Abstract:Lingkungan sekolah merupakan faktor eksternal yang berperan dalam membentuk motivasi belajar siswa. Kondisi sekolah yang kondusif dari aspek fisik, sosial, dan akademik dapat menciptakan rasa nyaman, aman, serta dukungan…
yang mendorong semangat belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan dimensi lingkungan fisik, sosial, akademik, serta motivasi belajar yang mencakup ketekunan dan minat belajar, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,444 yang termasuk kategori sedang. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,197 menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berkontribusi 19,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 80,3% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 47,290 + 0,241X. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif guna meningkatkan motivasi belajar. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti dukungan keluarga dan self-efficacy serta memperluas responden agar hasil lebih komprehensif.
Abstract:Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dengan mempermudah akses informasi, sumber belajar, dan penyelesaian tugas secara cepat tanpa batas ruang dan waktu. Kehadiran…
adiran AI membuat proses pembelajaran lebih fleksibel, namun juga berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan etika digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran AI dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yang meliputi kemampuan mengevaluasi informasi, menilai kualitas informasi, dan menarik kesimpulan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan sampel 60 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner 15 butir dan wawancara selama satu bulan, lalu dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan sebagian besar indikator memperoleh skor di atas 95% dengan kategori sangat baik. Namun, kemampuan membedakan fakta, opini, dan asumsi (95%) serta menyaring informasi relevan sebelum menyimpulkan (97%) masih perlu diperkuat. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital dan pembiasaan berpikir kritis dalam pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan.
Abstract:Kajian mengenai ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an merupakan bagian integral dari studi hukum Islam (fiqh al-mawārīṯ) yang memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman keadilan sosial dalam pendidikan Islam. Artikel…
tikel ini membahas secara tematik (mawḍhu’i”) ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap sistem pendidikan di madrasah dan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik untuk menganalisis empat ayat utama waris: QS. an-Nisā’: 7,11,12, dan 176. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut mengandung nilai-nilai keadilan, tanggung jawab keluarga, dan penghargaan terhadap perempuan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum madrasah dan pesantren. Pembelajaran faraidh tidak semata-mata berhenti pada aspek hukum dan perhitungan bagian, melainkan juga pada nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung di dalamnya. Kebaruan (novelty) dari artikel ini terletak pada pengintegrasian tafsir tematik dengan pendekatan pedagogis kontekstual berbasis karakter Qur’ani yang dapat memperkuat literasi hukum Islam di lembaga pendidikan keagamaan.
Abstract:Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan merupakan faktor kunci dalam upaya peningkatan mutu sekolah. Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan…
pendidikan serta kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan pengumpulan data lapangan berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia yang tepat, pengembangan kompetensi berkelanjutan, penilaian kinerja yang objektif, serta pemberian motivasi dan penghargaan secara proporsional mampu meningkatkan kinerja guru dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan partisipatif berperan signifikan dalam mendukung keberhasilan manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan yang terencana, sistematis, dan berorientasi pada pengembangan profesional merupakan strategi strategis dalam meningkatkan mutu sekolah secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengelola sekolah dan pengambil kebijakan pendidikan.
Abstract:Kepemimpinan spiritual menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengembangan pendidikan Islam di tengah kompleksitas tantangan manajerial dan moral lembaga pendidikan. Pendekatan ini menempatkan nilai-nilai spiritual…
sebagai fondasi dalam proses kepemimpinan, sehingga pengelolaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, tetapi juga pada pembentukan budaya dan karakter kelembagaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan spiritual dalam pengembangan pendidikan Islam di MTsN 2 Kota Kediri. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai, sikap, dan praktik kepemimpinan spiritual diwujudkan dalam pengelolaan lembaga serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual di MTsN 2 Kota Kediri berperan signifikan dalam membangun budaya religius, memperkuat etos kerja pendidik, serta mengarahkan pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai spiritual dan etika Islam. Kepemimpinan spiritual tidak hanya berfungsi sebagai penggerak moral, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan spiritual memiliki implikasi penting bagi manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam menciptakan integrasi antara efektivitas manajerial dan nilai-nilai spiritual. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam di lembaga pendidikan.
Abstract:Penghormatan terhadap agama lain merupakan nilai fundamental dalam ajaran Islam yang berakar pada misi kenabian dan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Islam memandang bahwa Allah SWT telah mengutus nabi dan rasul kepada setiap…
iap umat, meskipun tidak seluruhnya disebutkan dalam Al-Qur’an. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep menghormati agama lain sebagai warisan kenabian berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam, khususnya penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian pustaka dan analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, seperti QS. An-Nahl: 36 dan QS. Ghafir: 78. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menegaskan prinsip universalitas kenabian yang melahirkan sikap teologis moderat, terbuka, dan menghargai keberagaman agama tanpa mengaburkan prinsip tauhid. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai ini merupakan bagian dari akhlak profetik yang penting untuk diinternalisasikan melalui pembelajaran, guna membentuk karakter peserta didik yang toleran, berkeadilan, dan mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat plural. Dengan demikian, penghormatan terhadap agama lain tidak dimaknai sebagai relativisme akidah, melainkan sebagai manifestasi nilai-nilai kenabian yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan.
Abstract:Sekarang ini penggunaan media sosial sangat mudah ditemukan di segala kalangan, termasuk mahasiswa PGSD A Universitas Battuta yang aktif menggunakan berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube dalam berbagai…
kebutuhan sehari-hari. Platform-platform digital ini bisa memengaruhi minat belajar mahasiswa, bisa menjadi sarana yang mendukung belajar atau justru mengganggu fokus belajar karena adanya konten hiburan yang mengalihkan perhatian. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media sosial terhadap minat belajar mahasiswa PGSD A Universitas Battuta, apakah media sosial cenderung membantu melalui komunitas belajar online dan sumber materi yang kreatif, atau justru menghalangi konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yaitu dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 28 responden untuk mengumpulkan data berupa angka yang nantinya akan dianalisis secara statistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mesin Konversi Energi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif…
tatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 75 mahasiswa semester V angkatan 2023 yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran turbin air model vortex, sedangkan kelas kontrol menggunakan media pembelajaran konvensional berupa power point. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan ganda yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 71 menjadi 84 dengan ketuntasan belajar sebesar 92%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73 menjadi 80,84 dengan ketuntasan sebesar 84%. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Padang tahun…
n ajaran 2025/2026, yang didorong oleh fenomena fluktuasi minat lulusan untuk melanjutkan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode regresi linier berganda yang melibatkan 50 siswa sebagai responden melalui teknik sensus sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel lingkungan keluarga berkontribusi signifikan terhadap minat studi dengan nilai t hitung 4,563, begitu pula dengan lingkungan sekolah yang memberikan kontribusi signifikan dengan nilai t hitung 2,375. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 62,2% terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, dengan persamaan regresi Y = -23,339 + 0,665X₁ + 0,515X₂. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kondusif dukungan keluarga dan atmosfer sekolah, maka semakin tinggi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara 37,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini.
Abstract:Pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga. Di SMK Negeri 3 Buduran, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga…
ahraga masih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan variasi tingkat motivasi siswa, dimana Ramadhani (2023) menemukan motivasi kategori rendah (37%), Ardiansyah (2019) kategori sedang (53,3%), dan Muhammad Sahroni (2021) kategori baik (79%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 143 siswa peserta ekstrakurikuler olahraga. Instrumen berupa angket yang mengukur motivasi intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, bakat) dan ekstrinsik (metode pengajaran, alat/bahan ajar, kondisi lingkungan), dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,23 (kategori Tinggi), motivasi ekstrinsik 3,34 (Sangat Tinggi), dan motivasi total 3,28 (Sangat Tinggi). Temuan ini lebih tinggi dibanding Ramadhani (2023) dan Ardiansyah (2019), namun sejalan dengan Muhammad Sahroni (2021), mengindikasikan bahwa konteks sekolah dan kualitas pembinaan berperan penting dalam membentuk motivasi. Implikasi praktisnya, sekolah dapat meningkatkan partisipasi dengan mengoptimalkan pengelolaan program, sarana prasarana, dan iklim lingkungan yang suportif.