Abstract:Abstract: PT. Branta Indo Niaga's output level, the company's sales and production have fallen over the last four years. This study aims to ascertain how transformational leadership affects PT. Branta Indo Niaga employees'…
s' motivation. to determine how PT. Branta Indo Niaga employees' performance is affected by transformational leadership. to determine how motivation affects PT. Branta Indo Niaga's performance. to ascertain how transformational leadership affects worker performance using PT. Branta Indo Niaga's motivation as an intervening variable. To confirm the association between variables, this study used quantitative analysis and variation-based or component-based structural equation modeling (SEM), specifically partial least squares, or PLS. All 39 employees of PT. Branta Indo Niaga comprise the population used in this study. The sampling strategy is a saturated sample, meaning that all 39 employees of PT. Branta Indo Niaga are included. The study's findings demonstrate that PT. Branta Indo Niaga employees' motivation is significantly improved by transformational leadership. Employee performance at PT. Branta Indo Niaga is significantly improved by transformational leadership. Employee performance at PT. Branta Indo Niaga is significantly improved by motivation. The impact of transformative leadership on PT. Branta Indo Niaga employees' performance might be mitigated by motivation.
Â
Keyword: Human Resources, Transformational Leadership, Motivation, Employee Performance.
Â
Abstrak: Tingkat output PT. Branta Indo Niaga, penjualan dan produksi perusahaan telah turun selama empat tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi motivasi karyawan PT. Branta Indo Niaga. untuk menentukan bagaimana kinerja karyawan PT. Branta Indo Niaga dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional. untuk menentukan bagaimana motivasi mempengaruhi kinerja PT. Branta Indo Niaga. untuk memastikan bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi kinerja pekerja dengan menggunakan motivasi PT. Branta Indo Niaga sebagai variabel intervening. Untuk mengkonfirmasi hubungan antara variabel, penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan pemodelan persamaan struktural (SEM) berbasis variasi atau berbasis komponen, khususnya kuadrat terkecil parsial, atau PLS. Semua 39 karyawan PT. Branta Indo Niaga merupakan populasi yang digunakan dalam penelitian ini. Strategi pengambilan sampel adalah sampel jenuh, yang berarti bahwa semua 39 karyawan PT. Branta Indo Niaga disertakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi karyawan PT. Branta Indo Niaga ditingkatkan secara signifikan oleh kepemimpinan transformasional. Kinerja karyawan di PT. Branta Indo Niaga ditingkatkan secara signifikan oleh kepemimpinan transformasional. Kinerja karyawan di PT. Branta Indo Niaga ditingkatkan secara signifikan oleh motivasi. Dampak kepemimpinan transformatif terhadap kinerja karyawan PT. Branta Indo Niaga dapat dikurangi oleh motivasi.
Â
Kata kunci: Sumber Daya Manusia, Kepemimpinan Transformasional, Motivasi, Kinerja Karyawan.
Abstract:Abstract: The Covid-19 pandemic has brought monumental challenges to the global health sector, exerting immense pressure on healthcare workers and highlighting the need for leadership that prioritizes resilience. Utilizing…
ng a scoping review method, this study investigated papers from the EBSCO, SAGE, PubMed, and Scopus databases, focusing on Leadership, Resilience, Healthcare, and Covid-19 as keywords. Sifting through 11 articles that met the established inclusion criteria, the study revealed four important themes: effective leadership styles, factors influencing leadership resilience, difficulties faced by health leaders during the pandemic, and strategies to strengthen leadership resilience. The findings demonstrate that inclusive and innovative leadership is crucial during crisis periods, given the mental and psychological challenges faced by healthcare workers. This study offers a new perspective in the psychological study of leadership during a crisis and emphasizes the importance of strategic revamping in leadership practices to ensure readiness for future outbreaks. The implications of this study are significant, providing a framework for health leaders to adopt a resilience-oriented approach, creating organizations that are more flexible and capable of withstanding pandemic pressures. It also implies the importance of developing policies and leadership training programs that are more focused on resilience in the future.
Â
Keywords: Covid-19; Healthcare Workers; Leadership; Resilience; Crisis Management
Abstrak: Pandemi Covid-19 telah menimbulkan tantangan monumental pada sektor kesehatan global, mengakibatkan tekanan besar pada tenaga kesehatan dan memperjelas kebutuhan akan kepemimpinan yang mengutamakan resilience. Melalui metode scoping review, penelitian ini menyelidiki makalah dari basis data EBSCO, SAGE, PubMed, dan Scopus dengan fokus pada Leadership, Resilience, Healthcare, dan Covid-19 sebagai kata kunci. Dalam memilah 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan, studi ini mengungkapkan empat tema penting: gaya kepemimpinan yang efektif, faktor-faktor yang mempengaruhi resilience kepemimpinan, kesulitan yang dihadapi pemimpin kesehatan selama pandemi, dan strategi untuk memperkuat resilience kepemimpinan. Temuan ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang inklusif dan inovatif adalah sangat krusial dalam periode krisis, mengingat tantangan mental dan psikologis yang dihadapi oleh pekerja kesehatan. Studi ini menawarkan perspektif baru dalam kajian psikologi kepemimpinan di masa krisis dan menekankan pentingnya pembenahan strategis dalam praktek kepemimpinan untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi wabah yang akan datang. Implikasi dari studi ini sangat penting, memberikan kerangka kerja bagi pemimpin kesehatan untuk mengadopsi pendekatan yang berorientasi pada ketahanan, menciptakan organisasi yang lebih fleksibel dan mampu mengatasi tekanan pandemi. Hal ini juga menyiratkan pentingnya pengembangan kebijakan dan program pelatihan kepemimpinan yang lebih fokus pada resilience di masa mendatang.
Â
Kata kunci: Covid-19; Kepemimpinan; Petugas Kesehatan; Resiliensi; Manajemen Krisis
Abstract:Abstract: This research aims to analyze the potential issue of catfish cultivation as an effort to increase people's income, the preferences of the catfish industry considering the possibilities and desires of the community…
ity for cultivating catfish from an Islamic economic perspective in an effort to increase income. Using data collected from the research area, this research was carried out in the field. In this case, the type of research is descriptive. Interviews, questionnaires, observations and literature reviews are used as data collection techniques and try to get a complete picture of whatever is being investigated. The owner of a catfish farming business in Ujung Serdang Village provides correct information for analysis. To understand the problem clearly, research findings through questionnaires and interviews using the Guttman scale are being discussed. Based on the cultivation location and the ability to cultivate catfish on the market at a fairly high price, farmers' preferences in choosing a catfish cultivation business have an impact on their ability to develop and meet their daily needs.
Keywords:potential and preferences;cultivation;catfish;income
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu potensi budidaya ikan lele sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat, preferensi industri ikan lele mempertimbangkan kemungkinan dan keinginan masyarakat budidaya ikan lele dalam perspektif ekonomi Islam dalam upaya meningkatkan pendapatan. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari wilayah penelitian, penelitian ini dilakukan di lapangan. Dalam hal ini jenis penelitiannya bersifat deskriptif wawancara, kuesioner, observasi, dan tinjauan literatur digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan berusaha mendapatkan gambaran yang utuh apapun yang sedang diselidiki. Pemilik usaha budidaya ikan lele di Desa Ujung Serdang memberikan informasi yang benar untuk analisis. Untuk memahami permasalahan secara jelas, digunakan temuan penelitian melalui kuesioner dan wawancara dengan menggunakan skala Guttman sedang dibahas. Berdasarkan lokasi budidaya dan kemampuan budidaya ikan lele di pasaran dengan harga yang cukup tinggi, preferensi pembudidaya pemilihan usaha budidaya ikan lele berdampak pada kemampuan mereka dalam mengembangkan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kata kunci: potensi dan preferensi; budidaya; ikan lele; pendapatan.
Abstract:SMKN 5 Kaur Selama ini telah dilakukan penilaian untuk menentukan siswa siswi terbaik setiap tahunnya berdasarkan keriteria yang telah di kategorikan menjadi 4 kriteria penilaian yaitu Absensi ,Nilai Raport, Test Tertulis…
lis , dan Prestasi dan Bakat. Namun dalam proses penilaian tersebut ,masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi kesalahan dalam memberikan hasil pemilihan siswa siswi terbaik dan juga masih membutuhkan waktu yang lama.Analisa penerapan Metode Weigted Aggregated Sum Product Assesment Dalam menentukan siswa siswi terbaik pada SMK NEGERI 5 Kaur dibuat dengan mengunakan bahasa pemprograman Visual Basic.Net dan databace SQL Server 2008r2. Aplikasi ini dapat membantu mempermudah pihak sekolah dalam menentukan siswa siswi terbaik pada setiap tahunnya di SMKN 5 Kaur Berdasarkan Metode Weigted Aggregated Sum Product Assesment. Berdasarkan pengujian black box yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa fungsionalitas dari aplikasi dari penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment untuk menentukan siswa siswi terbaik pada SMKN 5 Kaur berjalan sesuai harapan dan aplikasi mampu menampilkan hasil penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment tersebut.
Abstract:Abstract: Non PNS Employee Performance Assessment aims to find employees who have profiles that match the criteria. Another problem that occurs is the difficulty of selecting non-PNS employees properly and fairly due to…
the diversity of educational backgrounds, experience, competencies and employee portfolios so that it becomes a concern in determining whether or not employees are eligible to receive benefits outside of the basic salary. To overcome these constraints, a decision support system using the WASPAS method is needed to be used as an additional medium to support the decision-making process. The SMART method searches for the most suitable alternative priority by using weighting. System implementation uses the Visual Basic 2010 programming language and the method used in this study is the waterfall method. From the results of the tests carried out, it can be concluded that evaluating the performance of non-PNS employees using WASPAS can be carried out properly by taking the top number of employees from the WASPAS ranking process which can then be reported in the form of a report on the results of evaluating the performance of non-PNS employees.
Keywords: performance; WASPAS; decision support system
Abstrak: Penilaian kinerja Pegawai Non PNS bertujuan untuk mencari pegawai yang memiliki profil sesuai dengan kriteria ketentuan. Masalah lain yang terjadi adalah sulitnya menyeleksi pegawai Non PNS dengan baik dan adil dikarenakan keragaman latar belakang pendidikan, pengalaman, kompetensi serta portofolio karyawan sehingga menjadi perhatian dalam menentukan pegawai yang layak atau tidak untuk mendapatkan tunjangan diluar gaji pokok. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan metode WASPAS untuk dimanfaatkan sebagai media tambahan dalam menunjang proses pengambilan keputusan. Metode SMART mencari prioritas pilihan alternatif yang paling sesuai dengan menggunakan pembobotan. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 2010 dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan adalah penilaian kinerja pegawai Non PNS menggunakan WASPAS dapat dilakukan dengan baik dengan mengambil jumlah karyawan teratas dari proses perankingan WASPAS yang kemudian dapat dilaporkan dalam bentuk laporan hasil penilaian kinerja pegawai Non PNS.
Kata kunci: kinerja; WASPAS; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: This study aims to determine the authority of the dental nurse in carrying out medical actions delegated by the dentist to the dental nurse. Dental nurses have the authority to perform medical actions on the basis…
sis of statutory regulations and the delegation of part of the authority of dentists. The research conducted is using. Sociological legal research method, this research was conducted in Rokan Hilir Regency. The type of data in this scientific paper is in the form of primary data and secondary data supported by tertiary data. The result of this study is that the authority of dental nurses in carrying out health care efforts has two powers, namely the attribution authority and the delegation authority. Sanctions that can be given to dentists and dental nurses can be in the form of disciplinary, administrative, civil and criminal sanctions.
Keywords: Dental Nurse; medical action
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kewenangan dari Perawat Gigi dalam melakukan tindakan medik yang dilimpahkan oleh Dokter Gigi terhadap perawat gigi. Perawat gigi memiliki kewenangan dalam melakukan tindakan medik atas dasar peraturan perundang-undangan dan pelimpahan sebagian kewenangan dokter gigi. Penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan. Metode Penelitian hukum Sosiologis, penelitian ini dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Jenis data dalam karya tulis ilmiah ini berupa data primer dan data sekunder didukung dengan data tersier. Hasil dari penelitian ini adalah kewenangan perawat gigi dalam melakukan upaya pelayanan kesehatan keperawatan memiliki dua kewenangan yaitu kewenangan atribusi dan kewenangan delegasi. Sanksi yang bisa diberikan kepada dokter gigi maupun perawat gigi bisa berupa sanksi disiplin, administrasi, perdata dan pidana.
Kata kunci: Perawat Gigi; tindakan medik
Abstract:PT Indah Pocan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kelapa sawit. PT Indah Pocan mengalami panen kelapa sawit yang kurang memuaskan, hal ini mempengaruh kinerja karyawan. Maka PT Indah Pocan membutuhkan bibit…
kelapa sawit yang berkualitas untuk meningkatkan hasil panennya. Oleh karena itu PT Indah Pocan pemilihan bibit kelapa sawit yang layak tanam. Oleh karena itu dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakukan proses pemecahan masalah dengan mengambil keputusan yang dapat membantu pihak kepala lapangan dalam pemilihan bibit kelapa sawit layak tanam. Dalam hal ini diterapkan sistem pendukung keputusan menggunkan metode waspas dapat digunakan untuk menyeleksi lebih dari satu kriteria, kemudian akan dilakukan proses menyeleksi hasil yang terbaik. Dengan demikian kepala lapangan akan lebih efektif dalam menentukan kualitas bibit kelapa sawit layak tanam
Abstract:Jalan merupakan infrastruktur yang sering dilalui oleh masyarakat, jika terjadi kerusakan akan sangat mengganggu kegiatan masyarakat baik dari segi ekonomi, pendidikan, dan lain-lain, namun pada era otonomi daerah, kapasitas…
itas keuangan masing-masing daerah menjadi hal yang sangat penting menjadi perhatian pemerintah daerah dan permasalahan yang dihadapi pemerintah yaitu mengalami kesulitan dalam menentukan jalan mana yang akan diperbaiki terlebih dahulu karena banyaknya usulan perbaikan jalan dimana jumlah seluruh anggaran biaya dari seluruh usulan tersebut melebihi dari jumlah anggaran biaya yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk pelaksanaan perbaikan jalan. Agar mudah dalam melakukan penyelesaian masalah terkait menentukan prioritas perbaikan jalan maka dibuatlah sebuah program sistem pendukung keputusan, program sistem pendukung keputusan memerlukan sebuah metode dalam melakukan perhitungannya dan metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah terkait menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan Metode WASPAS adalah Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode WASPAS merupakan metode yang dapat mengurangi kesalahan-kesalahan ataupun mengoptimalkan dalam sebuah penaksiran untuk pemilihan dari nilai yang tertinggi hingga terendah. Metode WASPAS ini juga memiliki perhitungan yang mudah dipahami dan memiliki tingkat ke akuratan yang baik. Hasil program ini menunjukan bahwa sistem yang dibangun dengan berbasis desktop dapat membantu pihak desa citaman jernih dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat..
Abstract:The number of gated community housing is increasing and becoming a popular option in urban areas because of the security and privacy. Public open spaces in housing areas have a crucial role in improving environmental quality…
lity and the welfare of residents and the surrounding community. Therefore, this study will analyze the quality and test the effectiveness of Public Open Space research in Gated Community, Case Study of Citra Wisata Medan Johor. This study uses a qualitative approach with 5 variables used, namely; security, comfort, achievement, livability, and image. This study will be conducted for 1 month using 2 data collection methods, namely primary data (Observation and Questionnaire) and secondary data (Literature study). The results of this study are expected to contribute to the field of science, housing developers, housing residents, and the government in terms of the use and benefits of public open spaces in gated community housing.
Abstract:Digital financial transparency is crucial for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly for building accountable and trustworthy public institutions. Limited studies examine whether digitalization…
actually delivers accessible financial information and whether such transparency strengthens sustainable public governance. This study addresses that gap by constructing an original, multi-dimensional, portal-level Digital Financial Transparency Index (DFTI) and linking it to sustainable public governance, an association not previously tested at the Indonesian subnational level. Using a quantitative, explanatory design, financial management and public information portals are assessed through content analysis. Twenty-one indicators covering organizational information, financial transparency, and website accessibility are aggregated into the DFTI. Sustainable public governance is proxied by the 2024 electronic-based government system (SPBE) index, the only nationally standardized, externally assessed, and annually published measure of digital public administration maturity in Indonesia. Ordinary least squares regression tests the hypothesis, complemented by Spearman correlation as a non-parametric robustness check suited to the small city and regency subsamples. The findings show DFTI has a positive and significant effect on SPBE (β = 0.026; p = 0.032). The effect operates through content rather than appearance: among regencies, organizational information and financial transparency correlate significantly (p < 0.05) with SPBE, website accessibility does not. The results provide recommendations that local governments should adopt a standardized minimum financial-disclosure content and prioritize the weakest indicators, which are raw data, citizen-friendly budget summaries, and personal data protection. Also the provincial government should channel budget-capacity support to low-DFTI regencies, where transparency and maturity are most strongly associated with budget resources to advance SDG 17.