Search Articles & Publications

Showing 226 articles found for "Pengolah"

Analisis Perancangan Sistem Informasi Pendataan Dan Evaluasi Edukasi Politik Bakesbangpol Di Kabupaten Banyuwangi Berbasis Website

Bilqis Sofia, Farihin Lazim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi berbasis website yang digunakan dalam mendukung pendataan serta evaluasi kegiatan edukasi politik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)… gpol) Kabupaten Banyuwangi. Sistem ini diharapkan mampu membantu Bakesbangpol dalam mengelola data kegiatan dengan lebih efisien, menghasilkan laporan otomatis, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program edukasi politik. Selama ini, proses pendataan dan pelaporan masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu lama, rawan kesalahan, serta tidak memungkinkan pemantauan data secara real-time. Sebagai jawaban atas permasalahan tersebut, sistem dirancang dengan antarmuka berbasis web yang memudahkan pengguna dalam melakukan input data, pemantauan, serta pengolahan informasi. Fitur utama meliputi manajemen data kegiatan, pencatatan peserta, penyusunan laporan hasil, serta panel admin yang berfungsi untuk mendukung proses evaluasi. Dengan adanya sistem ini, pimpinan dapat memantau pelaksanaan maupun capaian kegiatan secara terstruktur dan berbasis data, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi kerja, ketepatan pelaporan, serta keterlibatan pegawai dalam pendataan kegiatan. Meskipun demikian, sistem masih memiliki keterbatasan, antara lain belum terintegrasi dengan sistem kepegawaian, belum tersedia modul evaluasi peserta, serta belum dilengkapi manajemen anggaran kegiatan. Secara keseluruhan, sistem informasi berbasis website ini diharapkan menjadi salah satu solusi digital yang mendukung transformasi instansi pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola program edukasi politik di Kabupaten Banyuwangi.

Pengaruh Perilaku Konsumen Dan Promosi Media Sosial Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Konsumen Shopee Di Jakarta Timur)

Imelda Aprileny, Jayanti Apri E, Muhammad Ikhsan, Djoni Maison, Engkur
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku konsumen dan promosi media sosial terhadap keputusan pembelian di platform Shopee, dengan fokus pada konsumen di Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan… an adalah pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dan promosi media sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Promosi media sosial memberikan kontribusi pengaruh yang lebih besar (56,8%) dibandingkan perilaku konsumen (22%). Secara simultan, keduanya memberikan kontribusi sebesar 58,5%. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya strategi digital marketing dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen untuk meningkatkan efektivitas pemasaran.

Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Maluku Graha Motor Ambon

Welminci Yabloy, Paulus L. Wairisal, Geradin Rehatta
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Maluku Graha Motor Ambon. Manfaat Penelitian diharapakan dapat memberikan suatu pengetahuan bahwa adanya… ya motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dapat menciptakan suatu kinerja kerja yang baik di sebuah perusahaan atau dunia kerja. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan maksud untuk menemukan jawaban terhadap suatu fenomena atau pertanyaan melalui aplikasi pengolahan data yaitu menggunakan Software SPSS dengan metode Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian ini berdasarkan uji t dapat diketahui bahwa Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan .Arah pengaruh positif berarti bahwa semakin tinggi motivasi kerja maka kinerja akan semakin meningkat selain itu nilai koefisien determinasi sebesar 0,526 yang berarti 52,6% perubahan nilai kerja dapat disebabkan oleh variable motivasi kerja, sementara 47,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Pemetaan dan Penyebaran Penyakit Stunting di Kota Ambon

Wahyu Pratama Ulath, Fadli H. Wattiheluw
Abstract: Stunting merupakan salah satu prasyarat terjadinya gangguan tumbuh kembang pada anak (di bawah 5 tahun). Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting antara lain pola asuh yang buruk, kurangnya pelayanan kesehatan bagi… agi ibu hamil, kurangnya pengetahuan keluarga tentang makanan bergizi, dan sulitnya memperoleh air bersih dan higienis. Dinas Kesehatan Kota Ambon merupakan salah satu lembaga yang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perencanaan program kesehatan, termasuk pencegahan penyebaran penyakit, khususnya perkembangan stunting. Saat ini Dinas Kesehatan Kota Ambon memiliki penderita stunting yang bisa dikatakan cukup rentan, Pada sistem pemetaan dan penyebaran stunting di kota ambon penulis menggunakan pemrogramam PHP dan MYSQL serta menggunakan fremwork codigniter untuk pengolahan data, metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kualitatif, observasi, wawancara,analisis,pustaka, perancangan sistem, pembangunan sistem dan uji coba. hasil dari penelitian ini adalah mengahasilkan rancang bangun sistem informasi geografis pemetaan dan penyebaran penyakit stunting di Kota Ambon.

Sibali Reso Dalam Masyarakat Petani di Desa Bulutellue Kabupaten Sinjai

Abdul Rahman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : peran sibali reso bagi kehidupan masyarakat petani di Desa Bulutellue, keterkaitan Sibali Reso terhadap keberhasilan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat petani di Desa Bulutellue,… ulutellue, upaya petani di Desa Bulutellue menjaga sibali reso sebagai bagian dari kehidupan sosialnya. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak delapan orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sibali reso yang ada di Desa Bulutellue merupakan suatu bentuk modal sosial yang menekankan pada kebersamaan masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup bersama dan melakukan perubahan yang lebih baik serta penyesuaian secara terus menerus. Kehadiran sikap sibali reso diterapkan dalam masyarakat merupakan suatu bentuk simbiosis mutualisme yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak yang terlibat dalam proses ini. Dengan dibudayakan secara terus-menerus sikap ini mampu memberikan dampak ypositif dimana selain menjalin hubungan silaturahmi antar sesama manusia dalam hal tolong-menolong juga mampu untuk meningkatkan rasa solidaritas kebersamaan serta menghasilkan suatu pekerjaan yang lebih mudah dan bisa memberikan hasil pertanian yang berlimpah. Eksistensi sibali reso terus diupayakan oleh masyarakat petani di Desa Bulutellue karena mereka menyadari bahwa kegiatan pertanian sebagai mata pencaharian utama di desa ini sangat memerlukan kerjasama utamanya dalam hal pengolahan sawah, pemanenan hasil pertanian sampai pada pengolahan hasil pertanian serta pemanfaatan lahan pasca panen

Adz-Dzabîh Dalam Perspektif Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari Dan Tafsir Ibnu Katsir

Adep Baehaki, Muhammad Hariyadi, Zakaria Husin Lubi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna adz-dzabîẖ dalam perspektif tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Dengan kata lain ini dimaksudkan untuk tujuan yaitu untuk menjelaskan siapa adz-dzabîẖ yang… yang dimaksud dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir perbandingan antara tafsir Ibnu Jarir ath-Thabari dan tafsir Ibnu Katsir. Acuan pada penelitian ini menggunakan data primer berupa kitab-kitab tafsir khususnya kitab tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Jâmi’ al-Bayân ‘an Ta’wîl Âyi al-Qur’ân dan tafsir Ibnu Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm serta sekunder yang berupa kitab-kitab sejarah seperti al-Bidâyah wa al-Nihâyah, kitab hadis Shaẖîẖ al-Bukhârî dan Shaẖîẖ Muslim, ‘ulum Al-Qur’an Mabâẖits fî ‘Ulûm al-Qur’ân, dan karya-karya ilmiah berupa jurnal ataupun yang lainnya. Setelah melakukan pengolahan data dari data-data yang telah dikumpulkan, tahapan berikutnya adalah menganalisis data yang kemudian disusun dalam bentuk narasi. Adapun hasil analisis data yang telah dilakukan, penulis rangkum menjadi beberapa poin penting. Setelah melakukan analisis data, maka penulis akan menyebutkan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pendapat yang kuat dari hasil penelitian tentang adz-dzabîẖ adalah Nabi Ismail a.s. berdasarkan pada dalil-dalil yang menunjukan kepada hal tersebut baik dari Al-Qur’an hadis maupun pendapat para ulama. Sedangkan pendapat yang menyebutkan bahwa adz-dzabîẖ adalah Nabi Ishak a.s., maka pendapat tersebut tidak sesuai dengan konteks ayat yang menjelaskan tentang pemberian kabar gembira kepada Nabi Ibrahim a.s. dan istrinya Sarah dengan kelahiran Nabi Ishak a.s. dan keturunannya Ya’kub a.s. Selain itu, pendapat ini juga diambil dari ahli kitab yang hasad dan tidak ridha dengan kemuliaan yang didapatkan oleh orang-orang Arab keturunan Nabi Ismail a.s. dan mereka telah melakukan perubahan pada kitab mereka tentang putra Nabi Ibrahim a.s. yang disembelih bahwa Nabi Ishak a.s. adalah anak satu-satunya atau anak sulung Nabi Ibrahim a.s., lalu mereka menyebarkannya di kalangan mereka sendiri dan di kalangan kaum muslimin.

Proses Pembelajaran Yang Efektif Memiliki Peran Dalam Kemajuan Pendidikan: Systematic Literature Review (SLR)

El Indahnia Kamariyah, Herman Jufri Andi, Musayyadah
Abstract: Tujuan penelitian ini memaparkan tentang hakekat pendidikan mengandung banyak aspek dan sifatnya yang sangat kompleks. Karena sifatnya yang kompleks itu, maka tidak sebuah batasanpun yang cukup memadai untuk menjelaskan… hakekat pendidikan secara lengkap. Batasan tentang hakekat pendidikan yang dibuat para ahli beraneka ragam, dan kandungannya kadang berbeda satu dari yang lainnya. Perbedaan tersebut mungkin terjadi karena perbedaan orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah sistematika literatur Riview (SLR). Hasil penelitian ini yaitu Pendidikan pada hakekatnya merupakan suatu proses penggalian dan pengolahan pengalaman secara terus-menerus. Inti pendidikan yaitu usaha untuk terus-menerus menyusun kembali (reconstruction) dan menata ulang (reorganization) pengalaman hidup subjek didik. Kesimpulan penelitian, Pendidikan haruslah memampukan subjek didik untuk menafsirkan dan memaknai rangkaian pengalamannya sedemikian rupa, sehingga ia terus bertumbuh dan diperkaya oleh pengalaman tersebut tujuan dari penjelasan ini ingin mewujudkan suasana belajar yang baik agar peserta didik mampu mengembangkan potensi mereka.

Analisis Hygieni Jajanan Tradisional Di Pasar Raya Kota Pariaman

Syafarman, Elsa Yuniarti, Linda Handayuni, Barlian E
Abstract: Pengolahan makanan tanpa memperhatikan kebersihan makanan dapat menyebabkan kontaminasi dan menyebabkan penyakit pada makanan. Diare bawaan makanan yang disebabkan oleh pedagang adalah salah satu contohnya.  Menurut Kamus… amus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Makanan yang hygenis  bertujuan bagaimana makanan tersebut berada dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan penyakit. Metode yang digunakan merupakan pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif yakni dengan melakukan observasi dan melakukan wawancara secara langsung kepada pedagang sebanyak 20 orang pedagang tradisional dan waktu penelitian dimulai bulan September sampai November 2024, tempat penelitian berada di Pasar Raya Kota Pariaman. Dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh penjual jajanan pasar tradisional (bukan yang dikemas secara industri) atau tanpa bahan pengawet. Sampel ini diambil menggunakan sistem purposive sampling. Tempat penjualan makanan, kondisi pribadi penjamah makanan, dan peralatan yang digunakan adalah variabel yang digunakan.Dengan memperhatikan sarana prasarana yang digunakan,  agar makanan jajanan tetap higienis., maka tempat yang baik untuk menjajakan makanan harus perlu diperhatikan agar tingkat hygienisnya makanan dapat dilakukan dengan baik. Di Pasar Raya Kota Pariaman masih ditemukan beberapa  tempat yang kurang tepat sebagai tempat untuk lokasi jajanan sehingga perlu pembenahan lokasi tersebut baik oleh pengelola pasar secara langsung maupun oleh Pemerintahan Kota Pariaman. Adapun lokasi yang ditemukan tersebut adalah  berikut: 1. Kontruksi bagunan sebahagian pedagang kurang layak seperti tempat yang kurang bersih, dekat dan bercampurnya dengan penjual lain yang bisa mencemari makanan tersebut seperti penjual ikan, daging dimana  banyaknya ditemukan lalat yang bisa membawa penyakit serta sanitasi pembuangan air pencuci yang terlihat kotor disekitar lokasi jajanan.  2. Lokasi Jajanan yang berada berbatasan langsung dengan jalan sehingga debu yang dihasilkan oleh pengendara bisa mengurangi hygienisnya makanan tersebut karena banyaknya makanan yang terbuka sehingga kemungkinan makan tersebut tercemar sangat besar. Sementara persyaratan harus dipenuhi selama proses menjajakan makanan dan makanan harus di tutup agar tidak terkontaminasi dengan debu. Lokasi panjaja makanan harus ditentukan agar guna untuk meningkatkan kualitas serta kebersihan makanan jajanan seperti dengan menetapkan sentra pedagang jajanan yang memenuhi standar seperti adanya tempat pembuangan sampah, jauah dari debu dan sanitasi yang baik sehingga pencemaran terhadap makanan tersebut dapat diatasi dan di cegah dengan baik.

Analisis Budidaya Tanaman Cabai Kecil (Capsicum Frutescens) Di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi

Nezza Indira Pratama Putri, Dian Nur Avisa, Zulyana Ersalita, Hendro Kartiko, Risky Sugiarto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan potensi keuntungan dalam budidaya tanaman cabe di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Analisis ini mencakup biaya sewa lahan, pengolahan tanah, penggunaan bahan dan pupuk,… k, serta biaya tenaga kerja yang diperlukan dalam proses budidaya cabe. Sewa lahan ¼ hektar dihargai Rp. 3.000.000, dengan biaya pengolahan tanah sebesar Rp. 4.000.000. Penggunaan plastik mulsa sebanyak 32 kg yang dihargai Rp. 30.000 per kg, serta pupuk NPK Mutiara sebanyak 100 kg seharga Rp. 1.300.000, menjadi komponen penting dalam persiapan awal tanam. Pupuk susulan menggunakan Pupuk Caliber 400 kg seharga Rp. 200.000 per 100 kg. Penggunaan obat-obatan meliputi peptisida Abamektin, Fungisida Bion M, dan Antracol. Dalam hal tenaga kerja, setiap hari diperlukan satu orang dengan gaji harian Rp. 100.000, dan pada saat panen, delapan orang dibutuhkan. Harga jual cabe diperkirakan mencapai Rp. 22.000 per kg. Berdasarkan komponen biaya dan hasil yang diperoleh, analisis ini memberikan gambaran mengenai keuntungan yang dapat diperoleh dari usaha budidaya cabe di desa tersebut, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan profitabilitas usaha tersebut.

Analisis Potensi Dan Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Di Pantai Pariaman

Syafarman, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan… baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.