Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

Pengaruh Rekomendasi Audit Kinerja Terhadap Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Pada Kementerian Perikanan Kabupaten Muna

Shally Amalia Nur'aini, Mulyati Akib
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak rekomendasi kinerja audit terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada instansi pemerintah.. Audit kinerja merupakan salah satu mekanisme pengawasan yang berperan memberikan&#8230; berikan umpan balik strategis bagi instansi dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pelaksanaan program. Capaian IKU merupakan tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana, dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta dokumentasi pada lembaga yang telah menerima rekomendasi minimum audit setelah dua tahun penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi kinerja audit memiliki dampak positif dan signifikan terhadap capaian IKU, dengan koefisien regresi sebesar 0,893 dan tingkat signifikansi 0,0000 (< 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,664 menunjukkan bahwa penerapan rekomendasi audit dapat menjelaskan 66,4% variasi capaian IKU. Akibatnya, IKU lembaga pemerintah menjadi semakin mampu menerapkan rekomendasi audit. Penelitian ini menyoroti pentingnya pekerjaan audit sebagai alat evaluasi sekaligus cara untuk mengukur pertumbuhan pekerjaan organisasi sektor publik. Rekomendasi audit yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak langsung pada pencapaian tujuan kinerja organisasi.

Penggunaan Media Video Animasi Dalam Pembelajaran SKI Pada Minat Belajar Dan Penguatan Karakter Religius Siswa

Ade Ma’ruf, Zaenal Taufik, Andi Sri Rahayu, Husnul Hidayati, Rif’ah Rif’ah, Agus Abdussalam
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video animasi dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dapat meningkatkan minat belajar dan memperkuat karakter religius siswa kelas VII MTs Nurul&#8230; urul Islam Slatri, serta faktor-faktor penentu minat dan implikasi terhadap karakter religius dalam pendidikan agama islam (PAI) diluar sekolah dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik alanisis data yang digunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi mampu menyajikan materi SKI secara lebih menarik, visual, dan kontekstual sehingga mempermudah siswa memahami sejarah dan keteladanan tokoh Islam. Video animasi yang mengandung pesan moral dan religius secara tidak langsung mendorong siswa untuk meneladani nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Penggunaan media ini juga menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, yang merupakan indikator meningkatnya minat belajar. Hal ini menguatkan pentingnya inovasi media dalam pembelajaran PAI yang tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter.

Analisis Strategi Pemasaran Syariah Online Pada Produk Rabbani

Fajar Satriyawan wahyudi, Zulfatus Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan strategi pemasaran online berbasis syariah dalam meningkatkan penjualan produk Rabbani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode fenomenologi,&#8230; menologi, penelitian ini mengeksplorasi fenomena pemasaran produk Rabbani di media sosial atau platform daring. Fokus utama penelitian adalah mendalami strategi pemasaran online syariah yang diterapkan untuk mendorong peningkatan penjualan produk Rabbani. Penelitian ini menitikberatkan pada peran toko Rabbani dalam memanfaatkan strategi syariah, yang mencakup prinsip Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran online syariah yang diterapkan pada produk Rabbani telah selaras dengan konsep pemasaran Islami, mencakup aspek produk, harga, promosi, dan distribusi, serta memadukan karakteristik pemasaran Islami, yaitu Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah.

Analisis Kendala Dalam Pengambilan Keputusan Di UMKM Warung Ema

Farras Luthfiyyah Zahra, Syalma Dahlia Effendi, Nurul Ma’rifah, Fany Laelasari, Ujang Suherman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pengambilan keputusan pada UMKM Warung Ema di Karawang serta mengevaluasi strategi yang diterapkan untuk mengatasinya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif&#8230; melalui studi kasus, data diperoleh dari wawancara mendalam kepada pemilik Warung Ema, Ibu Ani, serta literatur terkait sebagai data sekunder. Hasil penelitian mengungkapkan kendala-kendala seperti dalam pengelolaan tenaga kerja, pengelolaan modal dan keuangan, pengelolaan bahan baku, strategi pemasaran, dan kendala yang lainnya. Kendala utama dalam pengambilan keputusan di Warung Ema yang teridentifikasi meliputi keterbatasan tenaga kerja, akses modal, pemasaran yang masih tradisional, serta lokasi usaha yang kurang strategis. Strategi yang dilakukan mencakup optimalisasi tenaga kerja keluarga untuk efisiensi, pemilihan pemasok bahan baku berdasarkan kualitas dan harga yang kompetitif, serta pemasaran berbasis "word of mouth." Kendati demikian, keterbatasan teknologi menjadi hambatan signifikan, terutama dalam memperluas pasar melalui digitalisasi. Lokasi yang sering berpindah akibat kebijakan pemerintah juga memengaruhi stabilitas usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi berbasis keluarga dan adaptasi lokal dapat mendukung keberlangsungan UMKM dalam situasi sulit. Namun, untuk mendorong keberlanjutan jangka panjang, penerapan teknologi digital, akses pendanaan yang lebih kompetitif, serta pelatihan pengelolaan usaha diperlukan. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku UMKM dalam mengelola kendala pengambilan keputusan serta mengoptimalkan peluang digitalisasi. Hasil penelitian ini juga menjadi referensi bagi studi lanjutan terkait inovasi strategi adaptasi di sektor UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Tinjauan Al-Qur’an Dalam Media Sosial: Menjaga Martabat Diri di Era Digital

Dewi Balqis Maharani, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan modern, mempermudah komunikasi, berbagi informasi, dan membangun relasi global. Namun, era digital juga membawa berbagai tantangan moral, seperti penyebaran informasi&#8230; rmasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, degradasi etika, dan pelanggaran privasi. Dalam Islam, martabat diri (izzah) adalah nilai yang harus dijaga dengan mengedepankan etika, iffah, dan akhlak mulia, sesuai ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai Al-Qur'an dalam menghadapi tantangan etika digital, khususnya dalam penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif berbasis studi literatur, dengan sumber utama berupa ayat-ayat Al-Qur'an dan tafsirnya, serta sumber pendukung dari jurnal, artikel, dan studi kasus terkait etika dalam media social. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tabayyun (klarifikasi), iffah (menjaga kesucian diri), dan tabligh bil hikmah (menyampaikan pesan dengan bijaksana) memiliki peran penting dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang etis. Implementasi prinsip-prinsip ini tidak hanya menjaga kehormatan individu, tetapi juga memperbaiki harmoni sosial di dunia maya. Dengan pendekatan ini, media sosial dapat menjadi sarana positif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini memberikan panduan praktis dan teoretis bagi masyarakat Muslim untuk memanfaatkan media sosial secara bijaksana, sekaligus menjawab tantangan moral di era digital. Nilai kebaharuan penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dengan fenomena etika digital, khususnya dalam konteks media sosial. Penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi tantangan moral yang dihadapi pengguna media sosial, tetapi juga menawarkan solusi berbasis ajaran Islam yang relevan dan praktis. Pendekatan ini menciptakan sinergi antara ajaran agama dan perkembangan teknologi, memberikan sumbangan baru dalam diskursus etika digital yang jarang dieksplorasi secara mendalam dalam studi-studi sebelumnya.

Esensi Wakaf Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis: Kontribusi Sosial dan Ekonomi

Paramitha, Attahiraa Prajna, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini membahas esensi wakaf dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis serta kontribusinya terhadap sosial dan ekonomi masyarakat. Kajian ini menemukan bahwa wakaf, sebagai instrumen penting dalam Islam, memiliki dua&#8230; a dimensi hubungan dengan Allah sebagai bentuk ibadah dan dengan manusia dalam konteks muamalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari sumber sekunder seperti buku dan jurnal ilmiah. Dalam Al-Qur’an dan Hadis, wakaf diakui sebagai bentuk sedekah jariyah yang berkelanjutan. QS. Al-Baqarah 216 dan QS. Al-Imran 92 menekankan pentingnya infak dan pengorbanan harta untuk kemaslahatan masyarakat. Hadis Nabi Muhammad tentang wakaf yang dilakukan Umar bin Khattab di Khaibar juga menunjukkan potensi wakaf sebagai alat strategis dalam menciptakan keadilan sosial. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa wakaf memiliki kontribusi signifikan dalam mengurangi kemiskinan, mendukung pendidikan dan meningkatkan akses layanan kesehatan. Dengan potensi besar di Indonesia, transformasi menuju wakaf produktif diperlukan melalui pengelolaan profesional dan kolaborasi berbagai pihak. Wakaf juga dapat menjadi solusi strategis untuk pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan.

Pendidikan Karakter Anak Berbasis Al-Qur’an di Era Digital: Analisis QS. Luqman (31) Ayat 13-19 Tentang Nasihat Luqman Terhadap Anak

Diella Anggieta Maharani, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Pendidikan karakter anak berbasis Al-Qur’an di era digital menjadi sangat penting dalam membentuk moral dan etika generasi muda. Artikel ini menganalisis QS. Luqman (31) ayat 13-19, yang berisi nasihat Luqman kepada anaknya&#8230; aknya mengenai ketauhidan, berbakti kepada orang tua, dan pentingnya akhlak yang baik. Dalam konteks digital, di mana anak-anak terpapar pada berbagai pengaruh, nilai-nilai ini berfungsi sebagai panduan untuk mengembangkan karakter yang kuat dan bertanggung jawab. Mengenai pola pengasuhan orang tua dalam pembentukan karakter anak, ternyata al-Qur`an telah memberikan gambaran dalam beberapa surat dalam Al-Qur'an, yang mengisahkan bagaimana pola pengasuhan ideal yang dilakukan orang tua terhadap anaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali relevansi ajaran Al-Qur’an dalam menghadapi tantangan zaman modern, serta memberikan rekomendasi untuk implementasi pendidikan karakter yang efektif di lingkungan digital. Dalam hal ini diperlukan kurikulum pendidikan karakter dengan digabungkan oleh pendidikan teknologi, agar membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dan terampil namun juga beretika dan mampu beradaptasi pada perubahan zaman.

Poligami Solusi Syar'i Dalam Mencegah Perselingkuhan di Era Modern Perspektif Maqashid Syari'ah

Firmansyah, Nasrulloh, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Poligami merupakan isu yang memicu perdebatan dalam konteks sosial dan agama, khususnya di zaman modern, di mana permasalahan seperti perselingkuhan dan disfungsi keluarga semakin banyak ditemui. Penelitian ini bertujuan&#8230; untuk mengeksplorasi konsep poligami sebagai solusi syar'i dalam mengatasi perselingkuhan, dilihat melalui perspektif Maqasid Syari'ah, yang berfokus pada prinsip-prinsip dasar dalam melindungi aspek-aspek fundamental syariat seperti agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif, yang mengandalkan kajian pustaka dan telaah hukum Islam dalam konteks sosial kontemporer. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan poligami yang sesuai dengan syariat dapat berfungsi sebagai alternatif untuk meminimalisir potensi perselingkuhan, dengan catatan bahwa hal tersebut dilaksanakan dengan niat yang tulus, perilaku adil, serta pemahaman yang mendalam tentang hak dan kewajiban antara suami dan istri. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip-prinsip Maqasid Syari'ah yang bertujuan untuk menjaga kehormatan dan kestabilan keluarga. Oleh karena itu, poligami yang dilaksanakan dengan cara yang syar'i dan adil dapat menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika era modern, sebagaimana yang diamanatkan oleh prinsip-prinsip Maqasid Syari'ah.

Peran Perempuan Dalam Peradaban Islam

Zahra Khairina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam peradaban Islam, dengan fokus pada kontribusi perempuan dalam sejarah Islam, peran mereka dalam kehidupan sosial, dan relevansi posisi mereka dalam masyarakat&#8230; akat Muslim kontemporer. Dalam konteks sejarah, perempuan dalam Islam memiliki peran yang signifikan, baik dalam mendukung dakwah, membangun pendidikan, maupun berkontribusi dalam aspek sosial-politik. Tokoh-tokoh perempuan seperti Khadijah binti Khuwaylid, Aisyah binti Abu Bakar, dan Fatimah az-Zahra menunjukkan pengaruh besar terhadap perkembangan Islam di masa awal. Penelitian ini juga membahas ajaran Islam yang menempatkan perempuan dalam posisi yang setara dengan laki-laki dalam hal hak-hak dasar, seperti hak atas pendidikan, ekonomi, dan partisipasi dalam kehidupan publik. Namun, realitas sosial yang terjadi di beberapa wilayah sering kali menunjukkan adanya ketimpangan dalam perlakuan terhadap perempuan, yang disebabkan oleh berbagai interpretasi budaya dan agama. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi bagaimana perempuan Muslim saat ini berperan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan politik, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mencapai kesetaraan. Melalui kajian ini, diharapkan dapat terungkap pentingnya pemberdayaan perempuan dalam memajukan peradaban Islam yang inklusif dan adil. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai kontribusi perempuan dalam peradaban Islam dan menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat Muslim masa kini.      

Konsep Keluarga dalam Disiplin Modern: Studi Komparatif Perspektif Ismail Raji Al Faruqi dan Emile Durkheim

Annafik Fuad Hilmi, Ahmad Ahsanul Khuluq, Muhammad Fahmi Azizi, Helmi Syaifuddin, Imam Muslimin
Abstract: Konsep keluarga dalam era modern mengalami tantangan besar akibat dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah. Artikel ini membahas perbandingan pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Emile Durkheim mengenai keluarga.&#8230; uarga. Al-Faruqi, seorang intelektual Muslim, melihat keluarga sebagai unit teologis yang berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai tauhid, keimanan, dan moralitas dalam masyarakat Islam. Sebaliknya, Durkheim, sosiolog fungsionalis, menempatkan keluarga sebagai institusi sosial yang menjaga kohesi sosial dan mengatur perilaku individu melalui norma dan nilai kolektif. Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan filosofis dan komparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua tokoh memiliki pandangan yang berbeda terkait struktur keluarga, peran gender, dan fungsi utama keluarga, meskipun keduanya sepakat tentang pentingnya keluarga dalam membangun masyarakat yang harmonis. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana agama dan sekularisme membentuk konsep keluarga, serta relevansinya di era globalisasi yang penuh tantangan. Dengan memahami kedua perspektif ini, diharapkan dapat diidentifikasi strategi untuk memperkuat institusi keluarga sebagai pilar utama kehidupan sosial.