Abstract:Metode Profile Matching merupakan salah satu dari Sistem Pendukung Keputusan, yaitu suatu system berbasis komputer guna membantu para pengambil keputusan dalam mengatasi permasalahannya untuk mendapatkan atau menghasilkan…
n keputusan yang tepat. [spk] perhitungan dari metode profile matching cukup sederhana, yaitu dengan membandingkan GAP dengan nilai alternative dan kriteria. Ada beberapa hal yang penting yang perlu diketahui mengenai analisis GAP, yaitu table nilai bobot GAP [1]. Selain itu, analisis GAP juga harus memiliki konsep skala prioritas untuk stiap kriteria Karena kemudahan perhitungan dari metode profile matching serta kebutuhan dan tujuan penelitian yang juga sederhana maka peneliti mengambil judul implementasi perhitungan metode profile matching untuk membantu peneliti memberikan jawaban pada komutias akhwat sholeha khususnya kisaran dalam mendapatkan rumah singgah dakwah yang tepat atau cocok untuk dihuni. Adapun tahapan perhitungan dari Profile Matching adalah Penentuan Bobot Nilai GAP, lalu perhitungan dan pengelompokkan core factor dan secoundary factor, selanjutnya perhitungan nilai total tiap kompetensi kriteria dan terakhir perhitungan rangking [2], [3], [4]. Setelah mendapatkan hasil perhitungan yang tepat terhadap rumah singgah dakwah, perhitungan dihentikan dan hasil seleksi diberikan kepada founder KoAS. Hasil dari seleksi rumah singgah dakwah pada Komunitas akhwat Sholehah (KoAS) Kisaran berupa nama dan nilai.
Abstract:Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) di Kota Tanjungbalai memegang tanggung jawab dalam mengelola dan mengembangkan sektor perdagangan dan perindustrian. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah terkait dengan…
n aspek Pengelolaan Pasar, terutama dalam pengutipan retribusi yang masih menggunakan metode manual dan belum terintegrasi secara digital. Penelitian ini difokuskan pada perancangan sistem informasi bernama "Siap Bawa Untung Aksi Lapangan (SiBuntal)" yang menggunakan teknologi Trigger dan Log berbasis web. Solusi yang diusulkan melibatkan identifikasi dan implementasi Trigger untuk mengotomatisasi proses retribusi, serta penggunaan Log untuk menciptakan jejak audit yang terperinci. Tujuan penelitian mencakup peningkatan efisiensi administratif, akurasi pengumpulan data keuangan, dan ketanggapan terhadap dinamika pasar. Metodologi penelitian melibatkan analisis kebutuhan pasar, pengembangan sistem berbasis web, dan integrasi teknologi Trigger dan Log. Hasil sementara menunjukkan pencatatan Log yang memberikan informasi jejak yang mudah dilacak, serta verifikasi otomatis melalui pemanfaatan Trigger. Dengan diterapkannya teknologi ini, diharapkan Disdagper Kota Tanjungbalai dan pemangku kepentingan pasar dapat mengelola retribusi dengan lebih efisien, responsif, dan transparan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode…
WASPAS digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan yang kompleks dengan mempertimbangkan kriteria yang berbeda dan bobot yang berbeda untuk masing-masing kriteria. Penelitian ini menggunakan data calon penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini. Setelah mendapatkan data kriteria, maka dilakukan analisis WASPAS untuk menentukan bobot kriteria dan ranking kandidat. Selanjutnya, ranking kandidat ditentukan dengan membandingkan nilai preferensi setiap calon penerima bantuan dengan nilai preferensi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima bantuan dengan ranking tertinggi adalah calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode WASPAS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan efektif dan efisien. Metode ini dapat juga dapat meminimalkan kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan efektivitas bantuan yang diberikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi pengaduan keluhan dan kerusakan di Pengadilan Negeri Situbondo untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi, dan transparansi data. Metode yang digunakan mencakup…
kup observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mengumpulkan data, serta pendekatan pengembangan sistem waterfall. Masalah utama yang dihadapi adalah pelaporan kerusakan yang masih dilakukan secara manual, mengakibatkan penundaan dan gangguan operasional. Solusi yang ditawarkan adalah sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan pelaporan kerusakan dilakukan secara digital, memudahkan akses dan penggunaan bagi semua pihak yang terlibat. Hasil implementasi dan pengujian menunjukkan bahwa sistem ini siap digunakan dan efektif dalam mengatasi masalah pelaporan manual, meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Pengadilan Negeri Situbondo.
Abstract:PT. Sumber Nelayan Indonesia masih menggunakan Excel dan pencatatan manual dalam mengelola persediaan barang. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi aplikasi barang yang terkomputerisasi untuk mempermudah dan…
n mempercepat proses pendataan stok barang masuk dan keluar. Penelitian ini merancang dan membuat sistem persediaan barang sparepart berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Tujuannya adalah untuk membantu pekerjaan pengelolaan barang dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada pengelolaan persediaan barang di suatu perusahaan. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi inventori barang masuk dan keluar pada sparepart. Tahapan pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, desain sistem, Implementasi, verifikasi atau pemeriksaan, dan pemeliharaan
Abstract:Apotek RSUD HAMS Kisaran sering terjadi kehabisan stok obat, dikarenakan banyaknya permintaan dari konsumen, serta sering terjadi pesediaan obat yang berlebihan, sehingga terjadi penumpukan obat yang dapat menyebabkan terjadinya…
rjadinya kadaluarsa pada obat yang ada dan menimbulkan kerugian karena obat yang kadaluarsa harus dimusnahkan. Demi mengatasi masalah diatas, penulis menuangkan ide untuk merancang sebuah sistem terkomputerisasi yang didukung dengan metode penunjang yang dipilih dalam proses persediaan obat di Apotek RSUD HAMS Kisaran untuk memastikan agar persediaan dapat memenuhi kebutuhan yang ada. Penelitian ini merancang suatu sistem persediaan stok obat yang dapat membantu dalam mengoptimalkan aktivitas pergudangan yang dilakukan dengan menggunakan metode Supply Chain Management (SCM) yang merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mencapai pengintgrasian yang lebih efisien dari distributor, retailer dan pasien. Supply Chain Management (SCM) merupakan pendekatan integrative untuk mengelola aliran produk, informasi dan uang secara terintegrasi yang melibatkan pihak-pihak mulai dari hulu ke hilir yang terdiri dari pemasok, pabrik, jaringan distribusi maupun jasa-jasa logistik. Supply Chain Management (SCM) mampu mengatasi masalah persediaan agar produk dalam keadaan tersedia dan layak. Manfaat penerapan Supply Chain Management (SCM) yaitu untuk memenuhi kepentingan dalam pemenuhan persediaan barang yang mempunyai sifat cepat habis, persediaan barang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau instansi.