Abstract:Abstract: Covid-19 cases started showing up in Indonesia in early March 2020, and they have since spread to several other areas. The number of corona virus infections from different Indonesian provinces plays a significant…
nt role in the decision-making process based on this data visualization. By creating a Business Intelligence system to display the results of the number of confirmed cases, deaths, and recoveries from various provinces in Indonesia, the goal of this project is to visualize data on corona virus cases. The Corona Virus Dataset in Indonesia from www.kaggle.com is processed using Grafana in this article. The findings of this article are presented as dashboard reports that include data on confirmed cases, fatalities, and recoveries in different Indonesian provinces. These reports can be utilized to help make decisions. With Grafana's interactive dashboard features, the data display resulting from routine analysis results can be engaging.
Keywords: Business Intelligence, OLAP, Covid 19
Abstrak: Kasus Covid-19 mulai muncul di Indonesia pada awal Maret 2020, dan sejak itu menyebar ke beberapa daerah lain. Keputusan berdasarkan visualisasi data sering kali mencakup statistik jumlah kasus virus corona dari berbagai provinsi di Indonesia. Dengan membuat sistem Business Intelligence untuk menampilkan temuan jumlah kasus terkonfirmasi, kematian, dan pemulihan dari berbagai provinsi di Indonesia, tujuan penelitian ini adalah untuk memvisualisasikan data kasus virus corona. Postingan ini menggunakan Grafana untuk menangani dataset virus corona Indonesia dari www.kaggle.com. Temuan artikel ini disajikan sebagai laporan dalam bentuk dasbor yang mencakup data jumlah kasus terkonfirmasi, kematian, dan pemulihan di berbagai provinsi di Indonesia. Dengan pengaturan dashboard interaktif Grafana, mungkin akan menarik untuk melihat data yang dihasilkan dari hasil analisis standar yang ditampilkan.
Kata kunci: Business Intelligence, OLAP, Covid 19
Abstract:Abstract: The Healthy Food Supplier App, which introduces groundbreaking innovations to increase public access to and delivery of healthy food, has emerged as a new phenomenon in the food sector. This research intends to…
examine and describe how the use of healthy food suppliers contributes to improving public health by making healthy food accessible to obtain and deliver it quickly. The development of mobile applications with the aim of providing healthy food and ingredients for the community is the subject of this research. The aim of this app is to provide original responses to issues related to raising awareness of quality of life and the value of nutritious food in everyday life. The User Centered Design (UCD) method needs to be applied to categorize various user information needs and package them into a mobile application design model. The results of the application design showed that the interface design for the pioneer food and health food raw material application was successfully created using the implementation of the UCD method with a number of revisions that have been updated since the evaluation as one of the feature developments in the application. The food recording feature and personalized recommendations implemented in this mobile application provide users with awareness and guidance in adopting healthier eating patterns.
Keywords: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstrak: Aplikasi Pemasok Makanan Sehat yang memperkenalkan inovasi terobosan untuk meningkatkan akses publik ke dan pengiriman makanan sehat, telah muncul sebagai fenomena baru di sektor makanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana penggunaan pemasok makanan sehat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan membuat makanan sehat dapat diakses untuk mendapatkan dan mengantarkannya dengan cepat. Pengembangan aplikasi mobile dengan tujuan menyediakan makanan dan bahan makanan sehat bagi masyarakat menjadi pokok bahasan penelitian ini. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan tanggapan orisinal terhadap masalah yang terkait dengan peningkatan kesadaran kualitas hidup dan nilai makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Metode User Centered Design (UCD) perlu diterapkan untuk mengkategorikan berbagai kebutuhan informasi pengguna dan mengemasnya ke dalam model desain aplikasi mobile. Hasil perancangan aplikasi didapatkan bahwa desain antarmuka aplikasi pelopor makanan dan bahan baku makanan kesehatan berhasil dibuat dengan menggunakan implementasi metode UCD dengan sejumlah revisi yang sudah diperbarui sejak evaluasi sebagai salah satu pengembangan fitur pada aplikasi. Fitur pencatatan makanan dan rekomendasi personal yang diterapkan pada aplikasi mobile ini memberikan pengguna kesadaran dan panduan dalam mengadopsi pola makan yang lebih sehat.
Kata Kunci: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstract:Abstract: The continuous use of an electric motor in some industries causes the electric motor to malfunction early. Such damage is generally caused by overheating. Therefore, to overcome the problem of overheating, most…
industries use two motors that work alternately. Both electric motors function as running and standby which are generally controlled manually by the operator or using a time delay relay (TDR). However, the control of both motors by the operator is not effective because it allows human error to occur. The use of TDR is also ineffective because it does not make the temperature of the electric motor a reference in controlling the work of the two electric motors. This research aims to produce a prototype that can monitor the temperature of the electric motor in real-time and control the electric motor based on the temperature of the electric motor. The Wemos D1R2 is used as a processor to control both electric motors and transmit the temperature of the electric motor to a smartphone via the internet. The MLX90614 sensor is used as an infrared-based temperature sensor. Based on the results of testing the overall performance of the prototype, it is known that the temperature readings of the electric motor are quite accurate with mean error and standard deviation of 0.13oC and 0.15oC, respectively. The prototype is also capable of controlling both electric motors automatically and controlling a cooler via a smartphone.
Keywords: Electric Motor; MLX90614; Overheating; Wemos D1R2.
Abstrak: Penggunaan sebuah motor listrik secara terus menerus pada sebagian industri menyebabkan motor listrik tersebut mengalami kerusakan lebih awal. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh panas berlebih. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah panas berlebih tersebut maka sebagian besar industri menggunakan dua buah motor yang bekerja secara bergantian. Kedua motor listrik tersebut difungsikan sebagai running dan standby yang mana umumnya dikendalikan secara manual oleh operator atau menggunakan time delay relay (TDR). Namun, pengendalian kedua motor oleh operator tidaklah efektif karena memungkinkan terjadinya human error. Penggunaan TDR juga tidak efektif karena tidak menjadikan suhu motor listrik sebagai acuan dalam mengendalikan kerja kedua motor listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah prototipe yang mampu mengawasi suhu motor listrik secara real-time dan mengendalikan motor listrik berdasarkan suhu motor listrik. Wemos D1R2 digunakan sebagai prosesor untuk mengendalikan kedua motor listrik dan mengirimkan suhu motor listrik ke smartphone melalui internet. Sensor MLX90614 digunakan sebagai sensor suhu berbasis infra merah. Berdasarkan hasil pengujian kinerja prototipe secara keseluruhan diketahui bahwa hasil pembacaan suhu motor listrik cukup akurat dengan mean error dan standar deviasi masing-masing 0,13oC dan 0,15oC. Prototipe juga mampu mengontrol kedua motor listrik secara otomatis dan mengontrol sebuah pendingin melalui smartphone.
Kata kunci: Motor Listrik; MLX90614; Panas Berlebih; Wemos D1R2.
Abstract:Abstract: Medical records are managed according to established standards, creating information that should be properly maintained and stored for easy access when needed. This study is motivated by the fact that the number…
r of immunization patients continues to increase daily, so authorities still need a long time to collect information in their registration systems. It is very long and has a significant impact on the performance of healthcare workers. This study aims to redesign the immunization information system to help manage medical records and maintain the quality of health care services. The design of the developed immunization system may include information on the processing and reporting of immunization data in hospitals to enable medical staff to report results to immunization services quickly and accurately. The research method used in this study is descriptive with a qualitative approach. Data collection was conducted through observations, interviews, and literature review from studies of researchers and practitioners. The system development method adopts the waterfall method. This study's results indicate that technology is an appropriate method to more efficiently support data processing and reporting when valid data are available.
Keywords: immunization; information system; medical record
Abstrak: Rekam medis dikelola sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk menciptakan informasi yang harus dipelihara dan disimpan dengan baik sehingga informasi tersebut dapat dengan mudah diakses pada saat dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi fakta bahwa petugas masih membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan informasi dalam kegiatan pelaporan, karena jumlah pasien yang imunisasi terus bertambah setiap harinya. Waktu yang dibutuhkan cukup lama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain ulang sistem informasi imunisasi untuk membantu pengelolaan pelaporan medis sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Rancangan sistem imunisasi yang dikembangkan dapat mencakup informasi pengolahan dan pelaporan data imunisasi di rumah sakit agar tenaga medis dapat melaporkan hasil secara cepat dan akurat kepada layanan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur hasil penelitian peneliti dan praktisi. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi merupakan cara yang cukup untuk mendukung pekerjaan pengolahan data dan pelaporan secara lebih efisien ketika tersedia data yang valid.
Kata kunci: imunisasi; rekam medis; sistem informasi
Abstract:Abstract: Netflix's success cannot be separated from its investment in building a strong digital industry in its business, including in creating relationships with its customers through social media. Netflix is here and…
becomes a good listener to understand the prevailing pop culture with a variety of interesting content that has been adapted to the data they have regarding the behaviour of their subscribers so that it can be well received by the wider community. This article is explained further in the form of a descriptive analysis of how Netflix, a company that undergoes many transformations, ultimately utilizes social media to build relationships with its customers. It begins with collecting various data relevant to the topic and research title to be presented in a complete presentation through literature studies referred to as sequence data. In the end, it was concluded that Netflix is one of the companies that are indeed successful in using social media as one of their strategies to form a good close relationship with its users, Netflix also maximizes the user data they have such as what customers like and what they don't. which helps Netflix understand each user's behaviour.
Keywords: digital; netflix; social media
Abstrak: Kesuksesan Netflix tidak dapat dilepaskan dari investasi mereka dalam membangun industri digital yang kokoh dalam bisnisnya termasuk dalam menciptakan hubungan dengan para pelanggannya melalui sosial media. Netflix hadir dan menjadi pendengar yang baik untuk memahami kultur pop yang berlaku dengan berbagai konten menarik yang telah disesuaikan dengan data yang mereka miliki terkait perilaku pelanggannya sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas. Dalam artikel ini, dijelaskan lebih lanjut dalam bentuk analisis deskriptif bagaimana Netflix sebagai sebuah perusahaan yang banyak melakukan transformasi yang pada akhirnya memanfaatkan sosial media untuk menjalin hubungan dengan para pelanggannya. Diawali dengan melakukan pengumpulan berbagai data yang relevan dengan topik dan judul penelitian untuk disajikan menjadi sebuah pemaparan yang utuh melalui kajian-kajian pustaka yang disebut sebagai data sequence. Pada akhirnya, didapatkan kesimpulan bahwa Netflix merupakan salah satu perusahaan yang memang berhasil dalam menggunakan sosial media sebagai salah satu strategi mereka untuk membentuk hubungan kedekatan yang baik dengan para penggunanya, Netflix juga memaksimalkan data pengguna yang mereka miliki seperti apa yang pelanggan sukai dan apa yang tidak pelanggan sukai, yang menunjang Netflix dalam memahami perilaku masing-masing pengguna.
Kata kunci: digital; media sosial; netflix
Abstract:Abstract: The importance of complementary foods as complementary feeding for babies has become breastfeeding mother’s common knowledge. Impaired growth and development of infants and children aged 12-24 months is the low…
the low quality of complementary foods caused by unsanitary storage areas and uncontrolled temperatures. Therefore, a research was made in the form of designing a complementary food warmer box which aims to maintain the quality of complementary foods for breastfeeding, especially for career women who spend most of their time outside the home and not with babies. The MPASI heating box is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept powered by an electric current or battery so that it can be used anywhere and anytime.
Keywords: MPASI; Thermal Sensor; Thermoelectric; Warming Box
Abstrak: Pentingnya MPASI sebagai asupan pendamping bayi sudah menjadi pengetahuan umum setiap ibu menyusui. Gangguan tumbuh kembang bayi dan anak usia 12-24 bulan disebabkan rendahnya mutu MPASI karena tempat penyimpanan yang kurang bersih dan suhu yang tidak terjaga. Dengan demikian dibuatlah penelitian berupa rancang bangun box penghangat MPASI dengan tujuan agar makanan pendamping ASI dapat terjaga kualitasnya, terutama bagi wanita bekerja yang menghabiskan sebagian besar waktunya diluar rumah tanpa bersama bayi. Box penghangat MPASI menggunakan konsep kerja termoelektrik dalam bentuk modul Peltier dengan sumber tegangan arus listrik atau baterai, sehingga dapat digunakan kapanpun dan dimanapun.
Kata kunci: Box Penghangat; MPASI; Sensor Suhu; Termoelektrik
Abstract:Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM…
-EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.
Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.
Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.
Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten latihan dan soal yang merepresentasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada buku teks Matematika kelas VII SMP terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,…
et, dan Teknologi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka. Anifarka & Rosnawati (2023) menyatakan bahwa buku teks yang berkualitas seyogianya mampu memfasilitasi perkembangan kognitif peserta didik selaras dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen analisis merujuk pada dimensi kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Menciptakan) berdasarkan revisi taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl (2001). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dari total 485 butir soal dan aktivitas yang tersebar pada enam bab, sebanyak 147 butir (30,31%) tergolong dalam kategori HOTS. Distribusi HOTS tertinggi ditemukan pada Bab 5 tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (38,46%), sedangkan terendah pada Bab 1 tentang Bilangan (22,80%). Level kognitif yang paling dominan adalah C4-Menganalisis (58,50%), diikuti C5-Mengevaluasi (28,57%), dan C6-Mencipta (12,93%). Temuan ini mengindikasikan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan HOTS secara lebih sistematis dibandingkan kurikulum sebelumnya (Fanani, 2018)meskipun proporsinya perlu ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
This study aims to analyze the content of exercises and questions representing higher-order thinking skills (HOTS) in the Mathematics textbook for grade VII junior high school published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as teaching materials for the Independent Curriculum. Anifarka & Rosnawati (2023) stated that a quality textbook should be able to facilitate students' cognitive development in line with the established learning outcomes. The method applied in this study is content analysis with a qualitative descriptive approach. The analysis instrument refers to the cognitive dimensions C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating) based on the revised Bloom's taxonomy by Anderson & Krathwohl (2001). The research findings indicate that of a total of 485 questions and activities spread across six chapters, 147 items (30.31%) are classified as HOTS. The highest HOTS distribution was found in Chapter 5 on Linear Equations and Inequalities with One Variable (38.46%), while the lowest was in Chapter 1 on Numbers (22.80%). The most dominant cognitive level is C4-Analyzing (58.50%), followed by C5-Evaluating (28.57%), and C6-Creating (12.93%). This finding indicates that the Independent Curriculum textbooks have integrated HOTS more systematically than the previous curriculum (Fanani, 2018), although the proportion needs to be increased to meet the demands of 21st-century learning.
Abstract:This study analyzes the judicial reasoning behind Putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo No. 199/Pid.Sus/2023/PN Sda, a landmark decision involving corporate criminal liability for environmental violations in Indonesia. The…
case centers on PT Surya Prima Semesta’s illegal disposal of hazardous waste (fly ash and bottom ash) without an environmental permit, resulting in the prosecution of its corporate director. Employing a normative juridical method, the research examines the court’s application of doctrines such as strict liability and identification theory within the framework of Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. The findings show that the court adopted a formalistic, text-based legal reasoning model, treating permit violations as inherently punishable acts regardless of actual environmental harm. While the decision reinforces regulatory compliance and affirms corporate culpability, it lacks engagement with broader organizational responsibility and foundational environmental law principles like the precautionary principle and sustainability. This study argues for a more integrated doctrinal approach one that balances rule-based logic with value-oriented reasoning to enhance legal consistency, advance environmental justice, and align Indonesia’s corporate accountability framework with international standards.
Abstract:This research aims to analyze the contribution of education based on emotional intelligence (EQ) and spiritual (SQ) in facing the challenges of the digital era in Indonesia. The focus of the research is to understand how…
an educational approach that integrates EQ and SQ can help students develop relevant skills amidst rapid technological developments and social change. The research method used was qualitative with a literature study approach. The data obtained was analyzed thematically to identify patterns and impacts of the application of EQ and SQ in the context of digital education. The research results show that EQ and SQ-based education plays an important role in forming strong and adaptive student characters in the digital era. The integration of EQ helps students manage emotions, increase empathy, and build positive social relationships, while SQ strengthens spiritual values that encourage the formation of responsible and ethical attitudes. This combination not only helps students deal with digital distractions, but also improves collaboration and creativity skills. Thus, EQ and SQ-based education is considered an effective solution for creating a generation that is not only intellectually intelligent, but also has the emotional and spiritual maturity needed to compete in the digital era.