Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

Optimalisasi Digital Marketing UMKM Kuliner melalui AI Marketing Assistant Berbasis WhatsApp untuk Meningkatkan Daya Saing di Kabupaten Soppeng

Amrial, Widia
Abstract: UMKM kuliner memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng. Namun, pemanfaatan digital marketing oleh pelaku UMKM masih belum optimal, ditandai dengan rendahnya konsistensi promosi, keterbatasan… terbatasan analisis data, serta kurangnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi inovatif berupa AI Marketing Assistant berbasis WhatsApp guna meningkatkan efektivitas pemasaraWhatsappn digital dan daya saing UMKM kuliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM kuliner di Kabupaten Soppeng. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan utama UMKM terletak pada sistem yang sederhana, mudah digunakan, serta mampu memberikan rekomendasi pemasaran secara otomatis dan berbasis data. Solusi yang ditawarkan berupa AI Marketing Assistant berbasis WhatsApp yang memiliki fitur respon otomatis, rekomendasi konten promosi, serta analisis waktu unggah yang efektif. Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan konsistensi promosi, mempercepat respon pelanggan, serta meningkatkan omzet UMKM. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi AI berbasis platform yang familiar menjadi pendekatan strategis dalam mendukung transformasi digital UMKM secara berkelanjutan.

EFEKTIVITAS KOMBINASI SENAM TAI CHI DAN TEH BUNGA TELANG TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN JAKARTA PUSAT TAHUN 2025

Tut Wuri Handayani, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis&#8230; logis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Senam Tai Chi dan teh bunga telang merupakan terapi komplementer yang masing-masing telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Pratama Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang sesuai standar operasional prosedur. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi.

Karakteristik Fisikokimia Bakteriosin Bakteri Asam Laktat (BAL) Hasil Isolasi Chao Pangkep

Wa Ode Nurhadija, Ade Irma, Wahdaniar, Juniati Binti Lukman
Abstract: Bakteri asam laktat (BAL) merupakan mikroorganisme non-toksik yang mampu menghasilkan senyawa antikimroba, seperti bakteriosin, yang mampu menghambat atau membunuh mikroorganisme patogen, yaitu bakteriosin. Penelitian dimulai&#8230; mulai dengan melakukan peremajaan isolat C10 dan C11 dan dilanjutkan dengan produksi dan presipitasi bakteriosin dan dilanjutkan dengan uji sifat kimiawi dari bakteriosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri asam laktat C10 dan C11 merupakan bakteri Gram positif bentuk batang (basil). Hasil uji sifat kimiawi bakteriosin isaolat bakteri asam laktat C10 dan C11, menunjukkan bahwa bakteriosin yang di hasilkan merupakan senyawa protein yang di buktikan dengan uji ninhidrin positif.  Uji molisch negatif dan uji lowry positif dengan konsentrasi protein C10 senilai 0,66 mg/mL sedangkan C11 sebesar 1,04 mg/mL.

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERVICE RECOVERY DALAM JASA PELAYANAN TEKNIK BALAI BESAR STANDARDISASI DAN PELAYANAN JASA INDUSTRI AGRO (BBSPJIA)

Achmad Djuhdi Endawan, Muhammad Husein Maruapey, Rusliandy
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan service recovery dalam jasa pelayanan teknik di BBSPJIA serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala&#8230; konsistensi waktu layanan, kesenjangan komunikasi, dan belum eksplisitnya kebijakan service recovery meskipun capaian kepuasan pelanggan tergolong tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan penguatan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service recovery telah berjalan melalui penanganan keluhan, penjelasan teknis, pengecekan ulang, dan penyesuaian layanan, tetapi masih bersifat prosedural dan belum terlembagakan sebagai kebijakan terstruktur. Hambatan utama meliputi asimetri komunikasi antara proses teknis dan pemahaman pelanggan, keterbatasan waktu akibat peningkatan beban layanan, serta koordinasi antarunit yang belum optimal. Faktor pendukung utama adalah disposisi pelaksana yang responsif dan empatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa service recovery pada pelayanan publik teknis ditentukan oleh interaksi antara kompleksitas teknis, kapasitas organisasi, dan kualitas interaksi manusia. 

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Whatsapp Group  terhadap Pengetahuan Remaja Putri tentang Pernikahan Dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor

Maftuhah, Siti Ulfah, Ardiani Sulistiani
Abstract: Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini menjadi salah&#8230; ah satu faktor penyebab praktik ini terus berlangsung. Penggunaan WhatsApp Group (WAG) sebagai media edukasi menawarkan alternatif metode penyampaian informasi yang praktis dan sesuai dengan gaya komunikasi remaja saat ini. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui WAG terhadap pengetahuan remaja putri mengenai pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan  quasi eksperimental dengan pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel sebagian remaja putri sebanyak 32 orang . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Accidental Sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi, analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Penelitian sebelum intervensi 32 responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang "Kurang", setelah intervensi 28 responden (87,5%) menunjukkan tingkat pengetahuan "Baik". Hasil uji menunjukkan 0,001 (< 0,05) bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp Group terhdap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Disarankan agar dinas kesehatan dan institusi terkait mengembangkan dan mengimplementasikan program edukasi kesehatan berbasis media digital seperti WAG secara berkelanjutan untuk menjangkau remaja lebih luas. Selain itu, perlu pendampingan dan support dari keluarga serta lingkungan untuk memperkuat perubahan perilaku pencegahan pernikahan dini.

PERKEMBANGAN MAZHAB TAFSIR: ANALISIS SUMBER, METODE, KARAKTERISTIK, DAN TOKOH-TOKOH MUFASIR PADA PERIODE FORMATIF DAN AFIRMATIF

Rizal, Nor Aisyah, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perkembangan mazhab tafsir dengan fokus pada periode formatif dan afirmatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka&#8230; aka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode formatif, penafsiran didominasi oleh metode bi al-ma’tsur yang bersifat riwayati dan global (ijmali), dengan Imam ath-Thabari sebagai tokoh kunci yang melakukan kodifikasi sistematis. Sebaliknya, periode afirmatif menandai era spesialisasi dan penggunaan rasio (bi al-ra’yi) secara intensif melalui metode tahlili (analitik). Pada masa ini, tafsir berfungsi sebagai alat afirmasi ideologi dan mazhab mufasirnya, seperti terlihat dalam corak linguistik al-Zamakhsyari dan corak teologis-ilmiah Fakhruddin al-Razi. Transformasi ini mencerminkan adaptasi intelektual umat Islam dalam merespons tantangan zaman serta kebutuhan sosiopolitik yang semakin kompleks.

STRATEGI PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA GRICE PADA SERIAL TILIK THE SERIES

Sulistiyorini, Tri Kurnia Febiyanti
Abstract: Penggunaan bahasa dalam media audiovisual tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampaian pesan secara langsung, tetapi juga mengandung makna implisit yang dapat dianalisis melalui kajian pragmatik. Salah satu konsep penting&#8230; ing dalam pragmatik adalah prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Paul Grice, yang meliputi empat maksim, yaitu kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Dalam praktik komunikasi, keempat maksim tersebut tidak selalu dipatuhi, karena penutur kerap melakukan pelanggaran secara sengaja untuk menghasilkan implikatur tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan dalam dialog Tilik the Series yang diperoleh melalui teknik simak, catat, serta dokumentasi dalam bentuk transkrip dialog. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tuturan yang mengandung pelanggaran maksim, mengelompokkan data berdasarkan jenis maksim yang dilanggar, serta menafsirkan implikatur yang dihasilkan dari pelanggaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog dalam serial tersebut mengandung berbagai bentuk pelanggaran maksim, terutama pada maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Pelanggaran ini dimanfaatkan sebagai strategi komunikasi untuk menyampaikan makna tersirat, membangun karakter tokoh, serta menghadirkan unsur humor dan kritik sosial dalam percakapan. Oleh karena itu, pelanggaran maksim dalam dialog Tilik the Series memiliki peran pragmatik yang signifikan dalam membentuk makna serta dinamika interaksi antar tokoh.

STRATEGI MAHASISWA DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, DAN SOLUTIF BERBASIS PENANAMAN KARAKTER SISWA

Syaiful Bahri, Maulidatun Nabilah, Achmad Nur Fawaid, Moh Nuril Anwari, Sova Abrori, Muhammad Najibul Khoir, Ach Noval Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan, kreativitas, serta penanaman karakter siswa melalui penerapan strategi pembelajaran aktif dan kegiatan pendampingan. Penelitian dilaksanakan di MA Miftahul Ulum Batang-Batang&#8230; ng-Batang pada bulan Januari hingga Maret 2026 dengan subjek 20 siswa kelas XI-B. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi Problem-Based Learning (PBL), diskusi kelompok, presentasi, dan ice breaking. Selain itu, kegiatan pendampingan dilakukan melalui pendekatan personal kepada siswa tertentu, pembiasaan sapa salam pagi, serta pendampingan intensif dengan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi tersebut mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, yang terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam diskusi, tanya jawab, dan presentasi. Kreativitas siswa juga berkembang melalui kegiatan pemecahan masalah dan tugas kelompok. Dari aspek karakter, terjadi peningkatan pada disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri. Kegiatan pendampingan turut mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih kondusif serta membantu siswa dalam mengembangkan sikap positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi strategi pembelajaran aktif dan kegiatan pendampingan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.

Teori Sosiologi Agama Durkheim: Biografi, Definisi Agama, Sakral-Profan, Konsep Supernatural, Konsep Ilahi, dan Fenomena Bunuh Diri

M. Azka Putra Difni Kurniawan, Rahmad Dzailani Al-Thamin
Abstract: Artikel ini mengkaji teori sosiologi agama Durkheim dengan memusatkan perhatian pada enam aspek pokok: biografi dan konteks intelektualnya, definisi sosial agama, dikotomi sakral-profan, konsep supernatural, konsep ilahi,&#8230; , serta fenomena bunuh diri dalam kerangka teori Durkheim. Melalui pendekatan deskriptif-analitis dan metode kajian pustaka, artikel ini memperlihatkan bahwa Durkheim memandang agama sebagai fakta sosial yang berakar dari kehidupan kolektif masyarakat, bukan sekadar urusan teologi atau pengalaman spiritual pribadi. Dikotomi sakral-profan menjadi pondasi dari setiap sistem keagamaan. Durkheim menolak definisi agama yang berpijak pada konsep supernatural atau ketuhanan karena tidak semua agama mengenal kedua konsep tersebut. Lebih jauh, teori bunuh dirinya menegaskan bahwa perilaku individu sangat ditentukan oleh kondisi sosial khususnya integrasi dan regulasi sosial yang sangat relevan dengan meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa Indonesia.

Implementasi Kebijakan Pembuangan Air Limbah dalam Pengendalian Pencemaran Sungai Cikeas Kabupaten Bogor

Lia Rismawati, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih berulangnya pencemaran Sungai Cikeas di tengah keberadaan regulasi pengendalian pembuangan air limbah. Kajian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pembuangan air limbah,&#8230; mbah, mengidentifikasi hambatan utama, dan merumuskan strategi peningkatan efektivitas kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Sungai Cikeas, Kabupaten Bogor. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada pejabat Dinas Lingkungan Hidup, pengawas lingkungan, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, serta komunitas lingkungan. Analisis menggunakan model implementasi kebijakan Edward III dan diperkaya perspektif partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui sosialisasi, pengawasan, dan pengendalian pencemaran, tetapi belum optimal. Hambatan utama mencakup komunikasi kebijakan yang masih formalistik, keterbatasan sumber daya pengawasan, koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi, penegakan hukum yang belum konsisten, dan partisipasi masyarakat yang belum merata. Data kualitas air tahun 2021–2024 memperlihatkan fluktuasi TSS, BOD, COD, DO, dan fecal coliform, yang menandakan tekanan pencemaran domestik dan industri masih kuat. Kebaruan artikel ini terletak pada penggabungan analisis implementasi kebijakan dengan bukti kualitas air untuk menegaskan kebutuhan model pengendalian pencemaran yang kolaboratif, partisipatif, dan berbasis data. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas kebijakan bergantung pada penguatan komunikasi, kapasitas pengawasan, integrasi kelembagaan, dan pemberdayaan masyarakat.