Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor motivasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT. Mayora Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data…
ta dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah karyawan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (motivasi dan gaya kepemimpinan) dengan variabel dependen (kinerja karyawan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik motivasi maupun gaya kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja yang tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan mendorong mereka untuk mencapai target dan tujuan perusahaan. Sementara itu, gaya kepemimpinan yang efektif, yang mencakup aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional dan partisipatif, juga terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan. Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa motivasi intrinsik, seperti pengakuan dan pencapaian, memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dengan motivasi ekstrinsik, seperti gaji dan tunjangan. Selain itu, gaya kepemimpinan yang mendorong partisipasi dan komunikasi dua arah antara pemimpin dan karyawan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga meningkatkan produktivitas dan kinerja. Kesimpulannya, untuk meningkatkan kinerja karyawan di PT. Mayora Indah, manajemen perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor motivasi internal serta menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif. Rekomendasi dari penelitian ini termasuk memberikan pelatihan kepemimpinan bagi manajer dan meningkatkan program pengakuan karyawan untuk memotivasi dan mendorong kinerja yang lebih baik.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan pelanggan dan loyalitas merek terhadap bisnis ritel. Di era kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen yang cepat, pengecer diharuskan untuk lebih memahami…
emahami dinamika ini guna mempertahankan pangsa pasar dan meningkatkan keunggulan kompetitif mereka. Teknologi telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek dan melakukan pembelian, sehingga perusahaan ritel perlu beradaptasi dengan strategi yang lebih inovatif untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen modern. Untuk memahami lebih dalam tentang kepuasan pelanggan, loyalitas merek, dan perilaku konsumen ritel di Indomaret Sukaraja, sebuah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dan analisis regresi linier berganda. Hasil studi ini mengidentifikasi bahwa tingkat kepuasan pelanggan secara signifikan berkontribusi terhadap pembentukan loyalitas merek. Faktor-faktor seperti kualitas produk, pelayanan pelanggan, dan pengalaman berbelanja terbukti sangat mempengaruhi seberapa loyal konsumen terhadap merek tertentu. Dengan demikian, peningkatan dalam aspek-aspek tersebut dapat mendorong konsumen untuk tetap setia dan bahkan merekomendasikan merek tersebut kepada orang lain. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi manajer merek dalam upaya mereka untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.
Abstract:Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek antara motivasi, sikap disiplin kerja, dan pencapaian tujuan kerja di lingkungan kerja. Data dikumpulkan melalui survei terhadap sejumlah karyawan di sebuah organisasi dan dianalisis…
dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa sikap disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencapaian tujuan kerja, sementara motivasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan sikap disiplin kerja di antara karyawan dapat secara substansial meningkatkan pencapaian tujuan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar manajer fokus pada program pengembangan yang meningkatkan disiplin kerja. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memediasi atau memoderasi hubungan antara motivasi dan tujuan kerja.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan perceive theacher support dengan academic boredom pada siswa sekolah dasar full day school. Subyek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas XI di…
i tiga sekolah full day dengan total sampel sebanyak 131 dengan tehnik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang disusun sendiri berdasarkan teori self efficacy yang dikemukakan Bandura (1997), skala perceive theacher support yang dikemukakan Metheny, dkk (2008) dan academic boredom yang dikemukana oleh Sharp, dkk (2020). Analisis data menggunakan teknik regresi ganda dan korelasi , dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini terbukti,artinya ada hubungan yang negative dan sangat signifikan antara self efficacy dan perceive theacher support dengan academic boredom pada siswa di sekolah dasar full day scholl. sumbangan terbesar terhadap variabel dependen academic boredom adalah self efficacy yaitu 30,08% dan perceive theacher support 9,62%, sedangkan secara keseluruhan sumbangan efektif total terhadap variabel academic boredom adalah 39,7%.
Abstract:Manajemen kesiswaan merupakan pengendali dari berbagai kegiatan siswa salah satunya adalah mengenai pembinaan kedisiplinan. Ketika manajemen kesiswaan di tiap lembaga pendidikan dikatakan baik maka kondisi disiplin pada…
lembaga tersebut akan baik pula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 6 TMI yaitu 163 siswa. Adapun sample yang digunakan adalah random sampling dengan 50% dari jumlah populasi yaitu 82 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketaui hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara manajemen kesiswaan (X) dengan tingkat kedisiplinan siswa (Y) kelas 6 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, terbukti dengan hasil analisis data yang menunjukan bahwa pengaruh manajemen kesiswaan sebesar 58,1% terhadap tingkat disiplin siswa. Sedangkan 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap prestasi ekstrakurikuler pencak silat di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan…
an sampel sebanyak 68 siswa Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dan menggunakan teknik simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan data yakni menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi dan korelasi sederhana berupa analisis deskriptif, analisis inferensial, dan uji persyaratan analisis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 23 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Sarana Prasarana (X) dengan Prestasi Ekstrakurikuler Pencak Silat (Y), terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,511 yang berarti terdapat hubungan yang cukup dengan rentang nilai (0,40-0,599), dan nilai koefisien determinasinya sebesar 26% sedangkan sisanya 74% dipengaruhi oleh variabel lain.
Abstract:Kinerja guru adalah kemampuan seorang guru untuk melakukan perbuatan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yang mencakup aspek perencanaan program belajar mengajar, pelaksanaan proses belajar mengajar, penciptaan dan…
an pemeliharaan kelas yang optimal, pengendalian kondisi belajar yang optimal, serta penilaian hasil belajar. Kinerja sangat penting dalam menentukan kualitas kerja seseorang, termasuk seorang guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Manajemen Waktu di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, untuk mengetahui Kedisiplinan Guru Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Manajemen Waktu Terhadap Kedisiplinan Guru Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah guru di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 46 guru . Adapun sample yang digunakan adalah sampel jenuh, sebanyak 50 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien, korelasi, dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil peneliian bahwa terdapat pengaruh antara Manajemen Waktu (X) dengan Kedisiplinan Guru (Y) Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini di tampilkan nilai =0,023, untuk menetukan koefisien determinasi pengaruh antara Manajemen Waktu dengan Kedisiplinan Guru dapat dihitung dengan (0,023) x 100% = 97,7%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 97,7% Manajemen Waktu berkontribusi terhadap Kedisiplinan Guru, sedangkan sisanya yaitu (97,7%) lainnya di pengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Administrasi sekolah atau lebih sering disebut dengan Tata usaha sekolah merupakan suatu kegiatan pengelolaan organisasi yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan suatu…
tu organisasi selain itu ketatausahaan juga melakukan pencatatan untuk segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sekolah untuk digunakan sebagai bahan keterangan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pemimpin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Tata usaha terhadap Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 30 siswa/i. Adapun sampel yang digunakan adalah sampel jennuh, sebanyak 60 siswa/i. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara Tata Usaha (X) dengan Layanan Siswa (Y) MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini ditampilkan nilai = 0,004, untuk menentukan koefisien determinasi pengaruh antara Tata Usaha dengan Layanan Siswa dapat dihitung dengan (0,04) x 100% = 4%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 4% Tata Usaha berkontribusi terhadap Layanan Siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 4% = 96% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia…
a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Analisis Efektivitas Pelaksanaan Kerja Dan Peranan Satuan Polisi Pamong Praja Terhadap Kegiatan Pedagang Kaki Lima Kota Bukittinggi Ditinjau Dari PERDA Nomor 3 Tahun 2015. Jumlah…
mlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 150 orang kemudian sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan model skala likert kemudian diuji ke validan dan kehandalan dari kuesioner tersebut. Teknik analisa data yang digunakan adalah metode Regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 24.00. Tujuan dari Regresi linier berganda untuk melihat keterkaitan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini adalah a). Efektivitas Satpol PP (X1) berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Pedagang Kaki Lima Ditinjau dari Perda Nomor 3 Tahun 2015 b). Peran Satpol PP (X2) berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Pedagang Kaki Lima Ditinjau dari Perda Nomor 3 Tahun 2015. c). Efektivitas dan Peran Satpol PP secara bersama – sama berpengaruh positif signifikan terhadap Pedagang Kaki Lima Ditinjau dari Perda Nomor 3 Tahun 2015.