Abstract:Indonesia merupakan negara yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam. Salah satunya adalah rawan bencana tsunami. Tsunami merupakan rangkaian gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsive…
sive dari dasar laut (Kurniawan, Yunus, Amri, & Pramudiarta, 2011:5). Bencana tsunami merupakan bencana yang sangat dahsyat dan mematikan. Mengingat dampak yang ditimbulkannya sangat serius dan menimbulkan kerugian yang besar. Salah satu bencana tsunami yang pernah terjadi di Indonesia dan menggemparkan satu Indonesia bahkan beberapa negara lain adalah tsunami di Nangroe Aceh Darussalam yang terjadi pada tahun 2004. Kedahsyatan tsunami Aceh, membuat peristiwa ini diabadikan dalam karya sastra novel yang berjudul “Hafalan Shalat Delisa” yang ditulis oleh Tere Liye. Dalam novel ini diceritakan bagaimana tsunami menerjang Kota Lhok Nga dan dampak yang ditimbulkannya. Dampak yang ditimbulkan yaitu berupa kematian dan cedera; hilangnya pasokan makanan, bahan bakar, dan barang; hilangnya komunikasi; kehilangan kekuatan; hilangnya pelayanan air; hilangnya layanan sosial berupa keuangan, perawatan, dan medis; kerugian bisnis; dan hilangnya struktur sosial dan fungsinya. Dalam penelitian ini akan dikaji dampak-dampak tersebut dalam novel “Hafalan Shalat Delisa”. Dengan harapan kedepannya masyarakat dan pemerintah dapat sadar akan pentingnya mitigasi bencana dan dapat meminimalisir dampak yang terjadi.
Abstract:Salah satu komunikasi yang sering digunakan adalah komunikasi verbal. Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang menggunakan bahasa dan simbol-simbol tertentu. Salah satu alat yang menjadi pengantar saat komunikasi…
adalah bahasa. Saat ini bahasa sudah semakin banyak ragamnya termasuk bahasa gaul yang berkembang karena adanya kebiasaan orang-orang mengadopsi bahasa tersebut. Bahasa gaul merupakan bentuk bahasa Indonesia tidak baku yang telah digunakan di Jakarta sejak tahun 1980-an untuk menggantikan bentuk sebelumnya. Banyak anak muda yang menggunakan bahasa aul pada saat komunikasi begitu juga mahasiswa. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemaknaan bahasa gaul dalam aktivitas komunikasi verbal mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara (analisis semiotika). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan para mahasiswa Ilmu Komunikasi terkait bahasa gaul yang kurang baik di dengar seperti plesetan kata ‘Anjing’ menjadi ‘Anjir’ dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan analisi semiotika teori dari Ferdinand De Saussure dan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode desktiptif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi sebagai narasumber.
Abstract:Pegadaian Syariah telah menerapkan Kode Etik yang menjadi pedoman bagi seluruh pegawai dalam menjalankan standar bisnis dan pedoman perilaku yang harus ditaati dalam aktivitas sehari-hari. Kode Etik memberikan pedoman mengenai…
ngenai apa yang diharapkan dari insan Pegadaian dalam hubungannya dengan pemegang saham, karyawan lain, pemasok/mitra, pemerintah, dan masyarakat. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif, di mana peneliti menganalisis suatu konsep dalam bentuk pertanyaan. Tujuan penerapan Kode Etik adalah untuk mendorong perilaku profesional, bertanggung jawab, wajar, dan dapat dipercaya dalam melakukan transaksi bisnis, melaksanakan tugas dan tanggung jawab, serta aktivitas lain atas nama perusahaan. Pegadaian Syariah juga berpedoman pada prinsipprinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam seluruh kegiatan usahanya. Salah satu prinsip GCG adalah menghindari praktik gratifikasi. Secara umum dalam kegiatan usaha perusahaan tidak lepas dari hubungan dan interaksi antar pihak baik internal maupun eksternal yang menjalin kerjasama yang serasi, serasi, dan berkesinambungan dengan tidak melupakan etika dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Pentingnya menumbuhkan martabat, kebanggaan, dan citra yang tinggi dalam hubungan bisnis dengan pemangku kepentingan di dalam perusahaan sebagai proses pembelajaran bagi karyawan perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Toko Umro Collection dalam memasarkan produk di Central Pasar Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Komunikasi Pemasaran Terpadu…
adu (IMC). Objek dari penelitian ini adalah Owner Umro Collection, Manager Umro Collection, 1 (satu) Pegawai Umro Collection dan 4 (empat) orang pembeli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi langsung kelapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan Toko Umro Collection dalam melakukan pemasaran terdiri dari tiga elemen penting yang terdapat dalam bauran komunikasi pemasaran, yaitu: Periklanan seperti pemasangan pamflet dan kartu nama toko, Promosi Penjualan seperti tukar tambah dan juga diskon, Penjualan Personal yaitu membujuk calon pelanggan untuk membeli produk. Adapun Hubungan Masyarakat dan Penjualan Langsung yang tidak dilakukan oleh Toko Umro Collection dalam melakukan strategi komunikasi dalam memasarkan produk di Central Pasar Medan.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang bagaimana hasil dari konten gaya hidup remaja dalam mengimitasi budaya kekinian di Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perubahan gaya hidup remaja dalam mengimitasi…
imitasi budaya kekinian di Instagram apakah berdampak positif atau negatif. Penelitian ini menggunakan teori analisis konten dan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu wawancara mendalam dan observasi dengan remaja di desa Bandar Setia yang terdiri dari 10 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukan. remaja di desa Bandar Setia dalam mengimitasi budaya kekinian di Instagram dilakukan secukupnya saja. Budaya tersebut juga lebih menghasilkan dampak positif bagi mereka seperti terlihat rapi dan menarik untuk dilihat.
Abstract:Salah satu model pembinaan yang dapat membentuk dan mendidik masyarakat multikultural agar terhindar dari kesenjangan dan disintegrasi adalah melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal. Seperti amanat Undang Undang…
dang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia pada umumnya menyelenggarakan berbagai satuan pendidikan baik dalam bentuk sekolah maupun madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggunaan pendekatan kualitatif dikarenakan adanya suatu permasalahan atau isu yang memerlukan pendalaman untuk mempelajari suatu kelompok atau populasi tertentu, mengidentifikasi kategori yang belum dapat diukur, atau menemukan fakta-fakta yang tersembunyi Latar belakang multikultural dari santri-santriwati karena aspek perbedaan bahasa, daerah, budaya. Adapun pandangan Kyai Pimpinan Pesantren Al-Hakimiyah Rohyan Hasibuan tentang aspek-aspek multikultural yang pertama, yaitu kesadaran tentang perbedaan (plurality) menurutnya perbedaan keyakinan dalam beragama merupakan fitrah dan sunnatullah atau sudah menjadi ketetapan Tuhan, Aspek kedua, yaitu kesetaraan (equality) bahwa kesetaraan adalah kesamaan derajat, setiap manusia memiliki kesamaan dengan orang lain.Dari hasil observasi yang peneliti lakukan dan di kuatkan juga dengan beberapa wawancara bahwa multikultural dapat teraktualisasikan di pondok pesantren tersebut adalah datang dari kepedulian dan tindakan pimpinan dan tenaga pendidik untuk menanamkan kepada para santri tentang multikultural, mengajarkan arti hidup dalam perbedaan, dan saling menghargai satu sama lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gaya Kepemimpinan dan Motivasi dalam meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang. Jenis penelitian dikategorikan sebagai…
ebagai penelitian assosiatif yang berbentuk assosiatif atau korelasional, dimana dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penulisan ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa cara yaitu data primer. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk angket atau kuesioner dan wawancara agar lebih memudahkan responden dalam mengisi angket yang diberikan, peneliti membuat rentang skor atau nilai mulai dari 1 sampai dengan 5 dari setiap pertanyaan yang diberikan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh PNS di Badan Pengelola Pendapatan Kabupaten Sintang yang berjumlah 48 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 48 dari 48 orang, terdiri dari seluruh PNS. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat diambil beberapa kesimpulan. Berdasarkan uji statistik normalitas menunjukkan p-value sebesar 0,173 yang mana lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal. Variabel Gaya Kepemimpinan dan Motivasi mempunyai pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kepuasan kerja pada badan pengelola pendapatan daerah kabupaten.sintang. Gaya Kepemimpinan (X1) secara persial kurang berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang dan Motivasi (X2) secara persial sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang
Abstract:Moral distress bersifat menyebar yang dapat mengarah ke sejumlah konsekuensi dan dapat membahayakan perawat, mengurangi kualitas perawatan klien dan berkontribusi terhadap menurunnya jumlah tenaga kesehatan. Hasil observasi…
asi dan wawancara terhadap 7 petugas kesehatan didapatkan bahwa dalam melakukan aktivitas kerja sehari-hari, hasil yang didapatkan belum optimal serta terjadi penurunan disiplin karyawan masih dirasakan. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pekerjaan yang dibebankan kepada petugas kesehatan dan penempatan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kompetensi petugas. Kurangnya disiplin pegawai seperti tidak tepat waktu dengan jam kerja, jam masuk, jam pulang dan apel pegawai.Tujuan penelian ini adalah diketahuinya hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tenaga kesehatan yang bekerja di UPTD Puskesmas Kamonji sebanyak 84 orang. Sampel berjumlah 46 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian dari 46 responden moral distress tenaga kesehatan yang tinggi sebanyak 22 responden (47,8%) dan moral distress tenaga kesehatan rendah sebanyak 24 responden (52,2%). Kinerja baik sebanyak 28 responden (60,9%) dan kurang baik sebanyak 18 responden (39,1%), uji Chi-Square p value: 0,005 (p value ≤ 0,05). Simpulan ada hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji.
Abstract:Umat Islam mengalami puncak kejayaan kedua pada masa tiga kerajaan besar berkuasa, yakni kerajaan Turki Utsmani, Safawi dan Mughal (India). Namun, setelah mencapai titik zenit pada masa Sultan Sulaiman Al Qanuni (1520-1566…
66 M), Kerajaan Turki Usmani mulai bergerak turun, melemah, dan mundur menuju titik nadir sampai menemui detik-detik kehancurannya. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran kerajaan Turki Usmani baik bersifat militer maupun non-militer. Akibat hal tersebut telah membawa Implikasi terhadap prospek Islam di wilayah tersebut. Tulisan ini betujuan untuk mengetahui dan mengkaji fenomena kemunduran dan kehancuran kerajaan Turki Usmani, mengetahui faktor penyebab kemunduran kerajaan Turki Usmani dan untuk mengetahui implikasinya terhadap prospek Islam. Metode yang digunakan oleh penulis dalam artikel ini adalah metode penelitian sejarah. Metode sejarah yang diguakan dalam artikel ini terdiri dari empat tahapan yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan penulisan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kemunduran dan kehancuran kerajaan Turki Usmani yaitu melemahnya sistem birokrasi dan kekuatan militer Turki Usmani, kehancuran perekonomian kerajaan dan munculnya kekuatan baru di daratan Eropa serta serangan balik terhadap Turki Usmani. Selanjutnya implikasi terhadap prospek Islam yaitu terjadinya disintegrasi politik dalam dunia islam dan bangkitnya nasionalisme dalam dunia Islam.
Abstract:RSUD Anuntaloko Parigi yang merupakan salah satu Rumah Sakit yang berada didaerah Parigi, dengan jumlah perawat 36 orang untuk ruangan rawat inap Akasia dan Agatis, dari hasil wawancara dengan 2 ketua tim dan 4 perawat pelaksana…
elaksana diruangan Akasia dan Agatis mengatakan bahwa dalam melaksanakan komunikasi SBAR pada saat pelaksanaan timbang terima masih mengalami kendala, perawat masih belum sepenuhnya menerapkan sesuai SPO karena terburu-buru sehingga pada pelaksanaannya belum sesuai SBAR. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan 18 perawat di ruangan Akasia dan 18 perawat di ruangan Agatis RSUD Anuntaloko Parigi yaitu berjumlah 36 orang pada bulan Januari sampai April tahun 2023. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik Total Sampling. Hasil Penelitian Metode SBAR sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Timbang terima (handover) sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Uji Chi-square diperoleh p-value =0.000 (<p=0.05) yang berarti ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Kesimpulan Ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan komunikasi SBAR secara efektif saat handover terutama di Ruang pelayanan dengan cara memberikan pelatihan kepada perawat tentang komunikasi SBAR agar menghasilkan kepuasan kerja sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan