Search Articles & Publications

Showing 4768 articles found for "Data"

Pengenalan Keamanan Data Pribadi di Era Digital Bagi Masyarakat Desa Silo Lama

Sahren, Yusda, Riki Andri, Maulana, Cecep, Nurhaisyah
Abstract: Abstract: The development of digital technology in Indonesia has penetrated even rural areas, but it is not accompanied by an adequate understanding of personal data security. Rural communities tend to be vulnerable to cyber… yber threats due to limited digital literacy. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase awareness and knowledge of the community of Silo Lama Village, Silau Laut District, about the importance of personal data security in the digital era. The implementation method includes outreach, education, and practical training for the community using a participatory approach. The material presented includes the definition of personal data, types of cyber threats, how to protect personal information, and an introduction to the Personal Data Protection Law. The activity was attended by 30 participants consisting of village officials, community leaders, and the general public. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of personal data security, from an average pre-test score of 45% to 82% in the post-test. Participants were also able to identify various forms of online fraud and implement data protection measures. This program has made a positive contribution to improving the digital literacy of rural communities and is expected to prevent losses due to cybercrime in the future. Keywords: cyber; data; digital; security; village   Abstrak: Perkembangan teknologi digital di Indonesia telah merambah hingga ke wilayah pedesaan, namun tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang keamanan data pribadi. Masyarakat desa cenderung rentan terhadap ancaman siber karena keterbatasan literasi digital. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut tentang pentingnya menjaga keamanan data privat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, dan pelatihan praktis kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian data pribadi, jenis-jenis ancaman siber, cara melindungi informasi pribadi, serta pengenalan UU Perlindungan Data Pribadi. Kegiatan dihadiri dengan 30 orang meliputi  unsur pejabat desa, tokoh warga, dan warga umum. Hasil kegiatan memaparkan peningkatan pemahaman warga terkait keamanan data pribadi, dari rerata skor pre-test 45% menjadi 82% pada post-test. Peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai bentuk penipuan online dan menerapkan langkah-langkah perlindungan data. Program ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan diharapkan dapat mencegah kerugian akibat kejahatan siber di masa mendatang Kata kunci: data; digital; desa; keamanan; siber

Digitalisasi Administrasi Desa Kuta Mbelin Berbasis SID Untuk Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Berkelanjutan

Efendi, Syahril, Fauzan Nurahmadi, Fuzy Yustika Manik, Seniman, T. Henny Febriana Harumy, Ivan Jaya, Yeni Absah, Muhammad Romi Syahputra, Liana Dwi Sri Hastuti, Pauzi Ibrahim Nainggolan, Tulus Joseph Herianto, Dewi Sartika Br Ginting, Yudhistira
Abstract: Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village… Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance. Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village   Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa. Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin  

Membangun Iklim Sekolah Ramah Anak: Program Pencegahan Perundungan di SDN 010029 Desa Perkebunan Sukaraja

Rahmadani, Elfira, Lidiana Permata Sari, Putri, Azhari, Rahmad, Pradana Tamba, Andre, Syahida Siregar, Hanadia, Roma Utami, Naila, Sonita, Elvina
Abstract: Abstract: Bullying in Indonesian elementary schools continues to pose a significant threat to students' safety and well-being.  In order to improve anti-bullying literacy, increase social awareness, and promote a secure… and welcoming school environment, the "Building a Child-Friendly School Climate: Bullying Prevention Program in Elementary Schools" program was put into place.  Thirty-two pupils in grades IV–VI participated in the one-day participatory activity at SDN 010029 Perkebunan Sukaraja Village, Asahan Regency.  Ice-breaking, conversation, role-playing, storytelling, poster-making, and introspection were among the techniques employed.  A Likert-scale questionnaire evaluation revealed an average overall score of 3.75 (very good category), with material understanding (3.81) and applicability to school life (3.78) showing the greatest signs.Students' awareness, empathy, and bravery in confronting bullying increased, according to qualitative data.  The activity's outcomes show that a practical, experience-based approach is successful in fostering a school climate that is kid-friendly and establishing anti-bullying ideals.  From a scientific perspective, this program helps primary schools create models of violence prevention and character education that align with the national PPKSP and Child-Friendly Schools regulations. It is hoped that this program will be adopted as a routine school activity. Keywords: anti-bullying literacy; school climate; bullying; child-friendly schools; elementary education   Abstrak: Perundungan (bullying) di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius bagi kesejahteraan dan rasa aman peserta didik di Indonesia. Program Membangun Iklim Sekolah Ramah Anak: Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Dasar dilaksanakan untuk memperkuat literasi anti-perundungan, meningkatkan kesadaran sosial, dan menumbuhkan budaya sekolah yang aman serta inklusif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif selama satu hari di SDN 010029 Desa Perkebunan Sukaraja, Kabupaten Asahan, dengan melibatkan 32 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan mencakup ice-breaking, diskusi, storytelling, permainan peran, pembuatan poster, dan refleksi. Evaluasi melalui angket skala Likert menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,75 (kategori sangat baik), dengan indikator tertinggi pada keterpahaman materi (3,81) dan relevansi dengan kehidupan sekolah (3,78). Data kualitatif memperlihatkan peningkatan kesadaran, empati, dan keberanian siswa menolak perundungan. Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pengalaman langsung efektif dalam menanamkan nilai-nilai anti-perundungan dan memperkuat iklim sekolah yang ramah anak. Secara ilmiah, program ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di sekolah dasar yang sejalan dengan kebijakan nasional PPKSP dan Sekolah Ramah Anak. Program ini diharapkan diadopsi sebagai kegiatan rutin sekolah. Keterbatasan kegiatan yang dilaksanakan satu hari masih menyisakan ruang untuk penguatan program secara berkelanjutan melalui aktivasi Satgas PPKSP. Kata kunci: Perundungan; Iklim Sekolah; Sekolah Ramah Anak; Literasi Anti-Perundungan; Pendidikan Dasar

Optimalisasi Kompetensi Bidan Melalui Workshop Deteksi Dini Dan Upaya Preventif Preeklampsia di Lombok Timur

Astika Gita Ningrum, Dewi Setyowati, Zamrotul Izzah, Andriyanti, Farah Diba Azzahra, Misheel Trivena Setiawan
Abstract: Abstract: Preeclampsia is one of the leading causes of maternal mortality in East Lombok Regency. In 2023, 2,689 cases of preeclampsia were recorded among 108,035 pregnant women. Limited competence of midwives in early detection,… etection, midwifery care, and preventive strategies remains a major challenge. This community service program aimed to improve midwives’ knowledge and skills through a workshop consisting of seminars and case-based learning (CBL). The activity was conducted on August 25, 2025, at the East Lombok District Health Office Hall, involving 35 midwives from 35 primary health centers (34 respondents were analyzed as one participant did not complete the pre- and post-tests). The workshop covered preeclampsia screening, midwifery care, MgSO₄ administration, and the use of local natural resources as preventive strategies. Evaluation using pre- and post-tests showed a significant increase in the mean score from 78.23 to 94.85, with an average improvement of 16.62 points. Notably, 44.1% of participants achieved a perfect score of 100. These findings confirm that interactive and practical workshop approaches effectively enhance midwives’ competencies. Therefore, this program contributes to strengthening primary health care services and supporting maternal mortality reduction efforts in East Lombok. Keywords: early detection; maternal mortality; midwives competence; preeclampsia; primary health care   Abstrak: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di Kabupaten Lombok Timur. Data tahun 2023 menunjukkan terdapat 2.689 kasus preeklampsia dari 108.035 ibu hamil. Keterbatasan kompetensi bidan dalam deteksi dini, asuhan kebidanan, dan pemanfaatan strategi preventif menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan melalui workshop yang terdiri dari seminar dan praktik berbasis kasus (Case Based Learning/CBL). Kegiatan dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 di Aula Dinas Kesehatan Lombok Timur, dengan peserta 35 bidan dari 35 Puskesmas. Materi workshop mencakup skrining preeklampsia, asuhan kebidanan, pemberian MgSO₄, serta pemanfaatan bahan alam lokal sebagai strategi preventif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 78,23 menjadi 94,85, dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,62 poin. Sebanyak 44,1% peserta mencapai skor sempurna 100. Hasil ini membuktikan bahwa workshop interaktif dan aplikatif efektif meningkatkan kompetensi bidan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan layanan primer dan upaya penurunan angka kematian ibu di Lombok Timur. Kata kunci: angka kematian ibu; deteksi dini; kompetensi bidan; pelayanan kesehatan primer; preeclampsia

Pelatihan Belajar Bahasa Inggris Dasar Pada Siswa SDN Bicorong II Pamekasan

Dandy Firatama, Aditya, Rizqi Azam Syaichon, Wa’idul Hasan, Fakhrur Rozi Arifin, Al Farisi, Nurul Ilmi
Abstract: Abstract: English is a universal language used in many countries around the world. SDN Bicorong II is located in Bicorong Village, Pamekasan Regency. Students often struggle with English and are reluctant to learn it. As… a means to improve their English communication skills, a tutoring program offers basic English instruction to SDN Bicorong II students. A total of 29 students participated in the community service program for basic English tutoring. Each session lasted 90 minutes and was conducted over two days. Socialization, instruction, mentoring, and assessment were part of the approach implemented to provide basic English tutoring to students. Only 17.24% of students who completed the test passed, while 82.76% of the other students failed, based on the learning outcomes of elementary school students before the tutoring program. The overall average score was 62. The results after the basic English tutoring program showed that of the 29 elementary school students who took the test, 86.21% passed and 13.79% failed. The data shows that students who did not pass the test got a score range of 55-69 while students who passed the test got a score range of 70-100. The average score of 29 students was 76. Thus, basic English tutoring can improve the abilities and learning outcomes of students at SDN Bicorong II. Keywords: basic english; communicative approach; evaluation; learning; training   Abstrak: Bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang digunakan di banyak negara di seluruh dunia. SDN Bicorong II terletak di Desa Bicorong Kabupaten Pamekasan. Para siswa biasanya kesulitan berbahasa Inggris dan enggan mempelajarinya. Sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris mereka, program bimbingan belajar menawarkan pengajaran bahasa Inggris dasar kepada siswa SDN Bicorong II. Sebanyak 29 siswa berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat bimbingan belajar bahasa Inggris dasar. Setiap sesi berdurasi 90 menit selama dua hari. Sosialisasi, instruksi, pendampingan, dan penilaian merupakan bagian dari pendekatan yang diterapkan untuk memberikan bimbingan belajar bahasa Inggris dasar kepada siswa. Hanya 17,24% siswa yang menyelesaikan tes lulus, sementara 82,76% siswa lainnya tidak lulus, berdasarkan hasil belajar siswa sekolah dasar sebelum program bimbingan belajar. Skor rata-rata keseluruhan adalah 62. Hasil setelah dilakukan bimbingan belajar bahasa Inggris dasar menunjukan bahwa dari 29 siswa SD yang ikut tes 86,21% siswa lulus tes dan 13,79% siswa tidak lulus. Data menunjukan bahwa siswa tidak lulus tes mendapat rentang nilai 55-69 sedangkan siswa yang lulus tes mendapat rentang nilai 70-100. Hasil nilai rata-rata dari 29 siswa adalah 76. Dengan demikian bimbingan belajar bahasa Inggris dasar dapat meningkatkan kemampuan dan hasil belajar siswa SDN Bicorong II. Kata kunci: bahasa inggris dasar; evaluasi; pelatihan; pembelajaran, pendekatan komunikatif

Pendekatan Activity Based Learning Untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Sanggar Belajar Sido Mulyo

Pratiwi, Theodesia Lady, Zaki, Leil Badrah, Nugraha, Hendra, Ilmayana, Annisa Gina, Melyarisman, Tasya, Nugroho, Shabrina Shalma, Mamusung, Zico Kevin
Abstract: Abstract: English proficiency from an early age plays a significant role in shaping the competence of the younger generation to face global challenges. At Sanggar Belajar Tembesi Sidomulyo, English learning is not yet optimal… timal because the teachers lack a for-mal educational background in the field, causing students to have difficulty mastering basic vocabulary, pronunciation, and understanding instructions. This research aims to address this problem by implementing an Activity Based Learning (ABL) approach, which emphasizes active student involvement through direct activities such as games, songs, visual simulations, and pronunciation exercises. This activity was carried out in four sessions on July 22, July 25, July 29, and August 4, 2025. Evaluation results indi-cate notable improvement. Among the five participating students, four students (80%) showed an average 20% increase in basic vocabulary mastery compared to pre-activity levels. Ninety percent demonstrated clearer pronunciation, and all students (100%) re-ported feeling enthusiastic and more motivated to learn. These findings confirm that the Activity Based Learning (ABL) approach is effective in enhancing participation and learning motivation while creating an enjoyable and meaningful learning experience. All students expressed interest in joining similar activities in the future. Keywords: activity-based learning; early english acquisition; vocabulary development; community service program; learner motivation; pronunciation improvement.   Abstrak: Penguasaan Bahasa Inggris sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan. Di Sanggar Belajar Tembesi Sidomulyo, pengajaran Bahasa Inggris belum optimal karena pengajar tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang tersebut, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata dasar, pelafalan, serta pemahaman instruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan pendekatan. Activity Based Learning (ABL), yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui aktivitas langsung seperti permainan, lagu, dan latihan pelafalan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat sesi pada tanggal 22 Juli, 25 Juli, 29 Juli, dan 4 Agustus 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari lima siswa peserta, empat siswa (80%) mengalami peningkatan penguasaan kosakata dasar rata-rata 20% dibandingkan sebelum kegiatan. Sebanyak 90% siswa menunjukkan per-baikan pelafalan, dan seluruh peserta (100%) menyatakan merasa senang serta lebih termotivasi mengikuti pembelajaran.Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan Activity Based Learning (ABL) efektif dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Seluruh siswa juga menyampaikan minat untuk mengikuti kegiatan serupa di masa mendatang. Kata kunci: activity-based learning; keterlibatan siswa; pembelajaran bahasa inggris; pembelajaran anak usia dini; sanggar belajar sidomulyo.

Peningkatan Literasi Digital Bagi Guru SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai Dalam Mencegah Dan Mengatasi Cybercrime

Siregar, Iqbal Kamil, Endra Saputra
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology in education presents significant benefits, but it also introduces serious challenges in the form of increasing threats of Cybercrime. Teachers at SD Negeri 132408 Kota&#8230; ta Tanjungbalai, as the frontline of education, often lack an adequate understanding of digital literacy and how to handle cybercrimes, such as the spread of false information, data theft, and violations of digital ethics. This community service activity aims to enhance the digital literacy capacity of teachers in preventing and addressing Cybercrime within the school environment. The methods used include intensive training, group discussions, case studies, and practical simulations, implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The solutions offered encompass providing digital literacy materials, Cybercrime prevention training, and developing practical guidelines. Evaluation results show that teacher understanding increased significantly, with the average score rising from 45 to 78 (p<0.05). The targeted outputs of this activity are the publication of a scientific article in a Sinta 5 accredited national journal as a mandatory output, and a popular article in mass media as an additional output. This activity is expected to increase teachers' awareness and skills in creating a safe and healthy digital education environment. Keywords: cybercrime; digital literacy; education; elementary school teachers; training   Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan menghadirkan manfaat besar, namun juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya ancaman Cybercrime. Guru di SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai, sebagai garda terdepan pendidikan, seringkali belum memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi digital dan cara menghadapi kejahatan siber, seperti penyebaran informasi palsu, pencurian data, dan pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital guru dalam mencegah dan mengatasi Cybercrime di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik, yang dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pemberian materi literasi digital, pelatihan pencegahan Cybercrime, dan penyusunan panduan praktis. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari skor rata-rata 45 menjadi 78 (p<0.05). Target luaran dari kegiatan ini adalah publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 sebagai luaran wajib, dan artikel di media massa sebagai luaran tambahan. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan digital yang aman dan sehat. Kata kunci: cybercrime; guru sd; literasi digital; pelatihan; pendidikan

SOSIALISASI TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA INDUSTRI 5.0 PADA KARYAWAN PT FLEXTRONICS TECHNOLOGY

Aritonang, Mhd Adi Setiawan, Muhammad Jufri, Rizki Fadhel Dwipananda, Dewi Lestari, Hasra Hijratul Adha, Ghanang Harisya Ubra, Marcelino Febriansyah
Abstract: Abstract: This community service activity focuses on increasing digital literacy as an effort to support digital transformation in the Industry 5.0 era. This program is designed to provide training and seminars to employees&#8230; ees of PT Flextronics Technology Indonesia Batam to improve their understanding and skills in utilizing digital technology effectively in the world of work. Through this activity, participants are given insight into the use of digital technology in business operations, cybersecurity, personal data protection, and the application of artificial intelligence (AI) in industry. This training also includes practical skills such as data analysis, use of digital business software, and e-commerce optimization. So this activity aims to support digital transformation in the Industry 5.0 era by increasing people's understanding and skills in utilizing digital technology. The target of this program is for company employees to be able to optimize technology in business activities, increase productivity, and innovate in the digital era. With this approach, it is hoped that participants can improve work efficiency, competitiveness, and the ability to adapt to technological developments.    Keywords: digital literacy; digital economy; artificial intelligence (AI)   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan literasi digital sebagai upaya mendukung transformasi digital di era Industri 5.0. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan seminar kepada karyawan PT Flextronics Technology Indonesia Batam guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam dunia kerja. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam operasional bisnis, keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam industri. Pelatihan ini juga mencakup keterampilan praktis seperti analisis data, penggunaan perangkat lunak bisnis digital, dan optimalisasi e-commerce. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di era Industri 5.0 dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat adalah metode edukasi berupa penyuluhan dengan ceramah dan diskusi. Sasaran program ini adalah para karyawan perusahaan agar dapat mengoptimalkan teknologi dalam aktivitas bisnis, meningkatkan produktivitas, serta berinovasi di era digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan efisiensi kerja, daya saing, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kata kunci: literasi digital; ekonomi digital; artificial intelligence (AI)

PELATIHAN PERLINDUNGAN DATA DAN KEAMANAN SIBER UNTUK MASYARAKAT DI LKP MUTIARA INFORMATIKA KABUPATEN ASAHAN

Irianto, Andri Nata, Sumantri
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology brings various benefits as well as challenges, one of which is the increasing risk of cyber threats and personal data breaches. The digital community, particularly participants&#8230; rticipants at LKP Mutiara Informatika in Asahan Regency, requires a fundamental understanding and skills in protecting personal data and recognizing cyber threats. This community service program aims to provide educational and practical training on personal data protection and cybersecurity. The implementation methods include material delivery, interactive discussions, and practical simulations using real case studies. This program enhanced participants’ understanding of digital privacy, online fraud, and the use of basic security tools. Participants were also able to identify preventive measures to protect their digital accounts. Through this training, the community is better prepared to face the challenges of the technological era and to serve as agents of cybersecurity literacy, while also emphasizing the importance of synergy between education and technology in building safe and responsible digital awareness.          Keywords: personal data; cybersecurity; digital community   Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa berbagai manfaat sekaligus tantangan, salah satunya adalah meningkatnya risiko terhadap keamanan siber dan kebocoran data pribadi. Masyarakat digital, khususnya peserta di LKP Mutiara Informatika Kabupaten Asahan, membutuhkan pemahaman dan keterampilan dasar dalam melindungi data pribadi serta mengenali ancaman siber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang bersifat edukatif dan aplikatif mengenai perlindungan data pribadi dan keamanan siber. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi praktik menggunakan studi kasus nyata. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta tentang privasi digital, penipuan online, serta penggunaan perangkat pengaman dasar. Peserta juga mampu mengenali langkah pencegahan untuk melindungi akun digital. Dengan pelatihan ini, masyarakat lebih siap menghadapi tantangan era teknologi dan berperan sebagai agen literasi keamanan siber, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi edukasi dan teknologi dalam membangun kesadaran digital yang aman. Kata kunci: data pribadi; keamanan siber; masyarakat digital

PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATAN DAYA TARIK DAN PROMOSI AGROWISATA DESA HESSA AIR GENTING

parini, Parini, Andrew, Andrew Ramadhani, Iin, Iin Almeina Lubis, Anjani, Anjani
Abstract: Abstract: The development of the agrotourism sector has enormous potential to support the village economy and introduce local potential to the wider community. However, many agrotourism operators, especially village-owned&#8230; d enterprises (BUMDES) and agrotourism managers, still face obstacles in promoting and conveying information in an interesting and educational manner. This Community Service Activity (PkM) aims to apply Artificial Intelligence (AI) technology in a specially designed digital education platform to enhance the appeal and effectiveness of agrotourism promotions. Key features developed include an educational chatbot, AI-based virtual tours, a content recommendation system, and visitor data analysis. The activity was carried out through stages including identifying partner needs, digital literacy training, prototype development, and guidance on using social media platforms such as Facebook, Instagram, Twitter, and YouTube. The results of the activity demonstrate that the application of Artificial Intelligence (AI) can enhance creativity, promotional efficiency, and public interest in local agrotourism. Thus, the synergy between technology and local potential emerges as a highly effective strategy for advancing sustainable agriculture-based tourism. Keywords: Artificial Intelligence; digital education; agrotourism; promotion; tourist  village   Abstrak: Pengembangan sektor agrowisata memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung perekonomian desa serta memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas. Namun, masih banyak pelaku agrowisata khususnya BUMDES dan Pengelola agrowisata menghadapi kendala dalam promosi dan penyampaian informasi yang menarik dan edukatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam sebuah platform edukasi digital yang dirancang khusus untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas promosi pada agrowisata. Beberapa fitur utama yang dikembangkan meliputi chatbot edukatif, tur virtual berbasis AI, sistem rekomendasi konten, dan analisis data pengunjung. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan literasi digital, pengembangan prototipe, dan pendampingan penggunaan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan Youtobe. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intellegent (AI) dapat meningkatkan Kreaktivitas, efisiensi promosi, serta minat masyarakat terhadap agrowisata lokal. Dengan demikian, sinergi antara teknologi dan potensi lokal menjadi strategi yang sangat efektif dalam memajukan pariwisata berbasis pertanian secara berkelanjutan. Kata kunci: Artificial Intelligence; edukasi digital; agrowisata; promosi; desa wisata