Search Articles & Publications

Showing 901 articles found for "Bangun"

Strategi Membangun Generasi Anti-Bullying Pada Remaja Di SMP Negeri X Di Kota Makassar

Anugerah Al-Munawarah, Asma Ulhuna, Faika Mutia Amelia Anugrah, Felicia Vianney Wunas, Kintan Ahrani Aurelia Rahim, Wilda Ansar
Abstract: Masa remaja adalah tahap kehidupan dengan perubahan signifikan pada aspek fisik, kognitif, sosial, dan psikologis, yang kerap memunculkan egosentrisme dan perilaku agresif seperti bullying. Bullying adalah tindakan agresif&#8230; if berulang yang bertujuan menyakiti korban secara fisik atau mental. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program psikoedukasi bertema "Membangun Generasi Anti-Bullying" di SMP Negeri X Makassar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan strategi pencegahannya. Metode penelitian melibatkan 73 siswa yang mengikuti kegiatan psikoedukasi meliputi materi tentang definisi, jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan pada siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 33,4 dan post-test 56,8 (p < 0,001). Dengan demikian, psikoedukasi efektif meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, membangun empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Program ini diharapkan menjadi model strategis untuk membentuk generasi anti-bullying yang toleran dan berkontribusi positif pada masyarakat.

Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sukowono

Yasir, Ahmad, Fajar Ghazali
Abstract: Badan Usaha Milik Desa sebagai instrumen otonomi desa maksudnya adalah untuk mendorong pemerintah desa dalam mengembangkan potensi desanya sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa, sedangkan sebagai instrumen kesejahteraan&#8230; eraan masyarakat yakni dengan melibatkan masyarakat didalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa serta sebagai sebuah program yang dirancang oleh pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik. Cara kerja Badan Usaha Milik Desa adalah dengan jalan menampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dalam sebuah bentuk kelembagaan atau badan usaha yang dikelola secara profesional, namun tetap bersandar pada potensi asli desa sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa.  Badan Usaha Milik Desa merupakan sebuah lembaga yang hadir di tengah masyarakat yang sudah berbadan hukum. Lahirnya Badan Usaha Milik Desa didasari oleh undang-undang dan peraturan-peraturan diantaranya:  • Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 87 sampai dengan 90. • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. • Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi republik Indonesia Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, Dan Pembubaranbadan Usaha Milik desa Pasal 23 (1) BUMDesa dapat menjalankan bisnis keuangan (financial business) yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa. (2) Unit usaha dalam BUMDesa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah diakses oleh masyarakat Desa. Kemudian dengan adanya landasan hukum tersebut, maka desa dapat membentuk badan usaha milik desa yang disebut Badan Usaha Milik Desa. Badan Usaha Milik Desa adalah sistem kegiatan perekonomian masyarakat dalam skala mikro desa yang dikelola oleh masyarakat bersama pemerintah desa dan pengelolaannya terpisah dari kegiatan pemerintahan desa. Badan Usaha Milik Desa selanjutnya dibentuk dengan mendayagunakan segala potensi ekonomi, kelembagaan, serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di bidang ekonomi. Pendirian Badan Usaha Milik Desa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan atau pelayanan umum yang dikelola oleh desa.  Program BUMDES merupakan nawa kerja (agenda prioritas) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi dengan nama agenda yaitu Pembentukan dan pengembangan 5.000 BUMDES. BUMDES di definisikan oleh Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lain yang secara luas untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat desa.

Penerapan Zakat Dalam Memberdayakan Ekonomi Umat Di Lembaga Amil Zakat YDSF (Yayasan Dana Sosial Al-Falah) Cabang Jember

Azom Yusril Maulana
Abstract: Didirikan 1 Maret 1987, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) telah dirasakan manfaatnya di lebih dari 25 propinsi di Indonesia. Paradigma prestasi YDSF sebagai lembaga pendayagunaan dana yang amanah dan profesional, menjadikannya&#8230; dikannya sebagai lembaga pengelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) terpercaya di Indonesia.  Lebih dari 161.000 donatur dari kalangan birokrasi, profesional, swasta, dan masyarakat umum telah terajut bersama YDSF membentuk komunitas peduli dhuafa. Mereka, dengan segala kemampuan terbaiknya, telah memberikan kontribusi, cinta, dan kepedulian dalam membangun negeri ini.

Rancang Bangun Aplikasi Data Rekapitulasi Skor Siswa Pada Lembaga SMK Ibrahimy Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo  Banyuwangi Berbasis Web Dengan Menngunakan Php Dan MySql

Miftahul Horri, Fajri Yanto
Abstract: Di era modern ini, perkembangan teknologi informasi telah mengalami kemajuan pesat, yang ditandai dengan semakin meningkatnya penggunaan komputer dan internet di kalangan masyarakat. Perkembangan ini mendorong masyarakat&#8230; untuk beralih dari metode konvensional ke metode yang lebih cepat, efektif, efisien, dan akurat dengan menggunakan teknologi komputer. Penggunaan komputer tidak hanya terbatas pada kalangan umum, tetapi juga telah meluas ke berbagai instansi, termasuk lembaga pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMK Ibrahimy Miftahul Ulum, sebuah lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren di Bengkak Wongsorejo, yang memisahkan kelas putra dan putri. Selama proses observasi dan partisipasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ditemukan beberapa kendala terkait dengan absensi siswa. Salah satu masalah utama adalah kurangnya tindak lanjut mengenai daftar hadir siswa, terutama dalam hal pengelolaan skor positif dan negatif bagi siswa yang tidak hadir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut serta memberikan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII

Suci Ramayanti Sugeng, Aidilla Fitria Sari Siregar, Annisa Jalwa Br Panjaitan, Cindy Syaharani, Amanda Raina Sartika, Elfira Rahmadani
Abstract: Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar&#8230; ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.

Penerapan Metode Prototype Pada Desain Aplikasi Papan Skor Futsal Digital

Abdul Karim Syahputra, Parini, Parini
Abstract: Kehadiran sebuah aplikasi tentu akan sangat membantu proses pekerjaan, yang awalnya bersifat manual menjadi terotomatisasi secara cepat, tepat dan akurat. Tidak hanya itu, aplikasi yang dibangun tentu akan membuat pekerjaan&#8230; aan lebih rapi dan memberikan kesan yang lebih profesional. Hampir semua bidang pekerjaan tidak terlepas dari penggunaan aplikasi, termasuk bidang olahraga. Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup digemari khususnya para laki-laki, terlihat dari banyaknya para pengusaha membangun lapangan futsal untuk disewakan. Pembuatan aplikasi papan skor futsal digital diharapkan akan memberi solusi bagi para pengusaha penyewaan lapangan futsal dalam memberikan pelayanan kepada pemakai lapangan. Dengan kehadiran aplikasi papan skor futsal digital akan memudahkan pengelola atau tim yang sekedar bermain dalam menghitung dan menampilkan skor pertandingan. Visual studio dengan bahasa pemrograman VB.Net merupakan salah satu software dan bahasa pemrograman yang mampu membangun aplikasi papan skor futsal digital yang berbasis desktop tersebut.

Penerapan Data Mining Metode Regresi Liner Berganda Dalam Memprediksi Penjualan Di Toko F3i Kisaran

yoga ilham syahputra, Fauriatun Helmiah, Amalia
Abstract: Abstract: This study is motivated by the underutilization of transaction data at Toko F3I Kisaran in supporting decision-making related to inventory and pricing strategies. Currently, decisions are made conventionally based&#8230; sed on experience, which may lead to overstock or stockout conditions. This research aims to develop a sales prediction model by applying Data Mining techniques using the Multiple Linear Regression method to analyze the influence of stock and price variables on sales. The research methodology includes historical data collection, regression analysis, web-based system design using PHP and MySQL, and system testing through the Black Box method. The results indicate that the developed model is capable of generating measurable and systematic sales estimations based on stock and price variables. The implementation of this system can assist store management in planning inventory levels and pricing strategies more efficiently, thereby improving operational effectiveness and business competitiveness.             Keywords: data mining; multiple linear regression; PHP; sales prediction; web-based system Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan data transaksi penjualan pada Toko F3I Kisaran dalam mendukung pengambilan keputusan terkait persediaan dan penetapan harga. Selama ini, keputusan masih dilakukan secara konvensional berdasarkan pengalaman, sehingga berpotensi menimbulkan overstock maupun stockout. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi penjualan dengan menerapkan teknik Data Mining menggunakan metode Regresi Linier Berganda guna menganalisis pengaruh variabel stok dan harga terhadap penjualan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data historis, analisis perhitungan regresi, perancangan sistem berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem dengan metode Black Box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun mampu menghasilkan estimasi penjualan berdasarkan variabel stok dan harga secara lebih terukur dan sistematis. Implementasi sistem ini dapat membantu manajemen toko dalam merencanakan jumlah persediaan dan strategi harga secara lebih efisien, sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis dan daya saing perusahaan. Kata kunci: data mining; prediksi penjualan; regresi linier berganda; sistem berbasis web; PHP

Penerapan Metode Promethee Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kampus Terbaik Di Kabupaten Asahan

Maylani, Finki, Salsabila, Revina, Mangunsong, Siti Nuraida, Azzahra, Rani Kharisma
Abstract: Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based&#8230; ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.       Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan. Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan

Pemanfaatan K-Means Untuk Meningkatkan Penjualan (Studi Kasus: Alya Collection)

Safitri, Windi Aulia, Saputra, Herman, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: In a competitive digital era, business owners such as Alya Collection face challenges in determining the right fashion products to offer to consumers. Relying on intuition without data support often results in&#8230; inaccurate and potentially detrimental decisions. This study aims to assist the sales decision-making process by applying a data mining method using the K-Means Clustering algorithm. This method was used to group sales data from February 2024 to January 2025 into three categories: best-selling, least-selling, and non-selling products. The study was conducted using a quantitative approach, through sales data collection and direct interviews with store owners. The system was built using the PHP programming language and MySQL database, and designed with tools such as UML, DFD, and ERD. The results of this clustering system are expected to provide strategic information useful for Alya Collection in planning stock, promotions, and product development, thereby increasing sales effectively and efficiently. Keywords: data mining; k-means; sales; alya collection; information system Abstrak: Dalam era digital yang kompetitif, pemilik usaha seperti Alya Collection menghadapi tantangan dalam menentukan produk fashion yang tepat untuk ditawarkan kepada konsumen. Ketergantungan pada intuisi tanpa dukungan data seringkali mengakibatkan keputusan yang kurang akurat dan berisiko merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan penjualan dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode ini digunakan untuk mengelompokkan data penjualan dari Februari 2024 hingga Januari 2025 ke dalam tiga kategori: produk terlaris, kurang laris, dan tidak laris. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, melalui pengumpulan data penjualan serta wawancara langsung dengan pemilik toko. Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta dirancang dengan alat bantu seperti UML, DFD, dan ERD. Hasil dari sistem klasterisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi strategis yang berguna bagi Alya Collection dalam merencanakan stok, promosi, serta pengembangan produk, sehingga mampu meningkatkan penjualan secara efektif dan efisien. Kata kunci: data mining; k-means clustering; penjualan; alya collection; sistem  informasi

Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Gudang Gambir Berbasis Android Di Kecamatan Koto Xi Tarusan

desi, desipermatasari, Melladia, Melladia
Abstract: Abstract: (GIS) application to map the locations of gambier warehouses in Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. The background of this study is the absence of a reliable information system that can provide accurate&#8230; ccurate spatial data and details about the locations of gambier warehouses. This lack of information often hinders farmers, consumers, and local authorities in accessing and managing data effectively. The application was developed using ArcGIS technology, Java programming language, and Android Studio. Data collection was conducted through field observation and interviews with warehouse owners. The result of this study is an interactive map-based application that simplifies the process of locating gambier warehouses and presents visual data to support strategic decision-making. This application is expected to enhance distribution efficiency and contribute positively to the economic welfare of the local community.     Keywords: geographic information systems; arcgis; kotlin Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang dapat memetakan lokasi gudang gambir di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu memberikan data spasial dan informasi yang akurat mengenai letak gudang gambir, sehingga menyulitkan petani, konsumen, maupun pihak pemerintah dalam mengakses dan mengelola informasi tersebut. Dalam proses pengembangan aplikasi ini digunakan teknologi ArcGIS, bahasa pemrograman Java, dan Android Studio. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik gudang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu menampilkan peta interaktif lokasi gudang gambir, mempermudah pengguna dalam pencarian informasi lokasi, dan memberikan data visual yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi gambir serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Kata kunci: sistem informasi geografis; arcgis; kotlin