Abstract:Abstract: In the decision making process of the feasibility of corn raw materials so far only see the physical raw materials tend to be subjective so that in the decision making process of the feasibilityof corn raw materials…
terials must take a long time , sometimes the decision taken is not appropriate so that this needs to be addressed again for the feasibility of corn raw materials. From the description above need to be made an auxiliary program for decision support system by using fuzzy SAW ( Simple Additive Weighting ) method in determining corn raw material that is acceptable to PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program which will be made more to assist manager or staff in taking decision and not replace it. The results of this study are expected to assist managers or staff in making decisions for the process of assessing the feasibility of corn raw materials in PT. Charoen Phokpand Indonesia so as to improve the quality of human resources.
Keywords: corn raw materials, decision support system, fuzzy saw method
Abstrak: Dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung selama ini hanya melihat fisik bahan baku yang cenderung subjektif sehingga dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung harus membutuhkan waktu yang cukup lama, terkadang keputusan yang diambil tidak tepat sehingga hal ini perlu dibenahi lagi untuk proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung. Dari uraian diatas perlu dibuat suatu program bantu untuk sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode fuzzy SAW (Simple Additeve Weighting) dalam menentukan bahan baku jagung yang layak diterima pada PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program yang akan dibuat lebih bersifat untuk membantu manager atau staff dalam pengambilan keputusan dan bukan menggantikannya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu manager atau staff dalam mengambil keputusan untuk proses penilaian kelayakan bahan baku jagung pada PT. Charoen Phokpand Indonesia sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kata kunci: Bahan baku jagung, Sistem Pendukung Keputusan, metode fuzzy SAW
Abstract:Abstract: Introduce computer technology as a medium of learning the child wisely early on the potential to improve learning ability in children and child develop self-confidence about the future. The reality of child loved…
ed the games and television entertainment programs not only viewed negatively, but rather as learning modalities. Provide educational type programs that can be done with a computer as a device supporting a new power of learning media. Children not only learn computer skills, but also utilize the computer as a means or medium for learning. To get optimum benefit Teachers can integrate the use of computers as a medium in the learning process and focus on high-order thingking skill. Fantasy Drafting module aims to develop the potential and effectiveness of learning in early childhood or playgroup, where the module is designed as an education module to read and write the material fauna and flora, coloring and coloring as well. Module proram also implemented into the Local Area Network networking technology to be applied easily and efficiently.
Keywords: education module application, tool, fantasy
Abstrak: Mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Realitas anak sangat menyukai games dan program-program hiburan televisi tidak seharusya hanya dipandang negatif, namun lebih sebagai modalitas belajar. Menyediakan program sejenis yang edukatif bisa dilakukan dengan komputer sebagai perangkat pendukungnya menjadi kekuatan baru media pembelajaran. Anak bukan saja belajar ketrampilan komputer, namun juga memanfaatkan komputer sebagai sarana atau media untuk belajar. Guna mendapatkan manfaat optimal Guru bisa mengintegrasikan penggunaan komputer sebagai media di dalam proses pembelajaran dan fokus kepada high order thingking skill. Perancangan modul fantasy bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keefektifan cara belajar pada anak usia dini atau playgroup, dimana modul dirancang sebagai education module dengan materi baca dan tulis fauna serta flora, mewarnai dan juga mewarnai. Modul proram diimplementasikan pula ke dalam teknologi jaringan Local Area Network agar dapat di aplikasikan dengan mudah dan efisien.
Kata Kunci : aplikasi education module, alat bantu, fantasy
Abstract:Abstract: Enormous logistical needs on General Hospital Kartini range to facilitate treatment requires a system that can predict to meet those needs with the right so as not to result in advantages and disadvantages to the…
he amount of usage that is always changing every year. At this time the calculations have been carried out with the help of software that is on a high-speed computer such as Neural Networks. Neural networks are used to predict the projection Backpropogation logistics patients based on the type of drugs Analgesics, antiemetics, vitamins, Antiepileptic, Anesthesia, Anti-Parkinson, Psychotherapeutic, Corticosteroids. This logistical projection data processing using software of Matlab 6.1. After using Backpropogation finally found the best architectural pattern is 8-3-3-1 of 5 aritektur architecture that has been tested. Of the pattern is then predicted projection logistics at General Hospital Kartini range in 2014 will increase to 91 290 from 65 422 in 2013 for an increase of 25 868 (28.33%).
Keywords: neural networks, backpropagation algorithm, projection logistics, matlab
Abstrak: Kebutuhan logistik yang sangat besar pada Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran untuk memperlancar pengobatan membutuhkan suatu sistem yang bisa memprediksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan tepat agar tidak mengakibatkan kelebihan dan kekurangan terhadap jumlah pemakaian yang selalu berubah setiap tahunnya. Pada saat ini proses perhitungan telah banyak dilakukan dengan bantuan software-software yang ada pada komputer yang berkecepatan tinggi seperti Jaringan Saraf Tiruan. Jaringan Saraf Tiruan Backpropogation digunakan untuk memprediksi proyeksi logistik pasien berdasarkan jenis obat Analgetik, Antiemetik, Vitamin, Antiepilepsi, Anestesi, Anti Parkinson, Psikofarmaka, Kortikosteroid. Pengolahan data proyeksi logistik ini menggunakan software Matlab 6.1. Setelah menggunakan Backpropogation akhirnya ditemukan pola arsitektur yang terbaik yaitu arsitektur 8-3-3-1 dari 5 arsitektur yang telah diujikan. Dari pola tersebut kemudian diprediksi proyeksi logistik di Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran pada tahun 2014 akan meningkat menjadi 91290 dari tahun 2013 sebesar 65422 atau meningkat sebesar 25868 (28,33%).
Kata Kunci: jaringan saraf tiruan, algoritma backpropagation, proyeksi logistik, matlab
Abstract:Abstract: Based on observations made in STMIK ROYAL Kisaran related to the manufacture of Student Identity Card, the campus is required to have a system that is really able to provide maximum service to students, because…
se bothered in serving students for the process of making Student Identity Card, with this system will be expected students even more troublesome in making the application of Student Identity Card, which if initially students have to queue to fill out student data form next officer who input data and print and distributed to student, with student system enough to do data verification online which can be done anytime and anywhere then the operator will check through the website as admin then print the results of student data to be made Student ID Card.
Keywords: information system, student
Abstrak: Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di STMIK ROYAL Kisaran terkait pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa, kampus dituntut memiliki sistem yang benar-benar mampu memberikan pelayanan yang maksimal terhadap mahasiswa, karena repotnya dalam melayani mahasiswa untuk proses pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa, dengan adanya sistem ini nantinya diharapkan mahasiswa tidak repot lagi dalam membuat permohonan pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa, yang mana jika awalnya mahasiswa harus antre untuk mengisi formulir data mahasiswa selanjutnya petugas yang menginput data dan mencetak dan di distribusikan ke mahasiswa, dengan sistem mahasiswa cukup melakukan verifikasi data secara online yang dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun lalu operator akan cek melalui website sebagai admin selanjutnya mencetak hasil data mahasiswa untuk di jadikan Kartu Tanda Mahasiswa.
Kata kunci: sistem informasi, mahasiswa
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten latihan dan soal yang merepresentasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada buku teks Matematika kelas VII SMP terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,…
et, dan Teknologi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka. Anifarka & Rosnawati (2023) menyatakan bahwa buku teks yang berkualitas seyogianya mampu memfasilitasi perkembangan kognitif peserta didik selaras dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen analisis merujuk pada dimensi kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Menciptakan) berdasarkan revisi taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl (2001). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dari total 485 butir soal dan aktivitas yang tersebar pada enam bab, sebanyak 147 butir (30,31%) tergolong dalam kategori HOTS. Distribusi HOTS tertinggi ditemukan pada Bab 5 tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (38,46%), sedangkan terendah pada Bab 1 tentang Bilangan (22,80%). Level kognitif yang paling dominan adalah C4-Menganalisis (58,50%), diikuti C5-Mengevaluasi (28,57%), dan C6-Mencipta (12,93%). Temuan ini mengindikasikan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan HOTS secara lebih sistematis dibandingkan kurikulum sebelumnya (Fanani, 2018)meskipun proporsinya perlu ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
This study aims to analyze the content of exercises and questions representing higher-order thinking skills (HOTS) in the Mathematics textbook for grade VII junior high school published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as teaching materials for the Independent Curriculum. Anifarka & Rosnawati (2023) stated that a quality textbook should be able to facilitate students' cognitive development in line with the established learning outcomes. The method applied in this study is content analysis with a qualitative descriptive approach. The analysis instrument refers to the cognitive dimensions C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating) based on the revised Bloom's taxonomy by Anderson & Krathwohl (2001). The research findings indicate that of a total of 485 questions and activities spread across six chapters, 147 items (30.31%) are classified as HOTS. The highest HOTS distribution was found in Chapter 5 on Linear Equations and Inequalities with One Variable (38.46%), while the lowest was in Chapter 1 on Numbers (22.80%). The most dominant cognitive level is C4-Analyzing (58.50%), followed by C5-Evaluating (28.57%), and C6-Creating (12.93%). This finding indicates that the Independent Curriculum textbooks have integrated HOTS more systematically than the previous curriculum (Fanani, 2018), although the proportion needs to be increased to meet the demands of 21st-century learning.
Abstract:Pecahan merupakan salah satu materi matematika yang penerapannya sering dijumpai dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana siswa kelas IV SD Negeri 010091 Kisaran Baru memahami konsep pecahan.…
han. Metode yang digunakan berbentuk deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa sebagai subjek kajian. Data dihimpun melalui empat cara, yakni tes, pengamatan, wawancara, dan penelusuran dokumen. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pemahaman siswa atas konsep pecahan tergolong masih rendah, dibuktikan oleh angka ketuntasan belajar yang hanya menyentuh 23,07%. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah hal, di antaranya lemahnya penguasaan dasar pecahan, rendahnya keterlibatan siswa saat belajar, serta metode pengajaran yang belum diterapkan secara maksimal. Mengacu pada hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong peningkatan pemahaman siswa terhadap pecahan.
Fraction is a fundamental mathematical topic that frequently appears in everyday situations. This study set out to examine how well fourth-grade students at SD Negeri 010091 Kisaran Baru grasp the concept of fractions. A qualitative descriptive design was employed, with 26 students taking part as participants. Four data-gathering techniques were used: testing, observation, interviews, and document review. Findings revealed that students’ grasp of fraction concepts was still limited, shown by a completion rate of only 23,07%. Several factors contributed to this outcome, among them a weak foundation in basic fraction concepts, low student involvement during lessons, and teaching methods that had not been optimally applied. Based on these findings, more interactive learning strategies are needed to help strengthen students’ conceptual grasp of fractions.
Abstract:Instagram dan TikTok menjadi media yang efektif untuk promosi dan penyebaran informasi perguruan tinggi. Admisi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memanfaatkan kedua platform tersebut untuk menyampaikan informasi kepada calon…
alon mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan merancang konten media sosial sebagai media promosi digital menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa konten yang dirancang berhasil dipublikasikan, memperoleh respons positif dari audiens, serta mendukung penyampaian informasi dan promosi digital universitas secara lebih menarik dan komunikatif.
Instagram and TikTok have become effective platforms for promotion and information dissemination in higher education. The Admission Office of UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi utilizes these platforms to deliver information to prospective students and the public. This project aimed to design social media content for digital promotion using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, consisting of concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution stages. The results show that the content was successfully published, received positive audience responses, and effectively supported information delivery and digital promotion activities.
Abstract:Pecahan merupakan salah satu materi matematika yang penerapannya sering dijumpai dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana siswa kelas IV SD Negeri 010091 Kisaran Baru memahami konsep pecahan.…
han. Metode yang digunakan berbentuk deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa sebagai subjek kajian. Data dihimpun melalui empat cara, yakni tes, pengamatan, wawancara, dan penelusuran dokumen. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pemahaman siswa atas konsep pecahan tergolong masih rendah, dibuktikan oleh angka ketuntasan belajar yang hanya menyentuh 23,07%. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah hal, di antaranya lemahnya penguasaan dasar pecahan, rendahnya keterlibatan siswa saat belajar, serta metode pengajaran yang belum diterapkan secara maksimal. Mengacu pada hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong peningkatan pemahaman siswa terhadap pecahan.
Fraction is a fundamental mathematical topic that frequently appears in everyday situations. This study set out to examine how well fourth-grade students at SD Negeri 010091 Kisaran Baru grasp the concept of fractions. A qualitative descriptive design was employed, with 26 students taking part as participants. Four data-gathering techniques were used: testing, observation, interviews, and document review. Findings revealed that students’ grasp of fraction concepts was still limited, shown by a completion rate of only 23,07%. Several factors contributed to this outcome, among them a weak foundation in basic fraction concepts, low student involvement during lessons, and teaching methods that had not been optimally applied. Based on these findings, more interactive learning strategies are needed to help strengthen students’ conceptual grasp of fractions.
Abstract:Perkembangan teknologi finansial telah melahirkan inovasi penghimpunan dana sosial Islam, salah satunya melalui platform crowdfunding untuk wakaf uang (cash waqf). Di Indonesia, praktik ini menjanjikan akselerasi potensi…
wakaf yang sangat besar. Namun, terdapat gap dan ambiguitas regulasi antara hukum positif dengan dinamika fikih kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi eksis belum sepenuhnya memitigasi risiko hukum terkait legalitas platform non-Nazhir sebagai intermediary, perlindungan konsumen (wakif), dan kejelasan skema potongan biaya platform. Diperlukan harmonisasi regulasi yang integratif antara Badan Wakaf Indonesia (BWI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) guna menciptakan kepastian hukum dan menjaga akuntabilitas pengelolaan wakaf uang digital di Indonesia.
Abstract:Artikel ini mengkaji wawasan Al-Qur'an tentang lingkungan hidup melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu'i). Penelitian ini berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap krisis lingkungan global yang semakin mengancam…
ancam keberlangsungan kehidupan di bumi. Al-Qur'an sebagai kitab suci yang bersifat universal dan komprehensif telah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap persoalan lingkungan jauh sebelum isu ini menjadi perhatian dunia modern. Melalui telaah sejumlah ayat kunci, artikel ini membuktikan bahwa Al-Qur'an mengandung wawasan ekologis yang kaya, meliputi: prinsip penciptaan alam sebagai tanda-tanda kebesaran Allah (ayat kawniyyah), konsep manusia sebagai khalifah beserta tanggung jawab ekologisnya, larangan tegas terhadap kerusakan lingkungan (fasad fi al-ardh), perintah menjaga keseimbangan ekosistem (mizan), serta panduan etis dalam memanfaatkan sumber daya alam.