Search Articles & Publications

Showing 1939 articles found for "Nilai"

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Aldi Rahman, Amelva Firstian Maulida, Naning Atika, Laila Nisfu Nikmah, Rivaldi Ari Satrio, Chichi Dian Pusphitasari, Heni Setyawati
Abstract: Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan… emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Kompos Organik Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Moch Alief Akbar Sugiarto, Farhan Atalla Bassam, Raihan Alkuwaity P.M, Nurur Ramdhani, Siti Uswatun Hasanah, Anis Mubariroh, Dzakiyah Yassarotul Fitri, Kholifah Eka Putri, Nadia Juwana, Heni Setyawati
Abstract: Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbanyak di Jember. Masyarakat Desa Jambesari belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih… h bermanfaat, seperti pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jambesari akan potensi limbah kulit kopi sebagai sumber daya yang bernilai, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah limbah tersebut menjadi pupuk kompos organik yang berkualitas. tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode dari pengabdian ini adalah sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi bahwasanya limbah kulit kopi di desa jambesari masih berjumlah besar. Jumlah limbah kulit kopi bervariasi tergantung pada skala produksinya. Besarnya limbah kulit kopi tersebut berpotensi sebagai bahan pencemar di lingkungan jika tidak dikelola dengan baik di karenakan di Desa Jambesari masih belum ada yang mengelolanya. Pembuatan pupuk kompos berbahan kulit kopi sebagai pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menekan dampak yang ditimbulkan oleh limbah kulit kopi dan sekaligus sebagai upaya perbaikan kualitas tanah.

Implementasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu

Ni Komang Sutri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Kecerdasan spiritual merupakan… upakan kemampuan penting yang membantu siswa memahami makna hidup, mengembangkan rasa kasih sayang, dan membangun hubungan dengan aspek transendental. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi seringkali mengalihkan perhatian siswa dari pengembangan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Hindu serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi nilai-nilai Hindu dalam kegiatan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang mampu menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual, guna membentuk karakter siswa yang seimbang dan bermoral. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pendidik untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan spiritual siswa di era modern.

Implementasi Kualitas Pelayanan Dan Sikap Pada Harta Meningkatkan Intensi Muzzaki Berzakat Yang Diperkuat Oleh Kebijakan Pemerintah

Yusrizal Yusrizal, Muhammad Zilal Hamzah, Hilman Latief, Natris Idriyani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kualitas pelayanan dan sikap positif terhadap harta dapat meningkatkan intensi muzakki berzakat, yang diperkuat oleh kebijakan pemerintah. Menggunakan pendekatan… ndekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan, penelitian ini bersifat non-experimental, di mana data dikumpulkan tanpa intervensi pada subjek. Pengukuran dilakukan di BAZNAS dengan fokus pada pemahaman individu dewasa mengenai pelayanan yang diterima, menggunakan teknik cross-sectional untuk mengumpulkan data dari jurnal terkait dalam satu situasi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan lembaga zakat yang transparan dan akuntabel secara signifikan membangun kepercayaan muzakki, sedangkan sikap positif yang dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan edukasi memotivasi individu untuk berkontribusi. Sinergi antara kedua faktor ini, bersama dengan kampanye kesadaran publik dan lingkungan sosial yang aktif, menciptakan suasana kondusif bagi partisipasi zakat. Peningkatan intensi berzakat tidak hanya memberikan manfaat individu, tetapi juga berdampak positif pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial, menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang efektif berperan sebagai pendorong utama dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Pengaruh Praktik Keagamaan Hindu Terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Bali

Ni Wayan Purningsih, Ida Ayu Ketut Sri Yuliani, Erik Togio, Dawan, I Wayan Wahyu Diantara
Abstract: Agama Hindu memiliki sejarah panjang di Bali sejak abad ke-1 Masehi dan telah berakulturasi dengan budaya lokal, menciptakan bentuk kepercayaan yang unik dan integral dalam identitas budaya masyarakat Bali. Penelitian ini… i bertujuan menganalisis bagaimana praktik keagamaan Hindu membentuk norma sosial, interaksi komunitas, dan kohesi sosial di Bali, serta memberikan wawasan untuk pelestarian budaya dan pengembangan komunitas. Praktik keagamaan Hindu mempengaruhi kehidupan sosial di Bali dengan mengatur struktur masyarakat melalui sistem kasta, meskipun tidak lagi seketat dulu, dan tetap mempengaruhi pembagian kerja serta interaksi sosial. Upacara keagamaan dan festival mempererat hubungan sosial dan solidaritas melalui kegiatan bersama seperti doa dan makan bersama, sementara ajaran karma dan dharma mendorong perilaku etis yang mendukung harmoni sosial dii Bali. Mekanisme penebusan dosa dan upacara pemurnian membantu menyelesaikan konflik, dan para pemuka agama memainkan peran penting dalam memelihara nilai-nilai moral dan etika, serta mempromosikan toleransi dalam masyarakat.

Transformasi Nilai-Nilai Hindu Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Urban Di Indonesia

Ketut Asih, Ni Made Sariningsih, Dewa Ayu Ratnadi, I Putu Wisna Adiguna, Ni Made Maryati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai-nilai Hindu dalam kehidupan sosial masyarakat urban di Indonesia, khususnya dalam konteks urbanisasi yang cepat dan modernisasi. Studi ini berfokus pada perubahan… bahan yang terjadi pada nilai-nilai religius, sosial, keluarga, dan budaya Hindu untuk tetap relevan di lingkungan perkotaan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis tematik. Studi literatur digunakan sebagai metode utama untuk memahami berbagai bentuk perubahan nilai-nilai Hindu, sementara analisis sejarah membantu melacak evolusi dan pengaruh Hindu di Indonesia dari masa ke masa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu mengalami perubahan signifikan dalam masyarakat urban, terutama dalam praktik keagamaan yang kini lebih sederhana dan inklusif, serta dalam nilai gotong royong dan solidaritas yang beradaptasi dengan gaya hidup perkotaan. Struktur keluarga juga mengalami pergeseran, dengan peran gender yang menjadi lebih fleksibel, mencerminkan peningkatan partisipasi wanita dalam dunia kerja. Transformasi ini tidak hanya memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Hindu beradaptasi dengan tuntutan modernitas, tetapi juga bagaimana mereka tetap relevan dalam kehidupan masyarakat yang semakin plural dan dinamis. Kesimpulannya, transformasi nilai-nilai Hindu dalam masyarakat urban menunjukkan adaptasi yang dinamis terhadap tantangan modernisasi dan urbanisasi, sekaligus membuka peluang baru untuk melestarikan nilai-nilai tradisional dalam konteks yang terus berubah. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi lebih lanjut berbagai aspek dari transformasi ini dan dampaknya terhadap komunitas Hindu urban di Indonesia.

Pengaruh Pandangan Agama Hindu Terhadap Lingkungan Sosial Dalam Konteks Globalisasi

Ni Putu Reni Astuthi, Ni Made Dwijayanti, Ni Komang Sutri
Abstract: Penelitian ini menganalisis pengaruh agama Hindu terhadap lingkungan sosial dalam konteks globalisasi. Agama Hindu, dengan nilai-nilai utamanya seperti Dharma, Karma, dan Ahimsa, telah memainkan peran signifikan dalam membentuk… mbentuk perilaku sosial yang etis dan bertanggung jawab. Globalisasi, meskipun menantang identitas budaya, juga menawarkan peluang bagi agama Hindu untuk beradaptasi dan menyebarkan ajaran-ajarannya secara global. Penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai Hindu, seperti kesederhanaan dan tanggung jawab sosial, sangat relevan dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat dan dapat mendukung harmoni serta keberlanjutan global. Melalui adaptasi teknologi dan media, komunitas Hindu telah berhasil mempertahankan tradisi sekaligus berkontribusi pada dialog antaragama. Studi ini menyarankan pentingnya memperkuat pendidikan nilai-nilai Hindu dan partisipasi aktif dalam dialog internasional sebagai strategi untuk menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara komparatif bagaimana nilai-nilai agama Hindu dan agama lain mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi di era globalisasi.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi Tahun 2024

Naida Sela Edina, Izzatu Millah, Cut Alia Keumala Muda, Devi Angeliana Kusumaningtiar
Abstract: Kelelahan masih menjadi masalah di negara berkembang seperti Indonesia karena masih menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup manusia. Kelelahan yang terjadi pada pengemudi ojek online akan sangat berpotensi menyebabkan&#8230; gangguan fisik pada pengemudi. Gangguan fisik juga akan mengganggu aktivitas kerja yang dimana aktivitas kerja akan menjadi tidak optimal sehingga menurunnya kemampuan pengemudi dalam lingkungan sekitar. Hal tersebut yang membuat atau memicu banyaknya kecelakaan. Kelelahan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Angka kecelakaan lalu lintas tahun 2021 mengalami peningkatan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih menjadi angka tertinggi. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Teknik pengambilan sampel yaitu diperoleh melalui wawancara yang langsung kepada responden dengan instrumen berupa lembar kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC)  Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 responden (64,0%) mengalami kelelahan berat, 31 responden (36,0 %) mengalami kelelahan sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan dengan usia dengan nilai p= 0,003 (p<0,05), lama tidur nilai p=0,040 (p<0,05),  durasi kerja nilai p=0,001 (p<0,05) dan tidak ada hubungan antara kelelahan dengan status gizi dengan nilai p=0,746 (p>0,05), masa kerja nilai p=0,728 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut pengemudi ojek online perlu mempertimbangkan mengenai usia berisiko, waktu istirahat yang cukup serta waktu kerja yang baik untuk menghindari terjadinya kelelahan kerja.

Implementasi Ajaran Tri Hita Karana Dalam Pembangunan Masyarakat Bali

Komang Mayoni, Indah Hayu Widhiyaningsih, Luh Yesi Dharnendri, I Komang Semaranatha, Made Teguh Wiryasanjaya
Abstract: Tri Hita Karana adalah konsep kehidupan yang berasal dari ajaran Hindu Bali, yang menekankan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Konsep ini menjadi&#8230; di landasan etis bagi masyarakat Bali, membentuk identitas budaya, serta menjadi panduan dalam pembangunan berkelanjutan. Parahyangan mempengaruhi kehidupan spiritual masyarakat Bali melalui praktik ibadah rutin dan ritual keagamaan. Pawongan mendorong harmoni sosial melalui gotong royong dan kerja sama komunal. Palemahan menekankan pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana. Meski menghadapi tantangan dari modernisasi dan globalisasi, Tri Hita Karana tetap relevan dalam menciptakan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan. Implementasi konsep ini memerlukan dukungan kebijakan pemerintah, partisipasi aktif masyarakat, serta pendidikan yang berkelanjutan untuk memastikan keseimbangan antara kemajuan material dan pelestarian nilai-nilai tradisional.

Pemanfaatan Alam Dengan Pelatihan Pembuatan Ecoprint Pada Desa Sukomakmur Dusun Krandegan Kabupaten Magelang

Ardhana Raka Pramudya, Rani Herawati, Suci Lestari, Restu Septi Hariyanti, Muhammad Rangga Putra A., Mukhammad Ragil Juniarta, Nuzulia Rahma Nisa’ Unnida, Frizaz Naufal Ahmad Zaki, Septian Dwi Martono, Diva Oktaviani, Raka Mahendra Sulistiyo
Abstract: Pewarna sintetis memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga dilakukan upaya untuk kembali memanfaatkan pewarna alami (back to nature) sebagai alternatif pengganti pewarna kimia yang berbahaya bagi alam dan penggunaannya.&#8230; ggunaannya. Salah satu tren yang muncul adalah pewarnaan tekstil menggunakan teknik ecoprint. Tim KKN melakukan kegiatan pelatihan pembuatan ecoprint pada Desa Sukomakmur, Dusun Krandegan, Kabupaten Magelang dengan tujuan warga dapat memanfaatkan alam sekitar dengan pembuatan ecoprint menggunakan limbah daun yang berada pada lingkungan dusun. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan praktik pembuatan ecoprint. Pelatihan ecoprint dilakukan dengan kolaborasi tim KKN dengan peserta yaitu ibu-ibu Dusun Krandegan. Bahan yang digunakan yaitu daun tanaman yang ada disekitar Dusun Krandegan seperti daun labu siam, daun paku, daun pepaya, dan bunga. Dari perspektif lingkungan, ecoprint mendorong penggunaan bahan alami dan ramah lingkungan dalam proses pencetakan motif pada kain, mengurangi ketergantungan pada pewarna sintetis berpotensi mencemari lingkungan. Secara ekonomi, pelatihan ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya dalam produksi kain dan produk kerajinan bernilai tinggi, yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sisi sosial, pelatihan ecoprint memperkuat komunitas dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dalam kegiatan kreatif dan kolaboratif. Hal ini mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengapresiasi kekayaan alam yang ada.