Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

Desa Ukhuwah Berdaya Sebagai Strategi Sosial Dalam Membangun Solidaritas Dan Ketahanan Komunitas

Irin Selystiani, Nurul Fadliany, Riswandi, Hilwa Anwar
Abstract: Program Desa Ukhuwah Berdaya (DUB) adalah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, psikologis, dan spiritual warga Desa Patanyamang, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Program… ram ini melibatkan berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, seperti pelatihan dukungan psikologis awal untuk guru, pelatihan mendongeng untuk guru TK/SD, serta lomba-lomba Islami untuk anak-anak dan ibu-ibu. Melalui pendekatan yang integratif, DUB berfokus pada pemberdayaan individu dan penguatan solidaritas sosial dalam komunitas. Pelatihan Dukungan Psikologis Awal bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada siswa, sementara pelatihan mendongeng bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan edukatif. Evaluasi kegiatan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan keterlibatan warga dalam aktivitas kolektif serta terbangunnya rasa kebersamaan antaranggota komunitas. Guru-guru mulai mengimplementasikan teknik mendongeng dalam pembelajaran dan memberikan dukungan emosional yang lebih empatik kepada siswa. Selain itu, kegiatan lomba Islami berhasil menggalang partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dan menumbuhkan semangat gotong royong. Program ini juga memperlihatkan peran penting mahasiswa magang dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antara institusi, organisasi, dan warga desa. Secara keseluruhan, program DUB berperan dalam menciptakan komunitas yang lebih harmonis, peduli, dan berdaya, serta menyediakan model pemberdayaan sosial yang berkelanjutan berbasis pada pendidikan dan pembinaan karakter.

Sosialisasi Strategi Penguatan Branding & Marketing Untuk Meningkatkan Daya Jual Umkm Peyek Petho Desa Paremono

Najla Aulia Ramadhianti, Chatarina Rosa Wardhani, Rona Khonsa Hanifah, Dias Ayu Nurutami, Difa Nur Rafi, Jihan Kurnia, Nanda Firmansyah, Ryan Alfitriyansyah, Yasmin Fadhilah Anisa, Hajar Mashod Prawiradhana
Abstract: Sektor ekonomi terbesar di Indonesia yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan PDB adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, banyak UMKM, khususnya di Desa Paremono, tetap menggunakan… an strategi pemasaran tradisional yang terbatas pada penjualan langsung, yang menghambat pertumbuhan bisnis dan jangkauan pasar yang lebih luas. Digital marketing, seiring dengan kemajuan teknologi, menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM. Layanan ini bertujuan untuk membantu dan mengedukasi pelaku UMKM di Desa Paremono terkait strategi digital marketing berbasis media sosial. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, dengan tahapan observasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan ini mencakup branding, pembuatan konten promosi, dan penggunaan marketplace dan media sosial, termasuk Instagram. Berdasarkan hasil dari pengabdian yang dilakukan pengetahuan dan kemahiran peserta dalam menerapkan digital marketing meningkat, dan UMKM mulai menggunakan strategi branding yang lebih profesional dan menciptakan desain kemasan produk yang lebih menarik. Selain itu, edukasi legalitas bisnis ditawarkan untuk memastikan keberlanjutan bisnis mereka, yang akan memungkinkan UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih besar dan meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan.

Mengoptimalkan Transformasi Digital Dan Dukungan Industri Kreatif Di Bank Syari’ah Indonesia (BSI)

Nurul Setianingrum, Ayunia Nanda Chavia, Yanti Anggraeni
Abstract: Transformasi digital telah menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing industri perbankan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI). Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus mengembangkan inovasi digital… guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi nasabah. Salah satu aspek penting dalam transformasi digital ini adalah sinergi dengan industri kreatif yang berkontribusi pada pengembangan produk dan layanan perbankan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimal dalam mengintegrasikan transformasi digital dengan dukungan industri kreatif di BSI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus implementasi digitalisasi di BSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi finansial (fintech), penguatan ekosistem digital, serta kemitraan dengan pelaku industri kreatif mampu meningkatkan keterjangkauan dan inklusivitas layanan perbankan syariah. Selain itu, inovasi digital, seperti penggunaan kecerdasan buatan dan analisis big data, berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman nasabah dan efektivitas pengelolaan risiko. Dukungan industri kreatif, seperti desain antarmuka pengguna (UI/UX) dan pemasaran digital, turut memperkuat daya tarik produk perbankan syariah di kalangan milenial dan generasi Z. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif untuk mengoptimalkan kolaborasi antara transformasi digital dan industri kreatif guna mendukung pertumbuhan BSI yang berkelanjutan di era digital.

Pelatihan Bahasa Inggris Untuk Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Personel Wing Udara 2 Puspenerbal

Budianto, Suhartawan, Pasopati, Rommel Utungga, Simanjuntak, Nensy Megawati, Tobing, Victor Maruli Tua L.
Abstract: Tulisan ini memaparkan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan kepada personel Wing Udara 2 Puspenerbal dalam bentuk pelatihan Bahasa Inggris. Penguatan kemampuan Bahasa Inggris diperlukan untuk mendorong tiap personel… l Wing Udara 2 Puspenerbal memahami struktur bahasa asing baik dalam konteks tertulis maupun lisan. Dengan demikian, pelatihan bahasa Inggris tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing, namun juga mendorong kemandirian dan kepercayadirian yang lebih baik. Aspek hard skill pun dapat diperkuat melalui peningkatan soft skill. Hal tersebut dilakukan terutama dalam mendorong partisipasi aktif para personel dalam memelajari, memahami, dan mempraktikkan bahasa asing sesuai dengan perkembangan zaman secara efektif, efisien, dan relevan.

Systematic Litelature Review Tentang Dampak Cyberbullying Terhadap Mahasiswa Uvers

Kelvin Falencio, Yonky Pernando
Abstract: Cyberbullying telah menjadi ancaman serius bagi remaja di era digital, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memicu cyberbullying serta dampaknya… knya terhadap mahasiswa Universitas Universal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui survei berbasis kuesioner dari responden yang bervariasi dalam usia dan jenjang pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa cyberbullying berdampak signifikan pada kesejahteraan mental, prestasi akademik, dan hubungan sosial mahasiswa. Faktor-faktor seperti kurangnya literasi digital, tekanan sosial, dan anonimitas di dunia maya menjadi penyebab utama meningkatnya kasus ini. Bentuk cyberbullying yang sering terjadi mencakup penghinaan verbal, olokan terkait penampilan, dan pencurian identitas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, peran aktif institusi pendidikan, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan online yang aman dan mendukung kesehatan mental mahasiswa.  

Optimalisasi Bank Sampah Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Sirkular di Desa Waru

Septiani, Triana, Vidriza, Ullya
Abstract: Abstract: Household waste management in Waru Village is still dominated by conventional practices without sorting, so it has the potential to cause environmental problems and has not been used as a source of economic value.… ue. This community service activity aims to optimize waste banks as an instrument for implementing the circular economy at the household level. The method used is a participatory approach with a quantitative descriptive design through socialization, training, and mentoring to farmer group mothers, as well as evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results of the activity showed an increase in community capacity in all variables measured, with an average score increasing from 3.67 to 4.19 or by 14.2%. The highest increase occurred in the aspect of perception and impact of the program, while behavior changes showed a tendency to increase gradually. In addition, this activity also encouraged the formation of more structured waste bank management at the group level. These findings show that participatory approaches are effective in driving changes in waste management understanding and practices, as well as supporting the implementation of a household-based circular economy. Keywords: waste banks; waru villages; circular economy; community service; waste management   Abstrak: Pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Waru masih didominasi oleh praktik konvensional tanpa pemilahan, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan sekaligus belum dimanfaatkan sebagai sumber nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan bank sampah sebagai instrumen penerapan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain deskriptif kuantitatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada ibu-ibu kelompok tani, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat pada seluruh variabel yang diukur, dengan rata-rata skor meningkat dari 3,67 menjadi 4,19 atau sebesar 14,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek persepsi dan dampak program, sementara perubahan perilaku menunjukkan kecenderungan meningkat secara bertahap. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya pengelolaan bank sampah yang lebih terstruktur di tingkat kelompok. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif untuk tranformasi perilaku dalam mendorong perubahan pemahaman dan praktik pengelolaan sampah, serta mendukung penerapan ekonomi sirkular berbasis rumah tangga. Kata kunci: bank sampah; desa waru; ekonomi sirkular; pengabdian masyarakat; pengelolaan sampah

Pendampingan Budidaya Alpukat Menuju Santripreneur GO GREEN di PONPES Irsyaduth Tholabah Padangan

Fauziyah, Ririn, Cahyono, Eko Arief, Zaenal Abidin, Muhammad, Dyana, Burhanatut
Abstract: Abstract: The problem faced by Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan is the limited knowledge and skills of the students in efficient and environmentally friendly avocado cultivation. Many students are not familiar with sustainable… tainable farming methods, so they still rely on traditional ways that are less efficient and potentially harmful to the environment. In addition, the lack of understanding of agricultural business management and digital marketing is also another problem in optimizing agricultural yields. This activity aims to increase the entrepreneurial capacity of the students through avocado cultivation as an environmentally friendly and sustainable economic potential. This program is implemented at Ponpes Irsyaduth Tholabah, Padangan, Bojonegoro Regency, with a participatory and educational approach. The main focus of the mentoring includes the transfer of knowledge about avocado cultivation techniques, agribusiness management, and the strengthening of entrepreneurial spirit based on Islamic values. Through a series of training and field practice, the students not only gain technical skills in planting avocados, but are also able to design business models that support the go green principle. The steps of activity implementation are as follows: a) Activity location survey, b) Pre-Test, c) Avocado Cultivation and Digital Marketing Training, d) Post-Test. The results of the activities show an increase in students' understanding of sustainable farming concepts and the emergence of small business initiatives based on agricultural products. This program is expected to become the embryo for producing a generation of students who are economically independent and concerned about environmental sustainability. Keywords: avocado farming; go green; santripreneur; sustainable economy   Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya alpukat yang efisien dan ramah lingkungan. Banyak santri yang belum terbiasa dengan metode pertanian yang berkelanjutan, sehingga masih mengandalkan cara-cara tradisional yang kurang efisien dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha pertanian dan pemasaran digital juga menjadi permasalahan lain dalam mengoptimalkan hasil pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri melalui budidaya alpukat sebagai potensi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Irsyaduth Tholabah, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Fokus utama pendampingan mencakup transfer pengetahuan tentang teknik budidaya alpukat, pengelolaan agribisnis, serta penguatan semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui serangkaian pelatihan dan praktek lapangan, santri tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis dalam menanam alpukat, tetapi juga mampu merancang model usaha yang mendukung prinsip go green. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) Survey lokasi Kegiatan, b) Pre-Test, c) Pelatihan Budidaya Alpukat dan Pemasaran Digital, d) Post-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep pertanian berkelanjutan dan munculnya inisiatif usaha kecil berbasis hasil pertanian. Program ini diharapkan menjadi embrio lahirnya generasi santri yang mandiri secara ekonomi dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kata kunci: budidaya alpukat; ekonomi berkelanjutan; go green; santripreneur

Pelatihan Canva Untuk Media Pembelajaran Audio Visual Guru SMK Negeri 1 Rambah Samo

Muslim, Chandra, Detri Amelia, Dwiana, Ari Aprilia, Wahyudi, Sri, Santosa, Firman, Ridwan
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has encouraged teachers to adapt learning practices through the use of innovative and engaging instructional media. However, many teachers still experience limitations… s in developing audio-visual learning media that are pedagogically appropriate and easy to produce. This community service activity aimed to improve teachers’ digital competence in developing audio-visual learning media using Canva at SMK Negeri 1 Rambah Samo. The activity was conducted from August to December 2025 through a training and mentoring approach. The implementation stages consisted of needs identification, material delivery, demonstration, guided practice, product review, and evaluation. Evaluation was carried out through pre-test and post-test questionnaires, observation of participants’ practice, and assessment of the learning media products developed by teachers. The results showed an increase in teachers’ understanding from 46% before the training to 84% after the training, indicating an improvement of 38%. In addition, 88% of participants were able to produce audio-visual learning media adapted to their respective subjects. The training also encouraged collaboration among teachers and increased their confidence in applying digital media in classroom instruction. This program demonstrates that practical and continuous Canva-based training can support teachers in creating more interactive, relevant, and meaningful learning experiences in vocational schools. Keywords: canva; audio visual; teacher training; digital competence; learning media.   Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran audio visual yang mudah dibuat dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam membuat media pembelajaran audio visual berbasis Canva di SMK Negeri 1 Rambah Samo. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus sampai Desember 2025 melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, review produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian produk media pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari 46% sebelum pelatihan menjadi 84% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 38%. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran audio visual sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarguru dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan media digital di kelas. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi digital guru di sekolah kejuruan. Kata kunci: canva; media audio visual; pelatihan guru; kompetensi digital; pembelajaran.

Edukasi Literasi Digital Al-Qur’an Berbasis Web Untuk Penguatan Pengetahuan Dan Sikap Spiritual

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Sari Siregar, Arninda Sekar
Abstract: Abstract: This community service activity aims to address the problem of low digital lit-eracy and limited access to reliable Islamic references among members of the Mothers' Association of PT Bakrie Sumatera Plantations… Tbk Tanjung Raja Estate 2. The method applied is community education and training by introducing a web-based Islamic infor-mation system, namely the Al-Wa’ie portal. This portal provides comprehensive Islamic solutions and easy-to-understand interpretations of the Quran. The results of the activity showed that technical assistance successfully increased the digital skills of participants in accessing religious information independently (success reached 70% through interview techniques). In addition, the integration of spiritual guidance with technology training has strengthened the spiritual attitudes of the congregation. In conclusion, the use of web-based information systems has proven effective in bridging the gap between technology and spir-ituality, and encouraging the formation of a more knowledgeable and spiritually steadfast community. Keywords: portal al-wa’ie; digital literacy; perwiritan; religious information; spiritual attitude   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses rujukan keislaman yang tepercaya pada anggota Perwiritan Ibu-ibu Pondok PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Tanjung Raja Es-tate 2. Metode yang diterapkan adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan mem-perkenalkan sistem informasi keislaman berbasis web, yaitu portal Al-Wa’ie. Portal ini menyediakan solusi islami yang komprehensif dan tafsir Al-Qur'an yang mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis berhasil menambah kecakapan digital peserta dalam mengakses informasi keagamaan secara mandiri (keberhasilan men-capai 70% melalui teknik wawancara). Selain itu, integrasi bimbingan spiritual bersama pelatihan teknologi telah memperkuat sikap spiritual jamaah. Simpulannya, penggunaan sistem informasi berbasis web terbukti efektif menjembatani celah antara teknologi dan spiritualitas, serta mendorong terbentuknya komunitas yang lebih berpengetahuan dan teguh secara spiritual. Kata kunci: portal al-wa’ie; literasi digital; majelis taklim; sikap spiritual; sistem informasi

Edukasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Pengembangan Pembelajaran Berwawasan Lingkungan Bagi Guru di SMK Mambaul Ulum

Fitriyah, Khotijah, Siti, Hasanah, Amaliyatul, Hasanah, Siti Hafidhatul, Waidani, Linda
Abstract: Abstract: This Community Service Program was carries out at SMK Mambaul Ulum to motivated by the limited digital competence of teachers, who have primarily used information technology for administrative tasks, thereby hindering… ndering the integration of environmental values into learning. The objective of this community service (PKM) activity is to enhance teachers' digital competence through education and training on the utilization of belajar.id accounts, Canva for Education, Interactive PowerPoint, and Google Classroom, focusing on developing environment-oriented media (green education). The implementation method consists of four stages: preparation, execution (workshops and hands-on training), intensive mentoring, and evaluation. The results indicate a significant increase in teachers' digital competence, with average understanding scores rising from 45% to 85%. The most dramatic improvement was observed in the optimization of belajar.id accounts, reaching 90%. Quantitatively, this mentoring produced 25 digital learning media products, including  environmental education posters and  interactive presentations. The conclusion of this activity is that strengthening teachers' digital capacity can transform the learning paradigm into one that is more innovative, effective, and environment-based, ultimately strengthening students' environmental literacy in the digital era. Keywords: interactive learning; information technology utilization; environmental education; belajar.id account; green education.   Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Mambaul Ulum untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kompetensi digital guru yang selama ini hanya memanfaatkan teknologi informasi untuk tugas administratif, sehingga menghambat integrasi nilai-nilai lingkungan dalam pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan akun belajar.id, Canva for Education, PowerPoint Interaktif, dan Google Classroom dengan fokus pada pengembangan media berwawasan lingkungan (green education). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan (workshop dan hands-on training), pendampingan intensif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang signifikan, di mana rata-rata skor pemahaman meningkat dari 45% menjadi 85%. Peningkatan paling drastis terlihat pada optimalisasi akun belajar.id yang mencapai 90%. Secara kuantitatif, pendampingan ini menghasilkan 25 produk media pembelajaran digital, termasuk poster edukasi lingkungan dan presentasi interaktif. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan kapasitas digital guru mampu mengubah paradigma pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan berbasis nilai lingkungan, yang pada gilirannya memperkuat literasi lingkungan peserta didik di era digital. Kata kunci: pembelajaran interaktif; pemanfaatan teknologi informasi; pendidikan lingkungan; akun belajar.id; green education.