Abstract:Balai Pemasyarakatan (Bapas) memiliki peran strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi peserta pemasyarakatan melalui pembimbingan dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan tugasnya, Pembimbing Kemasyarakatan…
n (PK) sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial, khususnya dalam menangani konflik yang muncul antara peserta, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan workshop bertema “Peningkatan Kemampuan Profesional dalam Mediasi bagi Pembimbing Kemasyarakatan” diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali PK dengan keterampilan mediasi berbasis pendekatan psikologis dan hukum. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas peningkatan pemahaman peserta. dalam hasil workshop menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik mediasi dan pendekatan restoratif, yang diukur melalui skor pre-test dan post-test serta respons peserta dalam sesi diskusi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan PK mampu menjalankan perannya sebagai agen mediasi yang profesional, netral, dan berpihak pada pemulihan hubungan sosial secara utuh sesuai prinsip keadilan restoratif.
Abstract:Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu tantangan besar di Indonesia, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan pribadi warga binaan melalui pendekatan…
ekatan psikoedukasi. Kegiatan dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar dalam bentuk webinar yang melibatkan 30 warga binaan kasus narkoba. Program ini mencakup sesi pembukaan, ice breaking, penyampaian materi, diskusi, dan refleksi mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak negatif narkoba serta munculnya kesadaran terhadap potensi diri untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu merefleksikan sisi negatif serta positif dari diri mereka sebagai langkah awal transformasi pribadi. Psikoedukasi terbukti efektif sebagai intervensi psikologis dalam membangun pola pikir positif, pengelolaan emosi, dan kesiapan kembali ke masyarakat. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat berfungsi sebagai wadah rehabilitasi mental melalui pendekatan edukatif yang terstruktur.
Abstract:Permasalahan manajemen waktu di lingkungan kerja masih menjadi tantangan yang berdampak signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan psikoedukasi sebagai metode intervensi…
rvensi guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam mengelola waktu secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Peserta dalam kegiatan ini adalah 25 orang karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Regional VI Makassar 90004. Hasil analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai manajemen waktu setelah diberikan materi psikoedukasi, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 80.2 meningkat menjadi 92.2 pada post-test. Nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar <.001 menunjukkan bahwa program psikoedukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai manajemen waktu sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas hidup. Seminar psikoedukasi ini juga mendapatkan respons positif dari para peserta, yang menilai kegiatan ini bermanfaat dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, seimbang, dan memuaskan.
Abstract:Perempuan yang bekerja sering dihadapkan pada tantangan peran ganda, yaitu sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga, yang dapat memicu konflik antara tuntutan pekerjaan dan keluarga atau dikenal sebagai Work-Family…
rk-Family Conflict. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas seminar bertema "Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict" dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen konflik peran ganda pada perempuan pekerja. Peserta seminar ini melibatkan 19 kepala cabang mikro dan UKM PT Esta Dana Ventura di Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan mencakup wawancara dengan pihak Human Capital Business Partner dan observasi langsung terhadap aktivitas kepala cabang di PT Esta Dana Ventura. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran pre-test dan post-test menggunakan Google Form. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti seminar (Z = -3,738, p < 0,05). Dengan demikian, seminar ini terbukti sebagai intervensi edukatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan perempuan dalam menghadapi Work-Family Conflict.
Abstract:Kejujuran adalah salah satu nilai paling fundamental dalam kehidupan manusia. Nilai ini tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari korupsi. Kejujuran…
ejujuran dan sikap antikorupsi memiliki hubungan yang erat, karena pada dasarnya, korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Korupsi bukan hanya masalah tetapi lebih dari itu korupsi telah menggerogoti ketahanan bangsa dan negara disemua bidang. Saat ini korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Praktik korupsi merusak struktur sosial, ekonomi, dan pemerintahan, serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu solusi jangka panjang untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter antikorupsi pada generasi muda sejak dini. Artikel ini membahas mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Rantau Utara Labuhan Batu yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 orang siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam pelatihan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai sikap antikorupsi yang harus di mulai sejak dini. Metode pelatihan yang digunakan selain pemberian materi juga melakukan permainan dengan menggunakan aplikasi Kahoot!. Tujuan dari hasil pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mendapat pemahaman bahwa sikap antikorupsi harus dimiliki oleh setiap orang untuk Indonesia lebih baik.
Abstract:Tindakan plagiat telah menjadi masalah yang menakutkan bagi banyak akademisi, peneliti, jurnalis, mahasiswa, dan komunitas akademik lainnya. Saat ini, kasus plagiarisme semakin banyak ditemui. Plagiarisme menjadi sebuah…
tantangan yang perlu dicari solusinya. Saat ini, plagiarisme di Indonesia semakin meluas, terutama di kalangan mahasiswa. Praktik plagiasi di lingkungan akademik pun sangat banyak ditemui. Kegiatan PKM berupa edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait plagiarisme sangat perlu diberikan sejak dini sehingga mereka memiliki kesadaran untuk menghadapi plagiarisme agar dapat membentuk kejujuran akademik di era digital saat ini. Kegiatan PKM dilakukan pada 30 Desember 2024. Sasaran edukasi adalah mahasiswa Semester 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo yang berjumlah 42 orang. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Semua tahap berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan sehingga diperoleh hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 22,38. Hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi mengenai plagiarisme.
Abstract:Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.…
luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.
Abstract:Warung Mak Har merupakan usaha kecil yang menyediakan berbagai makanan ringan. Tantangan yang dihadapi warung ini adalah penataan produk yang kurang menarik, sehingga berpotensi mengurangi minat pelanggan. Program Kreativitas…
vitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan membantu Warung Mak Har meningkatkan tata letak dan presentasi produknya. Metode yang digunakan meliputi analisis tata letak, desain ulang ruang pajang, dan implementasi strategi penataan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penataan produk yang lebih terorganisasi meningkatkan daya tarik pelanggan dan berdampak pada peningkatan penjualan. Pendekatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi usaha kecil lainnya untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka.
Abstract:Warung Suci Rahmadani merupakan usaha kecil yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Tantangan yang dihadapi oleh warung ini ialah persaingan yang sangat tinggi dengan UMKM yang menjual jenis makanan yang sama sehingga…
ngga berpotensi mengurangi daya jual di warung tersebut. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan membantu warung Suci dalam meningkatkan daya saing dengan warung lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis produk dan implementasi strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan daya saing produk dapat meningkatkan daya tarik pelanggan dan akan brdampak pada peningkatan penghasilan dari warung tersebut. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi usaha kecil lainnya untuk dapat meningkatkan daya saing usaha kecilnya.
Abstract:Di era digital saat ini, literasi keuangan telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi generasi muda untuk mengelola keuangan mereka secara efektif dan bertanggung jawab. Dengan semakin kompleksnya produk keuangan…
n dan meningkatnya penggunaan teknologi dalam transaksi sehari-hari, pemahaman yang baik tentang literasi keuangan menjadi krusial untuk mencegah masalah keuangan di masa depan. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan literasi keuangan yang diadakan di SMKN 2 Rantau Utara Labuhan Batu pada tanggal 23 Oktober 2024, yang diikuti oleh 28 siswa terpilih. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan utang, serta pemanfaatan teknologi keuangan digital, termasuk aplikasi mobile banking dan dompet digital. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep literasi keuangan, serta kesadaran akan pentingnya perencanaan finansial yang baik. Siswa menunjukkan kemajuan dalam kemampuan mereka untuk merencanakan anggaran, mengelola utang, dan menggunakan teknologi keuangan dengan bijak. Selain itu, artikel ini juga mengkaji kondisi literasi keuangan di Indonesia secara lebih luas, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pelajar dalam mengelola keuangan mereka, seperti pengaruh gaya hidup konsumtif dan kurangnya akses terhadap pendidikan keuangan yang memadai. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa yang terlibat, tetapi juga berkontribusi pada upaya yang lebih besar untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda di Indonesia.