Abstract:Pariwisata merupakan sektor industri yang didukung oleh beragam sumber daya alam, letak geografis, spesies hewan, biota laut, budaya, adat istiadat, dan masakan yang berbeda-beda sehingga meningkatkan daya tarik wisata.…
Salah satu tempat wisata di Indonesia yang saat ini berkembang dan populer serta menarik perhatian pemerintah dan masyarakat adalah desa wisata. Desa wisata merupakan suatu tempat yang mempunyai daya tarik tersendiri dan dapat dijadikan tujuan wisata. Paket wisata (inclusive tour) adalah perjalanan wisata dengan beberapa tujuan, yang terdiri dari berbagai jasa perjalanan dalam suatu perjalanan wisata tertentu, dijual dengan satu harga yang mencakup seluruh komponen perjalanan wisata tersebut, diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan (Nuriata (2014). Banyak paket perjalanan kini dirancang berdasarkan jenis destinasi yang diminati wisatawan. Wisata budaya merupakan salah satu jenis wisata yang sangat digemari oleh wisatawan dalam dan luar negeri. Salah satu desa wisata di kawasan Lombok Timur yang terkenal dengan alam dan budayanya adalah Desa Sembalun Bumbung. Desa ini masih mempertahankan adat istiadat dan budaya peninggalan nenek moyangnya. Salah satu budaya yang bisa dilihat di sana adalah budaya melindungi mata air yang disebut dengan ``Upacara Ngayuayu.'' Merupakan ritual yang dilakukan untuk melindungi dan menjaga sumber mata air
Abstract:The phenomenon of increasing consumption of homoromantic fiction content among early adult women has given rise to the term Fujoshi, which is often directly associated with support for LGBT issues, although such an interpretation…
pretation does not necessarily reflect individuals’ attitudes in a comprehensive manner. This study is grounded in the need to understand the attitudes of early adult Fujoshi in a more nuanced and non-simplistic way, particularly through the framework of attitude theory encompassing cognitive, affective, and conative dimensions. The research problem focuses on how Fujoshi aged 18-40 interpret, experience, and express their attitudes toward homoromantic fiction content and its relationship to social values and norms in real life. This study employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews with three Fujoshi informants who are members of the XX fan chat group. The findings indicate that social media and peer networks play a significant role in the process of becoming a Fujoshi, as well as in shaping relatively intensive and repetitive patterns of content consumption as a form of emotional entertainment. Cognitively, the informants recognize that homoromantic fiction is related to LGBT issues; however, at the affective level, their interest is primarily driven by the uniqueness of the narrative structure and character dynamics rather than by sexual orientation itself. In the conative dimension, most informants do not demonstrate a tendency to support LGBT practices in real life; some even hold conservative views and display critical awareness of the potential negative impacts of their hobby, which they perceive as not fully aligned with prevailing social norms. The study concludes that Fujoshi attitudes are complex, ambivalent, and highly contextual. The novelty of this research lies in revealing a clear differentiation between the consumption of homoromantic fiction as a form of symbolic entertainment and individuals’ value positions toward social reality, which are often normatively conflated in previous assumptions.
Abstract:Mitra Pengabdian Masyarakat pada kegiatan ini adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang produksi dan menjual keripik ubi di Kabupaten Solok Selatan, keripik ubi tersebut melalui proses yang terstruktur…
terstruktur dari pengupasan hingga pengemasan. Meskipun menghasilkan produk yang berkualitas, usaha ini menghadapi masalah utama dalam pemasaran, yaitu keterbatasan visibilitas di dunia digital. Hal ini menyebabkan rendahnya jangkauan pasar dan terbatasnya akses konsumen terhadap produk “Keripik Ubi Faizah”. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung digitalisasi pemasaran “Keripik Ubi Faizah” melalui platform Profil Bisnis Google dan Google Maps, agar produk ini dapat dijangkau oleh konsumen yang lebih luas. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung pada proses produksi, wawancara dengan pemilik untuk mengidentifikasi kendala, dan implementasi strategi digital berupa pembuatan profil bisnis di Google serta mencantumkan alamat UMKM tersebut di Google Maps. Hasil dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan visibilitas produk, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong peningkatan penjualan. Digitalisasi pemasaran terbukti menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan pemasaran tradisional, dan memberikan peluang besar bagi UMKM seperti, “Keripik Ubi Faizah” untuk berkembang di era digital.
Abstract:Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjunganom agar mereka dapat mengembangkan ide usaha yang inovatif, meningkatkan…
n kemampuan manajerial, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini terpilih karena di Desa Tanjunganom memiliki potensi pada bidang UMKM dan pembibitan. Potensi yang ada pada desa ini dapat ditinjau dari beberapa komoditas yang ada, seperti komoditas pertanian, komoditas pembibitan, dan komoditas hijauan makanan ternak. Selain hal tersebut, program ini terpilih karena UMKM dan pembibitan di desa tersebut pernah mengalami penurunan pada tahun 2019–2020, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dapat dilaksanakan pelatihan ide usaha dan pengembangan UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah persiapan: identifikasi kebutuhan dan potensi usaha di desa, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari adanya kegiatan ini adalah para pelaku UMKM dan pembibitan di Desa Tanjunganom dapat memiliki pengetahuan tentang cara mengembangkan ide usaha yang inovatif, strategi untuk memperluas jaringan pemasaran, dan cara untuk memanajerial usaha, cara pengemasan produk, legalitas usaha.
Abstract:Kehadiran sebuah aplikasi tentu akan sangat membantu proses pekerjaan, yang awalnya bersifat manual menjadi terotomatisasi secara cepat, tepat dan akurat. Tidak hanya itu, aplikasi yang dibangun tentu akan membuat pekerjaan…
aan lebih rapi dan memberikan kesan yang lebih profesional. Hampir semua bidang pekerjaan tidak terlepas dari penggunaan aplikasi, termasuk bidang olahraga. Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup digemari khususnya para laki-laki, terlihat dari banyaknya para pengusaha membangun lapangan futsal untuk disewakan. Pembuatan aplikasi papan skor futsal digital diharapkan akan memberi solusi bagi para pengusaha penyewaan lapangan futsal dalam memberikan pelayanan kepada pemakai lapangan. Dengan kehadiran aplikasi papan skor futsal digital akan memudahkan pengelola atau tim yang sekedar bermain dalam menghitung dan menampilkan skor pertandingan. Visual studio dengan bahasa pemrograman VB.Net merupakan salah satu software dan bahasa pemrograman yang mampu membangun aplikasi papan skor futsal digital yang berbasis desktop tersebut.
Abstract:Abstract: Toko Mandiri Sukses Jaya distributes and becomes a trading company that supplies various daily necessities such as body care products (shampoo, soap), home care, food, drinks, so that data collection which is still…
till being carried out without supply management has an impact on the reporting process which is takes a long time and errors often occur in data collection, there is often an imbalance in the stock of goods and the packaging is quite long for that. Supply Chain Management (SCM) is a set of methods that are implemented and integrated for suppliers, companies, warehouses and other storage areas effectively and efficiently. This study aims to simplify inventory management, starting from the process of ordering goods from suppliers, procurement of goods to managing goods to customers at Toko Mandiri Sukses Jaya. With the application, Toko Mandiri Sukses Jaya can evaluate stock and product flow easily
Keywords: supply chain management; mandiri sukses jaya shop; website
Abstrak: Toko Mandiri Sukses Jaya menyalurkan dan menjadi salah satu perusahaan dagang yang menyuplai berbagai bahan kebutuhan sehari-hari seperti produk perawatan tubuh (sampo, sabun), perawatan rumah, makanan, minuman, sehingga pendataan yang masih dilakukan tanpa adanya supply management berdampak pada proses pelaporan yang memakan waktu lama dan sering terjadi kesalahan dalam pendataan, sering juga terjadi ketidak seimbangan stok barang dan pengemasan nya tergolong cukup lama untuk itu. Supply Chain Management (SCM) adalah seperangkat metode yang diterapkan dan terintegrasi untuk pemasok, perusahaan, gudang dan area penyimpanan lainnya secara efektif dan efisien Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah manajemen persediaan barang, mulai dari proses pemesanan barang baik dari pemasok, pengadaan barang hingga pengelolaan barang kepada pelanggan pada Toko Mandiri Sukses Jaya. Dengan adanya aplikasi, maka Toko Mandiri Sukses Jaya dapat mengevaluasi stok dan aliran produk dengan mudah
Kata Kunci : supply chain management; toko mandiri sukses jaya; website
Abstract:Abstract: Cats are pets that are loved by humans, including people in Indonesia. People who keep cats need to pay attention to and maintain the health of cats to avoid all diseases. The Angora cat is one of the cat breeds…
s that has its own charm for cat lovers. In their care, not a few Angora cat owners do not understand how to take good care of Angora cats so that they can cause the animal to get sick. The lack of knowledge possessed by cat owners about the diseases experienced by their favorite animals can lead to misdiagnosis and inappropriate handling. Kianna Pet Shop and Animal Care is a veterinary clinic located on Jalan Imam Bonjol, Komplek Ruko Kota Mas, Kisaran, Asahan Regency. Kianna Pet Shop and Animal Care has many customers who trust Kianna Pet Shop and Animal Care to treat their pets. Kianna Pet Shop and Animal Care only has one veterinarian and one assistant. Angora cat diseases in general that are often treated at Kianna Pet Shop and Animal Care are fungus, FLUTD, feline calicivirus, fleas, cat flu, intestinal worms, hematoma (blood clots), chlamydiosis and diarrhea. To overcome these problems, an expert system was created using the Case Based Reasoning (CBR) method which will facilitate communication and consultation between veterinarians and Angora cat owners.
Keywords: expert system; CBR method; animal felis catus
Abstrak:Kucing adalah hewan peliharaan yang banyak digemari oleh manusia, termasuk masyarakat di Indonesia. Masyarakat yang memelihara kucing perlu memperhatikan dan menjaga kesehatan kucing agar terhindar dari segala penyakit. Kucing anggora salah satu ras kucing yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta kucing. Dalam perawatannya, tak sedikit pemilik kucing anggora yang kurang memahami bagaimana cara merawat kucing anggora dengan baik sehingga dapat menyebabkan hewan tersebut terserang penyakit. Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik kucing tentang penyakit yang dialami oleh hewan kesayangannya itu dapat mengakibatkan kesalahan diagnosa serta penanganan yang tidak sesuai. Kianna Pet Shop and Animal Care memiliki banyak pelanggan yang memberikan kepercayaan terhadap Kianna Pet Shop and Animal Care untuk mengobati hewan peliharaannya. Kianna Pet Shop and Animal Care hanya memiliki satu orang dokter hewan dan satu orang asisten. Penyakit kucing anggora pada umumnya yang sering berobat di Kianna Pet Shop and Animal Care yaitu jamur, FLUTD, feline calicivirus, kutu, cat flu, cacingan, hematoma (pembekuan darah), chlamydiosis dan diare. Mengatasi permasalahan tersebut maka dibuat suatu sistem pakar menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR) yang akan mempermudah komunikasi dan konsultasi antara dokter hewan dan pemilik kucing anggora.
Kata kunci: expert system; CBR method; hewan felis catus
Abstract:Abstract: The fisheries and livestock sectors in South Lampung Regency are among the main contributors to the local economy. However, this abundance of resources does not ensure adequate animal protein intake for the local…
al community. Low public awareness of animal protein consumption, limited knowledge of processing and value, and suboptimal utilization of local food resources in South Lampung mean that most fisheries and livestock products are still sold fresh. Lecturers in the Agricultural Technology Department, Politeknik Negeri Lampung, conducted outreach and training on the handling and processing of fisheries and livestock products to broaden the horizons of agricultural representatives in South Lampung Regency. The program included outreach and training on the importance of animal protein, selecting high-quality, fresh ingredients, and implementing hygiene principles in the production process. Participants also learned skills in meatball making, packaging, and proper storage. This program is expected to enhance the community's thinking skills, creativity, and skills, increase animal protein consumption, and boost community income by processing local food sources into superior products that are characteristic of South Lampung Regency.
Keywords: meatball; food diversification; added value; community service; animal protein
Abstrak: Sektor perikanan dan peternakan di Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu kontributor utama bagi ekonomi lokal. Namun faktanya, melimpahnya sumber daya tersebut tidak menjadikan asupan protein hewani masyarakat sekitarnya tercukupi dengan baik. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi protein hewani, terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan dan nilai tambah, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber pangan lokal di Lampung Selatan menyebabkan sampai saat ini kebanyakan hasil perikanan dan peternakan masih dijual dalam bentuk segar. Sosialisasi dan pelatihan mengenai penanganan hingga pengolahan hasil perikanan dan peternakan dilakukan oleh Dosen Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Lampung, untuk membuka wawasan bagi perwakilan usaha tani di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari tahap sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya protein hewani, pemilihan bahan baku yang baik dan segar, serta proses produksi yang menerapkan prinsip higienitas. Peserta juga mendapatkan keterampilan membuat bakso, proses pengemasan, dan penyimpanan yang baik. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir, kreativitas dan keterampilan masyarakat, meningkatkan angka konsumsi protein hewani, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengolahan sumber pangan lokal menjadi produk unggulan dan ciri khas Kabupaten Lampung Selatan.
Kata kunci: bakso; diversifikasi olahan; nilai tambah; pengabdian; protein hewani
Abstract:Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming…
ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups.
Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur
Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah.
Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur
Abstract:Suole MSME is a catfish floss producer committed to enhancing product quality through the implementation of the Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) system. Implementation is carried out by development and…
d verification of the production process flow diagram, hazard identification, determination of Critical Control Points (CCPs), and establishment of critical limits. This community service activity aimed to provide knowledge and assistance in HACCP implementation to enhance food safety, product quality, and competitiveness. The activity was conducted from October to December 2024 at UMKM Suole, and included interviews, field observations, and HACCP assistance and analysis. The results show that the catfish floss production process involves several critical stages that require monitoring, such as raw material reception, meat separation, frying, and packaging. Hazard identification and determination of Critical Control Points (CCPs) have been carried out to prevent biological, chemical, and physical contamination. The importance of developing Standard Operating Procedures (SOPs), maintaining sanitation, and controlling processing time and temperature was emphasized. Improving the understanding of HACCP among MSME actors is a key factor in effective hazard control and achieving food safety.
Keywords: catfish floss; food safety; HACCP; hazard
Abstrak: UMKM Suole merupakan salah satu produsen abon lele yang berupaya meningkatkan kualitas produk melalui penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Penerapan dilakukan dengan penyusunan dan verifikasi diagram alir proses produksi abon lele, identifikasi bahaya, serta penetapan CCP dan batas kritis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan wawasan dan pendampingan penerapan HACCP guna meningkatkan keamanan pangan, mutu, dan daya saing produk. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024 di UMKM Suole, meliputi wawancara, observasi lapangan, serta pendampingan dan analisis HACCP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses produksi abon lele mencakup beberapa tahap penting yang memerlukan pengawasan, seperti penerimaan bahan baku, pemisahan daging, penggorengan, dan pengemasan. Telah dilakukan identifikasi bahaya dan penetapan titik kendali kritis (CCP) untuk mencegah kontaminasi biologis, kimia, dan fisik. Selain itu, ditekankan pentingnya penyusunan SOP, sanitasi, serta pengendalian suhu dan waktu proses. Peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap HACCP menjadi faktor kunci dalam pengendalian bahaya dan pencapaian keamanan pangan produk.
Kata kunci: abon lele; bahaya; HACCP; keamanan pangan