Abstract:Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah berbasis alam menghadirkan tantangan unik dalam pengembangan modul pembelajaran yang selaras dengan karakteristik sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan…
an efektif dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Alam Leuser melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan spesifik guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis alam dengan framework Kurikulum Merdeka. Model pendampingan yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, mentoring berkelanjutan, dan pembentukan komunitas praktik, menghasilkan peningkatan kompetensi guru sebesar 72% dalam pengembangan modul ajar. Integrasi nilai-nilai pembelajaran berbasis alam mencapai tingkat keselarasan 80% dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa (68%) dan pemahaman konsep (75%). Program pendampingan berhasil memampukan 85% guru mengembangkan modul ajar secara mandiri, menunjukkan efektivitas dan keberlanjutan program. Model ini dapat menjadi referensi bagi sekolah alam lainnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Abstract:Kemiskinan di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Jember, tetap menjadi tantangan besar yang kompleks dan multidimensional. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember meningkat sebesar 0,12 persen poin dalam satu tahun,…
, dari 9,39 persen pada Maret 2022 menjadi 9,51 persen pada Maret 2023. Dalam menanggulangi kemiskinan, data yang akurat sangatlah penting untuk merancang dan melaksanakan kebijakan yang efektif. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi peran BPS dalam menyediakan data yang tepat dan relevan tentang kemiskinan di tingkat lokal, menggunakan analisis data kualitatif dengan data sekunder dari publikasi BPS tahun 2023, seperti garis kemiskinan, presentase penduduk miskin, indeks kedalaman, dan keparahan kemiskinan. Analisis menunjukkan kenaikan garis kemiskinan dan penurunan persentase, indeks kedalaman, serta keparahan kemiskinan dari 2010 hingga 2023. Jurnal ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika kemiskinan di Jember pada tahun 2023, diharapkan memberikan wawasan berharga bagi pemerintah dan pemangku kebijakan setempat untuk meningkatkan efektivitas dalam pemantauan dan penanganan kemiskinan di daerah tersebut.
Abstract:Perkembangan pesat teknologi informasi saat ini dalam dunia pendidikan telah membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik menjadi suatu kebutuhan bagi peserta didik agar…
dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Dalam kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan pembelajaran media interaktif berbasis Canva bagi guru-guru yang ada di UPTD SDN 014671 Sentang. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah agar dapat meningkatkan dan mengembangkan keterampilan serta pemahaman guru-guru dalam menggunakan teknologi informasi menggunakan aplikasi Canva untuk menciptakan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Melalui kegiatan pelatihan ini, guru-guru diberikan pemahaman lebih mendalam tentang fitur-fitur Canva yang dapat dioptimalkan untuk keperluan pendidikan, seperti pembuatan presentasi, infografis, dan materi pembelajaran lainnya, dimana pada kegiatan pengabdian ini khusus membahas mengenai pembuatan video pembelajaran interaktif. Kegiatan pengabdian ini merincikan mengenai pendekatan, metodologi, hasil, serta memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan kompetensi teknologi guru-guru di era pendidikan modern. Dari hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru-guru dalam menggunakan aplikasi Canva dalam membuat media pembelajaran interaktif.
Abstract:Pengabdian Masyarakat berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembuatan Slide Presentasi bagi Guru-Guru” ini merupakan upaya mendukung inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan…
dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah
Brainfor Islamic School Kisaran. Permasalahan yang dihadapi guru-guru pada tingkat ini adalah
kendala dalam menyusun materi presentasi yang cepat, serta menarik perhatian orangtua siswa
maupun siswanya dan mampu efektif dalam menyampaikan informasi. Dalam menyikapi
permasalahan ini, kami mengusulkan solusi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dengan
fokus pada penggunaan ChatGPT yang dapat memberikan panduan desain, layout, dan konten
presentasi secara otomatis, sesuai dengan tujuan yang ingin di sampaikan Narasumber atau Guru.
Penggunaan ChatGPT ini bertujuan membantu guru-guru Brainfor dalam menyusun slide
presentasi yang sesuai alur ataupun prosedur serta relevan dengan kurikulum yang berlaku.
ChatGPT ini akan dapat diakses melalui platform online atau aplikasi, memudahkan akses dan
penggunaan oleh para guru. Dalam upaya mendukung pemahaman dan penerapan teknologi ini,
proposal ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru mengenai penggunaan alat AI
dalam menyusun materi presentasi yang berkualitas.
Selain itu, sebagai langkah inovatif tambahan, narasumber melibatkan penggunaan platform
desain grafis Canva dalam pembuatan slide presentasi. Canva adalah alat yang user-friendly dan
populer dalam pembuatan desain grafis, termasuk pembuatan slide presentasi. Para guru akan
diajarkan cara mengintegrasikan output dari Chat GPT yang dikembangkan dengan Canva,
sehingga para guru-guru dapat menghasilkan presentasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan
gaya masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan variasi dan fleksibilitas lebih
kepada guru dalam menciptakan materi yang menarik perhatian siswa atau objek lainnya.
Rencana kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan guru-guru melalui survei dan dialog
untuk memastikan bahwa AI yang digunakan dapat menjawab kebutuhan yang sebenarnya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunaan Canva dalam desain grafis. Pelatihan ini tidak hanya
mencakup aspek teknis, tetapi juga penerapan praktis dalam kegiatan pengetahuan dan
pembelajaran sehari-hari.
Setelah fase pelatihan, guru-guru akan diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan
pengetahuan yang diperoleh mereka dalam pembelajaran di kelas. Selama periode ini, mereka
juga akan mendapatkan dukungan dan pemantauan penggunaan ChatGPT AI dan Canva untuk
memberikan dampak positif atau hasil pembelajaran.
Dengan menyatukan kecerdasan buatan, platform desain grafis, dan pelatihan guru, proyek ini
bertujuan menciptakan solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD
dan PAUD. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru dapat dengan lebih kreatif dan efektif
menyampaikan materi kepada siswa, maupun objek lainnya serta menghasilkan dampak positif
pada proses pembelajaran dan pemahaman mereka.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan fenomena globalisasi telah menjadi pemicu perubahan budaya kerja di sektor pemerintahan, termasuk dalam lingkup Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Kota Tanjungbalai. Adopsi digitalisasi…
lisasi data menjadi solusi yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di sektor perdagangan dan perindustrian. Kegiatan sosialisasi ini mengeksplorasi permasalahan dalam pengelolaan data konvensional dan mengulas dampak positif dari implementasi digitalisasi, terutama dalam konteks pengambilan keputusan strategis. Proses sosialisasi digitalisasi data di Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengharuskan pendekatan yang holistik dengan melibatkan pihak terkait dan pengguna, termasuk kolaborasi dengan pihak eksternal yang memiliki keahlian khusus. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa mengimplementasikan sosialisasi digitalisasi data dengan langkah-langkah terstruktur, mencakup identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pembentukan tim, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasilnya melibatkan penerimaan positif dari Disdagper, permohonan rekomendasi untuk pengembangan aplikasi, dan perubahan positif dalam pengelolaan data. Kesimpulannya adalah bahwa melalui komitmen terhadap inovasi, Disdagper berupaya menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, efisien, dan mampu bersaing dalam era digital.
Abstract:This study aims to analyze the Fresh Fruit Bunch Boiling Process at the Sterlizer Station in Palm Oil Processing at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya. In writing this report, data collection is very important. The data collection…
lection methods used by the author are as follows: Documents or References Data collection through written and electronic documents from PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya. Field Observation. The method is carried out by direct observation in the company environment. Literature Review. In addition to field observations, data is also taken from several literatures related to this report. The location of the field work practice was held at PT Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya which is located on Jalan Besar Mandoge-Kisaran. And the field work practice lasted for 1 month. Starting from September 1st – October 1st, 2023. The conclusions obtained from the results of the practical work are as follows: PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is a factory that processes fresh oil palm fruit bunches into CPO and palm kernel. The processing capacity at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is 30 Tons of FFB / Hour The organizational structure at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is a functional organizational structure. The results of processing the percentage of cardiovascular load obtained that all boiler workers needed repairs, and the workload category of the four workers was influenced by age factors
Abstract:The spread of Islam on Sumatra Island originated in coastal regions before expanding into the hinterlands. Utilizing a historical approach, this study reveals that maritime trade routes served as the gateway for traders…
and missionaries from Arabia, Persia, and Gujarat to engage in commerce and dawah across Sumatra. Islam initially flourished in Barus, Samudera Pasai, and Aceh before eventually expanding into the interior through river networks, intermarriage, and the political influence of the sultanates. The findings of this study indicate that the process of Islamization in Sumatra was not uniform; in coastal areas, Islam tended to be more Cosmopolitan, whereas in the interior, cultural acculturation with local traditions occurred. The success of this expansion marked the starting point of a religious transformation across the Indonesian archipelago
Abstract:This study aims to examine the application of the High-Low method, Scatterplot, and Least Squares in cost analysis, particularly in separating fixed and variable cost behavior. The research uses a library research approach…
ch by collecting and reviewing literature from textbooks, journals, and official publications related to cost estimation and cost behavior modeling. The findings indicate that the High-Low method is simple because it uses only the highest and lowest activity levels, but its accuracy is limited due to reliance on extreme data points. The Scatterplot method provides a visual representation of the relationship between cost and activity, helping identify patterns and potential outliers; however, its results may vary due to subjective judgment in determining the cost line. Meanwhile, the Least Squares method is considered the most accurate because it utilizes all available data to produce the best-fit regression line, although it requires more complex calculations and statistical understanding. Overall, the selection of the most suitable method depends on the objective of the analysis, data availability, and the level of accuracy required
Abstract:Central Java–West Java border communities live in a multicultural environment where Javanese and Sundanese cultures meet, forming distinctive multilingual communication practices. The use of Javanese, Sundanese, and Indonesian…
donesian in everyday life functions not only as a means of communication, but also as a representation of the community's social identity. This study aims to analyze the multilingual communication practices of Central Java–West Java border communities and to explain the role of language in representing community social identity. The study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method supported by social-contextual reflection. Data were obtained from various scientific sources discussing multilingual communication, social identity, intercultural communication, bilingualism, and multilingualism. The analysis was carried out through the stages of data reduction, theme categorization, meaning interpretation, and conclusion drawing. The findings show that border communities flexibly use Javanese, Sundanese, and Indonesian according to the context of interaction, social relations, and communication needs. The practices of code switching and code mixing are important parts of daily communication as forms of social and cultural adaptation. In addition, language use functions as a symbol of cultural identity, a means of identity negotiation, and a mechanism of social integration in a multicultural environment. The findings affirm that multilingual communication is a representation of dynamic social identity and reflects the ability of border communities to maintain social harmony amid cultural diversity.
Abstract:This study investigates the rhetorical and discourse functions of repetition in the English translation of Surah Al-Mursalat by M.A.S. Abdel Haleem, focusing on the refrain “Woe on that Day to those who denied the truth.”…
h.” Using a qualitative descriptive method grounded in stylistics and discourse analysis, the study explores how this fixed phrase, repeated ten times across the chapter, operates at multiple linguistic levels. The analysis reveals that the refrain serves three interrelated functions: stylistically, it foregrounds divine warning and creates rhythmic cohesion; structurally, it segments the surah into thematic units and signals discourse boundaries; rhetorically, it intensifies condemnation and engages the reader emotionally through cumulative repetition. Abdel Haleem’s consistent rendering of the refrain retains these functions effectively, unlike other translations that introduce lexical variation. The findings demonstrate that repetition in Qur’anic translation is not merely ornamental but performs essential linguistic and communicative roles. This study contributes to Qur’anic stylistics, translation studies, and discourse analysis by showing that sacred texts, when translated with rhetorical sensitivity, can preserve the stylistic integrity of the original.