Search Articles & Publications

Showing 226 articles found for "Pengolah"

Penerapan Algoritma Apriori Untuk Menentukan Pola Permintaan Jasa Security Pada Pt Asperindo Dutta Service

Syahputra, Rizky, Sary , Yoshida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola permintaan jasa security berdasarkan data transaksi klien menggunakan algoritma Apriori. Data yang dianalisis merupakan data transaksi permintaan layanan jasa security yang… g telah tercatat dan dipersiapkan oleh perusahaan, tanpa melibatkan data rekrutmen atau pengelolaan sumber daya manusia. Analisis difokuskan pada keterkaitan antar atribut permintaan, meliputi jenis tempat atau klien, jenis layanan pengamanan, lama kontrak, serta jumlah personel pengamanan.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik data mining. Proses analisis dilakukan melalui tahapan seleksi data, pembersihan data, transformasi data, penerapan algoritma Apriori, serta evaluasi pola asosiasi berdasarkan nilai support, confidence, dan lift. Untuk mendukung proses analisis, dirancang sebuah sistem berbasis web yang berfungsi sebagai alat bantu pengolahan data dan visualisasi hasil pola permintaan jasa security.Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Apriori mampu mengidentifikasi pola permintaan jasa security yang sering muncul dalam data transaksi. Pola asosiasi yang dihasilkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan dalam memahami kecenderungan permintaan layanan serta mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih terstruktur dan berbasis data.

Integrasi Kecerdasan Buatan dan Big Data Analytics dalam Sistem Informasi Manajemen Perguruan Tinggi untuk Optimalisasi Pengambilan Keputusan

Marwan Al Fajri
Abstract: Penelitian ini membahas pengembangan dan implementasi sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung manajemen data terintegrasi di lingkungan pendidikan tinggi. Tujuan utama penelitian adalah merancang sistem yang mampu… u mengoptimalkan penyimpanan, pengolahan, dan distribusi data akademik secara real-time, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional institusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan waterfall, melibatkan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis cloud mampu mengurangi redundansi data sebesar 45%, mempercepat akses informasi hingga 60%, dan meningkatkan keamanan data melalui enkripsi end-to-end. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi cloud dalam pengelolaan data perguruan tinggi dapat menjadi solusi efektif menghadapi tantangan era transformasi digital.

Pemanfaatan Database Untuk Mendukung Pengelolaan Persediaan Dan Penjualan Produk Pada Perusahaan

Shahira, Farhana, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Kemajuan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem database dalam pengelolaan data persediaan dan penjualan. Namun, masih banyak perusahaan yang menghadapi kendala dalam pengendalian stok dan pencatatan… tatan transaksi penjualan karena data dikelola secara manual atau tersimpan secara terpisah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya duplikasi data, ketidaksesuaian stok, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran database dalam mendukung pengelolaan persediaan dan penjualan pada perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan database serta sistem informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan database mampu mengintegrasikan data persediaan dan penjualan, mempercepat proses pengolahan data, mengurangi redundansi informasi, dan mendukung pengambilan keputusan secara real-time. Dengan demikian, penggunaan teknologi database dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan serta membantu pengelolaan persediaan dan penjualan menjadi lebih efektif.

PENINGKATAN KAPASITAS PENJAMAH MAKANAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN KERACUNAN DI SPPG KUTA CINGKAM KECAMATAN LAWE ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2026

Inneke Mutiara Amelia, Mutiara Hikmah, Nur Triningtias, Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli
Abstract: Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Kejadian ini sering terjadi pada penyelenggaraan makanan skala kelompok akibat rendahnya penerapan prinsip… nsip higiene dan sanitasi oleh penjamah makanan. Penjamah makanan memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan, sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan keracunan makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan dalam pencegahan keracunan di SPPG Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan penjamah makanan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 56,3 menjadi 85,7. Perubahan perilaku terlihat pada peningkatan praktik cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengolahan makanan yang lebih higienis. Selain itu, terjadi perbaikan pada kondisi sanitasi lingkungan dapur. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas penjamah makanan. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui monitoring dan kebijakan untuk mempertahankan perubahan perilaku.

Digital Administrasi Dan Penguatan Manajemen Tata Kelola Kantor Desa Prapat Janji Berbasis Sistem Informasi

Sudarmin Sudarmin, Sumantri Sumantri, Santoso Santoso, Irianto Irianto
Abstract: Kantor Desa Prapat Janji menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa, seperti pencatatan data yang masih dilakukan secara manual, keterlambatan pelayanan administrasi,… , kesulitan dalam pencarian arsip, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas administrasi desa melalui penerapan sistem informasi administrasi desa serta penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan tata kelola berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi implementasi sistem. Hasil sementara menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi mampu meningkatkan kecepatan pengolahan data administrasi sebesar 75%, mempercepat proses pencarian arsip hingga 80%, serta meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam penggunaan teknologi informasi sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tingkat kepuasan perangkat desa terhadap penggunaan sistem mencapai 88%. Implementasi ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di Desa Prapat Janji. The Prapat Janji Village Office faces several challenges in managing administrative processes and village governance, including manual data recording, delays in administrative services, difficulties in document retrieval, and the suboptimal utilization of information technology to support public services. This community service program aims to improve the effectiveness of village administration through the implementation of a village administrative information system and the strengthening of village officials’ capacity in managing digital-based governance. The methods employed include observation, needs assessment, training, mentoring, and system implementation evaluation. Preliminary results indicate that the implementation of the information system has increased the efficiency of administrative data processing by 75%, accelerated document retrieval processes by up to 80%, and enhanced the information technology competencies of village officials by 85%, based on pre-test and post-test evaluations. Furthermore, the satisfaction level of village staff regarding the use of the system reached 88%. The implementation is expected to promote more effective, efficient, transparent, and accountable public services in Prapat Janji Village.

TRANSFORMASI LIMBAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK: STRATEGI EDUKASI LINGKUNGAN DAN PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI TPA TERJUN MEDAN MARELAN

Meilinda Suriani Harefa, Pinta Yosepin Turnip, Nurida Hana Simamora, Lara Deskya Br Depari
Abstract: Permasalahan limbah plastik masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang serius di Indonesia karena sulit terurai secara alami dan volumenya terus meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… pengolahan limbah plastik menjadi paving block sebagai bentuk edukasi lingkungan dan peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar TPA Terjun Kecamatan Medan Marelan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif dan lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan praktik langsung bersama masyarakat sekitar TPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan limbah plastik dengan memanfaatkan plastik jenis HDPE dan LDPE mampu mengurangi penumpukan sampah plastik sekaligus menghasilkan produk paving block yang memiliki nilai ekonomis. Edukasi lingkungan yang dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, dan pelatihan praktik mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan konservasi lingkungan. Selain itu, pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan daur ulang berbasis lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan limbah plastik menjadi paving block dapat menjadi solusi alternatif dalam mengurangi pencemaran lingkungan, mendukung konservasi sumber daya alam, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KELURAHAN PERAWANG, KECAMATAN TUALANG, KABUPATEN SIAK

Mellyza Riani, Hani Salsania, Elly Nielwaty
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah tersebut. Latar belakang… g penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pengelolaan sampah menurut Azwar (1990), dengan indikator utama meliputi pewadahan (storage), pengumpulan (collection), pengangkutan (transportation), pengolahan (treatment), dan pembuangan akhir (final disposal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketersediaan tempat sampah sebagai sarana pewadahan, kegiatan pengumpulan sampah oleh masyarakat dan petugas kebersihan, proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan, upaya pengolahan sampah, serta sistem pembuangan akhir yang diterapkan berkontribusi dalam mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Namun, tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya fasilitas persampahan, serta meningkatnya jumlah sampah rumah tangga masih perlu diatasi untuk mencapai pengelolaan sampah yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penjamah Makanan dalam Penerapan Hygiene Sanitasi Makanan di Rumah Makan Kelurahan Padang Pasir Tahun 2025

Wela Anggun Sari, Desi Sarli, Alkafi3
Abstract: Penerapan hygiene sanitasi makanan di rumah makan masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kota Padang. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023, hanya 73% cakupan tempat pengolahan makanan yang memenuhi… emenuhi syarat hygiene sanitasi di Kota Padang. Berdasarkan data Puskesmas Padang Pasir, pada Kelurahan Padang Pasir tempat pengolahan makanan yang memenuhi syarat hygiene sanitasi hanya 66,67%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penjamah makanan dalam penerapan hygiene sanitasi makanan di rumah makan Kelurahan Padang Pasir tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan dari 13 s/d 19 Juni 2025 pada 21 rumah makan di Kelurahan Padang Pasir. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penjamah makanan di kelurahan Padang Pasir dan sampel sebanyak 52 penjamah makanan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dan lembar observasi dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 46,2% perilaku penjamah makanan kurang baik, 42,3% mempunyai tingkat pengetahuan rendah, 48,1% mempunyai sikap negatif, dan 40,4% memiliki pengawasan sanitasi yang kurang baik. Berdasarkan uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (p=0,006) dan pengawasan (p=0,031) dengan perilaku penjamah makanan dalam penerapan hygiene sanitasi makanan. Serta tidak ada hubungan antara sikap (p=0,501) dengan perilaku penjamah makanan dalam penerapan hygiene sanitasi makanan tahun 2025.Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan pengawasan dengan perilaku penjamah makanan di rumah makan Kelurahan Padang Pasir tahun 2025. Diharapkan pihak puskesmas untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada seluruh penjamah makanan tentang penerapan hygiene sanitasi makanan yang baik.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Penjamah Usaha Makanan Dengan Penerapan Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) Rumah Makan Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2025

Bunga Andina, Febriyanti Nursya, Meyi Yanti
Abstract: Capaian  pemeriksaan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) tahun 2023 diwilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Padang adalah 74% dan capaian terendah ke dua berada di  wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir (57,01%) dengan jumlah rumah… rumah makan sebanyak 107 rumah makan dan belum mencapai target 100%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap penjamah usaha makanan dengan penerapan higiene sanitasi TPP rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir pada bulan Maret-Agutus  dari tanggal 10-23 Agustus 2025. Populasi pada penelitian adalah penjamah usaha makanan rumah makan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Padang pasir sejumlah 107penjamah  rumah makan. Sampel penelitian sebanyak 52 penjamah usaha makanan diambil dengan teknik simple random sampling. Menggunakan alat ukur  kuesioner dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 28,8% penjamah yang tidak memenuhi syarat, 46,2% penjamah memiliki tingkat pengetahuan rendah, dan 26,9% penjamah memiliki sikap negatif. Hasil uji statistik diperoleh bahwa adanya hubungan tingkat pengetahuan (p=0,005), dan sikap (p=0,013) penerapan higiene sanitasi Tempat Pengolahan Pangan (TPP) Rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir. Penerapan higiene sanitasi TPP rumah makan  dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, dan sikap. Saran peneliti kepada petugas kesehatan Puskesmas Padang Pasir Kota Padang khususnya pemegang program Kesehatan Lingkungan untuk sering memberikan pelatihan agar penjamah usaha makanan mengetahui pentingnya penerapan higiene sanitasi TPP rumah makan guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara optimal.

Sejarah Bakso: Dari Bak-so Tionghoa hingga Ikon Kuliner Indonesia dan Dampaknya Terhadap Perekonomian

Zakkiya Sholihubbana Indratno, Jelis Ayu Bunga Ardenta, Tiara Naisyela Putri
Abstract: Penelitian ini membahas proses transformasi bakso dari kuliner bak-so yang berakar pada tradisi Tionghoa menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada dinamika akulturasi budaya yang melibatkan… an penyesuaian bahan, teknik pengolahan, serta pola penyajian bakso agar selaras dengan nilai religius, selera, dan kebiasaan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan terkait diaspora Tionghoa, akulturasi kuliner, dan sosiologi makanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bakso tidak hanya mengalami perubahan sebagai produk makanan, tetapi juga mengalami pergeseran makna dan fungsi sosial. Dalam perkembangannya, bakso bertransformasi dari hidangan berbasis tradisi migran menjadi simbol integrasi budaya yang diterima lintas etnis dan kelas sosial. Selain itu, bakso juga berkembang sebagai praktik ekonomi mikro yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa akulturasi kuliner tidak sekadar menghasilkan adaptasi resep, tetapi turut membentuk identitas sosial serta praktik ekonomi berbasis keseharian dalam konteks budaya Indonesia.