Search Articles & Publications

Showing 2426 articles found for "Salah"

Daur Ulang Sampah: Solusi Berkelanjutan untuk Mengurangi Polusi dan Memelihara Lingkungan

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Permasalahan sampah telah menjadi isu global yang semakin mengkhawatirkan, dengan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini mengeksplorasi daur ulang sampah sebagai solusi berkelanjutan untuk… uk mengurangi polusi dan memelihara lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini menganalisis efektivitas daur ulang sampah melalui survei, wawancara, observasi lapangan, serta studi literatur dan publikasi ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daur ulang sampah memiliki banyak manfaat, seperti mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir, menghemat sumber daya alam, mengurangi emisi gas rumah kaca, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup ramah lingkungan. Namun, implementasi daur ulang sampah juga menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, minimnya kesadaran masyarakat, serta kurangnya insentif dan kebijakan pendukung dari pemerintah. Untuk keberhasilan program daur ulang sampah, dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, organisasi lingkungan, dan masyarakat luas.

Kebijakan Dan Strategi Nasional Penanganan Krisis Masalah Kesehatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

Ghizka Aulia Putri, Taufik Hilmi, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract: Kementerian Kesehatan telah menerapkan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan upaya pencegahan, penanggulangan, dan kesiapsiagaan dalam penanganan krisis kesehatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi setelah bencana… na adalah dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menetapkan prinsipprinsip pemulihan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 17 Tahun 2010. Peraturan tersebut mencakup prinsip-prinsip kesehatan mental, yang sangat penting dalam penanggulangan bencana. Fokus pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) termasuk meningkatkan sistem kesehatan masyarakat dan akses ke layanan kesehatan. Pembangunan sektor kesehatan untuk SDGs bergantung pada peran aktif semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah, parlemen, dunia usaha, media massa, lembaga sosial kemasyarakatan, organisasi profesi dan akademisi, mitra pembangunan serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah bertujuan untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses ke layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional. Ini juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas semua negara dalam sistem peringatan dini dan langkah-langkah pengurangan risiko. Karena pertanyaan ini secara khusus berkaitan dengan Indonesia, penting untuk dicatat bahwa ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi cara Indonesia menangani krisis kesehatan. Ini termasuk kepadatan penduduk, geografi (sebagai negara kepulauan), efek perubahan iklim seperti bencana alam atau wabah penyakit akibat perubahan lingkungan. Selain itu, stabilitas politik juga dapat berperan dalam seberapa efektif kebijakan diterapkan.

Sengketa Merek Dagang Ikea Swedia Dan Ikea Indonesia

Hasna Nadia, Gita Sekar Ayuni, Anjani Karisma Mustika, Bondan Nugroho
Abstract: HAKI diartikan sebagai pendaftaran kepemilikan atas karya yang baik berbentuk fisik maupun berbentuk non fisik. Tujuan adanya Haki disini guna melindungi pencipta karya agar tidak terjadi tiruan ide. Salah satu bentuk Hak… k Kekayaan Intelektual adalah merek dagang yang digunakan sebagai ciri khas untuk membedakan barang/jasa yang dihasilkannya dengan barang/jasa yang dihasilkan oleh orang lain. Terdapat beberapa permasalahan terkait hak merek seperti sengketa antara IKEA Swedia dan IKEA oleh PT Ratania yang sama-sama merasa memiliki kepemilikan atas merek IKEA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu menghubungkan antara kasus yang terjadi dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah agar memperkaya referensi pembaca dalam mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa antara para pihak. Hasil penelitian ini adalah bahwa merek IKEA Swedia telah dicabut karena tidak dipergunakan selama lebih dari batas maksimal tidak dipergunakannya merek dagang. Selanjutnya yang berhak beroperasi menggunakan merek IKEA adalah PT. Ratania Khatulistiwa.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Kepatuhan Penggunaan Alat pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Konstruksi : Studi Literatur

Arini salsabila hasibuan, Susilawati
Abstract: Konstruksi adalah salah satu jenis pekerjaan yang rentan terhadap kecelakaan kerja. Perencanaan bangunan, pengadaan bahan, dan pelaksanaan pembangunan itu sendiri. adalah semua bagian dari proses pembangunan. Salah satu… cara terbaik untuk mencegah kecelakaan di tempat kerja adalah dengan menghilangkan risiko atau mengendalikan sumber. bahaya secara teknis, yang berarti pekerja harus menggunakan Alat Pelindung. Diri (APD). Alat Pelindung Diri. (APD) melindungi seluruh tubuh pekerja dari potensi bahaya. yang terjadi di tempat kerja. APD memegang peranan yang sangat penting.. dan dibutuhkan oleh  pekerja untuk meminimalisir kecelakaan kerja karena banyak  potensi bahaya.. baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.. Tujuan penelitian. ini untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja konstruksi. Metode penelitian yang digunakan ialah literature review yang membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi. perilaku kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. konstruksi. Sumber data dari penelitian ini diambil dari jurnal yang terindeks google schoolar, terindeks nasional dan internasional sejak tahun 2016-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi perilaku kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pekerja konstruksi.. Dapat disimpulkan beberapa di antaranya adalah pendidikan dan pengetahuan, sikap dan. perilaku, usia, masa kerja, dan ketersediaan alat pelindung diri (APD).

Tinjauan Yuridis Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Berupa Pembajakan Buku

Printa Dewi Uma Azzahra, Elsa Siffa Nabillah Nurlailatri, Dyah Ikhtiariza, Nimas Calista Anggita, Qinthara Faiz Taqiyyanfa
Abstract: Permasalahan pelanggaran hak cipta dengan melakukan pembajakan buku di Indonesia seperti hal yang lumrah terjadi. Masyarakat Indonesia yang masih abai dengan membeli sebuah buku yang orisinil, karena mereka menganggap membeli… mbeli buku bajakan lebih murah dan tidak jauh berbeda dengan membeli buku yang orisinil, serta hal ini pula yang membuat oknum-oknum pelaku pembajakan buku masih menjual bebas buku-buku bajakan di pasaran. Perlu diketahui pemerintah telah mengatur tentang hak cipta untuk melindungi hak-hak para pencipta salah satunya dalam membuat suatu karya tulis dalam bentuk buku. Namun dengan adanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2018 tentang Hak Cipta tidak semata hak-hak penulis ini dilindungi karena hingga kini masih saja berbagai macam jenis buku dari para penulis terkena pembajakan buku. Bahkan jika ditelisik lebih lanjut masih belum terdapat sanksi tegas bagi para pelaku pembajakan buku. Secara nyata dalam menerapkan kebijakan mengenai pelanggaran hak cipta masyarakat masih belum memahami pentingnya perlindungan hak cipta bagi penulis. Tujuan penulisan ini disusun untuk memberikan informasi dan pembelajaran terkait sanksi pembajakan buku bagi pelaku dan perlindungan hukum terhadap penulis yang terkena dampak dari pembajakan buku, serta kebijakan dan tindakan yang lebih tegas lagi dalam mensosialisasikan peraturan hak cipta bagi masyarakat.

Ijaz Al-Quran Dalam Pandangan Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA)

Idris Siregar, Mutya Ramadhanti, Shalihah
Abstract: Al-Qur’an dianggap sebagai mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Keajaiban ini meneguhkan kebenaran pesan Al-Qur'an dan keilahian Al-Qur'an itu sendiri, dan menurut Aswaja hal tersebut menunjukkan bahwa… bahwa Al-Qur'an bukanlah hasil karya manusia melainkan wahyu langsung dari orang-orang yang beriman. Allah SWT. Oleh karena itu, Al-Qur’an dianggap sebagai pedoman hidup yang sempurna dan tidak tergantikan. Pandangan Aswaja terhadap i'jaz Al-qur'an adalah bahwa keunikan Al-qur'an tidak hanya terletak pada aspek kebahasaan dan kesastraannya saja, namun juga pada kemampuannya memberikan petunjuk yang baik dan tepat untuk segala zaman. dan tempat. I'jaz Al-qur'an dengan demikian menunjukkan keabadian dan universalitas Al-qur'an sebagai pedoman hidup manusia. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tinjauan pustaka. Hasil penelitian adalah: I'jaz Al-qur’an menurut pandangan beberapa tokoh Aswaja adalah (1) Imam Al-Baqillani; Mengusulkan tiga dalil yang salah satunya adalah “Al-Qur’an memuat hal-hal ghaib, terdiri dari laporan tentang apa yang terjadi pada masa lampau dan ramalan tentang apa yang akan datang. (2) Abdul Qahir Al-Jurjani; “Dengan mengedepankan konsep an-nazm dalam i'jaz Al-Qur'an, al-jurjani berhasil memberikan penjelasan yang kuat bahwa i'jaz Al-Qur'an terdapat pada setiap ayat, tidak hanya pada ayat tertentu saja." (3 ) Abu Hasan Ali bin Isa Ar-rummani; “Tantangan Al-Quran berlaku bagi semua manusia, tidak hanya orang Arab tetapi juga non-Arab.”

Problematika Penundaan Pembayaran Uang Pesangon Akibat Pemutusan Hubungan Kerja Oleh PT Duta Sumpit Indonesia

Gita Sekar Ayuni, Asti Ika Ristianti, Anjani Karisma, Kevin Rayhan Pamungkas
Abstract: Pekerjaan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia bertujuan menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Adanya suatu hubungan timbal balik antara pemberi kerja dan pekerja di mana melekat hak dan kewajiban… iban di dalamnya. Namun dalam praktiknya, masih terjadi permasalahan yang menjadi sorotan yakni mengenai pesangon akibat dari pemutusan hubungan kerja. Salah satu sengketa yang berkaitan dengan pesangon dialami oleh PT Duta Sumpit Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya sengketa ketenagakerjaan di PT Duta Sumpit Indonesia dan penyelesaian sengketa ketenagakerjaan di PT Duta Sumpit Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu dengan melakukan studi kepustakaan yang menghubungkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan topik permasalahan serta menggunakan beberapa pendekatan yakni pendekatan perundangan -undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu berhentinya aktivitas produksi di PT Duta Sumpit Indonesia mengakibatkan terjadinya pemutusan hubungan kerja dan perusahaan seharusnya memberikan pesangon sebagai bentuk kompensasi kepada para pekerja. Namun, PT Duta Sumpit Indonesia tidak kunjung memberikan pesangon kepada para pekerjanya. Beberapa upaya perdamaian telah dilakukan namun tidak membuahkan hasil. Akibatnya karyawan terdampak pemutusan hubungan kerja mengajukan gugatannya ke Pengadilan Hubungan Industrial. Dalam putusan tersebut PT Duta Sumpit Indonesia dinyatakan bersalah dan harus membayar uang pesangon sebagaimana telah diatur dalam pasal 156 ayat (2) Undang -Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Peran Bank Umum Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Misbahatul Lailiyah, Herlina Monica Sari, Diana Ayu Wulandari
Abstract: Inklusi keuangan merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, di Indonesia, tingkat inklusi keuangan masih menghadapi tantangan, terutama di kalangan masyarakat yang… g belum sepenuhnya terlayani oleh lembaga keuangan formal. Latar belakang ini mendorong penelitian ini untuk mengkaji peran bank umum syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Fokus masalah terletak pada bagaimana bank umum syariah dapat menjangkau kelompok masyarakat yang kurang terlayani, khususnya melalui produk dan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi bank umum syariah dalam memperluas akses keuangan, serta memahami hambatan dan peluang yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder, meliputi laporan keuangan bank syariah, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta kajian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank umum syariah memiliki peran strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui produk berbasis syariah yang inklusif, seperti pembiayaan mikro, tabungan tanpa riba, dan layanan digital berbasis teknologi. Namun, terdapat tantangan berupa literasi keuangan syariah yang rendah dan keterbatasan jaringan fisik di daerah terpencil. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi keuangan syariah dan pengembangan teknologi digital untuk memperluas jangkauan layanan.

Perlindungan Hak Cipta Atas Plagiarisme Karya Seni Menggunakan Artificial Intelligence (AI) Yang Dikomersilkan

Putriana Budhi Pinasty, Vonny Fatikha Azzahra, Zhafira Ananta, Karina Alifia Maharani, Nur Astapia
Abstract: Dalam era kemajuan teknologi digital, Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu contoh bukti nyata teknologi semakin berkembang. Peran Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara seseorang menciptakan dan mengonsumsi… onsumsi karya seni. Meskipun AI memberikan manfaat signifikan dalam industri kreatif, bahkan dapat menggantikan peran manusia yang sebenarnya manusia adalah aspek terpenting dalam menciptakan sebuah karya semi. Kemampuan AI untuk meniru gaya seniman terkenal menimbulkan tantangan baru terkait hak cipta dan plagiarisme. Pasalnya dengan kecanggihan dari AI ini menimbulkan oknum tertentu menggunakan AI untuk menjiplak atau meniru karya orang lain.  hal ini membuat para peseni khawatir akan karya yang dihasilkan dapat ditiru oleh AI atau oknum yang memanfaatkan AI untuk meniru. Penelitian ini mengkaji perlindungan hak cipta atas karya seni yang dihasilkan oleh AI di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif normatif melalui analisis literatur dan perundang-undangan yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa UU Hak Cipta belum secara tegas mengatur karya seni buatan AI, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan risiko pelanggaran hak cipta. Pertanggungjawaban atas pelanggaran hak cipta yang dihasilkan melalui AI dapat berbentuk tuntutan perdata, pidana, dan korporasi, serta memerlukan penyesuaian dalam kerangka hukum yang ada. Penelitian ini menyimpulkan perlunya regulasi yang jelas untuk melindungi hak cipta karya seni buatan AI serta memastikan keadilan dan efektivitas perlindungan hukum di era digital.

Otoritas Moneter Dan Perbankan Masa Depan

Muhammad Khanifan Abdillah, Ghaitsa Tamara Alya Kansa, Rini Puji Astuti
Abstract: Otoritas moneter dan perbankan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan suatu negara. Namun, dengan kemajuan teknologi dan perubahan dalam lanskap keuangan global, tantangan baru muncul yang mungkin… ungkin mempengaruhi peran dan fungsi otoritas moneter dan perbankan di masa depan.Dalam era digital dan kemajuan teknologi finansial (fintech), otoritas moneter dan perbankan dihadapkan pada berbagai isu yang perlu ditangani. Salah satu isu utama adalah perubahan dalam sistem pembayaran yang didorong oleh teknologi seperti blockchain dan mata uang digital. Peningkatan penggunaan mata uang digital atau cryptocurrency dapat menyebabkan pergeseran dalam dinamika keuangan global dan mengubah cara otoritas moneter dan perbankan mengatur dan mengawasi sistem keuangan.Selain itu, tantangan lainnya adalah perlindungan konsumen dan privasi dalam lingkungan yang semakin terhubung secara digital. Otoritas moneter dan perbankan perlu memperhatikan kebijakan dan regulasi yang tepat untuk melindungi konsumen dari ancaman keamanan siber dan pelanggaran data, sambil memfasilitasi inovasi teknologi yang dapat meningkatkan layanan keuangan.Selain itu, terdapat juga isu-isu terkait inklusi keuangan dan aksesibilitas. Dalam menghadapi perubahan teknologi, otoritas moneter dan perbankan perlu memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses yang adil dan setara terhadap layanan keuangan. Ini bisa melibatkan pengembangan solusi inovatif seperti layanan keuangan berbasis teknologi mobile atau pembiayaan.Dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan ini, otoritas moneter dan perbankan perlu beradaptasi dan mengatur ulang strategi mereka. Kolaborasi dengan sektor swasta, institusi internasional, dan regulator global juga menjadi penting untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.