Search Articles & Publications

Showing 211 articles found for "Independent"

Hubungan Self-Efficacy Dengan Self-Care Lansia Hipertensi Di Puskesmas Talise

Aziza, Nur, Djuwartini, Adesulistiawati
Abstract: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia dan merupakan penyakit tertinggi sampai saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan self-efficacy dengan self-care lansia&#8230; hipertensi di Puskesmas Talise? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-care pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bermanfaat bagi institusi pelayanan, sebagai acuan meningkatkan kualitas pelayanan, bagi peneliti menambah pengetahuan dalam perawatan hipertensi pada lansia dan bagi mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian berikutnya penelitian menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan Pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 169 dengan didapatkan sampel 62 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dengan variabel independent Self-efficacy dan variabel dependen Self-care. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia dengan Hipertensi didapatkan Nilai p-value = 0,00 < 0,05. Sehingga Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia Hipertensi di Puskesmas Talise saran dalam penelitian ini yaitu bagi institusi pelayanan Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mahasiswa keperawatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk penelitian berikutnya. Bagi peneliti, Penelitian ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan dalam memberikan pelayanan merawat hipertensi.

Pengaruh Promosi Terhadap Kepuasan Dan Kesetiaan Pelanggan Transportasi Ojek Online GO-JEK

Isra Rafika Sihombing, Dita Sayidina Harahap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel – variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Pengaruh yang di uji tersebut antara lain, pengaruh variabel promosi terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh&#8230; uh variabel promosi terhadap kesetian pelanggan dan pengaruh variable promosi terhadap kesetiaan pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu variabel promosi sebagai variabel independent (bebas), variabel kepuasan pelanggan dan kesetiaan pelanggan sebagai variabel dependen (terikat). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan) dengan koefisien 0.917 dan nilai signifikan 0.000. Variabel promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kesetiaan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan) dengan koefisien 0.989 dan nilai nilai signifikan 0.000. Variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesetiaan pelanggan melalui kepuasan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan) 

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa PGSD

Latri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus V&#8230; Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2025. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa pada kelas eksperimen sebesar 82,50, sedangkan kelas kontrol sebesar 72,30. Hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa PGSD di Kampus V Parepare.

Making Sense Of Mindfulness In Indonesian Elementary Schools: A Phenomenological Exploration Of Pupils’ Lived Experiences Of Concentration And Memory Within The “Merdeka Belajar” Context

Lauw Acep, Dewi Oktaviany
Abstract: This study aims to elucidate the essence of Indonesian elementary school students' lived experiences of mindfulness meditation and how it shapes their perceptions of concentration and memory in the context of "Freedom to&#8230; Learn." A hermeneutic-phenomenological study was conducted with five students in grades 4-5. Data were generated through in-depth conversations and participant observations during a four-week classroom mindfulness program and analyzed through phenomenological reduction and thematic synthesis. The research findings indicate that the unchanging essence, namely "a shift from an anxious mind to a calm mind that opens up space for learning," is expressed through four interrelated themes: perceived emotional calm, sustained attention, easier recall, and positive appreciation of quiet moments. The study concludes that mindfulness is not simply a technique, but a pedagogical way of life that begins with learning; integrating brief, mindful pauses can foster reflective, calm, and independent learners aligned with the Pancasila Student Profile.

The Analysis of Curriculum Merdeka Development in English Education Study Program

Syahlanudin, Siti Nurrahmah, Hesty Widiastuty, Zaitun Qamariah
Abstract: Curriculum Merdeka is a diverse and content-optimizing intracurricular learning curriculum that gives learners enough time to explore concepts and strengthen their competencies.  The development of this independent curriculum&#8230; iculum has implications for many things, namely changes in the previous curriculum, changes in learning models, learning media, evaluation of learning outcomes, and last but not least, the collaboration of universities with other universities that characterize the independent campus. The purpose of this study is to analyze the development of the Independent Curriculum that runs in the English Tadris study program, IAIN Palangka Raya. This research uses qualitative approach method. Researchers collect data use the  Data that can then be processed and described properly regarding the development of the Independent Curriculum in the English Tadris study program, IAIN Palangka Raya.

The Teacher’s Role in The Implementation of Curriculum Merdeka in English Classroom

Siti Anisah, Zaitun Qamariah
Abstract: The Independent curriculum is a new curriculum used in Indonesia and a transitional curriculum from K-13 curriculum. Therefore, this study aims to examine how the role of a teacher in implementing the new curriculum in the&#8230; he class they teach, especially English teachers. This study used library research methods, the data were taken from several articles and similar research. The source of data came from Google Scholar by using keywords the role of the teacher in the independent curriculum and the application of the independent curriculum in English classes. The results of this study indicate that English teachers are people who play an important role in implementing the independent curriculum. The English teacher in this curriculum acts as a giver of understanding, and has influence to improve the quality of education as well as an adapter that aligns the curriculum with the characteristics and needs of students. English teachers can implement an independent curriculum by changing teaching methods, using new strategies to improve learning outcomes. For curriculum implementation there are several strategies that English teachers can use such as games, music, using interactive learning media when teaching, then you can also use Role-play, Information-gap activities, Jigsaw activities, open-ended discussions and debates.

The Importance of Conducting Need Analysis to Design English Courses in Curriculum Merdeka

Umi Maisarah, Rahmadi Nirwanto
Abstract: This article explains the importance of conducting a needs analysis in developing an English language course for an open curriculum. The independent curriculum is a learning framework that aims to holistically improve students'&#8230; udents' English language skills while considering local needs and contexts. In this context, needs analysis has become an important stage in ensuring that the material, techniques, and evaluation in the English language course meet the needs of students. The article discusses the importance of needs analysis in designing English language courses. Needs analysis helps determine appropriate learning objectives and guides curriculum development. The curriculum can be designed to integrate relevant and practical language skills while comprehensively assessing student needs. Additionally, needs analysis allows for the customization of learning programs to student characteristics. Each group of students has unique backgrounds, interests, and demands. By studying students' needs specifically, teachers can select and design resources that are appropriate for their skill level, interests, and context. This will encourage students to learn. The article also emphasizes the importance of involving students in the needs analysis process

Enhancing Speaking Ability Through Hello English Application

Salsa Bila, Syafrizal, Rahman Hakim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Hello English terhadap keterampilan berbicara siswa kelas tujuh di SMPN 13 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi-eksperimental&#8230; imental untuk menguji apakah aplikasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara lebih efektif dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas tujuh tahun ajaran 2024/2025, dengan dua kelas yang dipilih sebagai sampel menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas 7E dan 7F yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Satu kelas dijadikan kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi Hello English, sedangkan kelas lainnya menjadi kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes berbicara dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan aplikasi Hello English memperoleh kemampuan berbicara yang lebih baik, dengan rata-rata nilai post-test sebesar 84,00 dibandingkan dengan 74,86 pada kelas kontrol. Selain itu, hasil Independent Samples Test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 5,616 dengan derajat kebebasan 68 dan nilai signifikansi di bawah 0,05 (<0,001), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Oleh karena itu, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Hello English secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara siswa. This study investigates the effect of using the Hello English application on the speaking skills of seventh-grade students at SMPN 13 Kota Tangerang. The research employed a quantitative, quasi-experimental design to examine whether the application could improve students’ oral proficiency more effectively than conventional teaching methods. The population consisted of seventh-grade students in the 2024/2025 academic year, with two classes selected as samples using cluster random sampling: class 7E and class 7F, each with 35 students. One class served as the experimental group using the Hello English application, while the other functioned as the control group using conventional instruction. Data were collected through speaking tests and analyzed statistically. The findings revealed that students taught through the Hello English application achieved better speaking performance, with an average post-test score of 84.00 compared to 74.86 in the control class. Furthermore, the Independent Samples Test showed a t-score of 5.616 with 68 degrees of freedom and a significance value below 0.05 (<0.001), indicating a statistically significant difference between the two groups. Therefore, the null hypothesis was rejected, and the alternative hypothesis was accepted. In conclusion, the Hello English application significantly improved students’ speaking skills.

Hubungan Pengetahuan Pola Makan Terhadap Penderita Asam Urat Pada Dewasa

Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar, Dinda Rahman Melati
Abstract: Latar Belakang: Masa dewasa masa puncaknya perkembangan bagi setiap orang. Umur masa dewasa awal 26-35, masa dewasa akhir 36-45. Setiap dewasa sering terkena penderita asam urat, Asam urat merupakan substansi akhir dari&#8230; hasil metabolisme purin dalam tubuh. Asam urat sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Negara – Negara barat pada umumnya mempuyai angka penyebab terjadinya asam urat yaitu 2,3-17,6%. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan pola makan terhadap penderita asam urat pada dewasa  Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan kolerasi desain penelitian ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan pengetahuan pola makan terhadap penderita asam urat. Dengan pendekatan Cross Sectional adalah jenis penelitian yang menekan waktu pengukuran data variable independent dan variable dependent didalam satu waktu yang bersamaan. Hasil: Dari 96 masyarakat RW 004 pada 55 responden (57,3%) dengan pengetahuan baik dan kategori asam urat normal 49 responden (51,0%). Hasil uji Chi-Square didaptakan nilai p-value 0,000<0,05. Dapat diartikan ada hubungan pengetahuan pola makan terhadap penderita asam urat pada dewasa.

The Impact of the Implementation of Key Audit Matters in the 2022 Independent Auditor Report of PT Bank Amar Indonesia Tbk

Figa, Auli, Santy, Santy, Selly, Selly, Jenny, Jenny
Abstract: The International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) implemented new auditing standards which became effective on December 15, 2016, which require auditors to disclose Key Audit Matters (KAM) in their reports.&#8230; . KAM was initiated by the International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) as an international auditing standard setting body, which aims to increase the transparency of audited financial reports. This study uses qualitative and quantitative methods which use secondary data sources. The secondary data used in this study is in the form of financial reports obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) via the internet. Based on the results of data analysis of the financial statements of PT Bank Amar Indonesia Tbk Q2 of 2022, in the independent auditor's report, the main audit item disclosed is the allowance for impairment losses on loans. Based on data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX), the share price per share at the end of the fourth quarter of 2021 and the share price on June 30, 2022, has fluctuated. It was concluded that in the period following the issuance of the Q2 2022 financial statements with the existence of an independent auditor's report disclosing key audit matters facilitated the flow of company-specific information to the market.