Search Articles & Publications

Showing 132 articles found for "Instan"

FINDING PREPOSITION IN Q.S AL-KAHF

Sinaga, Yusni
Abstract: Looking at the limited time for people, especially for students and looking at so many subjects that must be studied by a student, it seems that students do not have time to study their religious. Meanwhile, references to… o the teachings of the good character it self are only found in the students’ religious scriptures. so a wise teacher must be abble to involve the holy kitab of each student in every material being taught such as Al- Qur’an for Moeslem students’. Because all references can be found in the Al- Qur;an, for instance in surah Al-Kahfi specifically for the language mathery preposition. Al Qur’an can be used as a media for exercises and also as a media for finding examples of the preposition in grammar matery.  

PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN GIZI BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN KOTA PEKANBARU

Rozalinasari, Rozalinasari, Nurmasari, Nurmasari
Abstract: Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan… kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru.  Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif. 

IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI KELURAHAN SUNGAI LAKAM BARAT KECAMATAN KARIMUN KABUPATEN KARIMUN

Giovani, Ahmad Ridho, Kustiawan, Kustiawan, Pratama, Ryan Anggria
Abstract: Fenomena permasalahan yang terjadi  di lapangan dalam melaksanakan program KIA di Kabupaten Karimun sampai saat ini masih banyak anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak dikarenakan ada beberapa penyebab yaitu minimnya… mnya antusias warga khususnya para orang tua di Kabupaten Karimun terhadap KIA dan masih minimnya informasi terkait tentang KIA bahkan setiap anak di wajibkan untuk memiliki kartu identitas dan masih banyak  manfaat atau kegunaan KIA di Kabupaten Karimun karena sampai dengan hari ini masih sama belum menjadi prioritas syarat wajib di instansi pemerintah bahkan swasta serta tidak ada berlaku sanksi bagi orang tua atau anak yang belum memiliki KIA dan apa  yang dirasakan bagi masyarakat, peneliti ingin mengkaji lebih lanjut mengenai “Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) Di Kabupaten Karimun. Objek penelitian ini adalah implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pedoman wawancara menggunakan teori David C Korten yang berindikator, Indikator Program yaitu Program adalah berkaitan dengan hal ini adalah tujuan yang ingin dicapai secara jelas yaitu implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) adanya tujuan kebijakan dalam mencapai tujuan pengimplementasian Kartu Identitas Anak (KIA) adanya strategi dalam pelaksanaan pengimplementasian KIA. Indikator Pelaksana yaitu Kelompok sasaran harus ada kesesuaian antara kelompok sasaran dengan organisasi pelaksana untuk dapat memperoleh hasil program yang sesuai dengan kelompok sasaran program, dalam hal ini yang menjadi sasaran anak dibawah umur 17 tahun ke bawah.  Indikator Sasaran Pelaksana yaitu pelaksanaan harus ada kesamaan antara program organisasi pelaksana yaitu kesamaan antara tugas yang di syaratkan oleh program dengan kemampuan organisasi dalam hal ini dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam pengimplementasian KIA oleh karena itu kemampuan implementator merupakan SDM yang memperngaruhi keberhasilan implementasi dalam hal ini pengimplementasian KIA.  

Manajemen Pelayanan Organisasi Perkumpulan Harmoni Alam Papuana di Papua Selatan

Ryvelyno Michaelriyo Alan David’S Moesieri
Abstract:  Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan… rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.     Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi   Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.     Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.     Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.     Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan. Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana

Strategi Dinas Sosial dalam Penanganan Anak Jalanan dan Remaja Nakal: Studi Kasus Merauke

Nani Bivak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam menangani permasalahan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke, dengan fokus pada fenomena kekerasan jalanan dan penyalahgunaan… lahgunaan minuman keras (miras). Ruang lingkup kajian mencakup upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilakukan oleh Dinas Sosial, serta kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sejumlah informan kunci, termasuk pejabat Dinas Sosial, tokoh masyarakat, dan remaja yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas pendukung, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Meski demikian, terdapat beberapa langkah efektif, seperti pembinaan kelompok remaja rentan dan kampanye penyuluhan bahaya miras di sekolah-sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanganan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke memerlukan pendekatan yang lebih terpadu, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan peningkatan kapasitas lembaga sosial serta keterlibatan aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan program.

Eksplorasi Peran Aplikasi Srikandi dalam Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke

Yusup, Junaryo, Dumatubun, Nelly FM. Lucyani, Betaubun, Restu M.N.
Abstract: Penelitian Eksplorasi peran aplikasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di Sekretariat Daerak Kabupaten Merauke berujuan untuk Mendeskripsikan kontribusi SRIKANDI dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas… tas kerja serta hambatan yang di hadapi di Sekretariat Daerah Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan peneliian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan melakukan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi SRIKANDI memberikan kontribusi dalam meningkatakan efisiensi dan efektivitas kerja pegawa di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauka. Dengan penerapan aplikasi SRIKANDI mempercepat proses pencatatan, pencarian, dan distribusi dokumen antar unit kerja. Dan prosedur birokrasi menjadi lebih sederhana dan transparan, selain itu penelusuran arsip menjadi lebih akurat serta keamanan dari arsip juga terjaga. Namun yang menjadi kendala dalam penerapan aplikasi SRIKANDI adalah Infrastruktur dan sumber daya manusia, yakni iinternet tidak stabil (sering mengalami gangguan) dan sebagian pegawai yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Hasil dari Eksplorasi Peran Aplikasi Srikandi dalam Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke diharapkan dapat menjadi referensi serta gambaran nyata kepada instansi pemerintahan mengenai efektivitas penggunaan aplikasi Srikandi dalam meningkatkan kinerja administrasi.

Dampak YouTube Shorts terhadap Pola Pikir dan Tingkah Laku Peserta Didik

Agil Syakhirotul Rizkiyah, Desy Safitri, Sujarwo
Abstract: The rapid advancement of digital technology has significantly transformed the way people interact, access information, and consume media. The internet, as the cornerstone of this transformation, enables instant access to… information beyond the limits of space and time. One prominent manifestation of this progress is the rise of social media platforms, including YouTube Shorts, which offer short-form videos in an engaging and fast-paced format. This platform has gained immense popularity, not only among adults but also among children and adolescents. While YouTube Shorts can serve as a source of education and entertainment, its unrestricted access regardless of age raises serious concerns. Children are particularly vulnerable to exposure to content that is inappropriate for their psychological development, such as verbal violence, consumerist lifestyles, deviant behavior, and misleading information. This situation prompts a fundamental question: to what extent do digital broadcasts influence students’ mindset and behavior? This study employs a descriptive qualitative approach to explore the impact of YouTube Shorts consumption on students. The findings reveal a duality of influence: on one hand, appropriate content can enhance literacy, creativity, and language proficiency. On the other hand, without proper supervision, this platform may lead to addiction, weaken social interaction, and normalize behaviors that contradict educational values. Therefore, collaboration between parents and educators is essential. Active supervision at home and digital ethics education at school are crucial to shaping a generation that is both critical and wise in navigating the digital information landscape.

Membangun Pemahman yang Koheren mengenai Iman Kristen kepada Generasi Milenial di Era Digital

Merfin Bengkiuk, Margareth Julia Malelak, Margarita Tenis, Marni Tauho, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Massive digital transformation has reshaped patterns of interaction, modes of thinking, and the spiritual construction of the millennial generation, thereby creating serious challenges for the church in nurturing a mature,… e, authentic, and contextually relevant Christian faith. The abundance of information, instant culture, and growing skepticism toward religious institutions raise a critical research problem concerning how to formulate effective strategies to develop a theologically sound understanding of faith that is also adaptive to digital culture. This study aims to construct a strategic approach that bridges faith tradition and digital dynamics through a qualitative-reflective method based on recent theological literature and critical observation of digital ministry practices. The analysis identifies four primary strategies: contextual proclamation of faith, optimization of digital platforms as spaces for testimony and education, formation of supportive online communities, and strengthening digital and theological literacy among church leaders. The findings indicate that millennials possess a deep spiritual longing but seek integrity, open dialogue, and practical relevance of faith in daily life. The study concludes that a paradigmatic transformation of church ministry is necessary by positioning digital space as a participatory and dialogical locus of spiritual formation, while the novelty of this research lies in the systematic integration of theological reflection and contextual digital pastoral strategies as an adaptive ministry model for the millennial generation in the era of technological disruption.

Konseling Pasca Nikah untuk Mengatasi Konflik Pasangan Usia Lima Tahun Pertama Pernikahan di GBI Musi Palem Indah Palembang

Tiara Greey Yani, Guntur Hari Mukti, Josep Tatang
Abstract: This study aims to analyze the role of post-marital counseling as a pastoral strategy in addressing marital conflicts during the first five years of marriage among congregants of the Bethel Church of Indonesia (Gereja Bethel… thel Indonesia) Musi Palem Indah, Palembang. The first five years of marriage represent a critical period prone to various issues, such as personality differences, poor communication patterns, financial problems, spiritual crises, and the influence of secular culture. Although the church has implemented a premarital counseling program, data indicate instances of divorce among young married couples due to a lack of continuous guidance. This research employs a qualitative descriptive method using observation, semi-structured interviews, and questionnaires distributed to 25 couples who were married between 2020 and 2025. Data analysis was conducted through the stages of reduction, data presentation, and conclusion drawing, validated through source triangulation. The findings reveal that the majority of respondents (70–80%) acknowledged that post-marital counseling plays a significant role in resolving household conflicts, fostering healthy communication, and strengthening family spirituality. The key finding of this study is the effectiveness of the MUSI-based pastoral counseling model (Problem, Effort, Goal, Intervention), which is systematic, contextual, and spiritually integrative according to the needs of the local congregation. The study recommends that the church develop post-marital counseling programs as an integral part of pastoral family ministry in a preventive, structured, and continuous manner to strengthen Christian family resilience from the early stages of marriage.

Rekonstruksi Eksistensi Perempuan melalui Kritik Sastra Feminis terhadap Kidung Agung 3:1-5

Geret Paulus Laritmas
Abstract: The participation of women in various spheres of life has witnessed significant progress; however, it is undeniable that patriarchal culture remains deeply entrenched and continues to reproduce discriminatory practices and… nd violence against women, including through religious interpretation. In many instances, religion inadvertently reinforces gender inequality through scriptural interpretations that are predominantly shaped by male perspectives and patriarchal structures. Therefore, a hermeneutical approach is required, one capable of deconstructing such biases and rearticulating the voices of women in a just manner. This study aims to interpret Song of Songs 3:1-5 through the lens of feminist literary criticism, specifically employing the “woman as reader” approach developed by Elaine Showalter. This approach emphasizes the experiences, voices, and agency of women as subjects within the text. Through the stages of interpretation, narrative deconstruction, and critical evaluation, the analysis reveals that the female character in this passage is portrayed as an autonomous individual who demonstrates initiative and actively expresses her love and longing. This representation subtly challenges patriarchal constructions that traditionally position women as passive objects in gender relations. On the other hand, the text also opens a reflective space to examine how women, consciously or unconsciously, may contribute to the perpetuation of systems that oppress them. Consequently, a feminist reading of Song of Songs not only unveils the emancipatory potential within the biblical text but also offers a critical and transformative hermeneutical framework. This represents an effort to reclaim a gender-just theological space and to reimagine sacred scripture as a site of both spiritual and social struggle toward justice and equality.