Search Articles & Publications

Showing 3086 articles found for "Terhadap"

PERKEMBANGAN REFLEKSI KRISTOGLOGI DALAM TRADISI REFORMASI DARI ERA KLASIK KE ZAMAN MODERN

Mila Armelia, Lismi
Abstract: Penelitian ini membahas perkembangan refleksi Kristologi dalam tradisi Reformasi dari era klasik hingga zaman modern. Latar belakang penelitian ini bertolak dari pentingnya Kristologi sebagai pusat iman Kristen, sekaligus… s adanya kebutuhan untuk memahami bagaimana tradisi Reformasi mempertahankan ajaran tentang Kristus di tengah perubahan zaman. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perkembangan refleksi Kristologi dalam tradisi Reformasi, unsur apa yang tetap bertahan dan berubah, serta bagaimana relevansinya pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tersebut, menganalisis kesinambungan dan perubahannya, serta menjelaskan relevansinya bagi teologi gereja dan pendidikan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan historis-teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Reformasi tetap berpegang pada sentralitas Kristus, otoritas Kitab Suci, dan makna keselamatan, tetapi mengalami perkembangan dalam cara pemahaman dan konteks penerapannya. Kesimpulannya, Kristologi Reformasi tetap relevan sebagai dasar teologis yang setia pada tradisi dan terbuka terhadap tantangan modern.

Analisis Pemahaman Peserta Didik Jenjang SMP di Lembang terhadap Konsep Tabayun pada Mata Pelajaran PAI dan Upaya Penguatan Sikapnya

Ali Anhar Syi’bul Huda, Aghnia, Abid Nurhuda, Walid In’am Ahmad, Hamdi, Dena Sri Anugrah
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep tabayun dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital yang sarat informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemahaman… man peserta didik jenjang SMP di Lembang terhadap konsep tabayun serta mengidentifikasi upaya penguatan sikapnya. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan teknik penganalisisan data secara deskriptif kualitatif. Data utama yang dianalisis dalam penelitian ialah angket pertanyaan yang disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan enam temuan utama: (1) tingkat pemahaman secara umum berada pada kategori sedang (±70%); (2) aspek kehati-hatian dan tidak tergesa-gesa tergolong baik (±70%); (3) aspek ketelitian dalam menerima informasi berada pada kategori sedang (±62%); (4) aspek tidak mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan berada pada kategori baik (±66%); (5) faktor pendukung meliputi peran guru, pembelajaran kontekstual, dan kesadaran awal siswa (±75%); (6) faktor penghambat berupa rendahnya kemampuan verifikasi dan pengaruh media digital (±60%). Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis kasus, penguatan literasi digital, dan pembiasaan nilai tabayun dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan teknik analisis dan belum dikolaborasikannya aplikasi pendukung penganalisisan.

Epistemologi Tafsir bi al-Ra'yi: Sumber, Metode, dan Karakteristik dalam Tradisi Tafsir Islam

Evi Aulia, Sholihudin Amin, Akhmad Dasuki
Abstract: Artikel ini mengkaji epistemologi tafsir bi al-ra'yi dalam tradisi penafsiran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menjelaskan genealogi historis, sumber-sumber epistemologis, prosedur metodologis, dan karakteristik tafsir… r rasional dalam tradisi tafsir Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan metode analisis historis-intelektual dan epistemologis, penelitian ini menganalisis literatur klasik dan kontemporer bidang Ulumul Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir bi al-ra'yi bukan sekadar penafsiran berbasis pendapat pribadi, melainkan proses intelektual terstruktur yang berpijak pada tiga sumber epistemologis utama: akal ('aql), bahasa Arab (lughat al-'Arab), dan prinsip metodologi hukum Islam (usul al-fiqh). Secara metodologis, penafsiran ini mengikuti prosedur sistematis: pembacaan teks, analisis linguistik, elaborasi rasional, dan validasi normatif melalui kaidah syar'i. Tujuh karakteristik utama tafsir bi al-ra'yi berhasil dirumuskan: rasional-argumentatif, berbasis linguistik, bersifat istinbati, terbuka terhadap konteks, tidak bebas nilai, integratif antara naql dan 'aql, serta bersifat ijtihadi. Secara historis, metode ini berkembang bertahap dari era sahabat hingga periode klasik dan modern. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tafsir bi al-ra'yi terbagi menjadi dua kategori: al-ra'yi al-mahmud (terpuji) yang mengikuti kaidah ilmiah, dan al-ra'yi al-madhmum (tercela) yang didasarkan pada opini tanpa landasan keilmuan memadai.

MEMBANGUN KOMUNIKASI KELUARGA MODERN BERBASIS NILAI-NILAI HADIS

Muhammad Syahbana Al Fatih, Agus Maulana
Abstract: Penelitian ini membahas strategi membangun komunikasi keluarga modern berbasis nilai-nilai hadis dalam konteks Kajian Hadis Tematik Kontemporer. Komunikasi keluarga menjadi aspek fundamental dalam membentuk karakter, stabilitas… bilitas emosional, dan internalisasi nilai moral anggota keluarga. Perkembangan teknologi digital dan media sosial menghadirkan tantangan baru, termasuk kesenjangan generasi, dominasi perangkat digital, dan risiko miskomunikasi. Nilai-nilai hadis menawarkan pedoman normatif yang relevan untuk mengembangkan interaksi yang harmonis, empatik, dan berbasis prinsip keadilan, kelembutan, serta nasihat bijak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka lima tahun terakhir, menelaah literatur terkait komunikasi keluarga modern, integrasi nilai agama, dan kajian hadis tematik kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip hadis dalam komunikasi keluarga mencakup mendengarkan aktif, penyampaian pesan dengan kelembutan, pendidikan moral berbasis hadis, dan kontrol terhadap pengaruh eksternal. Strategi ini terbukti meningkatkan kualitas interaksi, memperkuat keterikatan emosional, mengurangi konflik internal, serta membentuk karakter anggota keluarga yang adaptif terhadap tantangan sosial dan teknologi modern.

HADIS DAN KEADILAN SOSIAL: MEMAHAMI NILAI KEADILAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Rizal, Risko Ari Saputra, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis tentang larangan berbuat zalim dalam kerangka keadilan sosial melalui pendekatan interdisiplin yang meliputi perspektif sosiologi, filsafat, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Desain penelitian… sain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana sumber data utama berupa hadis dalam Shahih Muslim beserta syarahnya, serta didukung oleh literatur ilmiah dari bidang sosiologi, filsafat, dan ushul fikih. Mekanisme pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, seleksi, dan analisis kritis terhadap sumber-sumber yang relevan, kemudian diolah dengan teknik analisis deskriptif-analitis untuk menemukan keterkaitan makna hadis dengan konsep keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan berbuat zalim dalam hadis memiliki dimensi luas, mencakup aspek moral, sosial, dan normatif, yang berfungsi menjaga keseimbangan kehidupan manusia. Pembahasan mengungkap bahwa keadilan sosial tidak hanya dipahami sebagai prinsip etis, tetapi juga sebagai sistem yang menopang keteraturan masyarakat, menjamin distribusi hak secara proporsional, serta mewujudkan kemaslahatan melalui perlindungan jiwa dan harta. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi tiga perspektif keilmuan dalam membaca hadis secara tematik sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Implikasi penelitian ini bagi dunia pendidikan adalah memberikan kerangka analisis yang lebih luas dalam studi hadis, khususnya dalam mengaitkan teks keagamaan dengan realitas sosial, sehingga dapat dijadikan referensi bagi penelitian lanjutan yang mengembangkan pendekatan interdisiplin dalam kajian keislaman.

Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia

Muhammad Riski Arifin, Didit Saputra, Andi Muh. Fatwa, M. Amin
Abstract: Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memiliki potensi konflik yang bersumber dari perbedaan pemahaman keagamaan dalam Islam, khususnya pada persoalan khilafiyah dan perbedaan mazhab. Permasalahan… yang bersifat cabang ini kerap melampaui ranah teologis dan berkembang menjadi konflik sosial akibat politisasi agama dan penyebaran narasi eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis tokoh agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai upaya mencegah eskalasi konflik berbasis khilafiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan melalui analisis literatur keislaman klasik dan kontemporer serta kajian sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai penafsir keagamaan kontekstual, pendidik publik, fasilitator dialog, dan penjaga narasi moderasi, termasuk di ruang digital. Strategi utama yang ditemukan meliputi penguatan pemahaman fikih perbedaan, pemanfaatan tradisi keislaman lokal, serta peneguhan etika perbedaan pendapat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh kapasitas keilmuan, integritas moral, dan kemampuan merespons tantangan masyarakat kontemporer.

Kontribusi Pelayanan PAK terhadap Kesiapan Dewasa Muda Memasuki Pernikahan Kristen

Dhevi Simanjuntak, Natasya Sinaga, Kesia Simanjuntak, Melati Pasaribu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pelayanan Pendidikan Agama Kristen terhadap kesiapan dewasa muda dalam memasuki pernikahan Kristen. Subjek penelitian adalah dewasa muda yang terlibat dalam kegiatan pembinaan… embinaan gerejawi seperti kelas pembinaan pranikah, kelompok pemuridan, dan pendampingan pastoral. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis data yang berkaitan dengan proses pembinaan kerohanian dewasa muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pendidikan agama di gereja berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan spiritual, emosional, dan sosial dewasa muda. Pelayanan tersebut membantu mereka memahami tujuan pernikahan Kristen, membangun komunikasi yang sehat, serta mengembangkan sikap bertanggung jawab sebagai calon pasangan hidup. Kegiatan pembinaan juga memperkuat keyakinan dewasa muda terhadap nilai-nilai kekristenan sebagai dasar dalam membangun rumah tangga. Rekomendasi penelitian ini adalah agar gereja memperluas program pembinaan pranikah, menyediakan pendampingan berkelanjutan, serta menciptakan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan dewasa muda agar mereka semakin siap memasuki pernikahan yang matang dan berlandaskan iman.

Hadis dalam Lintasan Sejarah Awal Islam: Era Sahabat hingga Khulafā’ al-Rāsyidīn

Ammar, Ammar, Syarafuddin Hamza Zainuddin
Abstract: Hadis sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an memiliki posisi sentral dalam membentuk landasan hukum, akidah, dan akhlak umat Islam. Perkembangan hadis pada masa awal Islam, khususnya di era sahabat dan Khulafā’… lafā’ al-Rāsyidīn, menunjukkan dinamika yang kompleks. Pada masa sahabat, hadis disampaikan melalui hafalan dan periwayatan lisan dengan intensitas yang berbeda, dipengaruhi oleh faktor kedekatan dengan Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wa Sallam, lamanya kebersamaan, waktu masuk Islam, serta kemampuan untuk bertanya dan mengakses majelis ilmu. Sementara itu, pada masa Khulafā’ al-Rāsyidīn, muncul perhatian lebih besar terhadap seleksi riwayat, verifikasi sanad, serta pengawasan terhadap periwayatan sebagai langkah menjaga kemurnian hadis dari distorsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan analisis historis terhadap literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menegaskan bahwa periode sahabat dan Khulafā’ al-Rāsyidīn merupakan fase fundamental dalam menjaga otentisitas hadis serta meletakkan fondasi bagi proses kodifikasi pada generasi berikutnya.

KEADILAN DAN KEMENANGAN ORANG KUDUS: SUATU EKSEGESIS WAHYU 15:1-8

Hotria Imelda Sagala
Abstract: Paper ini membahas penglihatan Yohanes dalam Wahyu 15:1–8 yang menggambarkan keadilan Allah dan kemenangan orang-orang kudus dalam konteks penghakiman akhir zaman. Melalui analisis ekspositori, dipaparkan bagaimana tujuh… uh malaikat membawa tujuh malapetaka terakhir sebagai perwujudan final dari murka Allah atas dosa dunia, khususnya terhadap mereka yang mengikuti binatang, patung, dan bilangan namanya. Di sisi lain, orang-orang kudus yang setia digambarkan menang dan memuliakan Allah dengan nyanyian kemenangan di tepi lautan kaca bercampur api—simbol kemuliaan dan murka Allah. Paper ini menekankan bahwa kemenangan orang percaya bukan karena kekuatan mereka sendiri, melainkan sebagai buah dari keadilan Allah yang menegakkan kebenaran. Dalam penglihatan Yohanes, kemuliaan Allah dipertegas melalui simbol asap di bait suci yang menunjukkan kesucian dan ketidakterjangkauan rencana ilahi sampai penghakiman itu selesai. Dengan demikian, tulisan ini menegaskan bahwa kesetiaan kepada Allah akan berujung pada kemenangan kekal, sementara penolakan terhadap Allah membawa pada murka dan kebinasaan. Penelitian ini relevan bagi kehidupan iman Kristen masa kini sebagai panggilan untuk tetap setia di tengah penderitaan dan penindasan.

Strategi Entrepreneurial Leadership Kalapas dalam Menumbuhkan Ekosistem Industri di Lapas Kelas IIA Karawang

Sahidin, Muhammad Dhavin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gaya kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dalam menumbuhkan ekosistem industri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas… las IIA Karawang. Sebagai salah satu wilayah pusat industri terbesar di Indonesia, Lapas Karawang memiliki tantangan sekaligus peluang besar untuk menyelaraskan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan kebutuhan pasar eksternal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana orientasi kewirausahaan pemimpin yang mencakup inovasi, keberanian mengambil risiko proaktif, dan kemampuan membangun jejaring kemitraan dapat mengoptimalkan fungsi bengkel kerja (bengker) menjadi unit produksi yang produktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kewirausahaan Kalapas berhasil mentransformasi paradigma pembinaan konvensional menjadi ekosistem industri yang mandiri, yang dibuktikan dengan kontribusi nyata terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi (upah) kerja yang konsisten bagi WBP sebagai modal reintegrasi sosial.