Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaidah tafsir Al-‘Ām, Al-Khāṣ, dan Al-Musytarak dalam Al-Qur’an. Ketiga kaidah tersebut merupakan bagian penting dalam ilmu tafsir yang berperan dalam memahami makna lafaz Al-Qur’an…
faz Al-Qur’an secara tepat. Al-‘Ām menunjukkan makna yang bersifat umum, Al-Khāṣ menunjukkan makna yang bersifat khusus, sedangkan Al-Musytarak merupakan lafaz yang memiliki lebih dari satu makna sehingga memerlukan konteks dalam penafsirannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan kaidah tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap kaidah Al-‘Ām, Al-Khāṣ, dan Al-Musytarak sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam penafsiran Al-Qur’an. Selain itu, penerapan kaidah-kaidah tersebut membantu dalam menentukan makna yang sesuai dengan konteks ayat.
Abstract:Artikel ini mengkaji hubungan dialektis antara ilmu nahwu (gramatika Arab) dan al-Qur'an, dengan fokus pada dua dimensi utama: (1) ketelitian i'rab kalimat al-Qur'an dan implikasinya terhadap penafsiran, serta (2) peran…
al-Qur'an sebagai sumber primer perumusan kaidah nahwu, bukan sekadar objek kajiannya. Melalui pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur linguistik Arab klasik dan kontemporer, kajian ini menemukan bahwa perbedaan satu harakat (vokal pendek) dalam i'rab al-Qur'an dapat mengubah makna secara fundamental, bahkan berimplikasi pada ranah hukum fikih, akidah, dan teologi. Selain itu, riset ini membuktikan bahwa para ulama nahwu generasi awal—termasuk Imam Sibawaihi yang menggunakan 60% ayat al-Qur'an sebagai syawahid (bukti) dalam kitab al-Kitab-nya—merumuskan kaidah grammatikal berdasarkan korpus Qur'ani sebagai otoritas tertinggi bahasa Arab. Temuan ini menegaskan posisi epistemologi al-Qur'an dalam tradisi linguistik Islam: al-Qur'an adalah hakim (al-hakam al-a'la) bagi kaidah-kaidah nahwu, bukan sebaliknya.
Abstract:Keamanan siber menjadi isu strategis dalam tata kelola digital pemerintah daerah karena pelayanan publik semakin bergantung pada sistem elektronik. Namun, kajian kebijakan keamanan siber di daerah masih lebih banyak menyoroti…
oroti strategi nasional, kepercayaan publik, atau kualitas layanan, belum pada proses implementasi di institusi daerah. Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan keamanan siber di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta menjelaskan peran masyarakat dan sektor swasta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus naratif melalui wawancara terhadap enam informan kunci, observasi, dan telaah dokumen pada 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan telah dioperasionalkan melalui kepatuhan regulatif, tata kelola data, enkripsi, kontrol akses, autentikasi multifaktor, firewall, IDS/IPS, pembaruan sistem, dan pelatihan pegawai. Meski demikian, implementasinya masih dibatasi oleh infrastruktur, anggaran, tenaga ahli, dan koordinasi lintas instansi yang belum merata. Kontribusi utama penelitian ini adalah menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan keamanan siber di tingkat daerah bergantung pada keterhubungan antara regulasi, kontrol teknis, kapasitas institusional, dan kolaborasi multipihak yang terstruktur.
Abstract:Penelitian ini menganalisis efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Bassiang, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, menggunakan kerangka lima dimensi Edy Sutrisno (2007). Pendekatan kualitatif dengan teknik…
ik wawancara mendalam terhadap narasumber terkait menunjukkan bahwa PKH berjalan efektif secara keseluruhan. Dimensi pemahaman program optimal melalui sosialisasi MUSDES dan P2K2, dengan pemahaman tinggi terhadap tujuan, syarat DTSEN desil 1-4, serta regulasi Inpres No. 4/2024 dan Permensos No. 22/2026 tanpa kendala signifikan. Tepat sasaran tercapai via jalur formal (Musdes-SIKS-NG) dan mandiri (Cek Bansos), menyasar keluarga kurang mampu secara akurat. Penyaluran tepat waktu mengikuti jadwal Kementerian Sosial secara serentak, didukung pemberitahuan digital dan tatap muka tanpa keterlambatan. Tercapainya tujuan terbukti dari peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan pengurangan kemiskinan bertahap, sementara perubahan nyata mencakup pola hidup sehat, kesadaran pendidikan, dan daya beli ekonomi lokal. Hasil ini kontras dengan penelitian terdahulu seperti Erika Dwi Nanda (2024) yang menemukan ketidaktepatan sasaran, menegaskan pengaruh faktor lokal terhadap efektivitas PKH. Implikasi: Penguatan verifikasi digital dan sosialisasi berkelanjutan direkomendasikan untuk replikasi di wilayah serupa.
Abstract:Revitalisasi kawasan kota lama merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menghidupkan kembali fungsi kawasan bersejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak revitalisasi terhadap pola…
a pemanfaatan ruang di Kawasan Kesawan, Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi membawa perubahan pada fungsi ruang, peningkatan kualitas pedestrian, serta bertambahnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Revitalisasi juga mendorong pemanfaatan ruang publik yang lebih aktif dan meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata sejarah dan kuliner.
Abstract:Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini menjadi salah…
ah satu faktor penyebab praktik ini terus berlangsung. Penggunaan WhatsApp Group (WAG) sebagai media edukasi menawarkan alternatif metode penyampaian informasi yang praktis dan sesuai dengan gaya komunikasi remaja saat ini. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui WAG terhadap pengetahuan remaja putri mengenai pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel sebagian remaja putri sebanyak 32 orang . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi, analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Penelitian sebelum intervensi 32 responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang "Kurang", setelah intervensi 28 responden (87,5%) menunjukkan tingkat pengetahuan "Baik". Hasil uji menunjukkan 0,001 (< 0,05) bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhdap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Disarankan agar dinas kesehatan dan institusi terkait mengembangkan dan mengimplementasikan program edukasi kesehatan berbasis media digital seperti WAG secara berkelanjutan untuk menjangkau remaja lebih luas. Selain itu, perlu pendampingan dan support dari keluarga serta lingkungan untuk memperkuat perubahan perilaku pencegahan pernikahan dini.
Abstract:Studi ini meneliti bagaimana Unit Pelayanan Pajak Daerah Kelas A Citeureup menerapkan program relaksasi Pajak Tanah dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan 2025 dan sejauh mana program tersebut berkontribusi pada peningkatan…
pendapatan. Studi ini menjawab kesenjangan dalam penelitian sebelumnya, yang umumnya membahas efektivitas pajak tanah dan bangunan, kepatuhan wajib pajak, atau kebijakan keringanan pajak secara terpisah, tetapi jarang mengevaluasi unit pelaksana secara komprehensif melalui implementasi kebijakan, efektivitas organisasi, dan kepatuhan wajib pajak dalam satu kerangka kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di Unit Pelayanan Pajak Daerah Kelas A Citeureup, Kabupaten Bogor, dari Mei 2025 hingga April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan peninjauan dokumen yang melibatkan lima informan yang dipilih secara purposif. Temuan menunjukkan bahwa program tersebut meningkatkan pendapatan jangka pendek, sementara realisasi pajak 2025 melebihi target, dengan realisasi Pajak Tanah dan Bangunan mencapai 101,71 persen dan bea transfer 104,76 persen. Namun, manfaatnya tidak terdistribusi secara merata, komunikasi tidak sepenuhnya dipahami oleh wajib pajak, kapasitas pelayanan masih situasional, dan kepatuhan masih didorong terutama oleh insentif daripada kesadaran pajak intrinsik. Keunikan dari hal ini terletak pada menunjukkan bahwa program tersebut efektif secara administratif tetapi belum berkelanjutan secara sosial.
Abstract:Penelitian ini mengevaluasi pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan melalui Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak serta kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten…
abupaten Bogor. Penelitian berangkat dari kesenjangan antara kenaikan nominal penerimaan pajak dan penurunan persentase kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah, serta masih ditemukannya data wajib pajak yang belum lengkap setelah program berjalan. Penelitian menggunakan desain kualitatif evaluatif dengan model Context, Input, Process, Product. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program relevan dengan kebutuhan administratif dan fiskal serta didukung regulasi nasional dan daerah, tetapi masih menghadapi keterbatasan jumlah petugas, anggaran, dan sarana lapangan. Program meningkatkan kelengkapan, akurasi, dan ketertiban data, termasuk pemutakhiran 22.706 objek pajak, serta mendukung ketepatan penetapan pajak. Penelitian menyimpulkan bahwa program tergolong efektif tetapi belum optimal dan memerlukan penguatan tata kelola data, pemutakhiran berkala, peningkatan infrastruktur, serta integrasi geospasial.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kualitas layanan puskesmas yang diduga berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi MSDM dan kualitas layanan,…
mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi MSDM, serta menguji pengaruh MSDM terhadap kualitas layanan pada puskesmas di Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 31 tenaga kesehatan yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 61,3% responden menilai MSDM efektif dan 67,7% menilai kualitas layanan baik. Budaya organisasi, kepemimpinan, perubahan teknologi, serta peraturan dan kebijakan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap MSDM, sedangkan MSDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan (p=0,001; OR=0,019).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis potensi formulasi teh herbal berbasis bunga telang (Clitoria ternatea), jahe (Zingiber officinale), dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman fungsional. Metode…
tode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA 2020 melalui tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inklusi terhadap artikel yang relevan dari berbagai basis data ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga bahan tersebut mengandung senyawa bioaktif utama seperti antosianin, flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Bunga telang berperan dominan dalam memberikan warna alami dan aktivitas antioksidan, jahe berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dan sensasi hangat, sedangkan sereh memberikan aroma khas serta efek antimikroba. Kombinasi ketiga bahan menunjukkan potensi sinergis dalam meningkatkan kualitas fungsional dan karakteristik sensorik minuman herbal. Namun demikian, penelitian sebelumnya masih terbatas pada penggunaan bahan tunggal atau kombinasi parsial. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan formulasi serta menguji efektivitasnya secara empiris.