Abstract:Penelitian ini memiliki permasalahan dalam pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa, yaitu konsumsi berita yang tetap stagnan atau cenderung menurun, pengaruh algoritma, verifikasi kebenaran…
ebenaran informasi, dan tanggung jawab pengguna TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduction data, display data, dan conclusion drawing and verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana mahasiswa memanfaatkan TikTok untuk mengakses informasi terkait perkembangan terbaru dalam berbagai bidang, serta menilai Tingkat kepercayaan dan akurasi informasi yang diperoleh. Meskipun, TikTok dapat menjadi sumber informasi yang cepat dan mudah diakses, mahasiswa perlu meningkatkan literasi digital mereka untuk menyaring informasi secara kritis dan menghindari penyebaran berita (hoax). Selanjutnya, dalam pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa terdapat faktor pendorong, yaitu aksesibilitas, interaktivitas, kreativitas, dan pembaruan real-time. Selain itu, faktor penghambat antara lain kredibilitas, kurangnya standar jurnalistik, masalah regulasi, kedalaman konten berita, dan kurangnya literasi digital dari pengguna
Abstract:Toko Setia Jaya Perkasa adalah sebuah bisnis di bidang ritel yang beralamat di Jl. Raya Salopa Kabupaten Tasikmalaya, setiap perusahaan pasti terdapat laporan keuangan begitujuga Toko Setia Jaya Perkas. Dilihat dari laba…
bersih dan penjualannya itu mengalami fluktuasi namun lebih cenderung mengalami kenaikan dibanding penurunan, satu diantar instrumen yang sering diimplementasikan untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan adalah laporan keuangan. Perkembangan bisnis perlu dipantau untuk memahami apakah perusahaan mengalami kenaikan atau penurunan. Analisis rasio keuangan harus dilakukan secara rutin setiap tahun agar memahami perkembangannya. Salah satu bagian dari rasio keuangan yang dapat aplikasikan melihat tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba adalah rasio profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan Toko Setia Jaya Perkasa menghasilkan laba selama periode lima tahun terkahir. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif , yang bertujuan untuk memahami nilai – nilai atau karakteristik suatu fenomena tanpa melakukan perbandingan. Penelitian ini difokuskan pada pengungkapan fakta, gejala, dan fenomena tertentu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi, Wawancara, dan Studi Dokumentasi dengan jenis data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil mengenai profitabilitas Toko Setia Jaya Perkasa ini menunjukkan berada di dalam kondisi keuangan yang cukup baik dalam segi ROA dan ROE, dimana ROA berada di angka yang cukup besar yaitu 47,44%, yang artinya perusahaan mampu mengefisiensikan asetnya untuk menghasilkan laba yang positif. Begitu juga ROE berada di angka 67,86% yang berarti perusahaan mampu mengontrol penggunaan dananya untuk menghasilkan laba. Sementara GPM, OPM, dan NPM berada di angka yang sangat kecil dimana GPM berada diangka 14,98%, OPM sebesar 5,24%, dan NPM 3,92%, artinya Toko Setia Jaya Perkasa belum mampu menghasilkan keuntungan dari laba kotor, laba operasional, dan laba bersih atas penjualan yang didapatkan. Namun, angka – anngka tersebut masih bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana layanan bimbingan klasikal dapat membina etika pergaulan teman sebaya di SMP Negeri 1 Kota Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam terhadap…
ap enam siswa kelas 7 untuk memahami dampak layanan bimbingan terhadap interaksi sosial mereka. Hasil penelitian mengidentifikasi tema utama, yaitu: (1) peningkatan pemahaman siswa tentang nilai etika pergaulan, (2) penguatan keterampilan komunikasi dan penyelesaian konflik, dan (3) tantangan keberagaman latar belakang yang mempengaruhi dinamika pergaulan. Hubungan antara tema-tema tersebut menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku sosial positif siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang program bimbingan yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.
Abstract:Model Kooperatif Type STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025 Penelitian…
an ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMK Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang berada dilingkungan Kota Tasikmalaya yang mengemban tugas urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi. Untuk menjalankan tugasnya diperlukan…
rlukan jam kerja yang efektif, yang diatur dalam Peraturan Walikota Nomor 11 Tahun 2018 tentang Ketentuan Jumlah, Hari dan Jam Kerja. Adanya peraturan tersebut tidak menutup kemungkinan seluruh pegawai akan mentaati terhadap aturan tersebut, sebab masih ditemukan sebagian pegawai yang melanggar disiplin kerja seperti masih adanya pegawai yang datang terlamat masuk kantor, dan ketika jam istirahat berakhir masih ada sebagian pegawai yang berkeliaran dihalaman kantor hal tersebut terjadi karena rendahnya pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengawasan Kepala terhadap disiplin kerja.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik-teknik pengawasan dan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan penyebaran angket.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas telah dilakukan secara optimal namun masih ada sebagian yang belum dilaksanakan dengan baik mengenai pengawasan langsung yaitu inspeksi langsung ditempat kerja dan pengamatan langsung ditempat kerja. Sedangkan hasil dari disiplin kerja yaitu pegawai telah disipli namun ada sebagian yang belum dilaksanakan secara optimal mengenai disiplin kerja tersebut yaitu pegawai keluar kantor atas izin kepala.
Hasil uji t diketahui nilai thitung > ttabel sehingga variabel pengawasan berpengaruh terhadap variabel disiplin kerja. Besarnya pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja sebesar 48% sehingga dapat dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak.
Abstract:Kehidupan modern dengan era globalisasi dan derasnya informasi memerlukan ajaran agama sebagai pondasi. Ajaran agama harus benar-benar menjadi penggerak nurani dan tingkah laku manusia. Agar hal itu terwujud, diperlukan…
upaya untuk memfungsikan ajaran agama dalam kehidupan. Guru memegang peranan penting dalam pembentukan karakter anak. Karenanya kemampuan guru dalam mengatur dan mengendalikan kegiatan belajar mengajar sangat penting. Tetapi kenyataannya yang ada dimasyarakat masih menunjukkan bahwa guru masih belum menyadari sepenuhnya tanggung jawab tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, muncul ketertarikan untuk mengadakan penelitian dengan mengangkat judul “Peranan Guru Agama Hindu dalam Pelaksanaan Ajaran Tri Kaya Parisudha pada siswa Kelas XI Akutansi. Dari analisis hasil wawancara yang dilakukan terhadap informan yang telah ditetapkan, maka dalam kesempatan ini dapat ditarik suatu Kesimpulan bahwa dari data yang diperoleh menunjukkan adanya pola kecendrungan dimana peran guru agama Hindu sangat berpengaruh terhadap pembinaan kedisplinan dan prilaku siswa dalam keberagaman secara realitas menunjukkan bahwa faktor moralitas yang menyangkut nilai sosial dan religius mendapat sorotan masyarakat, maka setiap orang dipacu untuk memperhatikan aspek tersebut, akibatnya semangat aspek moralitas dalam lintas pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial mengenai ragam hias geometris dengan teknik sungging di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret. Kesulitan mahasiswa…
dalam memahami dan mempraktikkan teknik sungging untuk motif geometris, terutama akibat metode konvensional yang kurang interaktif, mendorong perlunya media pembelajaran yang lebih efektif. Media video tutorial diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas dan mempermudah pemahaman teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model prosedural, mencakup analisis potensi dan masalah, analisis kebutuhan, pembuatan media, validasi ahli, serta uji coba produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video tutorial yang dikembangkan mendapat penilaian sangat layak dari ahli media dengan skor 93,3% dan dari ahli materi dengan skor 80%. Uji coba pada mahasiswa menunjukkan rata-rata skor 92,7%, mengindikasikan bahwa video ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa. Saran dari uji coba termasuk penyesuaian volume backsound dan durasi tampilan video. Video tutorial ini, yang berdurasi 8 menit dan diunggah di YouTube, berhasil memvisualisasikan teknik sungging dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, berpotensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang bermanfaat dalam pendidikan seni rupa.
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Kepuasan Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Pegawai Negeri Sipil Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sintang. Penelitian ini adalah penelitian…
asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 31 responden. Alat analisis digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (????2), dan uji pengaruh simultan (uji F), uji pengaruh parsial (uji t).
Dari hasil regresi linier berganda menunjukan persamaan Y = 3,676 + 0,279????1 + 0,326????2, nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh adalah sebesar 0,644, nilai koefisien determinasi (????2) yang diperoleh sebesar 0,414 atau 41,4%. Hasil tersebut menunjukan bahwa kepuasan kerja dan Semangat Kerja memberikan pengaruh terhadap Komitmen Organisasional sebesar 41,4%, sedangkan sisanya 58,6% merupakan peranan yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dari hasil uji simultan (uji F) diperoleh nilai F hitung > F tabel, yaitu 9,904 > 3,340, dengan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dari hasil uji kelayakan regresi (Uji F) dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, Artinya terdapat pengaruh simultan bersama-sama antara Kepuasan kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen.Hasil (uji t) antara variabel Kepuasan kerja (X1) dan Variabel Komitmen Organisasi (Y) menunjukan nilai thitung 3,567 lebih kecil dari ttabel yaitu 2,045, dan memiliki signifikansi 0,001 > 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasional. Sedangkan Hasil Uji parsial ( uji t ) antara Variabel Semangat Kerja (X2) terhadap Variabel Komitmen Organisasional (Y) menunjukan Nilai thitung 3,289 lebih besar dari ttabel 2,045, dan memiliki signifikansi 0,003 < 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Semangat kerja secara parsial berpengaruh terhadap komitmen organisasi.
Abstract:Capital Asset Pricing Model (CAPM) adalah alat fundamental di bidang keuangan, yang dikembangkan oleh William Sharpe, yang membantu investor mengevaluasi karakteristik risiko dan pengembalian aset dan portofolio. CAPM memberikan…
mberikan kerangka kerja untuk keputusan investasi yang terinformasi dengan menggabungkan faktor-faktor seperti suku bunga bebas risiko, beta aset, dan premi risiko pasar. Hal ini juga menentukan biaya modal bagi perusahaan, membantu dalam penganggaran modal dan proyek investasi. Model tiga faktor, yang merupakan perpanjangan dari CAPM, mencakup premi risiko pasar, premi ukuran, dan premi nilai. Model ini memungkinkan investor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi pengembalian suatu portofolio, sehingga menghasilkan strategi investasi yang lebih strategis dan dinamis. Dengan menganalisis ukuran dan nilai premi, investor dapat mengidentifikasi peluang di perusahaan kecil atau
saham yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. CAPM dan model tiga faktor memiliki kelebihan dan keterbatasan. CAPM menawarkan kerangka standar untuk membandingkan peluang investasi, meningkatkan kinerja portofolio, dan meningkatkan keuntungan secara keseluruhan. Model tiga faktor membantu investor memahami hubungan antara risiko dan pengembalian, mendiversifikasi portofolio, dan memanfaatkan anomali pasar. Namun, model-model ini mungkin mengabaikan risiko spesifik terkait industri atau faktor makroekonomi eksternal, sehingga menghasilkan kesimpulan yang bias dan pengambilan keputusan yang kurang optimal. Investor harus menggunakan pendekatan komprehensif terhadap manajemen portofolio, dengan mempertimbangkan analisis tambahan dan berbagai faktor untuk memitigasi risiko. Tinjauan literatur sistematis mengenai keuangan berkelanjutan dan keuangan hijau dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan mengikuti kerangka PRISMA. Proses ini mencakup mengidentifikasi kata kunci yang relevan, melakukan seleksi studi, mengekstraksi data yang relevan, menilai kualitas atau risiko bias, dan mensintesis temuan. Kesimpulannya, memahami berbagai model penilaian investasi dapat meningkatkan keterampilan investor dalam menavigasi pasar keuangan dan mencapai tujuan investasi mereka. Bukti empiris mendukung model tiga faktor, menunjukkan peningkatan akurasi dalam prediksi pengembalian aset. Dengan memasukkan faktor-faktor ini ke dalam strategi investasi, investor dapat menavigasi kompleksitas pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.…
ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.
Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.