Search Articles & Publications

Showing 32 articles found for "Players"

Pengaruh Kepercayaan dan Kemudahan Penggunaan Aplikasi Terhadap Keputusan Pembelian pada Situs Bukalapak di Lombok Timur

Rahmatullah, Arwin Yafi, Rempala, Adinda Cahaya
Abstract: In the era now, the rapid development of technology makes people use the internet. E-commerce players use the internet as a digital marketing medium. One of the e-commerce that developed at that time was Bukalapak. This… study aims to determine the effect of trust and ease of use of applications on purchasing decisions on the Bukalapak site in East Lombok. The method used in this research is associative method and the type of data used is quantitative data. The population of this study were all people who used the Bukalapak application in East Lombok. Determination of the sample using Non-Probability Sampling with a total of 75 respondents. The data analysis method uses validity test, reliability test, classical assumption test, hypothesis testing and multiple linear regression. The results of this study indicate that the trust variable has a positive and significant influence on purchasing decisions The Ease-of-Use variable has a positive and significant influence on purchasing decisions.  

Penerapan SCM Dalam Upaya Pengelolaan Stock Bahan Baku Produksi Tahu Pada Pabrik Tahu Helen

basirun, Muhammad, Saputra, Herman, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: This tofu business has just been initiated since January 1997 in Hesa Perlompongan, Kec. Air Batu, Kab. Asahan, North Sumatra. The basic reason for implementing supply chain management is because this program involves… nvolves several related parties such as suppliers, distributors and consumers. The main activity carried out is the production of tofu within the scope of the home industry. The need for raw materials at Helen's Tofu Factory every day and this can increase depending on customer orders. Some of the obstacles experienced by Helen's Tofu Factory are that they often run out of stock of materials because sometimes there are many sudden orders from customers. The material data collection process is still done by recording manually so that errors can occur in determining the amount of material inventory. When observed in depth, there are still many obstacles that can be seen since this effort was implemented. From here, it is important to examine the scope of the application of supply chain management as a manifestation of efforts to advance business players, especially the home industry. The programming language used is PHP and MySQL database. The research method uses a qualitative research approach which is a research that only collects data and explains descriptively/narratively without having to be processed with calculations. This research will only utilize the data obtained from the research site and input it without changing anything.                                                                                  Keywords : supply chain management; tofu production; helen's tofu factory     Abstrak: Usaha tahu ini baru saja mulai di rintis sejak Januari 1997 di Hesa Perlompongan, Kec.Air Batu, Kab.Asahan Sumatera Utara. Alasan mendasar penerapan supply chain management ini karena program ini melibatkan beberapa pihak yang terkait seperti suplier, distributor dan konsumen. Adapun kegiatan utama yang dilakukan yaitu produksi tahu dalam lingkup industri rumah tangga. Kebutuhan bahan baku di Pabrik Tahu Helen setiap hari dan hal ini bisa meningkat tergatung pesanan pelanggan. Beberapa kendala yang dialami oleh Pabrik Tahu Helen adalah sering mengalami kehabisan stok bahan dikarenakan terkadang banyak pesanan mendadak dari pelanggan. Proses pendataan bahan masih dilakukan dengan cara pencatatan secara manual sehingga dapat terjadi kesalahan dalam menentukan jumlah persediaan bahan. Bila diamati secara mendalam, masih banyak kendala yang terlihat sejak usaha ini dilaksanakan. Dari sini penting untuk dikaji ruang lingkup dari penerapan supply chain managemen sebagai wujud dari usaha memajukan pelaku bisnis khususnya industri rumah tangga. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan database MySQL. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang hanya mengumpulkan data dan menjelaskan secara deskripstif/narasi tanpa harus diolah dengan perhitungan. Penelitian ini hanya akan memanfaatkan data yang diperoleh dari tempat riset dan menginputkannya tanpa mengubah apapun.   Kata Kunci : supply chain management, produksi tahu, pabrik tahu helen

PENDAMPINGAN TERHADAP HOME INDUSTRI PENGERAJIN GULA MERAH KELAPA SAWIT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PENJUALAN MELALUI PEMASARAN DIGITAL

Sudarmin, Sudarmin, Irianto, Irianto, Nirda , Nirda Julianda, Nazri , M. Nazri Utama Hasibuan, Farhan, M Farhan Anantri Pramudya
Abstract: Abstract: Home industries producing palm sugar from oil palm sap in several rural areas continue to face various challenges, particularly in product marketing. Limited access to technology, lack of knowledge about digital… l marketing, and dependence on local markets are the main obstacles in increasing sales productivity. This community engagement activity aims to provide assistance and training to home industry actors so they can utilize digital media as a broader and more effective marketing tool. A participatory approach is implemented in this activity through counseling, hands-on training, and technical assistance in creating digital content, using social media, and accessing e-commerce platforms. Evaluation was conducted through interviews and surveys with business actors before and after the training. The results of the program show an improvement in participants’ understanding of digital marketing, their ability to create promotional content, and success in reaching a wider market. The conclusion of this activity is that digital marketing has a positive impact on increasing the sales productivity of palm sugar and opens up more competitive and sustainable business opportunities for local industry players.             Keywords: home industry; palm sugar; oil palm; digital marketing   Abstrak: Home industri pengrajin gula merah kelapa sawit di beberapa wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama dalam aspek pemasaran produk. Keterbatasan akses terhadap teknologi, kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital, serta bergantungnya penjualan pada pasar lokal menjadi hambatan utama dalam meningkatkan produktivitas penjualan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku usaha home industri agar mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang lebih luas dan efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan langsung, serta pendampingan teknis dalam pembuatan konten digital, penggunaan media sosial, dan platform e-commerce. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan survei terhadap pelaku industri sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pemasaran digital, kemampuan membuat konten promosi, serta keberhasilan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemasaran digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas penjualan gula merah kelapa sawit, serta membuka peluang usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan bagi pelaku industri lokal. Kata kunci: home industri; gula merah; kelapa sawit; pemasaran digital

Katalog Digital Multibahasa Sebagai Alat Promosi UMKM dan Desa Wisata Bahasa di Kelurahan Potrobangsan Kota Magelang

Simamora, Alex Johanes, Prasetyo, Andreas Yogi, Yudhanto, Wildan, Maulana, Muhamad Aji
Abstract: MSME players in Potrobangsan Village face obstacles in communicating with foreign consumers, especially in the use of foreign languages. To overcome this problem, a multilingual digital catalog has been developed that contains… ntains descriptions of MSME products in several languages. This catalog aims to facilitate communication between MSME actors and inter-national consumers, as well as increase the visibility and competitiveness of MSMEs in the global market. In addition, this digital catalog is also expected to contribute to the preservation of regional languages, such as Javanese, which are becoming endangered. The methods used include a preparatory stage in the form of field analysis, then a needs analysis stage, and continued with the stage of making a multi-language online catalog. The catalog development process involved training for MSME players, creating attractive and relevant product descriptions, and developing an online catalog platform. As a result, this catalog has succeeded in increasing sales and expanding the market reach of MSMEs in Potrobangsan Village. Keywords: MSME; multilingual digital catalog; potrobangsan   Abstrak: Pelaku UMKM di Desa Potrobangsan menghadapi kendala dalam berkomunikasi dengan konsumen mancanegara, terutama dalam penggunaan bahasa asing. Untuk mengatasi masalah ini, telah dikembangkan katalog digital multibahasa yang memuat deskripsi produk UMKM dalam beberapa bahasa. Katalog ini bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi antara pelaku UMKM dengan konsumen internasional, serta meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM di pasar global. Selain itu, katalog digital ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian bahasa daerah, seperti Bahasa Jawa, yang mulai terancam punah. Metode yang digunakan antara lain tahap persiapan berupa analisis lapangan, kemudian tahap analisis kebutuhan, dan dilanjut dengan tahap pembuatan katalog online multibahasa. Proses pengembangan katalog melibatkan pelatihan bagi pelaku UMKM, pembuatan deskripsi produk yang menarik dan relevan, serta penyusunan platform katalog daring. Hasilnya, katalog ini telah berhasil meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar UMKM di Desa Potrobangsan. Kata kunci: UMKM; katalog digital multibahasa; potrobangsan.

Kolaborasi Multi Stakeholder Dalam Menjaga Destinasi Wisata Pantai Loang Baloq

Hidayat, Rahmad, Pratama, Inka Nusamuda
Abstract: The community service activities carried out are a multi-stakeholder collaborative effort in maintaining the cleanliness and sustainability of Loang Baloq Beach. The activity was carried out by involving various related… parties, including the Regional Government, PDPM Mataram City, tourism industry players, surrounding communities, and students as agents of change. Activities are carried out in several stages, including observing problems, preparing, implementing waste cleaning, and making recommendations and action plans. The result of this community service activity is the creation of a cleaner and healthier environment, as well as the formation of recommendations and action plans to improve waste management at Loang Baloq Beach and other tourist destinations in Mataram City. The concept of multi-stakeholder collaboration that is applied in this service activity can be an example for waste management activities and the management of other tourist destinations in Indonesia. In addition, this activity also provides valuable experience for students in carrying out community service activities and involving different stakeholders in achieving the same goals. It is hoped that this activity can have a wider impact on the environment and society in Mataram City, and can be used as a reference for similar activities in the future. Keywords: beach destinations; cleanliness; collaboration; garbage; tours Abstrak: Kegiatan pengabdian yang dilakukan merupakan upaya kolaborasi multi stakeholder dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Pantai Loang Baloq. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah, PDPM Kota Mataram, pelaku industri pariwisata, masyarakat sekitar, dan Mahasiswa sebagai agen perubahan. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap, antara lain observasi masalah, persiapan, pelaksanaan pembersihan sampah, serta pembuatan rekomendasi dan rencana aksi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta terbentuknya rekomendasi dan rencana aksi untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Pantai Loang Baloq dan destinasi wisata lainnya yang ada di Kota Mataram. Konsep kolaborasi multi stakeholder yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan pengelolaan sampah dan pengelolaan destinasi wisata lainnya di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan melibatkan stakeholder yang berbeda dalam mencapai tujuan yang sama. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat di Kota Mataram, serta dapat dijadikan acuan bagi kegiatan serupa dimasa depan.   Kata kunci: destinasi pantai; kebersihan; kolaborasi; sampah; wisata

Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Pada Bumnag Nagari Lasi

Arsyah, Ulya Ilhami, Pratiwi, Mutiana, Arsyah, Rahmatul Husna
Abstract: Abstract: Industrial era 4.0 brought changes in the economic field, and the consequence of this era was the birth of the digitization process in all fields. Digital marketing for business players is a very important part,… , even for BUMNAG Nagari Lasi. To support and advance the business, BUMNAG must be able to compete with the competition in the supply of quality products, so the necessary marketing strategy is capable of increasing sales and market expansion, the only one with digital marketing. BUMNAG managers are expected to have a desire to use digital devices, especially when presenting the products they sell. BUMNAG's ability to manage marketing through digital media will make it easier for the products to be known by many people and in demand. However, there are still many BUMNAGs that do not use digital marketing media as a marketing strategy, which makes BUMNAG unable to compete with other SMEs that have used this medium. Therefore, it was considered necessary to implement the activity to carry out training in digital marketing in the advancement of the Kopi Lasi BUMNAG Nagari Lasi. Keywords: digital marketing; marketing strategy; bumnag; lasi coffee    Abstrak: Era industri 4.0 membawa perubahan di bidang ekonomi, dimana konsekuensi dari era ini adalah proses digitalisasi di segala bidang. Pemasaran digital bagi pelaku usaha menjadi bagian yang sangat penting, termasuk bagi Badan Usaha Milik Nagari Lasi (BUMNag). Untuk mendukung dan memajukan bisnis, BUMNag harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menyediakan produk yang berkualitas, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan perluasan pasar, salah satunya adalah digital marketing. Pengelola BUMNag diharapkan memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat digital terutama dalam memperkenalkan produk yang mereka jual. Kemampuan BUMNag dalam mengelola pemasaran melalui media digital akan memudahkan produk untuk dikenal banyak orang dan diminati. Namun masih banyak BUMNag yang tidak menggunakan media digital marketing sebagai strategi pemasaran sehingga BUMNag kalah bersaing dengan pelaku UKM lainnya yang telah menggunakan media ini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dimana implementasinya dilakukan secara bertahap seperti sosialisasi, pendataan, pembuatan sistem informasi digital marketing dan juga pelatihan admin. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pemasaran Kopi Lasi di BUMNag Nagari Lasi. Kata kunci: digital marketing; strategi pemasaran; bumnag; kopi lasi

Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Membantu Peningkatan Daya Saing Umkm

Arifiyanti, Amalia Anjani, Wulansari, Anita
Abstract: Abstract: The adoption of information technology to support the running of MSME business in the era of the COVID-19 pandemic is an absolute choice. So far, the low adoption of information technology by MSME is due to low… awareness of the benefits of information technology for their business and the low ability to use information technology. Higher education institutions can assist MSME with qualified resources and capabilities in utilizing information technology in carrying out business operations to increase their business support capacity. One way of working together is through the partnership method. UMKM will become partners for students who take project-based learning. Based on the feedback from the evaluation of this learning method, the results were that both parties received a positive impact from this learning method. UMKM players will get input, knowledge, and project output products based on information technology, while students will get real experience so that they can increase the effectiveness of understanding the material they get.             Keywords: information technology adoption; msmes; project based learning; project management.     Abstrak: Pengadopsian teknologi informasi untuk mendukung berjalannya usaha bisnis UMKM di era pandemi COVID-19 menjadi pilihan mutlak. Selama ini, rendahnya adopsi teknologi informasi oleh pelaku UMKM dikarenakan faktor rendahnya kesadaran terhadap manfaat teknologi informasi terhadap bisnisnya hingga rendahnya kemampuan penggunaan teknologi informasi. Faktor-faktor ini dapat dibantu oleh pihak perguruan tinggi yang memiliki sumber daya dan kapabilitas yang mumpuni dalam hal pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan operasional usaha hingga meningkatkan daya dukung usahanya. Salah satu cara kerja sama adalah melalui metode kemitraan. UMKM akan menjadi mitra bagi para mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Berdasarkan timbal balik dari evaluasi metode pembelajaran ini, hasilnya kedua belah pihak menerima dampak positif dari metode pembelajaran ini. Pelaku UMKM akan mendapatkan masukan, ilmu, hingga produk luaran proyek yang berbasis teknologi informasi, sedangkan para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman nyata sehingga dapat meningkatkan efektifitas pemahaman materi yang diperolehnya.   Kata kunci: manajemen proyek; pembelajaran berbasis proyek; pemanfaatan teknologi informasi; umkm.

Pelatihan Akuntansi Biaya dan HPP pada UMKM Desa Wisata Ponggok

Rahmawati, Aryani Intan Endah, Adi, Suyatmin Waskito
Abstract: Abstract: training in cost accounting and calculating the cost of goods sold (CoGS) for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Ponggok Tourism Village was carried out to provide understanding and training in calculating… culating CoGS. Based on the initial survey conducted by the community service team, information was obtained that seller in Ponggok Village did not calculate CoGS properly because they based their selling price on market prices. This is because MSMEs have a similar business, namely a culinary business. This unsuitable selling price determination will result in suboptimal profit achievement because each business has a different total cost. For this reason, this service carries out four training sessions to guide MSME players in deermining the appropriate selling price. The four sessions covered the delivery of concepts and materials, discussions, training in calculating CoGS, and evaluation. This community service is expected to increase understanding and skills in calculating CoGS so that optimal profit can be achieved. Keywords: cost accounting;cost of good sold; Ponggok Village   Abstrak: pelatihan akuntansi biaya dan penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) pada pelaku UMKM di Desa Wisata Ponggok dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan penghitungan HPP.  Berdasarkan survei awal yang dilakukan tim pengabdian, didapatkan informasi bahwa para pelaku UMKM di Desa Ponggok tidak melakukan penghitungan HPP karena mendasarkan harga jualnya sesuai harga pasar. Hal ini dikarenakan para pelaku UMKM memiliki usaha yang sejenis, yaitu usaha kuliner. Penentuan harga jual yang tidak sesuai ini akan menyebabkan pencapaian laba yang tidak optimal karena setiap usaha memiliki berbagai total biaya yang berbeda. Untuk itu, pengabdian ini melaksanakan empat sesi pelatihan untuk memandu para pelaku UMKM menentukan harga jual yang sesuai. Keempat sesi tersebut meliputi penyampaian konsep dan materi, diskusi, pelatihan penghitungan HPP, dan evaluasi. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan ketrampilan menghitung HPP sehingga laba yang optimal dapat tercapai. Kata kunci: akuntansi biaya, harga pokok penjualan, Desa Ponggok

WEBGIS OF MAPPING PASURUAN CITY FURNITURE INDUSTRY USING LEAFLET AND OPENSTREETMAP

Junikhah, Allin, Hayati Holle, Khadijah Fahmi
Abstract: Abstract: Pasuruan is a well-known area for producing furniture products in East Java. The furniture commodity industry is widely spread in this city. This industry is also one of the top products. To boost market interest… st in the furniture industry in Pasuruan City, which has been affected by the COVID-19 pandemic, and a geographic information system has not yet been developed in an effort to develop the furniture industry, research has been carried out on a web-based geographic information system (WebGIS) mapping the furniture industry in Pasuruan City using Leaflets and OpenStreetMap. The developed furniture industry WebGIS application takes advantage of the open source and dynamic advantages of Leflet and OpenStreetMap technologies which have provided very decent results on several GIS web-based application systems. In the testing phase with the Blackbox method, the WebGIS application for the furniture industry in Pasuruan City functionally has run well on desktop devices and also run well on simulated mobile devices. Testing was carried out on several types of browsers like Google Chrome and Microsoft Edge. This WebGIS application has been able to map the furniture industry in Pasuruan City so that the distribution of economic activity actors, especially the furniture industry, can be seen throughout the city and each sub-district. It can provide detailed information on furniture industry players in Pasuruan.             Keywords: framework; leaflet; mapping; openstreetmap; webgis     Abstrak: Pasuruan merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil produk mebel di Jawa Timur. Industri komoditas mebel tersebar cukup banyak di kota ini. Industri ini juga merupakan salah satu produk unggulan. Guna mendongkrak minat pasar akan industri mebel kota Pasuruan yang terimbas pandemi COVID-19, dan belum dikembangkannya suatu sistem informasi geografis sebagai upaya pengembangan industri mebel maka dilaksanakan penelitian tentang sistem informasi geografis berbasis web (WebGIS) pemetaan industri mebel kota Pasuruan menggunakan Leaflet dan OpenStreetMap. Aplikasi WebGIS industri mebel yang dikembangkan memanfaatkan kelebihan teknologi Leflet dan OpenStreetMap yang bersifat open source dan dinamis yang telah memberikan hasil yang sangat layak pada beberapa sistem aplikasi berbasis WebGIS. Pada tahap pengujian dengan metode Blackbox, aplikasi WebGIS industri mebel kota Pasuruan secara fungsional telah dapat berjalan dengan baik pada perangkat dekstop dan juga berhasil berjalan dengan baik pada simulated mobile device. Pengujian dilakukan pada beberapa macam browser seperti Google Chrome dan Microsoft Edge. Aplikasi WebGIS ini telah dapat memetakan industri mebel kota Pasuruan, sehingga dapat diketahui sebaran pelaku kegiatan ekonomi khususnya industri mebel, baik seluruh kota maupun tiap-tiap kecamatan, serta dapat memberikan detail informasi pelaku industri mebel di kota Pasuruan.   Kata kunci: framework; leaflet; openstreetmap; pemetaan; webgis

Fried Chicken's Small Micro-Venture Revenue Increase Strategy Through Digital Media

Lesmana, Teguh, Rohimah, Iim, Selasi, Dini
Abstract: This study aims to explore the implementation of digital media and sales strategies that contribute to increasing the income of fried chicken MSMEs players in Sedong Village, Sedong District, Cirebon Regency. The research… h method used is descriptive qualitative, with data collection through observation, interviews, and questionnaires. The respondents of the study consisted of fried chicken MSMEs players in Sedong Village. The results showed that the application of digital media, especially through WhatsApp and Facebook applications, had a positive effect on increasing the income of fried chicken MSMEs players. Sales activities that were originally word-of-mouth developed by utilizing digital media. The use of WhatsApp and Facebook not only expanded the range of product information, but also increased sales volume from 30-50 chickens per day to 70-100 chickens per day. Daily net profit also increased significantly, increasing from Rp. 150,000 - Rp. 200,000 to Rp. 300,000 - Rp. 400,000. Although the application of digital media has a positive impact, MSMEs players have also experienced some negative impacts. Additional expenses to buy data packages or internet quotas are one of the obstacles. In addition, concerns about product imitation by competitors and the presence of fictitious purchases are also felt. The conclusion of this study is that the application of digital media, especially through WhatsApp and Facebook, can be an effective strategy in increasing the income of fried chicken fried chicken MSMEs. However, MSMEs players need to consider negative impacts, such as additional costs and more intensive competition, in utilizing digital media as a sales tool.