Search Articles & Publications

Showing 34 articles found for "Terkenal"

Penerapan Break Event Point (BEP) Pada UMKM Kerupuk Cabe Onang Di Kota Padang

Berta Agus Petra, Amalia Maulani, Ade Darningsih, Valencia Sabila
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan analisis titik impas (Break Event Point/BEP) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerupuk cabe onang di Kota Padang. UMKM ini merupakan salah satu ikon kuliner lokal… okal yang terkenal dengan cita rasa pedasnya dan menggunakan cabai segar dari daerah setempat. Melalui analisis mendalam terhadap biaya produksi, pendapatan penjualan, dan biaya operasional, penelitian ini berhasil menentukan titik impas produksi UMKM tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM kerupuk cabe onang perlu menjual 48 pack untuk mencapai titik impas. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa area yang dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha, seperti optimalisasi penggunaan bahan baku dan diversifikasi produk. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kerupuk cabe onang dalam pengambilan keputusan strategis dan memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan literatur akuntansi dalam konteks UMKM di negara berkembang.

Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya

Toepak, Erwin Prasetya, Sudyana, I Nyoman, Irmawan, Muhammad, Mahrita, Ani, Suherman
Abstract: Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga,… penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.

PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU NON PERISHABLE FOOD MENGGUNAKAN MODEL SCM (STUDI KASUS : RITZ CAFE)

Arhani, Riza, Irawati, Novica, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: Technological progress and development is increasingly rapid and rapid and cannot be avoided in life. Every innovation is created to bring positive benefits to human life. Ritz Cafe Kisaran is a well-known restaurant… aurant and has been established for a long time in Asahan district, but this restaurant does not yet have a computerized raw material inventory management system. The aim of this research is to create a non-perishable food inventory management system using the Supply Chain Management model so that the operational function of raw material inventory management in restaurants becomes more effective, efficient and structured. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach and uses data analysis and uses a Supply Chain Management model including planning, procurement, production, warehouse management, order delivery and order returns. The result of this research is a web-based non-perishable food inventory management system that can manage raw material inventory, minimize the occurrence of ordering errors, raw material stock information can be processed automatically, as well as all existing processes in a The restaurant will be well integrated and useful in anticipating errors and losses for Ritz Cafe Kisaran.   Keywords: inventory; non perishable food; supply chain management; xampp   Abstrak: Kemajuan dan perkembangan teknologi semakin cepat dan pesat serta tidak dapat dihindari dalam kehidupan. Setiap inovasi diciptakan untuk membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia. Ritz Cafe Kisaran merupakan salah satu restoran terkenal dan sudah lama berdiri di kabupaten Asahan namun restoran ini belum mempunyai sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang terkomputerisasi. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat suatu sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) dengan menggunakan model Supply Chain Management agar fungsi operasional pengelolaan persediaan bahan baku di restoran menjadi lebih efektif, efesien dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis data serta menggunakan model Supply Chain Management meliputi perencanaan, pengadaan (procurement), produksi, pengelolaan gudang, pengiriman pesanan, dan pengembalian pesanan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) berbasis web yang dapat mengelola persediaan bahan baku, meminimalkan terjadinya kesalahan pemesanan, informasi stok bahan baku dapat diolah secara otomatis, serta seluruh proses yang ada di sebuah restoran akan terintegrasi dengan baik serta bermanfaat dalam mengantisipasi kesalahan dan juga kerugian bagi Ritz Cafe Kisaran.   Kata Kunci: persediaan; bahan baku tidak mudah rusak; manajemen rantai pasok; xampp  

Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mewujudkan SDGS Pendidikan Desa Berkualitas Melalui Smart Desa Literasi Air Genting

Syofra, Anil Hakim, Ahmad, Naimah, Oktari, Tri, Azhari, Nadila
Abstract: This village is famous as Kampung Pancasila Village. However, the problem in this village is the low level of awareness about how important education is in the future. This is because parents have busy activities all day… long and when they get home they are tired, causing them to pay less attention to their children, so they sometimes ask their children to work together to earn additional income for the family. So to solve this problem, the PPK ORMAWA UNA service team provides knowledge and information services on non-formal learning based on community needs in the form of books and non-books in literacy corners, equipped with information technology devices, providing information services from sources. access to information to the public related to 6 basic literacies. The methods used in community service activities are conducting initial surveys, identifying regional potential and problems, analyzing community needs, forming programs with the community, determining target audiences, formulating indicators of program success, implementing programs, socializing and publishing them to the community, providing library materials and corners. literacy and providing non-formal education service facilities. The results of this activity resulted in 9 literacy corners in Air Genting Village which developed non-formal learning based on community needs and the operation of literacy corners with different programs and management. Keywords: reading corner, literacy, Air Genting   Abstrak: Desa ini terkenal dengan Desa Kampung Pancasila. Namun yang menjadi permasalahan di Desa ini adalah rendahnya tingkat kesadaran tentang betapa pentingnya pendidikan di masa depan. Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas orang tua sehari penuh dan setiba di rumah sudah kelelahan membuat kurangnya perhatian terhadap anaknya sehingga terkadang meminta anaknya untuk bekerja bersama mencari penghasilan tambahan keluarga. Maka untuk  menyelesaikan permasalahan tersebut, Tim pengabdi PPK Ormawa UNA menyediakan layanan pengetahuan serta informasi pada pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat berbentuk buku ataupun non- buku yang ada di pojok- pojok literasi, yang dilengkapi dengan perangkat  teknologi informasi, menyediakan layanan informasi dari sumber akses informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 literasi dasar. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan survei awal, mengidentifikasi potensi daerah dan masalah, menganalisis kebutuhan masyarakat, pembentukan program bersama masyarakat, menetapkan khalayak sasaran, merumuskan indikator keberhasilan program, melaksanakan program, mensosialisasikan dan mempublikasi kepada masyarakat, menyediakan bahan pustaka dan pojok literasi dan mengadakan perlengkapan fasilitas layanan pendidikan non-formal. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan 9 pojok literasi di Desa Air Genting yang mengembangkan pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat serta beroperasinya pojok-pojok literasi dengan program dan kepengurusan yang berbeda-beda. Kata Kunci: Pojok Baca, Literasi, Air Genting

Identifikasi Titik Kritis Pengendalian Kualitas Desain Masker Fashion Produksi Ukm Tanggulangin Sidoarjo

Primaditya, Primaditya, Susandari, Hertina, Zulaikha, Ellya, Ustazah, Eri Naharani, Waluyohadi, Waluyohadi
Abstract: Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens… s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.  Keywords: cloth mask; fashion; quality control Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual.  Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion.  Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi. Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain

Perbaikan Proses Produksi dan Peningkatan Pemasaran pada UKM Putri Timus Di Karanganyar

Giyanti, Ida, Suparti, Erni, Sunardi, Sunardi, Sugiarti, Sugiarti
Abstract: Abstract: Timus is one of the famous traditional foods in the Central Java region. Putri Timus is one of the Small Medium Enterprise (SME) in Karanganyar district producing purple Timus. Timus from Putri Timus have one special… pecial feature, in which in the inside of the Timus contains Bligo (Benincasa hispida) fruit with various benefits. Although Putri Timus has product differentiation, product by Putri Timus is not well known to the public. The production process was carried out on a home scale and has not fully implemented production standards based on the criteria for Good Food Manufacturing Practices for Home Industry (CPPB-IRTP). This community service program aims to help Putri Timus to implement hygiene requirements in food production based on CPPB-IRTP criteria and increase its marketing capacity. The method used to solve the problems were training of Good Food Manufacturing Practice, improvement of production place, facilitation of production cloths and promotional media. The results obtained after community service activities related to the production aspect were increasing knowledge regarding good food production process and improvement of production place. Regarding the marketing aspect, several promotional media have been installed. In addition, there was also an increasing of sales and profit.          Keywords: traditional food; small medium enterprise; production; marketing    Abstrak: Timus adalah salah satu makanan tradisional yang terkenal di Jawa Tengah. Putri Timus adalah salah satu Usaha Kecil Menengah di kabupaten Karanganyar yang memproduksi timus ungu. Produk dari Putri Timus memiliki satu keistimewaan yakni bagian dalam timus berisi buah Bligo (Benincasa hispida) dengan beragam manfaat. Meskipun produk memiliki diferensiasi, timus isi Bligo hasil produksi Putri Timus belum cukup dikenal masyarakat. Proses produksi dilakukan dalam skala rumahan dimana Putri Timus belum sepenuhnya menerapkan standar produksi berdasarkan kriteria Cara Produksi Pangan yang Baik – Industri Rumah Tangga Pangan (CPPB-IRTP). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu Putri Timus untuk dapat menerapkan syarat higiene dalam produksi pangan berdasarkan kriteria CPPB-IRTP serta meningkatkan kapasitas pemasaran. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan mitra ialah melalui penyuluhan tentang CPPB-IRTP, pembenahan tempat produksi, fasilitasi pakaian produksi dan media promosi. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan pengabdian terkait aspek produksi ialah adanya peningkatan pengetahuan karyawan tentang  CPPB-IRTP dan perbaikan tempat produksi yang lebih bersih dan layak. Terkait aspek pemasaran, beberapa media promosi telah dibuat dan dipasang. Selain itu juga terdapat peningkatan jumlah penjualan dan laba dari hasil penjualan timus. Kata kunci: makanan tradisional; produksi; pemasaran; usaha kecil dan menengah.

PEMBINAAAN BAGI PEKERJA PT MANDOM INDONESIA BATAM DALAM MENINGKATKAN COMPETENCE ENGLISH FRONTLINER

Jusmaya, Ance, Katalonika Siahaan, Crisnova
Abstract: Abstrak: Menurunnya minat membaca di kalangan English is an international language, so that the application of English covers all aspects of people's lives, especially in a company. The application of English can be seen… in the company PT. Mandom Indonesia Batam, where some staff in certain parts such as frontliners, receptionists, ambassadors, and marketing must be able to use English because they are serving as reception guests both locally and internationally.  Becouse of the importance of the role of English in PT. Mandom Batam  Indonesia in interacting with guests, the workers there should be given  the training in the application of the principles of cooperation and greetings in English (address forms). So that, they can create a positive impression while working.It can be important becouse Indonesian is  famous for their modesty. cooperative principle).This is based on the theory of Grice in Crabtree (2003) that in communicating every speaker and speaker must be able to understand the four principles of cooperation in communication, among others, quality maxim, quantity maxim, maximance relevance and manner maxim. The training uses the lecture method and direct interaction with the training participants with interactive practice techniques on the material regarding the principles of communication cooperation (address forms.) From this service results can be seen increasing the understanding and skills of workers at PT Mandom Indonesia Batam on the principle of cooperation and greetings in English   Keywords: English Competence, Frontliner, Address form   Abstrak: Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional sehingga penerapan bahasa inggris meliputi semua aspek kehidupan masyarakat terutama di sebuah perusahaan. Penerapan bahasa inggris dapat terlihat pada perusahaan PT. Mandom Indonesia Batam, dimana sebagian staff pada bagian tertentu seperti front liner, receptionist, ambassador, dan marketing harus mampu menggunakan bahasa inggris karna bertugas sebagai penerima tamu baik lokal maupun internasional. Melihat akan pentingnya peranan bahasa Inggris di PT. Mandom Indonesia Batam di dalam berinteraksi kepada tamu maka perlu kiranya diberikan pelatihan bagi perkerja  di dalam penerapan prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris (address forms) agar dapat menimbulkan kesan yang positif dari tamu asing terhadap sikap pekerja lokal yang terkenal dengan kesopanannya.Prinsip kerjasama (cooperative principle) ini didasari pada teori Grice di (Crabtree, 2013) bahwa di dalam berkomunikasi setiap penutur dan tertutur harus dapat memahami empat prinsip kerjasama di dalam berkomunikasi antara lain, quality maxim, quantity maxim,relevance maxim dan manner maxim. Pelatihan menggunakan metode ceramah dan interaksi langsung terhadap peserta pelatihan dengan teknik interactive practice terhadap materi mengenai prinsip kerjasama komunikasi dan (address forms.) Dari hasil pengabdian ini dapat terlihat peningkatan pemahaman dan keterampilan pekerja di PT Mandom Indonesia Batam terhadap prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris   Kata kunci: Kompetensi Bahasa Inggris,Frontliner,Address Form

WEBGIS OF MAPPING PASURUAN CITY FURNITURE INDUSTRY USING LEAFLET AND OPENSTREETMAP

Junikhah, Allin, Hayati Holle, Khadijah Fahmi
Abstract: Abstract: Pasuruan is a well-known area for producing furniture products in East Java. The furniture commodity industry is widely spread in this city. This industry is also one of the top products. To boost market interest… st in the furniture industry in Pasuruan City, which has been affected by the COVID-19 pandemic, and a geographic information system has not yet been developed in an effort to develop the furniture industry, research has been carried out on a web-based geographic information system (WebGIS) mapping the furniture industry in Pasuruan City using Leaflets and OpenStreetMap. The developed furniture industry WebGIS application takes advantage of the open source and dynamic advantages of Leflet and OpenStreetMap technologies which have provided very decent results on several GIS web-based application systems. In the testing phase with the Blackbox method, the WebGIS application for the furniture industry in Pasuruan City functionally has run well on desktop devices and also run well on simulated mobile devices. Testing was carried out on several types of browsers like Google Chrome and Microsoft Edge. This WebGIS application has been able to map the furniture industry in Pasuruan City so that the distribution of economic activity actors, especially the furniture industry, can be seen throughout the city and each sub-district. It can provide detailed information on furniture industry players in Pasuruan.             Keywords: framework; leaflet; mapping; openstreetmap; webgis     Abstrak: Pasuruan merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil produk mebel di Jawa Timur. Industri komoditas mebel tersebar cukup banyak di kota ini. Industri ini juga merupakan salah satu produk unggulan. Guna mendongkrak minat pasar akan industri mebel kota Pasuruan yang terimbas pandemi COVID-19, dan belum dikembangkannya suatu sistem informasi geografis sebagai upaya pengembangan industri mebel maka dilaksanakan penelitian tentang sistem informasi geografis berbasis web (WebGIS) pemetaan industri mebel kota Pasuruan menggunakan Leaflet dan OpenStreetMap. Aplikasi WebGIS industri mebel yang dikembangkan memanfaatkan kelebihan teknologi Leflet dan OpenStreetMap yang bersifat open source dan dinamis yang telah memberikan hasil yang sangat layak pada beberapa sistem aplikasi berbasis WebGIS. Pada tahap pengujian dengan metode Blackbox, aplikasi WebGIS industri mebel kota Pasuruan secara fungsional telah dapat berjalan dengan baik pada perangkat dekstop dan juga berhasil berjalan dengan baik pada simulated mobile device. Pengujian dilakukan pada beberapa macam browser seperti Google Chrome dan Microsoft Edge. Aplikasi WebGIS ini telah dapat memetakan industri mebel kota Pasuruan, sehingga dapat diketahui sebaran pelaku kegiatan ekonomi khususnya industri mebel, baik seluruh kota maupun tiap-tiap kecamatan, serta dapat memberikan detail informasi pelaku industri mebel di kota Pasuruan.   Kata kunci: framework; leaflet; openstreetmap; pemetaan; webgis

Dinasti-Dinasti Besar Dalam Sejarah Islam: Umayyah, Abbasiyah, dan Ottoman

Aida muyassarah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting dan kontribusi tiga dinasti besar dalam sejarah Islam, yaitu Dinasti Umayyah, Abbasiyah, dan Ottoman. Ketiga dinasti ini memainkan peran utama dalam pemerintahan serta… a memberikan sumbangan signifikan dalam pembentukan peradaban Islam, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, intelektual, maupun dampaknya terhadap dunia modern. Dinasti Umayyah (661-750 M) terkenal dengan ekspansi wilayah yang luas, yang membentang dari Spanyol di Barat hingga India di Timur. Dinasti ini berhasil menyatukan dunia Islam dan memperkenalkan struktur pemerintahan yang lebih terorganisir, yang menjadi dasar bagi sistem politik Islam selanjutnya. Dinasti Abbasiyah (750-1258 M) merupakan periode kejayaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan kebudayaan, dengan Baghdad sebagai pusat intelektual dunia Islam yang melahirkan berbagai inovasi dalam matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Periode ini juga menandai perkembangan pesat dalam literasi dan perpustakaan, serta memperkenalkan pemikiran teologi dan hukum Islam yang baru. Dinasti Ottoman (1299-1922 M) membentuk kekaisaran Islam terbesar yang bertahan hampir enam abad, menguasai wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Tenggara. Sebagai kekaisaran global, Dinasti Ottoman memainkan peran kunci dalam geopolitik dunia, menjembatani perbedaan budaya dan agama antara Timur dan Barat. Penelitian ini menganalisis dampak jangka panjang dari ketiga dinasti ini terhadap struktur sosial, politik, dan budaya dunia Islam, serta kontribusinya dalam penyebaran ideologi dan sistem pemerintahan Islam yang masih berlanjut hingga saat ini.

Batagor Sebagai Ikon Kuliner Favorit Di Bandung

Jestri Octami Wieharja, Cristopher Cristopher
Abstract: Batagor adalah makanan khas Indonesia, khususnya dari Bandung, yang terbuat dari tahu dan bakso ikan digoreng dan disajikan dengan bumbu kacang yang kental, kecap manis, dan sambal. Makanan ini terkenal karena teksturnya… yang renyah di luar dan lembut di dalam, serta rasanya yang gurih dan lezat sehingga sering dijadikan sebagai camilan atau hidangan pembuka. Permasalahan penelitian ini bagaimana sebuah makanan dapat meningkatkan budaya dan ekonomi rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis makanan batagor sebagai salah satu kuliner khas Bandung yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Batagor, singkatan dari bakso tahu goreng, merupakan makanan yang terbuat dari campuran bakso dan tahu yang digoreng dan disajikan dengan saus kacang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batagor tidak hanya populer sebagai jajanan, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam dalam komunitas lokal. Selain itu, batagor memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian mikro dengan menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya pelestarian kuliner tradisional dalam konteks modernisasi dan globalisasi.