Abstract:Media memiliki sifat nyata atau adanya fisik nyata yang dapat terlihat dan dapat merangsang peserta didik untuk belajar bahkan menunjukan keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran untuk membangkitkan semangat belajar…
ar siswa, media yang saya gunakan yakni media pop up book atau buku berdimensi, dan media ini akan dipadukan dengan model pembelajaran CTL yang akan diterapkan di kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pop up dengan menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui Respon siswa terhadap media dan model tersebut. Penelitian ini menggunakan penerapan tindakan kelas (PTK). Materi pembelajaran pada tema 5 pengalamanku, subtema 3 pengalamanku di tempat bermain, dilakukan di SDIT AL-Ishlah Sudimampir.
Abstract:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui Peranan Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dalam Pembinaan Agama Masyarakat Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Hasil…
sil penelitian disimpulkan: 1) Peranan dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah adalah kegiatan pembinaan akidah, akhlak dan ibadah melalui pengajian tafsir dan tarjih, pelatihan pupuk kocor dan dakwah struktural dengan membentuk Ranting-ranting Muhammadiyah. 2) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki dampak positif, yaitu masyarakat meninggalkan perilaku yang tidak dibolehkan dalam Islam, membangkitkan semangat beribadah, menambah pengetahuan keislaman serta mengetahui praktik ibadah sesuai tuntunan Rasulullah Saw. 3) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki faktor pendukung, di antaranya Muhammadiyah memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) karena di Muhammadiyah ada beberapa Organisasi Otonomi, yaitu `Aisyiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul `Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, serta dukungan pemerintah setempat sehingga dakwah Muhammadiyah berjalan baik, dan tingginya dukungan masyarakat dalam menerima dakwah Muhammadiyah. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pimpinan sehingga menyulitkan mengadakan kegiatan, sulitnya menjangkau lokasi pengajian sehingga menyulitkan masyarakat hadir di pengajian, dan minimnya dai Muhammadiyah yang mengakibatkan Pengajian Tarjih dan Tafsir terhenti.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana strategi pemasaran jasa pendidikan, Faktor Pendukung dan Faktor…
Penghambat dalam Pelaksanaan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Sumber data dalam penelitian ini adalah Wakil Pengasuh Pesantren, Ketua Panitia Penerimaan Santri Baru 2022 (PPSB), dan guru Pengajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan, yaitu: meningkatkan kualitas mutu layanan pendidikan, membuat berbagaimacam kegiatan sesuai dengan minat dan bakat siswa, meminimalisir biaya pendidikan yang ada, dan membuat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. (2) media yang digunakan untuk pemasaran jasa pendidikan adalah media cetak dan media elektronik antara lain: brosur, wardan (majalah), website, chanel youtube, instagram, tiktok. (3) factor pendukung dan penghambat strategi pemasaran jasa pendidikan antara lain, faktor pendukung: mudahnya pemasaran di era digital, mudahnya akses komunikasi, lokasi di kawasan asri, harga yang terjangkau, factor penghambat: akses jalan yang sulit dan jauh, belum adanya jurusan ipa dan informatika. Setelah dilalukan observasi lapangan, penulis menyimpukan bahwa pentingnya pemasaran jasa pendidikan mempengaruhi banyak sedikitnya siswa yang mendaftar ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen…
n remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data secara objektif yang bersifat alami dan disajikan secara naratif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan berlokasi di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Adapun hasil penelitian ini memiliki tujuan untuk mempersatu umat dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah, yang di antaranya saling menghormati antara jamaah dengan pengurus masjid ataupun masyarakat setempat. Oleh karena itu, diantara-nya melakukan musyawarah jika apabila ada persoalan yang harus di selesaikan dengan baik. Dengan adanya itu jamaah masjid usman yakub lebih meningkatkan kualitas ibadah jamaahnya. Dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah tentu memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung manajemen remaja masjid adalah adanya dorongan dari jamaah atau masyarakat dengan kepemimpinan yang efektif, mengarahkan dan memotivasi anggota remaja masjid untuk bekerja dengan baik, seperti kegiatan yang bernilai ibadah, baca qu’ran berjamaah dan remaja masjid mengajari anak-anak mengaji, baik iqro maupun al qur’an. Adapun faktor penghambat remaja masjid ialah perbedaan pendapat antar anggota.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina dalam membentuk karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, untuk mengetahui sejauh mana peran pembina dalam membentuk karakter…
santri kelas VIII, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dari proses pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Karakter santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dibimbing melalui metode pembiasaan sehingga santri akan memiliki komitmen yang hebat. Pembiasaan dalam penanaman karakter merupakan tahapan yang paling penting. Adapun faktor pendukung pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah fasilitas yang memadai, kualifikasi pendidik telah memadai serta seluruh tenaga pendidik telah menjadi figur contoh yang baik terhadap pembinaan karakter santri. Selain itu, faktor penghambat pembinaan karakter santri kelas VIII MTs. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah beberapa santri tinggal di luar (non-mondok), karakter santri yang berbeda, santri yang mempunyai karakter yang keras dan susah diatur, orang tua wali santri, serta karakter bawaan santri dari rumah yang masih melekat.
Abstract:LAZISMU Kutai Timur sebagai wadah dakwah dan memperbaiki prekonomian yang memiliki peran dalam pengembangan dakwah di Kutai Timur khususnya di Kecamatan Sangtta Utara. Faktor pendukung pengurus LAZISMU dalam pengembangan…
dakwah terkhusus dalam mendakwahkan pentingnya berzakat di kabupaten Kutai Timur yakni diantaranya memiliki Angkatan Muda Muhammad (AMM) yang bersedia untuk menjadi tenaga/relawan dalam penghimpinan dan penyaluran zakat, memiliki 2 admin yang semakin profesionsl dalam menjalankam tugasnya dan memiliki Muzakki yang tetap baik di warga Muhammadiyah atau pun diluar warga Muhammadiyah serta sarana prasarana yang cukup dalam menjalankan visi dan misi dakwah ini. Adapun yang menjadi faktor pengambat yaitu masih banyak masyarakat yang masih kurang kesadarannya untuk menunaikan kewajiban berzakatnya, harusnya membutuhkn waktu yang extra bagi pengurus untuk tetap standby di kantor layanan dan masih banyak ormas atau lembaga lain yang bergerak pada bidang ZIS seperti BAZNAS, LAZISNU, dan lain sebagainya
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam Al-Quran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan menggunakan metode kajian tafsir tematik terhadap ayat-ayat…
ayat Al-Quran. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pendidikan merupakan suatu proses dalam mengoptimalkan, menyelaraskan, memberdayakan dan meningkatkan semua sumber-sumber yang terdapat dalam pendidikan agar dapat dikelola secara produktif, efektif, efisien, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. fungsi manajemen pendidikan salah satunya adalah pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan, yang berupaya agar visi, misi, tujuan dan rencana yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan dan pengawasan harus memperhatikan persyaratan atau prinsip untuk memperkuat posisinya sesuai fungsi yang diharapkan. Pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan dalam Al-Quran juga memiliki tujuan yaitu fokus pada dasar tujuan yang hendak dicapai terhadap guru di sekolah seperti upaya meningkatkan kepribadian guru, meningkatkan profesinya, kemampuan berkomunikasi, bergaul, baik dengan warga sekolah maupun masyarakat, dan upaya membantu meningkatkan kesejahteraan serta ketaqwaan mereka.
Abstract:Membaca adalah modal dasar untuk memperoleh kapabilitas belajar dalam berbagai bidang. Dengan membaca seseorang akan mampu membuka cakrawala dunia, dan memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai ilmu pengetahuan. Oleh…
eh sebab itu, maka wajar jika orang tua merasa khawatir ketika anaknya mengalami kesulitan dalam membaca. Karena membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang, selain kemampuan menulis dan berhitung. Membaca, menulis dan berhitung adalah tiga aspek yang tidak bisa dipisahkan. Karena ketiga nya merupakan hal dasar yang harus dimiliki oleh seseorang bahkan dari semenjak usia dini, sebagai jembatan penghubung untuk mencapai ilmu lain yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1. Perencanaan Implementasi Bimbingan Belajar Membaca Di MIS. Hidayatul Mubtadi’in 2. Pengorganisasian Langkah-langkah implementasi program bimbingan membaca pada peserta didik disleksia di MIS. Hidayatul Mubtadi’in 3. Pelaksanaan kegiatan Implementasi Bimbingan Belajar Membaca Di MIS. Hidayatul Mubtadi’in. 4 Pengawasan dilakukan selama proses kegiatan berlangsung yaitu pengontrolan yang secara intens dan 5. evaluasi dilakukan setiap hari setelah selesai kegiatan, juga dilakukan rapat bulanan untuk membahas semua masalah yang ada di dalam pelaksanaan yang ada.
Abstract:Penelitian ini berjudul penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok dalam pemebelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP. penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil…
belajar peserta didik pada materi teks persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok terhadap hasil pembelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP. Dengan demikian hipotesis dari penelitian ini adalah: adanya efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok terhadap hasil pembelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP PUI Gegesik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretes-postes control group design, dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII B sebagi kelas kontrol dengan jumlah 25 peserta didik dan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 26 peserta didik. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data tes. Data tersebut bahan untuk mengetahui efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok. Berdasarkan data yang telah dianalisis, menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen VIII B menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok adalah 79,6 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol VIII A menggunakan model Think Pair Share adalah 72,3. Maka didapat t hitung = 3,380 dan t tabel = 1,677, dengan demikian t hitung > t tabel yaitu 3,380 > 1,677. dengan demikian berarti Ha diterima. Hal ini menunjukan adanya efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok dalam pembelajaran menulis teks persuasif pada kelas VIII B SMP PUI Gegesik. hasil observasi aktivitas menyimak, kerja sama, diskusi, tugas dan presentasi peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan kinerja yang baik. Kelas eksperimen memiliki kemampuan menyimak yang unggul, kerja sama yang efektif dalam diskusi dan tugas kelompok, serta antusiasme peserta didik untuk melakukan presentasi.
Abstract:Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, pengamatan dan menonton secara berulang pada film yang akan dikaji. Mencari informasi terkait dengan masalah-masalah…
alah penelitian baik dari buku, internet, jurnal, skripsi, artikel, film, dan sumber data lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Merindu Cahaya De Amstel diambil dari novel karya Arumi Ekowati terinspirasi dari kisah nyata, mengisahkan seorang gadis Belanda yang memeluk agama Islam. Selain itu menyoroti kisah cinta Khadija dan Nico karena perbedaan agama, sehingga daya tarik film ini terletak pada pengambaran perjuangan cinta dan pesan toleransi. Alur cerita film Merindu Cahaya De Amstel mengisahkan perjalanan seorang gadis di Negeri Belanda bernama Marien Veenhoven yang memutuskan untuk memeluk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Khadija Veenhoven. Di sisi lain kisah Nico yang memilih memeluk agama Islam. Pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam film Merindu Cahaya De Amstel ada tiga, yaitu pesan dakwah aqidah di antaranya; Taubat, mempelajari Islam, merasa diawasi, dan percaya dengan ketentuan Allah Swt. Pesan dakwah syariah di antaranya; shalat, mengenakan jilbab dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis, dan pesan dakwah akhlak di antaranya; saling memafkan, taa’wun (saling tolong menolong), mengucap serta menjawab salam, dan tersenyum.