Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Pengaruh Penerapan Model Project Based Learning Berbasis Youtube Terhadap Peningkatan Maharah Kalam Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Makassar Islamic School

Randy
Abstract: Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui perbedaan secara signifikan peningkatan maharah kalam antara peserta didik yang belajar dengan penerapan PJBL berbasis Youtube dan peserta didik yang belajar PJBL tanpa bantuanYoutube… anYoutube kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar. 2) Untuk mengetahui perbedaan secara siginifikan peningkatan maharah kalam antara peserta didik dengan efikasi diri tinggi dan peserta didik dengan efikasi diri rendah kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi experiment nonequivalent control group design dengan desain penelitian factorial 2x2 two way anova. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII A dan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Tidak terdapat perbedaan secara signifikan rata-rata kemampuan maharah kalam antara peserta didik yang belajar dengan penerapan PJBL berbasis Youtube dan peserta didik yang belajar dengan PJBL tanpa berbantuan Youtube. 2) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan maharah kalam antara peserta didik dengan efikasi diri tinggi dan peserta didik dengan efikasi diri rendah. Implikasi dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran yang tepat disertai dorongan dari diri peserta didik akan mampu mencapai hasil belajar sesuai dengan apa yang di harapkan. Bagi pendidik sekiranya memperhatikan model pembelajaran dan efikasi diri peserta didik untuk meningkatkan maharah kalam.

Dampak Model Problem-Based Learning (PBL) terhadap Self-Confidence: Studi Meta-Analisis

Irfan, Randy, TM, Ahmad Rais, Mahniar, Ade
Abstract: Penerapan model PBL memberikan pengalaman siswa untuk terlibat secara kontestual dengan permasalahan kehidupan sehari-hari mereka, sehingga pembelajaran lebih bermakna dan siswa tidak merasa berpikir secara abstrak. Model&#8230; l ini dinilai efektif terhadap self-confidence siswa. Namun, penelitian sebelumnya yang menyelidiki keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, studi meta-analisis ini dilakukan untuk menguji keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan model pengajaran konvensional dengan pendekatan meta analisis. Studi ini menganalisis 20 ukuran efek dari 17 studi primer yang dipublikasikan pada tahun 2016 hingga 2024. Pengumpulan data menggunakan database Google Scholar, Education Resources Information Center (ERIC), Directory of Open Access (DOAJ), Springer publishing, AIP Proceedings, IOP Sciences, dan Elsevier. Hasil analisis dengan menggunakan model estimasi random-effect diperoleh ukuran efek gabungan sebesar (g = 0.52; p < 0.01). Nilai ini berada pada kategori efek sedang. Hasil ini memberikankesimpulan bahwa penggunaan model PBL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kesimpulan yang lebih objektif mengenai keefektifan PBL terhadap self-confidence siswa, sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan pengambilan keputusan yang tepat bagi pendidik dan pemangku kepentingan.

Peran Guru Sejarah Sebagai Profesi Yang Membentuk Peradaban Dan Sumber Daya Manusia Yang Maju

Dicky Fadlan Hafiz Pulukadang, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji guru sejarah sebagai profesi yang akan membentuk peradaban dan sumber daya manusia yang maju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan dua pendekatan&#8230; katan yaitu studi kasus dan studi literatur. Data ini saya dapat dari hasil observasi di sekolah menengah atas, beberapa buku maupun jurnal terbitan tahun 2000 hingga 2022 dan juga melihat beberapa berita di media online. Guru sejarah memiliki peran penting dalam pembentukan peradaban dan pengembangan sumber daya manusia yang maju. Melalui pengajaran sejarah, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga membentuk pemahaman kritis terhadap dinamika sosial, politik, dan budaya. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana guru sejarah berkontribusi dalam menciptakan generasi yang memiliki kesadaran historis, kemampuan berpikir analitis, dan sikap toleran. Selain itu, artikel ini membahas tantangan yang dihadapi oleh guru sejarah di era globalisasi dan digitalisasi, serta strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan menekankan pentingnya profesi guru sejarah, artikel ini menyoroti peran strategis mereka dalam membentuk peradaban yang berkelanjutan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berwawasan luas untuk menghadapi tantangan masa depan

Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Sejarah Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Elin Liputo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru sejarah terhadap prestasi belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan sampel&#8230; el guru dan siswa dari beberapa sekolah menengah di Kota X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh koneksi positif yang bermakna antarakompetensi cakap guru sejarah dan kinerja belajar siswa. Kompetensi profesional guru, meliputi penguasaan materi, metode pengajaran, dan kemampuan evaluasi, terbukti memengaruhi hasil belajar siswa secara signifikan. Lebih jauh lagi, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguasaan materi sebagai salah satu komponen utama kompetensi profesional guru. Guru yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah mampu menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan retensi mereka terhadap materi pelajaran. Selain itu, kemampuan guru untuk menghubungkan fakta-fakta sejarah dengan konteks kontemporer membantu siswa melihat relevansi pelajaran sejarah dalam kehidupan mereka sehari-hari, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan minat belajar mereka.  

Inovasi Dalam Perencanaan Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Minat Siswa

Salma, Nurvadilla Moogangga, Aditya Nusi, Dimastian Hamsah, Abdul Haidar Palowa, Abdul Majir
Abstract: Inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah menjadi penting dalam upaya meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran yang sering dianggap monoton dan kurang menarik. Artikel ini membahas berbagai metode inovatif&#8230; yang dapat diterapkan guru dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi siswa. Melalui pendekatan seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital, serta integrasi cerita dan pengalaman langsung, diharapkan siswa dapat lebih terlibat secara aktif dan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi terhadap mata pelajaran sejarah. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru sejarah sebagai subjek untuk menggali pengalaman dan efektivitas pendekatan yang inovatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah berpotensi besar untuk membangun minat siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap peristiwa sejarah serta relevansinya dalam konteks masa kini.

Penggunaan Metode Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Keterampilan Kerja Sama Di Kelas

Rahmat Tapoto, Moh Fadel Husain, Joy Lasabuda, Tika Wantu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan metode pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan kerja sama siswa di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif&#8230; dengan desain eksperimen, melibatkan siswa sebagai subjek penelitian yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kolaboratif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan kerja sama siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan komunikasi, partisipasi aktif, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok. Dengan demikian, metode pembelajaran kolaboratif dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan interaksi sosial dan kerja sama di lingkungan kelas.

Strategi dan Konsep Pengembangan Kompetensi Guru Sejarah

Nadira A. Jaya, Rosidi, Moh. Imron
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dalam mengembangkan kompetensi guru sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data yang diperoleh dari banyak sumber ilmiah, salah satu&#8230; sumber yang diperoleh yaitu dari buku tahun 2014-2020, sedangkan untuk jurnal dari tahun 2019-2024. Perkembangan kompetensi guru sejarah menjadi peran penting dalam meningkatkan suatu kualitas pendidikan dan hasil belajar para siswa. Di era Globaliasi, guru sejarah harus sudah memiliki kemampuan yang lebih luas lagi dan lebih dalam untuk mengajar materi sejarah yang kompleks dan dinamis. Kompetensi guru sejarah ada empat yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan juga kompetensi profesional. Kompetensi pedagogik meliputi kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang efektif, serta juga menggunakan teknologi dalam peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi kepribadian meliputi kemampuan guru untuk menjadi contoh teladan bagi siswa, dan juga memiliki integrasi, dan juga memiliki kemampuan dalam mengelola kelas yang efektif. Kompetensi sosial yaitu melibatkan kemampuan guru untuk memperlakukan para siswa secara adil dan juta tidak membedakan dalam jenis kelamin atau dalam suku dan ras. Kompetensi profesional yaitu meliabatkan para guru-guru untuk memiliki kemampuan dalam mengajar materi sejarah secara mendalam kepada para siswa dan juga bisa memiliki variasi metode dalam mengajar. Jadi, dalam pengembangan kompetensi guru sejarah, peran guru sebagai otoritas, pembimbing, dan juga menjadi stimulus kreativitas sangatlah penting.

Peningkatan Kualitas Pembelajaran  Dan Profesionalis  Guru

Yuni S. Madusila, Moh, Imron Rosidi
Abstract: Studi ini bertujuan mengeksplorasi kemampuan guru sebagai tenaga pendidik dalam usaha memajukan standar pendidikan serta strategi yang diterapkan untuk meningkatkan keahlian profesional guru. Metode yang diterapkan dalam&#8230; penelitian ini adalah analisis literatur dengan memanfaatkan sumber referensi terkait seperti jurnal, Artikel Ilmiah dan Buku. Hasil penelitian Peningkatan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran menjadi topik artikel ini. Faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan ketika guru meningkatkan profesionalisme mereka: 1) Apa itu profesionalisme; 2) Seberapa cepat ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berkembang; 3) Paradigma pembelajaran sepanjang hayat; dan 4) UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang kriteria guru dan dosen. Dengan mendaftar di kursus terkait, melakukan refleksi diri secara teratur, dan meningkatkan diri melalui kegiatan akademis seperti sesi pelatihan, seminar, dan lokakarya, Anda dapat mempelajari lebih lanjut, akademik lembaga, penelitian, dan penerbitan publikasi ilmiah menjadi lebih profesional

Strategi Adaptasi Tradisi Sihali Aek Sebagai Kearifan Lokal Di Era Modernisasi Di Desa Tipang

Donfordtigo Manalu, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi dan nilai-nilai dalam tradisi Sihali Aek, menelusuri faktor-faktor penghambat dalam implementasi tradisi Sihali Aek di era modernisasi, dan menganalisis strategi&#8230; trategi adaptasi masyarakat Desa Tipang dalam menjaga keberlanjutan tradisi Sihali Aek di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tipang. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 11 informan yang terdiri dari Raja Napitu, anggota Sihali Aek, masyarakat setempat, generasi muda dan Kepala POKDARWIS serta dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sihali Aek merupakan sistem pengelolaan irigasi tradisional yang berusia lebih dari 200 tahun yang diimplementasikan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu Pertemuan Bolon Raja Napitu, Ritual Mangallang Indahan Siporhis, Marsirimpa Sihali Aek, dan diakhiri dengan kegiatan Manabar. Nilai-nilai yang terkandung meliputi nilai marsirimpa (kerja sama timbal balik), nilai keadilan, nilai keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, serta nilai kepemimpinan. Faktor penghambat utama adalah pergeseran praktik ritual akibat sinkretisme agama, diversifikasi ekonomi, dan kesenjangan generasi dalam pemahaman dan minat terhadap tradisi Sihali Aek. Strategi adaptasi meliputi penafsiran ulang makna dengan menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan kontemporer, sinkretisme agama melalui penggantian ritual animisme dengan doa-doa Kristen, integrasi dengan sektor pariwisata sebagai daya tarik budaya dan paket wisata, serta pembentukan jaringan kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.  

Analisis Makna Martarombo Dikalangan Mahasiswa Perantau Sebagai Upaya Menemukan Silsilah Kekerabatan Dalam Budaya Batak

Esther Sitorus, Roberta Veronika Situmorang, Lovia Lidya Tondang, Rehan Falentino Sitohang
Abstract: Masyarakat Batak memiliki jaringan kekerabatan yang kuat, berpusat pada klan dan diatur oleh adat Dalihan Na Tolu. Inti dari struktur ini adalah tradisi Martarombo, sebuah praktik komunikasi yang bertujuan untuk menelusuri&#8230; ri garis keturunan (tarombo) guna membangun hubungan kekerabatan yang tepat antara individu Batak yang baru berkenalan. Saat ini, Martarombo menghadapi tantangan serius di kalangan mahasiswa Batak yang telah bermigrasi karena kurangnya pengajaran tradisional dari orang tua mereka dan pengaruh kuat individualisme perkotaan. Situasi ini membuat banyak anak muda Batak bingung atau tidak menyadari garis keturunan mereka, sehingga membahayakan pelestarian budaya dan solidaritas komunitas. Studi ini menggunakan desain kualitatif, deskriptif-fenomenologis untuk mengungkap dan menganalisis makna Martarombo di kalangan mahasiswa Batak. Tujuannya adalah untuk menyelidiki implementasinya, tingkat pemahaman tentang garis keturunan, dan efektivitasnya dalam memperkuat ikatan kekerabatan Batak di tengah dinamika kehidupan di luar negeri. Diharapkan hasil studi ini akan memberikan solusi praktis dan strategi pelestarian bagi organisasi dan komunitas mahasiswa Batak untuk memastikan keberlanjutan tradisi penting ini..