Search Articles & Publications

Showing 20 articles found for "Mantap"

Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar Sebagai Pembentuk Guru Profesional Di UPT SDN 09 Kepala Bukit

Annisah Fitriah, Afrimon
Abstract: Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah suatu program dalam pendidikan prajabatan guru, yang dirancang untuk melatih mahasiswa atau calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga… setelah menyelesaikan pendidikannya mahasiswa siap secara mandiri mengemban tugas sebagai guru. Kemampuan untuk melaksanakan tugas inilah yang dibentuk melalui PKM. PKM dapat dideskripsikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan profesionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sesuai tuntutan Undang-Undang Pendidikan Nasional. PKM adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikasi dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan, berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan secara bertahap dan terpadu dalam bentuk orientasi lapangan, pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri, yang terjadwal secara sistematis yang difasilitasi oleh Dosen Pembimbing dan Guru Pamong secara kolaboratif. Dengan demikian, pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon guru yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.

Observasi Lapangan Melalui Kegiatan Latihan Terbimbing Dan Mandiri Di Sekolah Dasar Negeri 24 Lundang Berdasarkan

Anggun Mayang Sari, Erna Warnelis
Abstract: Program Pemantapan Kemapuan Mengajar {PKM} STKIP Widyaswara Indonesia yang dilaksanakan pada semester VI tahun 2024 yang dimulai dari tanggal 20 Mei 2024 sampai dengan 29 Agustus 2024 memberikan kesempatan kepada mahasiswa… wa untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya dalam bidang pendidikan. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran disekolah ,memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal ,mempelajari dan menghayati permasalahan disekolah ataupun lembaga terkait dengan proses pembelajaran,meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ia kuasai. Program PKM ini meliputi pelaksanaan latihan terbimbing sebanyak 6 {enam }kali dan latihan mandiri sebanyak 3 {tiga} kali. Pelaksanaan latihan terbimbing dan latihan mandiri ini meliputi pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran ,penyiapan media pembelajaran ,melaksankan pembelajaran ,dan melakukan evaluasi pembelajaran. Pada pelaksanaan program PKM di SDN 24 lundang berjalan cukup baik.Dengan dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak terutama pihak sekolah sangat membantu lancarnya proses pelaksanaan program pemantapan kemampuan mengajar ini di sekolah.

Penerapan Model Pembelajaran Based Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SDN 12 Batang Lawe

Ahmad Al Akbar, Dian Sarmita
Abstract: Dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan managerial di sekolah, untuk melatih dan mengembangkan keguruan, serta keterampilan mengajar. Maka diadakan sebuah program untuk meningkatkan… ingkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon guru yakni program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar). Program ini bertujuan untuk melatih calon guru melalui praktek mengajar secara nyata di sekolah. Program PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yakni tahap pengamatan proses pembelajaran, latihan terbimbing dan latihan mandiri. Hasil dari program PKM umumnya berjalan dengan baik sesuai dengan program dan kegiatan yang telah dirancang. Mahasiswa mampu mengetahui proses pembelajaran secara langsung, dapat merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas serta meningkatkan keterampilan mengajar. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa mampu meningkatkan hard skill maupun soft skill dalam mengajar.

Program Pelaksanaan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) Di UPT SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Dina Putri, Esa Yulimarta
Abstract: Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;… belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.

Pelatihan Pemantapan Pengolah Kata dan Angka Untuk Pembuatan Laporan Kepada Pegawai Pemerintahan

Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany, Syafnur, Afdhal, Irawati, Novica
Abstract: Abstract: Training on word processor and spreadsheet is needed for government employees at UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in making reports such as annual report, financial report, performance report, and etc.… The government employees have had the basic knowledge of using word processor and spreadsheet, but there are still many advanced fiture that never used before to fastened the process of reporting making.   The lecturer team of Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal is making a community service in UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in February 2021. Training method is a practical training to allow the participants implement the given knowledge. The training is running well and get the positive result from the participants and the head of UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. The training result is shown by enhancement of the ability in understanding and practising the training materials of word processing and spreadsheet for making reporting during the session.            Keywords: government employee, reporting; spreadsheet; word processor   Abstrak: Pelatihan pemantapan pengolah kata dan angka sangat dibutuhkan oleh pegawai pemerintahan khususnya di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba dalam pembuatan laporan seperti laporan tahunan, laporan keuangan, laporan kinerja dan lain-lain. Para pegawai sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pengolah kata dan angka, tetapi masih banyak fitur pada perangkat lunak yang belum diketahui dan dipergunakan untuk dapat mempermudah dan mempercepat pembuatan laporan di instansi terkait. Oleh karena itu, tim Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal melakukan kegiatan pengabdian kepada mas-yarakat dengan memberikan pelatihan kepada para pegawai di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan  Danau Toba pada Februari 2021. Metode pelatihan diberikan dalam bentuk practical training sehingga para peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para peserta dan pimpinan UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. Hasil kegiatan pelatihan dapat dilihat dari      peningkatan kemampuan peserta dalam memahami dan mempraktekkan secara langsung materi pengolahan kata dan angka untuk pembuatan laporan yang disampaikan selama pelatihan. Kata kunci: laporan; pengolah angka; pengolah kata

Pemantapan Karang Taruna dan Pekan Ambyar Desa Morang Kec. Kare Kab. Madiun

Dessyarti, Robby Sandhi, Ari Kadi, Dian Citaningtyas, Apriyanti, Apriyanti
Abstract: The organization is a social entity that consciously coordinates and has boundaries and has an ongoing identity to achieve organizational goals. One of them is Karang Taruna Village Morang which is a forum that has a function… ction as guidance and development of the village's economic potential. The youth organization in Village Morang has a superior program in the form of pekan ambyar. However, the lack of understanding and knowledge in terms of organization, administration, and finance meant that this program was limited to planning. This makes the reason for the need to strengthen youth organizations. The method used in community service programs is in the form of community education training in the form of an understanding of organization, administration, and finance. The results achieved in this activity were that youth organizations could understand in terms of organization, administration, and financial aspects. The implementation of the flagship program pekan ambyar is one of the iconic activities that are competitive and makes the Village Morang Maju. Keywords: administration; financial; karang taruna; organization Abstrak: Organisasi merupakan sebuah entitas sosial yang secara sadar melakukan koordinasi dan memiliki batasan serta memiliki identitas yang berkelanjutan untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satunya adalah karang taruna desa Morang dimana merupakan sebuah wadah yang memiki fungsi sebagai pembinaan dan pengembangan potensi perekonomian desa. Karang taruna yang berada di desa Morang memiliki sebuah program unggulan berupa pekan ambyar. Namun kurangnya pemahaman dan pengetahuan dalam segi organisasi, administrasi dan keuangan menjadikan program ini sebatas perencanaan. Hal ini menjadikan alasan perlunya dilakukan pemantapan karang taruna. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pendidikan masyarakat berupa pemahaman akan organisasi, administrasi, dan keuangan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah karang taruna dapat memahami dalam segi organisasi, segi administrasi, dan segi keuangan. Terlaksananya program unggulan pekan ambyar sebagai salah satu kegiatan yang iconic berdaya saing serta menjadikan desa Morang Maju. Kata kunci: administrasi; keuangan; karang taruna; organisasi

Pemantapan Kemampuan Mengajar Di UPT Sekolah Dasar Negeri 05 Pasar Muara Labuh

Ashiva Elsa Fitri, Animar Fauziah
Abstract: Memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam  pembelajaran di sekolah,  melatih dan mengembangkan potensi  serta keterampilan mengajar. Oleh karena itu, program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar) dimulai untuk… tuk meningkatkan kualifikasi siswa sebagai calon guru. Program ini bertujuan untuk mengembangkan guru masa depan melalui praktik pengajaran konkrit di sekolah. Program PKM ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu observasi proses pembelajaran, kegiatan terbimbing, dan praktik mengajar. Hasil  program PKM secara umum berjalan dengan baik sejalan dengan program dan kegiatan yang  dirancang. Siswa dapat mengetahui secara langsung proses pembelajaran, merencanakan pembelajarannya, melaksanakan proses belajar mengajar di kelas, dan meningkatkan keterampilan mengajarnya. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa dapat meningkatkan hard skill dan soft skillnya di kelas.

Workshop E-Learning kepada Guru TK dan SD Excellent Bukittinggi Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Profesional Dan Digital

Khomarudin, Agus Nur, Novita, Rina, Aulia, Romy, Putri, Ega Evinda
Abstract: Selama pandemi covid-19 melanda Indonesia beberapa waktu lalu, para guru harus berjibaku dalam menyediakan dan mengelola pembelajaran secara maya, jarak jauh atau online. Hal ini dilakukan guru agar para pelajar tetap dapat… pat mengikuti pembelajaran yang sebagian besar dilakukan dalam jaringan atau daring dengan menggunakan media e-learning. E-learning adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan dengan mengunakan media internet maupun jaringan komputer lainnya. E-learning merupakan pembelajaran dengan menggunakan media elektronik dan teknologi komputer yang memiliki akses internet. E-learning dapat membawa suasana baru dalam ragam pengembangan pembelajaran. Pemanfaatan e-learning dengan baik dapat meningkatkan hasil pembelajaran dengan maksimal. Selain itu, E-learning juga memudahkan siswa dalam mengakses materi pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang beragam. Proses interaksi antara sesama peserta didik dapat terjalin dengan lebih baik dengan memanfaatkan berbagai sistem aplikasi yang dapat lebih memantapkan siswa dalam penguasaan materi yang diberikan baik di dalam maupun di luar kelas. Berdasarkan uraian tentang pemanfaatan e-learning yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran, maka kondisi ini melatarbelakangi timbulnya gagasan kreatif dari pelaksana PkM untuk mengadakan sebuah workshop. Kegiatan workshop dalam PkM ini bertujuan unutk meningkatkan kemampuan IPTEK bagi para guru TK dan SD Excellent Bukittinggi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melek terhadap kemajuan Teknologi Informasi, memberikan bekal kepada para guru agar dapat mengelola pembelajaran secara daring, pendampingan terhadap para guru untuk dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya.

Analisis Keterkaitan Hasil Survei Kondisi Jalan Dalam Proses Perencanaan Dan Pelaksanaan Pemeliharaan Jalan

Nurul Komalasari, Anis Sagaf
Abstract: Jalan merupakan prasarana penunjang laju perekonomian, serta berperan besar dalam kemajuan dan perkembangan suatu daerah. Kemajuan suatu pembangunan ekonomi di suatu daerah tidak terlepas dari fungsi utama prasarana jalan.… n. Pemeliharaan jalan merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan, sehingga perlu adanya analisis untuk membahas keterkaitan antara hasil survei kondisi jalan, perencanaan pemeliharaan jalan, pelaksanaan pemeliharaan jalan serta hasil pemeriksaan pekerjaan pemeliharaan jalan. Survei kondisi jalan serta analisis kondisi kerusakan jalan menggunakan analisis Surface Distress Index (SDI) menunjukkan untuk Jalan MP Mangkunegara Tahun 2022 jalan sepanjang 2.580 m tersebut 84% dalam kondisi baik dan 16% dalam kondisi sedang. Pada Tahun 2023, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan kegiatan pemeliharaan pada ruas Jalan MP Mangkunegara. Tulisan ini akan menganalisis peranan hasil survei kondisi jalan dalam proses perencanaan dan bagaimana pelaksanaan pemeliharaan jalan MP Mangkunegara Tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses perencanaan belum sepenuhnya memanfaatkan data hasil survei kondisi jalan serta hasil pelaksanaan pekerjaan jalan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya.

Manajemen Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Kota Palangka Raya

Ahmad Taufik, Firanita Putri, Sardimi
Abstract: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana proses manajemen prasarana dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di pondok pesantren Raudhatul Jannah kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan… kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu : (1) Perencanaan prasarana di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Palangka Raya dilakukan dengan rapat kegiatan, dan dilakukan setiap seminggu sekali pada hari kamis, guna memantapkan perencanaan yang dirancang untuk kebutuhan pondok pesantren, dan dilakukan dengan menyesuaikan keperluan santri, unsur yang terlibat dalam perencanaan yakni pihak madrasah dan pihak yayasan. (2) Pengadaan prasarana pendidikan dilakukan dengan menyesuaikan dengan kebutuhan santri, apa yang diperlukan akan dibangun dengan melakukan diskusi bersama pihak yayasan dan pihak madrasah. Pengadaan prasarana juga menyesuaikan  dengan  dana  yang dimiliki, yang berasal  dari sisa uang infaq bulanan, bantuan dari donatur maupun keluarga yayasan, dan usaha kantin dari Pondok Pesantren Raudhatul Jannah sendiri. (3) Penggunaan Prasarana Pendidikan di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah diharuskan terpisah antara santri putra dan santri putri. (4) Pemeliharaan Prasarana Pendidikan di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah meliputi pembersihan di area pondok pesantren mengandalkan tenaga santri terutama untuk bagian dalam seperti mesjid dan ruang kamar pribadi. Selain itu, untuk pembersihan area luar pondok pesantren memerlukan petugas khusus. (5) Penghapusan Prasarana Pendidikan di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Palangka Raya sudah pernah dilakukan, yaitu penghapusan prasarana berupa dua rumah, satu dapur, satu ruang asrama, dan sepuluh ruang wc