Search Articles & Publications

Showing 19 articles found for "Deposit"

ANALYSIS OF INTEREST IN USING BLU DEPOSIT BASED ON TAM

Pangestu, Nathania Clarissa, Pratiwi , Heny, Yusnita, Amelia
Abstract: Abstract: Digital banking has brought various innovations in financial services, one of which is Blu Deposito by BCA Digital. However, the adoption rate of digital deposit services is still relatively low compared to digital… ital payment services. This study aims to identify and analyze the factors that influence customers' intentions and actual behavior in using Blu Deposito with reference to the Technology Acceptance Model (TAM). This study aims to analyze the factors that influence customers' intentions and actual behavior in adopting Blu Deposito using the Technology Acceptance Model (TAM) framework. Data was collected through a Google Form questionnaire from 54 customers at one BCA branch and analyzed using SPSS through validity and reliability tests, descriptive analysis, and multiple regression. The results show that Behavioral Intention (BI)is significantly influenced by Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), and Attitude Toward Using (ATU), with PEOU as the most dominant factor. In addition, BI has a significant effect on Actual System Use (AU), which confirms the relevance of applying the TAM model in the context of digital deposit products. These findings indicate that ease of use plays a greater role than financial benefits in encouraging users to adopt Blu Deposits. This study contributes to the understanding of digital deposit adoption and provides managerial insights to improve the usability and user engagement of digital banking services. Keywords: actual system use; attitude toward using; behavioral intention; perceived ease of use; perceived usefulness; technology acceptance model   Abstrak: Perbankan digital telah menghadirkan berbagai inovasi dalam layanan keuangan, salah satunya Blu Deposito oleh BCA Digital. Meskipun demikian, tingkat adopsi terhadap layanan deposito digital masih relatif rendah dibandingkan dengan layanan pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat serta perilaku aktual nasabah dalam menggunakan Blu Deposito dengan mengacu pada kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat dan perilaku aktual nasabah dalam mengadopsi Blu Deposito dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dari 54 nasabah di satu cabang BCA dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Behavioral Intention (BI) dipengaruhi secara signifikan oleh Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), dan Attitude Toward Using (ATU), dengan PEOU sebagai faktor paling dominan. Selain itu, BI berpengaruh signifikan terhadap Actual System Use (AU), yang menegaskan relevansi penerapan model TAM pada konteks produk deposito digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan memiliki peran lebih besar dibandingkan manfaat finansial dalam mendorong pengguna untuk mengadopsi Blu Deposito. Penelitian ini berkontribusi terhadap pemahaman adopsi deposito digital serta memberikan wawasan manajerial untuk meningkatkan kegunaan dan keterlibatan pengguna pada layanan perbankan digital.   Kata kunci: actual system use; attitude toward using; behavioral intention; perceived ease of use; perceived usefulness; technology acceptance model  

The Function of the Deposit Insurance Corporation (LPS) as a Legal Protection Strategy for Customer Deposits Due to Bank Liquidation

Sri Anggraini Kusuma Dewi, Adam Pramana Putra
Abstract: This research aims to explore the role of the Deposit Insurance Corporation (LPS) in protecting customers when banks fail. The research methods used include policy analysis, case studies of failed banks, and reviews of related… elated laws. It is hoped that the research results will provide a deeper understanding of the effectiveness of the legal protection provided by LPS to customers in the context of bank failures and the related compensation claims process. The Deposit Insurance Corporation (LPS) has a crucial role in protecting customer deposits when banks experience liquidation. In this context, LPS functions as a legal protection strategy for customer deposits held in banks. This action is important to maintain public confidence in banking amidst economic uncertainty. In response to the 1998 monetary crisis, the Indonesian government issued a policy of guaranteeing bank payments, including public deposits, through LPS. The importance of LPS is revealed when banks experience failures that have the potential to threaten the security of customer funds. In this situation, LPS guarantees the customer's refund up to a certain limit, providing the necessary financial protection. This creates a sense of security for customers and promotes banking system stability. With LPS, customers can be assured that their funds are safe even if unexpected events occur in the banking world. The role of LPS as a deposit insurance institution is inherent in the government's efforts to regulate and supervise the financial sector. LPS plays a role as the front guard in protecting customer interests, maintaining financial system stability, and preventing potential losses that could arise due to the possibility of bank failure.

Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Dan Profitabilitas Terhadap Kinerja Laporan Keuangan Pada PT BANK BNI

Aldyas Az-Zahra, Hanyfah Nur Aidah, Kasmania, Desy, Harlan Ariyanto, Rima Dessi Aryani, Muhammad Faisal Basri
Abstract: Penelitian ini menganalisis kinerja laporan keuangan PT Bank BNI, yang berdasarkan laporan keuangan periode 2018-2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT Bank BNI berdasarkan rasio likuiditas,… uiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Subjek penelitian ini adalah PT Bank BNI dan objek penelitian ini adalah laporan keuangan PT Bank BNI periode 2018-2020. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan sumber data didapatkan dari website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui tabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas BNI, seperti Quick Ratio dan Loan to Deposit Ratio berada dalam kondisi sehat, meskipun terdapat penurunan dalam Quick Ratio. Rasio solvabilitas yang mencakup Primary Ratio dan Risk Assets Ratio menunjukkan kondisi sehat dengan beberapa fluktuasi. Namun, rasio profitabilitas terutama Return on Assets dan Return on Equity menunjukkan penurunan signifikan, terutama pada tahun 2020 yang terindikasi masalah dalam pengelolaan aset dan modal perusahaan. Meskipun BNI menunjukkan stabilitas dalam likuiditas dan solvabilitas, terdapat tantangan signifikan terhadap profitabilitas yang memerlukan perhatian. Saran untuk BNI yaitu memperbaiki pengelolaan aset dan penurunan beban bunga untuk meningkatkan laba bersih. Perbaikan ini penting untuk memastikan kesehatan keuangan investor di masa depan dan kepercayaan terhadap bank.

Analisis Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CDR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia Periode 2021–2025

Aliya Mayla Faiza, Cici Imaniar, Syifa Jeany Lourentia, Ainun Calvin Nur Alamsyach
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. NPF merupakan… pakan indikator penting dalam menilai kualitas pembiayaan dan tingkat kesehatan bank syariah, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,823, sedangkan CAR juga tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,980. Secara simultan, FDR dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,965. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 3,5% menunjukkan bahwa variasi NPF lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan NPF pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025 tidak ditentukan secara signifikan oleh FDR dan CAR, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal lainnya.

Pengaruh Mismatch Jatuh Tempo terhadap Risiko Likuiditas Bank Syariah Indonesia Periode 2021–2025

Asy Syifa’ Nur Rochmah, Aisha Ayu Maharani, Nasrotul Khusniya, Cindy Dwi Yuliati, Anang Haris Firmansyah
Abstract: Pengelolaan risiko likuiditas merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas perbankan syariah, khususnya dalam mengelola ketidaksesuaian jatuh tempo antara aset dan liabilitas. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank… k syariah terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan struktur jatuh tempo pembiayaan dan sumber pendanaan agar kondisi likuiditas tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mismatch jatuh tempo aset dan liabilitas terhadap risiko likuiditas Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan BSI. Analisis dilakukan melalui pengukuran maturity gap, statistik deskriptif, serta pengujian statistik untuk mengetahui hubungan antara mismatch jatuh tempo dengan kondisi likuiditas yang diproksikan menggunakan Financing to Deposit Ratio (FDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mismatch jatuh tempo memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko likuiditas, yang ditunjukkan melalui hubungan negatif yang kuat antara maturity gap dan FDR. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan struktur jatuh tempo aset dan liabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan likuiditas bank. Oleh karena itu, penerapan strategi manajemen aset dan liabilitas yang efektif diperlukan untuk meminimalkan risiko likuiditas serta menjaga stabilitas operasional perbankan syariah.

Analisis Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Septiana Malihah, Anisa Sundhusiah, Aditia Ramadani, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah institusi keuangan yang memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor perekonomian, khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BPR berfokus pada layanan keuangan dasar,… r, seperti penghimpunan dana melalui produk tabungan dan deposito, serta pemberian kredit kepada masyarakat yang sulit mengakses layanan bank umum. Artikel ini mengulas secara mendalam mengenai ciri khas BPR, kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi lokal, serta berbagai tantangan yang dihadapinya, termasuk persaingan dengan teknologi finansial (fintech) dan keterbatasan dalam adopsi teknologi. Selain itu, dibahas pula kerangka regulasi yang mengatur operasional BPR di Indonesia, khususnya kewajiban untuk mematuhi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan analisis yang mendalam, artikel ini bertujuan membantu masyarakat dan pemangku kepentingan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan manfaat BPR dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

The Effect of Macroeconomic Factors on The Financial Performance of Banking in Indonesia

Firdausi, Iqbal
Abstract: This study aims to determine the effect of short-term and long-term macroeconomic factors on the financial performance of Islamic banking in Indonesia. The dependent variables in this study are Return on Assets (ROA), Financial… nancial to Deposit Ratio (FDR) and Operating Costs of Operating Income (BOPO) as proxies of financial performance. While the independent variables are industrial production index (IPI), inflation, BI rate, composite stock price index (CSPI) and exchange rates. The analytical method used is Vector Error Correction Models (VECM). The data used in this study are monthly time series data from January 2010 - December 2015. The results of the study state that in the long term the influence of the Industrial Production Index (IPI), inflation and exchange rates have a negative and significant effect on Return on Assets ( ROA) and Financial to Deposit Ratio (FDR). Meanwhile, the BI rate and the Composite Stock Price Index (JCI) have a positive and significant impact on Return on Assets (ROA) and Financial to Deposit Ratio (FDR). Industrial Production Index (IPI), inflation and exchange rates have a positive and significant influence on the Operating Cost of Operating Income (BOPO). Meanwhile, the BI rate and the Composite Stock Price Index (JCI) have a negative and significant effect on the Operating Cost of Operating Income (BOPO). The short-term effect of macroeconomic variables on financial performance (ROA, FDR and BOPO) does not show a significant relationship.

Utilization of Instagram as a Marketing Media (Case Study of Online Buying Services @my_shopper.id)

Kharismatul Ula, Elok
Abstract: The rapid development of the world of information and communication has made changes in the world of marketing, one of which is the existence of social media marketing. Various social media platforms are now provided including… luding TikTok, Line, WhatsApp, YouTube and so on. Instagram is no exception, which is used as a marketing medium by the courier service (jastip) @my_shopper.id. The purpose of this study is to find out the use of Instagram as a marketing medium for the courier service business @my_shopper.id. A service for depositing branded goods such as clothes, bags, perfumes and others. The research method uses a qualitative descriptive type to clearly know the information from the jastip account owner regarding the use of Instagram social media as a marketing tool. Data collection is carried out by in-depth interviews with account owners, then collects documentation by capturing content layers used in Instagram accounts. Data analysis uses Miles and Huberman, namely by data reduction, data presentation and verification. Test the validity of the data using triangulation techniques for conducting interviews and collecting documents to informants. The results of the study indicate that the surrogate service account (jastip) @my_shopper.id does social media marketing through an Instagram account. Account owners use various available features such as comment fields, Instagram bio, Instagram traffic, feeds, reels. The content created also varies such as product photos, product review videos, uploading customer testimonials to uploads regarding the order packaging process. The use of Instagram as a marketing medium has the advantage of increasing traffic and making people know about this jastip. Weaknesses obtained include missing information, sometimes customers do not know branded products and entrusting services.

Sosialisasi Pelayanan Produk dan Jasa Simpanan Tabungan kepada Nasabah BMT Salafiyah Cabang Kalibaru

Rifatul Kiptiyah, Loviana, Setyaning Robyatul, Riza Agustiana
Abstract: BMT (Baitul Maal wat Tamwil) adalah lembaga keuangan non-bank yang awalnya dimaksudkan sebagai lembaga ekonomi nasional dengan fokus yang jelas pada masyarakat lapisan baah. Baitul Maal wat tamwil terbagi menjadi dua kata.… a. Baitul Maal artinya lembaga sosial (pengatur dana Zakat, Infaq, Shodaqoh) dan Baitul Tamwil artinya badan usaha. BMT NU Salafiyah telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan bergerak di bidang jasa keuangan/pinjaman dan tabungan. BMT telah memperkenalkan sejumlah produk tabungan. Diantaranya adalah SIAGA (Tabungan Anggota), Tabungan Mudrarabah Umum dan Tabungan Deposito, SAHARA (Tabungan Haji dan Umroh), SABAR (Tabungan Idul Fitri), TABAH (Tabungan Mudralabah), Tabungan Wadiah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji/Travel, penawaran tabungannya adalah sebagai berikut. Selain itu, BMT Salafiyah juga telah memperkenalkan produk pembiayaan/pinjaman, termasuk pembiayaan tambahan seperti dengan jaminan seperti BPKD (Badan Pemilik Kendaraan Bermotor) .