat jalan umumnya masih di bawah target yang ditetapkan oleh standar pelayanan rumah sakit. Rumah Sakit Bhayangkara Padang yang merupakan rumah sakit umum kelas D, selama satu tahun terakhir mengalami penurunan dan kenaikan jumlah kunjungan pasien rawat jalan setiap bulannya dengan indeks kepuasan pasien rawat jalan masih 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan pendekatan SERVQUAL di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain cross sectional, pengumpulan data melalui kuesioner dengan teknik wawancara kepada pasien rawat jalan yang berkunjung ke rumah sakit selama periode pengumpulan data dengan jumlah sampel 96 orang menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien menilai kehandalan (52,1%), daya tanggap (54,2%), jaminan (47,9%), empati (38,5%), dan bukti fisik (51,0%) tidak bermutu. Terdapat pengaruh kehandalan (p-value = 0,012), daya tanggap (p-value = 0,000),  empati (p-value = 0,000), serta bukti fisik (p-value = 0,024) terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan. Sebaliknya, dimensi jaminan tidak terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan mutu pelayanan terutama pada aspek kehandalan, daya tanggap, empati, dan bukti fisik perlu menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien di rumah sakit.

Pengaruh Terapi Relaksasi Dengan Metode Mindfullnes Based Stress Reduction Terhadap Penurunan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh

Luthfiyyah Mumtazah, Syarifah Masthura, Dewi Sartika
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi pada lansia dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Pendekatan non-farmakologis, seperti&#8230; perti terapi relaksasi dengan metode Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR), telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi dengan metode MBSR terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Pre-Test Post-Test desain. Sampel berjumlah 30 responden lansia yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 April – 03 Juni 2025. Intervensi dilakukan selama 2 bulan dengan 8 kali sesi pertemuan, yang meliputi meditasi kesadaran, latihan pernapasan, dan relaksasi. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistol dengan p < 0,000 dan diastol dengan p < 0,011 sesudah intervensi. Rata-rata penurunan sistol sebesar 5,13 mmHg dan diastol sebesar 4,63 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi MBSR efektif dalam membantu lansia mengelola hipertensi melalui pengurangan stres dan peningkatan kesadaran diri.

Implementasi Keperawatan Komunitas Dengan Edukasi, Senam Hipertensi, Dan Pemberian Jus Tomat Terhadap Penderita Hipertensi

Siti Nayla Hijriatun N, Rizki Ramadhan, Ria Resti Fauzi, Putri Sukma Dewi, Putri Nurdiani, Navalia, Nadia Febrianti, M. Nurpaqi, Mutiara Annallisa Bella, Universitas Yatsi Madani, Siti Mutmainah
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini sering tanpa gejala (silent killer) sehingga memerlukan pendekatan&#8230; an keperawatan komunitas melalui intervensi berfokus pada masyarakat untuk pengendalian yang efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat dalam pengendalian tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti 20 penderita hipertensi sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan 3 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan implementasi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 95% berkategori baik serta penurunan tekanan darah sistolik sebesar 20 mmHg dan diastolik sebesar 13 mmHg. Kesimpulan: Pelaksanaan edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat diterapkan sebagai program kesehatan masyarakat.

Laporan Kasus Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Pada Pasien Chronic Kidney Desease Di Ruang Dahlia Rsud Wates

Putri Wahyuningsih, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering&#8230; dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan :  memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil:  Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.