Search Articles & Publications

Showing 616 articles found for "Menghadapi"

ANALISIS KINERJA PEGAWAI PADA BALAI PRASARANA PERMUKIMAN WILAYAH GORONTALO

Himran, Anisah Azrina, Abdussamad, Juriko, Tui, Fenti Prihatini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo yang dilihat dari lima indikator, yaitu prestasi kerja, kedisiplinan, kerja sama, keterampilan,… dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang pegawai yang dipilih secara purposive. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo secara umum telah berjalan dengan baik. Pada indikator prestasi kerja, pegawai tergolong sangat baik karena mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target, kualitas, dan batas waktu yang telah ditentukan serta melakukan koordinasi dengan atasan ketika menghadapi kendala. Pada indikator kedisiplinan, secara umum sudah cukup baik karena peraturan dan sanksi telah diterapkan, namun masih ditemukan beberapa pegawai yang datang terlambat, menunda pekerjaan, dan kurang mematuhi ketentuan jam kerja. Pada indikator kerja sama, telah terjalin dengan baik melalui koordinasi, komunikasi, dan saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan secara tim. Pada indikator keterampilan, pegawai tergolong baik dalam menggunakan kemampuan dan pengetahuan untuk menyelesaikan pekerjaan serta didukung dengan kegiatan pengembangan kompetensi seperti bimbingan teknis, pendidikan dan pelatihan, serta workshop. Sementara itu, pada indikator tanggung jawab, pegawai tergolong cukup baik dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, meskipun masih terdapat beberapa pegawai yang menunda pekerjaan. Dengan demikian, kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo telah berjalan dengan baik, namun aspek kedisiplinan dan tanggung jawab masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi dan pengawasan secara berkelanjutan agar pelaksanaan tugas dapat semakin optimal.

PENGEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI UMKM WARUNG NASI BU DEDAH BERBASIS APLIKASI DESKTOP UNTUK MENDUKUNG EFISIENSI OPERASIONAL

Khairunnisa, Nayla, Udriyah, Udriyah
Abstract: Pengelolaan adminsitrasi dan pencatatan transaksi operasional pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner sering menghadapi kendala akibat kebiasaan sistem manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang,… , mengimplementasikan, dan mengevaluasi pengembangan aplikasi sistem informasi administrasi dan e-kasir berbasis desktop pada UMKM Warung Nasi Bu Dedah yang berlokasi di Kadungora, Kabupaten Garut. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Microsoft Visual FoxPro 9.0 dengan menerapkan metode pengembangan sistem Prototype. Metode ini mencakup lima tahapan utama: komunikasi perancangan cepat, perancangan awal, pembuatan prototypr, serta evaluasi dan perbaikan. Sistem dirancang untuk mengelola 63 variasi menu kuliner, mengakomodasi pilihan layanan Dine In dan Take Away, metode pembayaran Tunai dan QRIS, serta mengintegrasikan manajemen stok, pencatatan riwayat transaksi, laporan penjualan periodik otomatis, hingga backup basis data. Pepngujian aplikasi dilakukan dengan metode Black Box Testing dan menunjukan hasil bahwa seluruh fitur fungsional berjalan sesuai spesifikasi (100% valid). Penerapan aplikasi ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan, mengeliminiasi kesalahan perhitungan manual, mempercepat penyusunan laporan penjualan harian, serta menyediakan kualitas informasi manajemen yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan pengelola usaha.

PENDAMPINGAN DIGITALISASI UMKM DESA KUTAKEMBARAN: DARI PRODUK LOKAL MENUJU PASAR DIGITAL

Nur Azizah, Indah, Putri Cahyani, Anggun, Malik, Arifudin, Nur Azizah, Indah, Rizky Daemawan, Muchamad, Zaqi Amali, Muhammad, Rohadatul ‘Aisylah, Zahra, Wachjuni, Wachjuni, Sopyan, Yayan
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kutakembaran, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan pada umumnya masih memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal,… l, ditandai dengan belum adanya identitas merek yang jelas, kualitas foto produk yang kurang menarik, minimnya pemahaman konten promosi, serta belum dimanfaatkannya WhatsApp Business dan marketplace sebagai kanal pemasaran. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Universitas Kuningan dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Kutakembaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun branding, menghasilkan foto produk dan konten promosi yang menarik, memanfaatkan WhatsApp Business, serta mengenal dan mempraktikkan penjualan melalui marketplace Shopee. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Balai Desa Kutakembaran melalui metode pemaparan materi yang dipadukan dengan praktik langsung, meliputi tujuh pokok bahasan yaitu branding, foto produk, desain konten dan copywriting, WhatsApp Business, marketplace Shopee, promosi media sosial, dan simulasi perjalanan konsumen. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 pelaku UMKM yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi WhatsApp Business paling diminati peserta karena kedekatannya dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, sementara sesi pembuatan toko Shopee menghadapi kendala karena sebagian besar peserta belum memiliki akun sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan aset digital dasar berupa identitas merek, foto produk, desain konten promosi, dan akun WhatsApp Business yang siap digunakan untuk mendukung pemasaran produk lokal ke pasar digital.

PERAN METODE DISKUSI DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DI SDN 1 KALIRAHAYU

Ubaedillah, Ubaedillah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran metode diskusi dalam mendukung keaktifan belajar siswa di SDN 1 Kalirahayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian… n terdiri atas guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode diskusi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi memberikan ruang kepada siswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Keaktifan siswa terlihat melalui kegiatan bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dengan teman, menyelesaikan tugas, dan menyampaikan hasil diskusi. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan, membimbing kelompok, memberikan stimulus kepada siswa yang masih pasif, serta menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. Namun, penerapan metode diskusi masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kurangnya kepercayaan diri siswa, dominasi siswa tertentu dalam kelompok, perbedaan kemampuan siswa, dan keterbatasan waktu. Dengan demikian, metode diskusi dapat menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran yang mendukung keaktifan belajar siswa apabila dilaksanakan dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik.

STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN HALSEAN COFFEE DAN RESTO DALAM MENDUKUNG ENTREPRENEURSHIP GENDER DI KOTA CIMAHI

Ariyanti, Nanda, Nuratri, Bangkit
Abstract: Perkembangan industri coffee shop di Indonesia meningkat pesat dengan konsep yang semakin beragam. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan ketertarikan generasi muda terhadap… gaya hidup kekinian, Persaingan yang semakin ketat membuat pelaku usaha coffee shop dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif agar dapat bertahan dan berkemabang. Namun, coffee shop ini masih menghadapi tantangan berupa kurang optimalnya strategi pemasaran sehingga berdampak pada volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang saat ini diterapkan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan guna mendukung kewirausahaan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran (7P) dan analisis SWOT, sedangkan validitas data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Halsean Coffee dan Resto telah menerapkan strategi pemasaran berdasarkan elemen 7P: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Faktor pendukung meliputi kualitas produk, harga yang kompetitif, lokasi strategis, pelayanan yang baik, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap coffee shop. Faktor penghambat meliputi promosi digital yang belum optimal, inovasi produk yang terbatas, kendala sumber daya manusia, dan persaingan bisnis yang ketat. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan promosi digital, peningkatan inovasi produk, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan temuan analisis SWOT untuk meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.

PENDAMPINGAN CAREER READINESS MAHASISWA FTKI UNIVERSITAS NASIONAL MELALUI IMPLEMENTASI PROJECT-ORIENTED CAREER READINESS FRAMEWORK (PCRF)

Ayu, Virda Mega, Harianto, Harianto, Anam, Reza Irsyadul, Sadewa, Rizki, Dwi Yulianto, Lili, Sutikman, Sutikman, Winarsih, Winarsih
Abstract: Transformasi industri digital telah mengubah kebutuhan kompetensi lulusan perguruan tinggi sehingga mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan karier (career readiness) yang sesuai… dengan dinamika dunia kerja. Namun, berbagai program pendampingan karier di perguruan tinggi masih didominasi oleh penyampaian informasi yang bersifat umum dan belum terintegrasi dengan pengembangan pengalaman berbasis proyek. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) sebagai model pendampingan untuk meningkatkan kesiapan karier mahasiswa dalam menghadapi industri digital. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional dan diikuti oleh 156 mahasiswa peserta Yudisium Tahun Akademik 2025/2026. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui lima tahapan PCRF, yaitu Industry Insight, Self and Skill Mapping, Career Planning, Project and Portfolio Development, serta Career Readiness Evaluation. Evaluasi kegiatan mengacu pada model Kirkpatrick pada aspek Reaction dan Learning melalui observasi partisipatif, diskusi interaktif, refleksi peserta, dokumentasi, dan umpan balik lisan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi PCRF mampu memfasilitasi mahasiswa dalam memahami perkembangan industri digital, mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki, menyusun perencanaan karier, serta membangun portofolio profesional berbasis pengalaman proyek. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan mengindikasikan bahwa pendekatan pendampingan berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dibandingkan seminar karier konvensional. Dengan demikian, Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) berpotensi menjadi model pendampingan kesiapan karier yang dapat direplikasi pada berbagai program pengembangan mahasiswa di perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan daya saing lulusan menghadapi industri digital.

ANALISIS PEMANFAATAN DAN TATA KELOLA LIMBAH DAUR ULANG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS: BANK SAMPAH SARING SEROJA RW 13 KELURAHAN RANCAEKEK KENCANA)

Febriany, Salsabila Venia, Suhardi, Mulyadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan limbah daur ulang, sistem tata kelola limbah daur ulang, serta implikasi pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang dalam meningkatkan kesejahteraan… ibu rumah tangga pada Bank Sampah Saring Seroja RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Saring Seroja dan ibu rumah tangga yang menjadi anggota aktif bank sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan limbah daur ulang telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, penjualan sampah anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menggunakan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan kompos. Tata kelola Bank Sampah Saring Seroja telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsivitas, partisipasi, dan efektivitas, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, fluktuasi harga jual sampah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang memberikan implikasi positif terhadap kesejahteraan ibu rumah tangga melalui peningkatan pendapatan tambahan, meningkatnya pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, bertambahnya hubungan sosial antaranggota, serta meningkatnya partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

Transformasi Pendidikan Humanis Religius Berbasis Kurikulum Cinta di Madrasah Aliyah Jam'iyyah

Fuad, Anisul, Subando, Joko
Abstract: Pendidikan nasional saat ini menghadapi tantangan besar terkait degradasi moral akibat arus kebebasan berekspresi yang kerap mengabaikan batasan etis dan religius. Sebagai respons, Kementerian Agama RI menggagas Kurikulum… m Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendekatan humanis-moderat untuk mereorientasi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam menanamkan nilai-nilai humanisme Islam di Madrasah Aliyah Jam'iyyah Islamiyyah melalui tiga tahapan manajemen: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta melihat proses internalisasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KBC di MA Jam'iyyah Islamiyyah mampu menanamkan tiga nilai utama humanisme Islam, kebebasan (liberty), persamaan (equality), dan persaudaraan (fraternity) melalui tahapan internalisasi yang sistematis meliputi transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Keberhasilan kurikulum ini didukung oleh iklim psikologis madrasah yang aman, keteladanan guru, serta integrasi nilai kasih sayang dalam ekosistem pembelajaran yang holistik. Pendekatan afektif ini terbukti mampu mengubah paradigma pembelajaran keagamaan yang kaku menjadi proses dialogis yang emansipatoris dan memanusiakan manusia

Strategi Pengembangan Obyek Wisata Kampung Tematik (Studi Di Kampung Jawi Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang)

Mochammad Wildan Huda, Eppy Yuliani
Abstract: Penelitian ini berangkat dari berbagai isu utama yang menghambat keberlanjutan dan optimalisasi potensinya, seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata, seperti akses jalan, sanitasi, dan akomodasi… yang belum memadai, sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan dan daya tarik destinasi, minimnya upaya promosi dan pemasaran, yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, termasuk kurangnya pelatihan bagi masyarakat lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif agar mencapai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata Kampung Tematik di Kampung Jawi, seacara rinci menggunakan analasis skala likert dan analisis SWOT , pengumpulan data primer yaitu wawancara, observasi kuisoner, dan data sekunder yaitu survey instansional dan literatur web Berdasarkan hasil analisis konsep 4A, dapat diketahui bahwa komponen Ancillary dengan hasil 4,07 menjadi aspek yang paling kuat dalam mendukung pengembangan Kampung Jawi, diikuti oleh Atraksi yaitu 3,99 dan Amenitas yaitu 3,70 yang juga berada dalam kategori baik. Sementara itu, Aksesibilitas yaitu 3,27 menjadi aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut karena memiliki nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 6,16 dan EFAS sebesar 5,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan internal yang dimiliki Kampung Jawi lebih besar dibandingkan pengaruh faktor eksternal yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan Kampung Jawi pada penerapan strategi ST (Strength–Threat) dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi tantangan eksternal melalui penguatan identitas budaya, peningkatan kemandirian pengelolaan, dan pengembangan inovasi wisata dalam jangka menengah (3–5 tahun).  

Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Sebagai Upaya Digitalisasi Sistem Pembayaran Pada Pelaku Umkm Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Oleh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau

M. Rasuli, Excelenta Perangin-angin, Nataliya, Vina Puja Aqustin, Marshanda Lasmora Ida Sianturi, Defanny Febianti, Siti Azqia Zahra, Zahratul Keysa Benaya, Yulis, Muhammad Ikram Syawly Al-afif Annur, Hanif Ananda Tovani
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di wilayah pedesaan, termasuk… di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menggantungkan transaksi usahanya pada sistem pembayaran tunai. Kondisi ini menjadikan UMKM tertinggal dalam arus digitalisasi ekonomi nasional yang terus berkembang pesat, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Mak Teduh sebagai upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan tahapan observasi, identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pendampingan pendaftaran, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, meningkatnya jumlah pelaku usaha yang berhasil mendaftarkan QRIS, serta respons positif terhadap kemudahan bertransaksi non-tunai. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya literasi digital pada pelaku usaha lanjut usia, dan ketiadaan dokumen legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan bagi desa-desa dengan karakteristik serupa di wilayah Provinsi Riau.