Abstract:Gangguan tidur seperti insomnia dan sleep apnea merupakan masalah kesehatan global yang dapat menurunkan kualitas hidup. Deteksi dini terhadap gangguan ini penting dilakukan, khususnya dengan bantuan teknologi seperti algoritma…
goritma data mining untuk meningkatkan ketepatan diagnosis. Data mining adalah bagian esensial dari analitik data dalam disiplin ilmu data science, yang memberikan berbagai manfaat luas dan aplikasi yang relevan. Penelitian ini menggunakan dataset Sleep Health and Lifestyle dari Kaggle untuk mengevaluasi kinerja tiga algoritma data mining, yaitu Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), dan Neural Network, dalam mengklasifikasi gangguan tidur. Proses pengembangan model mengikuti tahapan CRISP-DM dengan pengujian akurasi menggunakan Cross Validation dan evaluasi menggunakan Confusion Matrix dan kurva ROC. Berdasarkan hasil pengujian, algoritma Neural Network menunjukkan kinerja terbaik dengan akurasi 93,08% dan nilai AUC yang termasuk dalam klasifikasi "Excellent." Temuan ini menunjukkan bahwa Neural Network efektif dalam mengklasifikasi gangguan tidur, sehingga dapat mendukung proses diagnosa dan penanganan gangguan tidur secara lebih akurat.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan…
deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik…
idik menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif dengan dua siklus, masing-masing tiga pertemuan. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik, yaitu pertemuan I 26,1%, pertemuan II 33,3%, dan pertemuan III 46,7%. Pada siklus II, peningkatan hasil belajar matematika peserta didik adalah pertemuan I 53,3%, pertemuan II 73,3%, dan pertemuan III 100%. Penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan skor pertemuan I 43,1%, pertemuan II 48,8%, dan pertemuan III 62,5%. Pada siklus II, skor pertemuan I 78,4%, pertemuan II 92,04%, dan pertemuan III 98,8%. Penilaian aktivitas peserta didik pada siklus I pertemuan I 36,7%, pertemuan II 43,3%, dan pertemuan III 44%. Pada siklus II, pertemuan I 62,3%, pertemuan II 62,3%, dan pertemuan III 88%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.
Abstract:Pesatnya perkembangan dunia teknologi saat ini menimbulkan banyak kemajuan di berbagai bidang, salah satunya di bidang sistem informasi e-rapor di banyak sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan…
gimplementasikan Sistem Informasi E-Rapor Berbasis Web di SMK Ibrahimy Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo Banyuwangi. Perancangan sistem ini dibuat guna mengatasi masalah pengelolaan nilai dan data siswa yang masih menggunakan rapor berbentuk fisik, sehingga memakan banyak waktu dan tempat untuk proses pembuatannya. Menggunakan metode Waterfall, perancangan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja SMK Ibrahimy Miftahul Ulum dalam hal penilaian dan pengolahan data siswa. Fitur yang ada di dalam sistem informasi e-rapor meliputi input, edit, hapus, update, dan menghasilkan output berupa dokumen e-rapor yang akan diterima oleh wali murid.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa kondisi awal dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 33% dan yang belum tuntas 77%. Dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap…
p pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 2 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh persentase 33% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 36,6% karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II di peroleh 86,6%, maka terjadi peningkatan 50%. Pada observasi aktivitas guru siklus I mendapatkan persentase sebesar 50%, siklus II mendapatkan persentase 88%, terjadi peningkatan 38%. Pada observasi siswa siklus I mendapatkan persentase 55%, siklus II mendapatkan persentase 70,67%, terjadi peningkatan sebesar 15,67%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa penggunaan model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di RA Nurul Amal Kota Cilegon melalui metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one…
ne group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh melalui angket keterampilan sosial dengan 5 indikator: kerjasama, perilaku asertif, tanggung jawab, empati, dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial yang signifikan setelah diberikan treatment melalui metode bermain peran. Nilai rata-rata keterampilan sosial meningkat dari 6,8 menjadi 16,9. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -2.814b dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005, lebih rendah dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B RA Nurul Amal tahun ajaran 2023/2024.
Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)…
KTP) yang telah ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Index Card Match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan dengan persentase 55,6%, pertemuan 2 meningkat menjadi 66,7%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 88,9%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 100%. Dari hasil penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Berarti model yang digunakan cocok dan berhasil.
Abstract:Pengelolaan aset daerah di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan buku agenda dan Microsoft Excel, menyebabkan berbagai kendala…
ala dalam verifikasi data, monitoring aset, dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi manajemen aset berbasis web untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah. Sistem dikembangkan dengan mengimplementasikan empat alur proses utama: pengajuan, tracking, manajemen aset, dan pelaporan. Metodologi pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan flowchart, serta implementasi antarmuka berbasis web. Sistem dirancang dengan mekanisme verifikasi berlapis yang melibatkan berbagai stakeholder seperti Admin, Tim Monitoring, Verifikator, Bagian Keuangan, dan Kepala Dinas. Database sistem dimodelkan menggunakan conceptual diagram untuk mengakomodasi seluruh entitas dan relasi dalam pengelolaan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan aset secara digital, dengan antarmuka yang intuitif meliputi halaman login, dashboard admin, dan form pengajuan. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pengelolaan aset melalui otomatisasi proses verifikasi, monitoring real-time, perhitungan nilai aset yang akurat, dan pengarsipan digital yang terstruktur. Sistem ini menjadi solusi efektif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah di DPMPTSP Kabupaten Banyuwangi.
Abstract:Bullying di lingkungan pendidikan merupakan masalah serius yang berdampak buruk pada korban, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Artikel ini membahas kebijakan alternatif berbasis nilai Pancasila untuk mengatasi bullying…
llying dan cyberbullying secara holistik. Kebijakan ini mencakup pendekatan edukasi, pencegahan, dan intervensi berbasis nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan Indonesia. Implementasi nilai-nilai ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, mendukung, dan bebas dari intimidasi. Analisis ini juga melibatkan peran kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat guna membangun budaya empati dan kesadaran kolektif dalam mencegah bullying.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model cooperative tipe STAD. Tujuan penelitian ini…
i untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus masing-masing dua pertemuan. Penelitian dengan model STAD berhasil memperbaiki proses dan hasil belajar IPAS peserta didik. Hasil penilaian aktivitas guru siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 70,37% dan pertemuan 2 73,33%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 88,89% dan pertemuan 2 93,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 66,67% dan pertemuan 2 70%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 85,18% dan pertemuan 2 93,33%. Pada hasil belajar IPAS peserta didik, kondisi hasil belajar pra siklus hanya memperoleh persentase 28,57% meningkat pada siklus I yaitu 64,29% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model cooperative tipe STAD dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian.