Search Articles & Publications

Showing 280 articles found for "Diskusi"

PENGUATAN PENGETAHUAN PEMBUDIDAYA TENTANG POTENSI USAHA BUDIDAYA IKAN DI DESA SEBAKUNG JAYA KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Syafril, Muhammad, Juliani, Juliani, Haqiqiansyah, Gusti, Pratama, Andri
Abstract: Keberhasilan usaha budidaya ikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis produksi, tetapi juga oleh kemampuan pembudidaya dalam memahami potensi sumber daya alam, lingkungan, dan sosial ekonomi yang mendukung pengembangan… an usaha secara berkelanjutan. Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Air Tawar, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan pembudidaya mengenai potensi wilayah yang dapat dioptimalkan dalam sistem agribisnis perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pembudidaya tentang potensi wilayah yang mendukung usaha budidaya ikan air tawar yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sebakung Jaya dengan melibatkan 20 orang anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui pendekatan pedagogi yang dipadukan dengan presentasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup potensi sumber daya alam dan lingkungan, serta potensi sosial ekonomi, yang mendukung pengembangan komoditas unggulan ikan air tawar melalui upaya budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai potensi wilayah sebagai modal pengembangan usaha budidaya. Peningkatan tersebut tercermin dari tingginya partisipasi peserta dalam diskusi, kemampuan mengidentifikasi potensi wilayah, serta munculnya berbagai gagasan terkait penguatan kelembagaan dan strategi pemasaran hasil perikanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi wilayah merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat kapasitas pembudidaya menuju usaha budidaya ikan yang lebih produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan.

PENGUATAN LITERASI DAN KESEHATAN DIGITAL ANAK MELALUI PROGRAM EDUKASI “SEHAT DI RUANG DIGITAL” BERBASIS DARING

Dwi Kartikawati, Nurhasanah, Abdul Wahid Mumtazan
Abstract: Penggunaan gadget dan media sosial pada anak meningkat pesat, namun belum diikuti dengan kemampuan literasi dan kesehatan digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti paparan konten tidak layak,… , interaksi dengan orang asing di internet, serta penggunaan screen time berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai sehat di ruang digital dengan memberikan  literasi digital, keamanan digital, dan penggunaan gadget sehat. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan 20 anak RPTRA Malinjo Jakarta Selatan sebagai peserta utama, dua dosen Unas sebagai fasilitator, dan satu mahasiswa sebagai pendamping teknis. Metode yang digunakan adalah edukatif interaktif melalui penyampaian materi visual, video edukatif, diskusi partisipatif, simulasi kasus sederhana (learning by doing). Evaluasi dilakukan dengan melalui observasi partisipasi peserta, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai batasan screen time sehat, etika berinternet, dan cara menjaga keamanan digital, yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Selain itu, pengelola RPTRA memperoleh modul literasi digital sebagai panduan implementasi lanjutan. Program ini juga menghasilkan komitmen awal peserta untuk menerapkan perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi preventif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi dan kesehatan digital anak. Program berpotensi direplikasi pada komunitas serupa dengan pendekatan partisipatif dan media pembelajaran interaktif.

EDUKASI PERAWATAN BAYI BARU LAHIR: PRAKTIK AMAN MEMANDIKAN BAYI

Dewi Novitasari Suhaid, Dyah Woro Kartiko Kusumo Wardani, Mitra Kadarsih, Kusuma Dini, Yoshepine Beni Purbo
Abstract: Perawatan bayi baru lahir di rumah merupakan bagian penting dari asuhan neonatal yang komprehensif. Dalam praktiknya, perawatan dasar seperti memandikan bayi masih sering dilakukan berdasarkan pengalaman atau kebiasaan yang… ang diwariskan, yang kadang tidak selalu sejalan dengan prinsip keamanan dan kenyamanan bayi. Teknik memandikan yang kurang tepat dapat menimbulkan risiko seperti hipotermi, iritasi kulit, maupun cedera ringan akibat posisi dan persiapan lingkungan yang kurang sesuai. Kondisi ini menunjukkan bahwa ibu tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga bimbingan praktis agar mampu melakukan perawatan dengan benar dan percaya diri dalam melakukan perawatan bayi sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan praktik aman memandikan bayi baru lahir sesuai prinsip asuhan neonatal esensia;. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui penjelasan materi, demonstrasi bertahap, diskusi dua arah, dan praktik langsung dengan pendampingan untuk memastikan setiap langkah dilakukan secara tepat dan benar. Program ini dilaksanakan pada 21 Januari 2025 di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi, yang datang berkunjung di wilayah kerja puskesmas. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat secara aktif, mampu mempraktikkan kembali tahapan memandikan bayi dengan benar, serta menunjukkan peningkatan pemahaman dan rasa percaya diri dalam melakukan perawatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung di layanan kesehatan primer dapat membantu ibu menguasai keterampilan perawatan bayi secara lebih aman dan tepat.

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI POLA MAKAN SEHAT DENGAN PENERAPAN PEDOMAN ISI PIRINGKU

Qurrotul ‘Uyun, Sherly Rizmay Anggraeni, Anjelika Naya Nandini, Vionita Maharani, Rakhel Denatali, Putri Septiya Dewi Alami, Salsabila Putri Ariastuti, Nurul Herdiyatiningtyas, Andriyanzah, Calvin Fara Renovta, Welly Mahardika
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai perwujudan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja… erja Nyata yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tidar di Desa Pandean, Kabupaten Magelang, salah satunya berfokus pada upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting menjadi penting karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan balita. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi pola makan sehat dengan menerapkan pedoman “Isi Piringku”. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab stunting, dampak stunting terhadap pertumbuhan anak, serta penerapan pedoman Isi Piringku sebagai acuan pemenuhan gizi seimbang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung dan diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian peserta masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting serta mampu menjelaskan kembali prinsip pola makan sehat berdasarkan pedoman Isi Piringku. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.

PENCEGAHAN PHYSICAL BULLYING MELALUI PENANAMAN EMPATI DAN TOLERANSI PADA SISWA KELAS IV SDN 2 MUDALREJO

M. Zimamin Nasaki, Khowi Uswatun Hasanah, Ina Niatul Maidah, Feni Farikhatus Zahro, Lia Warih Perwitasari, Helizah Eka Zulfiana, Maryam Robi’atun, Maryam Robi’atun, Chikma Fauzyiah Arrizqi, Masna Nikmaturrohmah, Amelia Agustina, Refa Dwi Putri, Ita Setiani, Angga Dwi Putra, Muhammad Izzuhddin Al-Mubarok, Muhammad Ilham Hannani, Arif Al Washim
Abstract: Perundungan fisik (physical bullying) masih menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan dasar karena berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… endeskripsikan peran penanaman nilai empati dan toleransi sebagai strategi pencegahan physical bullying pada siswa kelas IV SDN 2 Mudalrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan pihak sekolah, serta dokumentasi yang meliputi tata tertib sekolah, RPP, dan kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, masih ditemukan perilaku physical bullying seperti mendorong, memukul ringan, mencubit, dan body shaming. Setelah diterapkan penanaman empati dan toleransi melalui pembelajaran berbasis cerita, diskusi, dan simulasi peran, terjadi penurunan perilaku kekerasan fisik serta peningkatan sikap peduli, kemampuan mengelola emosi, dan penghargaan terhadap perbedaan antar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan empati dan toleransi yang terintegrasi dalam pembelajaran, serta didukung oleh peran guru sebagai teladan, efektif dalam mencegah physical bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, harmonis, dan kondusif di sekolah dasar.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENDUKUNG PERTUMBUHAN ROHANI JEMAAT DI GKSI PELITA HARAPAN LEMBO KODI

Yane Henderina Keluanan, Wiranto
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam mendukung pertumbuhan rohani jemaat di GKSI Pelita Harapan Lembo Kodi. Fokus utama penelitian adalah bagaimana metode pembinaan… binaan iman yang terstruktur, partisipatif, dan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman Alkitab, kedisiplinan rohani, serta keterlibatan jemaat dalam pelayanan sosial. Metode pelaksanaan melibatkan ceramah interaktif, diskusi kelompok, pendampingan rohani, dan praktik pelayanan nyata, yang dilaksanakan secara konsisten selama program PkM berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kehadiran jemaat, partisipasi aktif, dan penerapan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Jemaat mulai menginternalisasi firman Tuhan, memperkuat disiplin doa, membaca Alkitab secara rutin, serta menunjukkan kepedulian sosial melalui pelayanan kepada sesama. Evaluasi program mengungkap tantangan berupa keterbatasan waktu dan perbedaan latar belakang pemahaman Alkitab, yang menuntut penyesuaian metode agar program lebih inklusif dan efektif. Kesimpulannya, pendidikan iman yang holistik, menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan praksis, terbukti mampu membentuk jemaat yang dewasa secara rohani, aktif dalam pelayanan, dan memperkuat komunitas gereja secara menyeluruh. Temuan ini memberikan dasar penting bagi gereja untuk merancang program pembinaan rohani berkelanjutan yang relevan, kontekstual, dan transformatif, sehingga pertumbuhan iman jemaat dapat terjadi secara nyata, mendalam, dan berkesinambungan.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI PERSEKUTUAN ANAK DAN REMAJA (PAR) GEREJA MARTHEN LUTHER SENTANI

Meilinda Handayani Pasaribu, Adriano Manuel Kloatubun, Elepina Wisal, Tenna Wasini, Bawas Nabyal, Ironius Baransano
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi pada remaja di Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Gereja Marthen Luther Sentani. Masa remaja merupakan fase peralihan… ralihan yang sangat penting bagi perkembangan individu sehingga memerlukan pembekalan informasi kesehatan yang tepat guna menghindari perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat (Health Education) yang dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu: 1) persiapan (koordinasi dan identifikasi masalah); 2) pelaksanaan (pemberian edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus terkait kesehatan reproduksi serta pencegahan penyakit menular seksual); serta 3) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan, di mana 100% peserta mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik dan 97,4% menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program edukasi ini. Kegiatan ini berhasil memberikan landasan pengetahuan bagi remaja untuk menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku seks bebas maupun penyalahgunaan NAPZA.

PELATIHAN PENGGUNAAN PLATFORM DIGITAL "WAYGROUND" DALAM MENINGKATKAN EVALUASI PEMBELAJARAN INOVATIF BAGI GURU MA TERPADU AL HIDAYAH SUMENEP

Yusroni Farlan, Sri Hatiningsih, Masduki
Abstract: Pelatihan pengabdian masyarakat ini dimotivasi oleh kebutuhan untuk mendukung guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang tidak hanya efektif tetapi juga menyenangkan dan dapat meningkatkan motivasi siswa. Studi menunjukkan… njukkan bahwa platform pembelajaran berbasis game seperti Wayground dapat menjadi solusi karena dianggap bermanfaat, menghibur, dan menarik bagi siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru di MA Terpadu Al Hidayah Sumenep dalam memanfaatkan Wayground secara optimal, tidak hanya sebagai game, tetapi sebagai media evaluasi pembelajaran yang formal dan terstruktur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai lokakarya pelatihan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi demonstrasi langsung penggunaan fitur-fitur utama Wayground (seperti pembuatan dan penilaian kuis), praktik mandiri, diskusi, dan sesi mentoring untuk merancang evaluasi yang terintegrasi dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pendekatan ini dirancang untuk mengantisipasi kendala teknis dan memastikan implementasi yang direncanakan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru. Peserta berhasil membuat dan menerapkan kuis evaluatif menggunakan Wayground di kelas mereka. Implementasi ini dilaporkan meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Guru juga mencatat bahwa Wayground memfasilitasi proses penilaian yang lebih detail dan objektif.

PENERAPAN PHBS PADA KOMUNITAS DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG

Alkhusari, Dani Prasetyo, Cici Nabila
Abstract: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang bersifat endemik, namun pada periode tertentu dapat menimbulkan kejadian luar biasa hingga epidemi.. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat,… petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada hari sabtu di Puskesmas pada saat posyandu Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok mahasiswa pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh masyarakat, petugas kesehatan, mahasiswa dan dosen. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat, petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Kader kesehatan akan melakukan kunjungan rumah secara berkala untuk memberikan edukasi mengenai kebersihan rumah dan lingkungan, serta memfasilitasi pemanfaatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu

IMPLEMENTASI SOPHOS INTERCEPT X SEBAGAI APLIKASI KEAMANAN PERANGKAT DIGITAL PADA KOMUNITAS POS PAUD PANDANWANGI BANDUNG

Akbar, Aldi, Kartawinata, Budi Rustandi
Abstract: Maraknya kepemilikan perangkat digital khususnya smartphone di tiap individu memudahkan dalam kebutuhan akan informasi dan bertranksaksi. Namun tidak banyak yang menyadari pentingnya keamanan pada smartphone mereka. Untuk… k itu maka kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan bukan hanya berupa edukasi namun sekaligus tutorial praktis menginstal aplikasi keamanan perangkat digital menggunakan Sophos Intercept X. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif, grup diskusi, dan simulasi di komunitas Pos PAUD Pandanwangi Kota Bandung. Studi ini menemukan bahwa masih banyak peserta yang membutuhkan pemahaman dan panduan praktis tentang penggunaan aplikasi anti malware di perangkat digital mereka. Melalui kegiatan ini maka level literasi keamanan anti malware di kalangan peserta menjadi lebih baik dari sebelumnya.