Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kedai Tahu Bakso Batununggal (Kedai TBB) di Kota Bandung yang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain pelayanan yang belum optimal, branding yang masih…
asih fokus pada produk tahu bakso, serta perlunya strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing.
Kegiatan ini bertujuan membantu mitra dalam mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha serta merumuskan
strategi pengembangan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Quantitative
Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kedai TBB memiliki skor Internal Factor
Evaluation (IFE) sebesar 2,93 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,90 sehingga berada pada posisi Growth
Stability dalam Matriks Internal-External. Berdasarkan hasil QSPM, strategi penetrasi pasar memperoleh nilai Total
Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,99 dibandingkan strategi pengembangan pasar (5,32) dan
pengembangan produk (4,91). Oleh karena itu, strategi penetrasi pasar direkomendasikan melalui penguatan pemasaran
digital, optimalisasi platform online, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
Abstract:Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai…
nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.
Abstract: pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan era 4.0 (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kualitas publikasi di Lembaga Paspama Institute. Selama ini, proses penyusunan…
penyusunan naskah, pengolahan data, dan penyuntingan artikel masih dilakukan secara konvensional, sehingga memerlukan waktu lama dan sering kali menghasilkan kualitas tulisan yang tidak konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi AI guna memperbaiki efektivitas serta mutu publikasi ilmiah di lingkungan Paspama Institute. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan interaktif, meliputi tiga tahapan utama: (1) pengenalan konsep dasar AI dan potensinya dalam bidang publikasi, (2) workshop penerapan aplikasi AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan Copilot untuk asistensi penulisan akademik, serta (3) pendampingan penyusunan artikel ilmiah berbasis AI secara etis dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menulis dan mengedit naskah, dengan nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital untuk kegiatan publikasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia Paspama Institute dalam menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Silau Dunia melalui penanaman apotek hidup sebagai upaya peningkatan kesehatan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penguatan kemandirian…
herbal masyarakat. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu survei, sosialisasi, dan demonstrasi penanaman tanaman obat. Pada tahap sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat, jenis, dan teknik budidaya tanaman herbal, sedangkan tahap demonstrasi dilakukan melalui praktik langsung penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, lidah buaya, sereh, dan temulawak. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengikuti seluruh rangkaian program. Program ini berhasil meningkatkan literasi masyarakat mengenai tanaman obat, memberikan keterampilan budidaya herbal, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai ruang hijau produktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan, lingkungan, dan potensi ekonomi rumah tangga di Desa Silau Dunia.
Abstract:Program pemberdayaan perempuan merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga melalui pendekatan kesetaraan gender. Perempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan…
engelolaan keluarga, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses, partisipasi, dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung penguatan kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan guna mewujudkan keluarga sejahtera. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pemberdayaan perempuan yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, meliputi pendampingan kelompok perempuan, sosialisasi kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, pendampingan kegiatan, dan dokumentasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesetaraan gender dalam program pemberdayaan perempuan mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga, memperkuat peran ekonomi perempuan, serta mendorong terciptanya relasi keluarga yang lebih adil dan harmonis. Program pemberdayaan perempuan berbasis kesetaraan gender terbukti berkontribusi positif terhadap terwujudnya keluarga sejahtera secara sosial dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dalam penguatan peran perempuan dan keluarga.
Abstract:Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan…
nfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional perusahaan yang bertujuan melindungi tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi…
i K3 di PT. Wonojati Wijoyo Kediri guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan memberikan rekomendasi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian observasional, melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Wonojati Wijoyo telah memiliki dasar program K3, namun terdapat kelemahan dalam sosialisasi kebijakan, kepatuhan penggunaan APD, kondisi APD, dan sistematisasi manajemen risiko. Kekuatan terletak pada komitmen awal manajemen dan ketersediaan infrastruktur K3 dasar. Kesimpulannya, implementasi K3 di PT. Wonojati Wijoyo memerlukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan pelatihan, peningkatan kualitas APD, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan keterlibatan karyawan untuk mencapai lingkungan kerja yang aman dan produktif secara optimal. Upaya ini penting untuk menunjang keberlangsungan dan efisiensi perusahaan.
Abstract:Pengabdian ini berujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan PT. Bosowa Berlian Motor dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi melalui pelaksanaan workshop work-life balance. Masalah…
salah utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat lembur dan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Solusi yang dilakukan adalah pelaksanaan workshop hybrid yang berisi materi peningkatan kesadaran dan keterampilan mengelola work-life balance, didukung oleh observasi dan analisis kebutuhan pelatihan. Pelaksanaan workshop diikuti oleh 44 peserta offline dan 43 online dengan keberhasilan menunjukkan peningkatan pemahaman sebanyak 75% berdasarkan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat hingga 65% setelah kegiatan berlangsung. Dengan adanya program tersebut, diharapkan karyawan mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang yang akan berdampak positif terhadap produktivitas dan loyalitas mereka terhadap perusahaan.
Abstract:Dalam era kerja kolaboratif, efikasi kolektif menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan kinerja tim. Rendahnya efikasi kolektif sering kali menyebabkan kurangnya kepercayaan antar anggota, lemahnya koordinasi,…
, dan menurunnya produktivitas tim. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi kolektif karyawan melalui psikoedukasi yang dirancang khusus untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan tim, dan pemahaman terhadap tujuan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2025 secara daring melalui Platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 37 karyawan PT. Bumi Asri Nusa. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diisi oleh 29 peserta, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman efikasi kolektif (p = 0,001), yang mengindikasikan bahwa intervensi psikoedukasi ini efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi psikoedukasi berbasis kebutuhan organisasi dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan efikasi kolektif dan mendorong produktivitas tim secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya kerja kolaboratif di lingkungan organisasi.
Abstract:Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi…
jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema Kesehatan Mental Remaja yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.