Abstract:Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kendala penerapan kurikulum mandiri di MTs Miftahush Shibyan dan mengidentifikasi alternatif solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif …
tif dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan tersebut mengungkapkan tiga hambatan utama: terbatasnya pemahaman guru terhadap kurikulum mandiri, kurangnya kesempatan belajar yang tepat, dan rendahnya motivasi siswa untuk belajar mandiri. Solusi yang diusulkan mencakup pelatihan intensif bagi guru, perbaikan infrastruktur sekolah, dukungan khusus bagi siswa, serta penilaian dan pemantauan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengoptimalkan kurikulum mandiri di lembaga pendidikan lainnya.
Abstract:Budaya siri’ merupakan konsep fundamental dalam kehidupan masyarakat Bugis Makassar yang mencerminkan nilai-nilai menjaga harga diri, kehormatan, dan martabat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi budaya…
ya siri’ dalam perspektif ajaran Al-Qur’an, khususnya terkait nilai-nilai menjaga harga diri sebagai salah satu prinsip akhlak mulia. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan harga diri dan kehormatan, serta kajian budaya lokal siri’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai siri’ selaras dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri dan komunitas, menghindari perbuatan tercela, serta menegakkan keadilan dan kebenaran. Selain itu, integrasi budaya siri’ dengan nilai-nilai Islam berpotensi memperkuat identitas masyarakat Bugis Makassar dalam konteks modern, sekaligus melestarikan budaya lokal yang berbasis nilai-nilai agama. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan studi budaya dan agama, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.
Abstract:Dalam memberikan pelayanan, baik publik maupun sosial, terdapat aturan formal yang biasa dikenal dengan istilah standard operational procedure (SOP). SOP memberi tuntutan kepada petugas agar bekerja melayani secara profesional.…
sional. Secara praktis, kinerja profesional seringkali dipisahkan dari kinerja pelayanan. Kinerja pelayanan memiliki objek pelayanan berupa manusia yang membutuhkan uluran bantuan, sehingga aspek rasa perlu dilibatkan agar pelayanan dapat diberikan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep empati sebagai landasan yang perlu diperhatikan dalam memberikan pelayanan berdasarkan perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Temuan data dianalisis menggunakan teori hermeneutika melalui diskursus terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan didukung dengan teks-teks Hadits. Hasil dari penelitian ini adalah adanya ayat Al-Qur’an dan teks Hadits yang membahas soal nilai dan praktik empati dalam bentuk (1) anjuran dan perintah dalam membantu sesama dengan bantuan yang baik, tindakan yang baik, dan tutur kata yang baik, (2) larangan untuk menghina, menyakiti, dan merendahkan orang lain, dan (3) Rasulullah sebagai representasi sikap empati dalam membantu sesama. Penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengaplikasian nilai empati dalam kinerja profesional untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan tepat rasa kepada subjek pelayanan atau masyarakat.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tantangan dan strategi yang dihadapi oleh musyrif-musyrifah Mabna Arrazi dalam pelaksanaan Shobahul-Lughoh di Ma’had Sunan Ampel Al-‘Aly, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Shobahul-Lughoh, sebagai…
agai program unggulan yang berbasis pesantren, bertujuan untuk menciptakan generasi mahasantri yang unggul dalam penguasaan bahasa Arab dan Inggris serta memiliki karakter religius yang kuat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama, seperti keterbatasan jumlah tenaga musyrif-musyrifah, minimnya fasilitas pendukung, dan adanya kesenjangan kurikulum bagi mahasantri baru tahun 2024. Pengembangan bahan ajar berbasis interaksi telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan motivasi dalam pembelajaran bahasa. Meskipun demikian, strategi kreatif seperti pengelompokan belajar berdasarkan tingkat kemampuan dan pendampingan intensif oleh musyrif-musyrifah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasantri. Penelitian ini tidak hanya memperkaya wacana mengenai pembelajaran berbasis pesantren, tetapi juga menawarkan pendekatan strategis untuk mengoptimalkan pembelajaran di lingkungan asrama. Dengan fokus pada solusi, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pembelajaran yang sesuai dengan tantangan di era globalisasi.
Abstract:Film Kartini: Princess of Java (2017), yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, menggambarkan perjuangan Raden Adjeng Kartini dalam menghadapi norma sosial patriarkal di masyarakat feodal Jawa pada masa kolonial. Melalui…
pendekatan sosio-linguistik, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk mencerminkan ketimpangan gender sekaligus menjadi alat perjuangan bagi perempuan. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data utama berasal dari dialog dan narasi dalam film serta data sekunder berupa literatur tentang gender, budaya Jawa, dan teori sosio-linguistik. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dialog yang mencerminkan perbedaan bahasa gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahasa dalam film ini mencerminkan struktur sosial patriarkal yang memengaruhi pola komunikasi berdasarkan gender. Karakter laki-laki, seperti ayah Kartini, menggunakan bahasa formal dengan nada otoritatif untuk menegaskan otoritas mereka, sementara perempuan menggunakan bahasa yang lebih lembut dan tunduk, mencerminkan subordinasi. Kartini, sebagai tokoh utama, menunjukkan penggunaan bahasa yang progresif, memadukan penghormatan terhadap tradisi dengan keberanian menyuarakan ide-idenya terkait emansipasi perempuan. Film ini juga memperlihatkan bagaimana Kartini menggunakan bahasa sebagai alat untuk memberdayakan perempuan di sekitarnya melalui pendidikan dan surat-suratnya. Kesimpulannya, bahasa dalam film ini bukan hanya mencerminkan norma sosial yang ada, tetapi juga menjadi medium bagi Kartini untuk menantang patriarki dan mendorong perubahan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara bahasa, gender, dan kekuasaan dalam konteks budaya Jawa dan relevansinya untuk analisis media lain.
Abstract:Kepemimpinan yang efektif dalam pendidikan sangat penting untuk menyelesaikan konflik. Kepemimpinan di lingkungan pendidikan memainkan peran krusial dalam menyelesaikan konflik yang sering muncul di antara siswa, guru,…
dan bahkan orang tua. Dalam konteks ini, kepala sekolah dan pemimpin pendidikan lainnya berfungsi sebagai mediator yang efektif, yang tidak hanya mengidentifikasi sumber konflik tetapi juga mengembangkan strategi untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan Kepala Sekolah juga harus memiliki keterampilan manajemen yang baik untuk mengelola dinamika tim. Dengan menangani konflik secara konstruktif, pimpinan sekolah dapat mendorong staf untuk bekerja lebih kreatif dan produktif. Dengan demikian, kepemimpinan yang efektif tidak hanya menyelesaikan konflik namun juga membangun budaya sekolah yang positif. Konflik dalam lingkungan pendidikan merupakan fenomena yang kompleks dan sering kali tidak dapat dihindari. Kepala sekolah dan pimpinan sekolah berperan penting dalam mengelola konflik untuk menyelesaikannya dan menjadi sarana pencapaian visi dan misi organisasi atau forum pendidikan (sekolah). Kepemimpinan senior adalah kemampuan memotivasi guru dan staf untuk bekerja sama mencapai tujuan sekolah
Abstract:Artikel ini membahas tentang ilmu sosial profetik sebagai solusi atas dehumanisasi pendidikan Indonesia saat ini dalam perspektif Kuntowijoyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa itu ilmu sosial profetik menurut…
t Kuntowijoyo dan bagaimana ilmu sosial profetik dapat menjadi solusi atas dehumanisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan data berupa sumber-sumber tertulis meliputi buku-buku, artikel jurnal, dan tulisan-tulisan Kuntowijoyo yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu sosial profetik berlandaskan pada ajaran profetik yang memiliki tiga nilai utama: humanisasi, liberasi, dan transendensi. Dalam konteks pendidikan, Ilmu Sosial Profetik yang dikemukakan Kuntowijoyo memberikan solusi untuk menangani permasalahan dehumanisasi yang marak terjadi di lingkungan sekolah dengan mengedepankan nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi, yaitu: Merancang program (Prophetic Mentoring) di lembaga sekolah, Mengimplementasi (Prophetic Pedagogy) dengan simulasi virtual reality, dan Membuat sertifikasi (prophetic educator) bagi pendidik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai kontribusi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Kota Malang, dengan fokus pada aspek membaca, menulis, dan pemahaman teks. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan…
uan untuk mengeksplorasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam pengimplementasian kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan esensial, seperti literasi dasar, literasi digital, dan kemampuan berpikir kritis. Penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah di Kota Malang telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan di kalangan tenaga pengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi di Kota Malang, namun memerlukan upaya yang lebih komprehensif dalam memberikan pelatihan bagi guru, meningkatkan sarana prasarana, dan memperkuat dukungan dari manajemen sekolah agar implementasinya dapat berjalan lebih efektif.
Abstract:Benda sehari-hari yang dibutuhkan oleh manusia, dapat menjadi sebuah karya seni. Benda yang dianggap tidak memiliki nilai estetis dalam waktu relatif singkat dapat berubah menjadi barang yang diminati oleh masyarakat. Permasalahan…
rmasalahan dalam studi ini bagaimana proses benda sehari hari dapat dialihkan menjadi sebuah karya seni lukis. Tujuannya untuk mencapai pemahaman yang dapat menjembatani seni dan masyarakat. Strategi untuk menjawab permasalahan tersebut menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel dalam studi ini adalah karya seni lukis yang diciptakan oleh Andy Warholl, Jeff Kunz, Roy Lichtenstein dari tahun 1950—1960 an. Hasil dari studi ini karya yang dibuat oleh ketiga seniman tersebut mengungkapkan visualisasi dari objek keseharian. Objek visual sebagai point of interest mendominasi permukaan bidang kanvas. Warna-warna yang dipergunakan adalah warna kontras. Komposisi memusat dan mendominasi bidang 2 dimensi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bahasa daerah terhadap pola komunikasi mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Arab di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sebagai negara dengan keragaman budaya dan bahasa…
yang kaya, Indonesia menghadirkan fenomena penggunaan bahasa daerah yang beragam dalam lingkungan pendidikan tinggi, yang mempengaruhi pola komunikasi mahasiswa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode survei, data dikumpulkan menggunakan kuisioner yang mencakup pertanyaan tertutup dan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahasa daerah berpengaruh signifikan terhadap pola komunikasi, baik dalam konteks formal maupun informal. Sebagian besar mahasiswa mengakui bahwa perbedaan bahasa daerah meningkatkan kemampuan beradaptasi, toleransi, dan pemahaman antarbudaya. Namun, juga terdapat tantangan berupa kesalahpahaman dalam komunikasi. Analisis statistik menggunakan perhitungan persentase dan uji Chi-Square memperkuat temuan ini, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan bahasa daerah dan kesulitan dalam komunikasi formal. Penelitian ini menyarankan pentingnya pengelolaan penggunaan bahasa daerah dalam konteks akademik untuk meningkatkan efektivitas komunikasi.