Search Articles & Publications

Showing 4896 articles found for "Ikan"

Strategi Adaptif untuk Pemeliharaan Tahun Pertama Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Wilayah Rentan Iklim: Bukti Empiris dari Gorontalo, Indonesia

Hiola, Abdul Samad, Desi Ishak, Firman Syahputra, Masitha, Oktavianus Tato, Revalina P. Raisyah
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kegiatan pemeliharaan tahun pertama (P1) dalam program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Model UPSA di Desa Motinelo, Kabupaten Gorontalo, dengan fokus pada strategi adaptif untuk… k mengatasi tantangan kematian bibit akibat kondisi musim kemarau. Dilaksanakan dari Oktober hingga Desember 2025, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan pemantauan lapangan sistematis pada lahan seluas 2 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) "Mentari Hijau". Pengumpulan data melibatkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi visual terhadap delapan aspek kegiatan pemeliharaan tahun pertama sesuai dengan pedoman teknis RHL. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa distribusi bibit ke lubang tanam telah dilaksanakan secara lengkap dengan total 2.000 bibit yang terdiri dari Nyatoh (250 batang), Nangka (250 batang), Alpukat Biji (1.000 batang), dan Alpukat Okulasi (500 batang). Namun, tingkat kematian bibit mencapai 35%, dengan angka tertinggi pada Alpukat Biji (40%) akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Pemeliharaan teknik konservasi tanah telah dilaksanakan pada seluruh area seluas 2 hektar, dengan teras bangku (60%) dan teras gulud (40%). Aplikasi hidrogel sebanyak 3 kg terbukti sebagai strategi adaptif yang efektif, sementara kegiatan penyiangan dan pendangiran baru mencapai 60% dari total area. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa dominasi Hasil Hutan Bukan Kayu (62,5%) mencerminkan strategi KTH dalam mengoptimalkan manfaat ekonomi jangka pendek. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi adaptif dalam implementasi program RHL pada fase kritis pemeliharaan tahun pertama, terutama di wilayah dengan pola cuaca yang tidak menentu. Implikasi praktis meliputi kebutuhan penguatan kapasitas teknis petani hutan, pengembangan sistem pemantauan yang responsif, serta integrasi pengetahuan lokal dengan rekomendasi teknis berbasis ilmu pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan program RHL terhadap fluktuasi iklim yang semakin tidak dapat diprediksi. Studi ini membuktikan bahwa kombinasi teknik konservasi tanah dengan aplikasi hidrogel dapat secara signifikan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bibit di wilayah yang rentan terhadap perubahan iklim.

Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kualitas Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Insan Kaffah Tenjo Bogor

Sahril Hidayatullah, Muhammad Mukhlia Nasrullah, Nur Rochmat
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap integritas pendidikan Islam di Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah di Tenjo, Bogor. Latar belakang penelitian… ini menggambarkan pentingnya masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam mendukung lembaga pendidikan, terutama dalam hal pembiayaan, infrastruktur, dan pengembangan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Formulasi masalah berkaitan dengan implementasi manajemen PR dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan dokumentasi, observasi, dan wawancara untuk mengumpulkan data. Sekolah Islam Asrama Insan Kaffah telah menerapkan manajemen hubungan masyarakat secara efektif melalui program rutin, termasuk kelompok studi agama, gotong royong, dan kegiatan sosial, yang telah meningkatkan partisipasi masyarakat, menurut hasil penelitian. Namun, hambatan tetap ada, termasuk keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran di kalangan sebagian anggota masyarakat. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan strategis, evaluasi berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dualisme Hukum dan Otonomi Daerah: Studi Tata Kelola Pertambangan Ilegal di Wilayah Adat Kalimantan Tengah

Rositha
Abstract: Pengelolaan pertambangan ilegal di wilayah adat Kalimantan Tengah memberi gambaran nyata dualisme sistem hukum nasional dan hukum adat, dengan kelemahan implementasi otonomi daerah. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka… staka berbasis hukum nasional, analisis difokuskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, doktrin hukum, serta prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang diatur oleh negara. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakharmonisan antara kerangka hukum nasional dan norma hukum lokal menciptakan ruang ketidakpastian hukum yang dimanfaatkan oleh pelaku pertambangan ilegal. Selain itu, desentralisasi kewenangan melalui otonomi daerah belum mampu menjembatani konflik antara rezim hukum yang berlaku, terutama karena lemahnya koordinasi tatanan pemerintahan dan belum optimalnya integrasi hukum adat ke dalam sistem hukum formal. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kerangka hukum tata kelola sumber daya alam yang lebih responsif terhadap hak-hak masyarakat adat dan selaras dengan prinsip keadilan ekologis serta kepastian hukum.

Peran orang tua dalam melindungi anak dari konten negatif game online roblox: kajian Normatif

Rizki Ananda
Abstract: Pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memengaruhi cara anak-anak berinteraksi di dunia digital, termasuk melalui platform permainan daring seperti Roblox. Di samping memberikan dampak positif dalam hal pendidikan,… didikan, seperti stimulasi kreativitas dan kerja sama tim, Roblox juga menimbulkan potensi bahaya terkait paparan konten yang tidak pantas, contohnya kekerasan, ujaran kebencian, dan eksploitasi daring. Kajian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana peran orang tua dalam menjaga anaknya dari materi negatif dalam permainan daring Roblox, menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian ini bakal mengkaji kerangka-kerangka hukum dalam negeri yang relevan, seperti dalam Pasal 28B ayat (2) dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang mana UU Nomor 35 Tahun 2014 soal Perlindungan Anak, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik nom de plume UU ITE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun aturan hukum di Indonesia secara teori sudah memberikan perlindungan buat anak-anak di dunia advanced, penerapannya di lapangan masih jauh dari sempurna. Ini terjadi karena kemampuan orang tua dalam hal literasi digital yang masih rendah, plus kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia maya. Karena itu, penting banget untuk memperkuat keterlibatan orang tua, di mana mereka berperan sebagai pemberi fasilitas, pendamping, dan pengawas kegiatan online anak. Kerja sama yang kuat antara keluarga, pemerintah, dan para pembuat platform digital jadi kunci utama buat menciptakan ruang digital yang aman, sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.  

Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar Dalam Perspektif Strukturalisme Sastra

Igna Durotunnafisah, Ismi Aulia Nur
Abstract: Penelitian ini menganalisis puisi “Aku” karya Chairil Anwar melalui pendekatan strukturalis dalam sastra, yang memandang karya sastra sebagai entitas otonom dengan makna yang terbentuk dari hubungan internal antara unsur-unsur… nsur-unsur intrinsiknya. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan penekanan pada studi tema, pilihan kata, imaji, gaya, rima, tipografi, dan hubungan struktural antara unsur-unsur tersebut. Temuan menunjukkan bahwa puisi “Aku” mengangkat tema eksistensi dan individualitas, yang diekspresikan melalui pilihan kata yang tajam dan ekspresif, penggunaan metafora, hiperbola, dan pengulangan, disertai dengan rima yang bebas dan tata letak yang sederhana yang memperkuat sikap pemberontakan karakter lirik. Makna puisi tidak terbentuk secara terpisah, melainkan muncul dari kombinasi semua elemen struktural yang saling mendukung, sehingga puisi “Aku” dapat dianggap sebagai karya sastra dengan kekuatan struktural yang kokoh dan penggambaran sikap eksistensial yang kuat.

Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki Terhadap Pemberitaan Banjir Sumatera Pada Media Online Detik.Com

Ghina Mufidah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan banjir Sumatera pada media online detik.com dengan menggunakan model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan… engan metode deskriptif-analitis terhadap dua teks berita, yaitu “Banjir Sumatera Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional, Apa Alasannya?” dan “Menanti Penetapan Status Bencana Nasional pada Banjir Sumatera” yang terbit pada Desember 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa detik.com membingkai peristiwa banjir Sumatera dalam perspektif kebijakan publik dan regulasi negara. Struktur sintaksis berita disusun secara sistematis dengan pola piramida terbalik dan menonjolkan sumber resmi serta akademik, sementara struktur skrip memenuhi unsur 5W+1H dengan penekanan pada aspek alasan dan mekanisme kebijakan. Secara tematik, pemberitaan menegaskan bahwa penetapan status bencana nasional merupakan instrumen kebijakan strategis yang berdampak pada koordinasi, pembiayaan, dan pemulihan, sedangkan secara retoris media menggunakan diksi formal dan teknokratis yang membangun framing rasional dan non-sensasional. Dengan demikian, detik.com cenderung menyajikan pemberitaan yang objektif dan edukatif serta mengarahkan khalayak untuk memahami kompleksitas kebijakan penetapan status bencana nasional dengan tetap menempatkan kepentingan kemanusiaan sebagai fokus utama.

Implementasi Razia Ketertiban Dilembaga Pendidikan: Kesesuaian Antara Hukum Islam Dan Hukum Positif

Ruhansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai implementasi razia ketertiban dilembaga Pendidikan kesesuaian antara hukum Islam dan hukum positif. Pelaksanaan razia memiliki urgensi penting yaitu menjadi… njadi sarana penegakan disiplin yang nantinya akan membantu siswa memahami bahwa atuan dibuat bukan untuk membatasi, akan tetapi untuk membentuk karakter yang bertanggung jawab dan disiplin. Razia juga mendukung agar terciptanya lingkungan sekolah yang aman untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang di area sekolah serta mendorong siswa menjaga kebersihan, kerapian dan etika berpakaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara mengadakan penelitian dengan menumpulkan data primer yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian melalui wawancara dengan responden dan narasumber yang berhubungan dengan penelitian. Pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara menelaah kaidah-kaidah atau norma-norma atau aturan-aturan yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan razia ketertiban di lembaga pendidikan serta menilai kesesuaiannya dengan hukum positif dan hukum Islam. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah razia ketertiban telah dilaksanakan sebagai sarana pembinaan dan pendisiplinan siswa atau justru menyimpang menjadi tindakan perampasan atau penyitaan yang melanggar hak peserta didik.

Transformasi Cinta Eros menuju Cinta Agape: Kajian Psikoanalisis Erich Fromm terhadap Tokoh Zulaikha dalam Novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy

Agni Nidaulhasanah, Btari Raras Pramesti, Hilda Amelia
Abstract: Penelitian ini mengkaji transformasi cinta pada tokoh Zulaikha dalam novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy melalui perspektif psikoanalisis Erich Fromm. Fokus kajian diarahkan pada peralihan bentuk cinta dari cinta… ta Eros yang berorientasi pada hasrat, kepemilikan, dan pemuasan diri menuju cinta Agape yang bersifat spiritual, altruistik, dan memberi tanpa pamrih. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks sastra. Data diperoleh melalui pembacaan intensif terhadap teks novel dengan mengidentifikasi kutipan, motif, dialog, serta simbol-simbol yang merepresentasikan dinamika psikologis tokoh, kemudian dianalisis berdasarkan konsep jenis-jenis cinta menurut Fromm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Eros pada diri Zulaikha ditandai oleh ketertarikan emosional yang intens, konflik batin, dan krisis moral akibat pertentangan antara hasrat pribadi dan nilai religius. Seiring perjalanan naratif, Zulaikha mengalami transformasi menuju cinta Agape yang ditandai dengan kedewasaan emosional, pengendalian diri, kesadaran tanggung jawab personal, serta kemampuan mencintai tanpa kehilangan integritas diri. Transformasi ini menegaskan pandangan Fromm bahwa cinta sejati merupakan kekuatan produktif yang membebaskan manusia dari keterikatan egoistik dan mengarahkan pada pertumbuhan spiritual. Kajian ini memperkaya pemahaman interdisipliner antara psikologi dan sastra, khususnya dalam konteks sastra Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai religius.

Strategi Wali Kelas Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor

Nurul Holifah, Misbakhudin Azka, Khairrina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas V B MIS Darunnajah Cipining Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan… kenyataan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an, seperti ketidaktepatan dalam tajwid, makharijul huruf, kefasihan bacaan, dan tartil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi wali kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an meliputi: pendekatan individual kepada siswa, pembiasaan membaca setiap hari, kolaborasi dengan guru tahfidz, penguatan motivasi, serta evaluasi berkala. Faktor pendukung dalam strategi ini antara lain adanya kerja sama dengan orang tua dan lingkungan madrasah yang religius. Sedangkan faktor penghambatnya mencakup kurangnya motivasi beberapa siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan siswa. Dengan strategi yang tepat dan pendekatan yang menyeluruh, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap.

Peran Wali Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswi Di Kelas VIII MTs Darunnajah 2 Cipining

Tina Hartini, M. Yogi Saputra, Nur Azizah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswi kelas VIII putri di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam… lam pelaksanaan peran tersebut. Motivasi belajar merupakan faktor krusial yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, khususnya dalam konteks pendidikan pesantren yang menggabungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik wawancara mendalam dengan wali kelas, observasi kegiatan pembelajaran, dan analisis dokumentasi. Subjek penelitian adalah wali kelas VIII putri di Pesantren Darunnajah 2 Cipining yang mewakili berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas menjalankan peran multidimensional dalam meningkatkan motivasi belajar siswi yang mencakup empat dimensi utama:Peran sebagai motivator dan fasilitator,Peran sebagai komunikator interpersonal, Peran sebagai pembimbing akademik dan personal, Peran sebagai penghubung dengan orang tua melalui sistem komunikasi. Faktor pendukung meliputi kompetensi pedagogik wali kelas, lingkungan pesantren yang religius dan kondusif, serta sistem pendidikan terpadu yang memungkinkan pembinaan holistik 24 jam. Faktor penghambat mencakup beragamnya latar belakang individual siswa, beban kerja berlebihan wali kelas, tantangan komunikasi dengan orang tua, dan keterbatasan teknologi pembelajaran modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswi sangat bergantung pada kemampuan mengintegrasikan pendekatan pedagogik modern dengan nilai-nilai pesantren, serta dukungan sistem institusional yang memadai.