Search Articles & Publications

Showing 4962 articles found for "Pada"

Peran Perempuan Dalam Peradaban Islam

Zahra Khairina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam peradaban Islam, dengan fokus pada kontribusi perempuan dalam sejarah Islam, peran mereka dalam kehidupan sosial, dan relevansi posisi mereka dalam masyarakat… akat Muslim kontemporer. Dalam konteks sejarah, perempuan dalam Islam memiliki peran yang signifikan, baik dalam mendukung dakwah, membangun pendidikan, maupun berkontribusi dalam aspek sosial-politik. Tokoh-tokoh perempuan seperti Khadijah binti Khuwaylid, Aisyah binti Abu Bakar, dan Fatimah az-Zahra menunjukkan pengaruh besar terhadap perkembangan Islam di masa awal. Penelitian ini juga membahas ajaran Islam yang menempatkan perempuan dalam posisi yang setara dengan laki-laki dalam hal hak-hak dasar, seperti hak atas pendidikan, ekonomi, dan partisipasi dalam kehidupan publik. Namun, realitas sosial yang terjadi di beberapa wilayah sering kali menunjukkan adanya ketimpangan dalam perlakuan terhadap perempuan, yang disebabkan oleh berbagai interpretasi budaya dan agama. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi bagaimana perempuan Muslim saat ini berperan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan politik, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mencapai kesetaraan. Melalui kajian ini, diharapkan dapat terungkap pentingnya pemberdayaan perempuan dalam memajukan peradaban Islam yang inklusif dan adil. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai kontribusi perempuan dalam peradaban Islam dan menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat Muslim masa kini.      

Pengaruh Perbandingan Organik/Air dan Temperatur Terhadap Proses Kristalisasi Nikel Sulfat

Muhammad Ridwan Septiawan
Abstract: bahan baku katode baterai Li-NMC. Senyawa nikel yang digunakan dalam bahan katode NMC biasanya dalam bentuk nikel sulfat heksahidrat (NiSO4.6H2O). Untuk memperoleh nikel sulfat dengan kemurnian tinggi, pemrosesan hidrometalurgi… talurgi dari sumber primer seperti bijih nikel laterit dan mineral nikel sulfide atau sumber sekunder seperti baterai bekas lithium-ion yang mengandung nikel sering digunakan. Pemrosesan hidrometalurgi umum melibatkan praperlakuan, pelindian asam, pemisahan/pemurnian, dan kristalisasi. Pada penelitian ini akan dilakukan studi kristalisasi padatan nikel sulfat menggunakan pelarut organik isopropanol sebagai agen kristalisasi. Prinsip proses kristalisasi ini adalah penambahan pelarut organik yang tepat (jenis dan konsentrasi) pada temperatur rendah (10-15oC), akan membuat larutan menjadi super jenuh sehingga menurunkan kelarutan logam-sulfat dalam larutan. Akibatnya, proses kristalisasi padatan logam terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh beberapa parameter seperti pengaruh perbadingan organik/air dan temperatur mempengaruhi proses kristalisasi. Penelitian ini melalui serangkaian percobaan yang terdiri dari pelarutan, kristalisas dan karakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan organik air (OA) 2:1 dan temperatur ruang adalah parameter terbaik dengan persen pengendapan 99% dan persen perolehan 96%. Jenis senyawa pada endapan yang diperoleh adalah nikel sulfat heksahidrat (NiSO4.6H2O) sesuai dengan jenis senyawa yang terdapat pada sampel awal padatan nikel sulfat pro-analisis dengan bentuk butiran endapan tidak teratur.

Analisis Hubungan Harga Diri Terhadap Tingkat Kesepian Narapidana Wanita Di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta

Ruri Regita Br. Ginting, Azhar Azis, Babby Hasmayni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara harga diri dan kesepian pada narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta. Sampel penelitian ini terdiri dari 90 narapidana wanita yang terlibat&#8230; at dalam kasus narkoba (baik pemakai maupun pengedar), berusia antara 18-40 tahun, dan berstatus belum menikah atau bercerai (baik cerai hidup maupun cerai mati). Berdasarkan teori yang mendasari pembahasan, hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan antara harga diri dan kesepian pada narapidana wanita. Dengan asumsi bahwa semakin tinggi tingkat harga diri narapidana, maka semakin rendah kesepian yang dirasakan, dan sebaliknya, semakin rendah harga diri, semakin tinggi kesepian yang dirasakan. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert, yaitu skala harga diri dan skala kesepian. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling, sementara analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara harga diri dan kesepian. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien rxy = -0,668 dengan p= 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis mengenai hubungan antara harga diri dan kesepian diterima.

Pengaruh Iklim Organisasi Dan Pengembangan Karir Terhadap Tingkat Stres Kerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Bandung Medan

Ruri Regita Br. Ginting, Risydah Fadilah, Siti Aisyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Bandung Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan&#8230; n metode korelasional, melibatkan 87 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang mencakup skala iklim organisasi, pengembangan karir, dan stres kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dan pengembangan karir dengan stres kerja, dengan koefisien korelasi R = 0,742 dan sig = 0,000 < 0,05. Kontribusi iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap stres kerja mencapai 55%, sementara 45% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti, seperti pekerjaan, peran dalam organisasi, dan karakteristik individu. Hasil lebih lanjut mengungkapkan bahwa iklim organisasi memiliki hubungan negatif signifikan dengan stres kerja (koefisien korelasi -0,668), di mana semakin baik iklim organisasi, semakin rendah tingkat stres kerja. Iklim organisasi memberikan kontribusi sebesar 44,6%. Selain itu, pengembangan karir juga memiliki hubungan negatif signifikan dengan stres kerja (koefisien korelasi -0,523), yang berarti semakin baik pengembangan karir, semakin rendah tingkat stres kerja, dengan kontribusi sebesar 27,3%.  Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara iklim organisasi dan pengembangan karir dengan stres kerja, yang menunjukkan pentingnya menciptakan iklim organisasi yang baik serta pengembangan karir yang jelas untuk mengurangi tingkat stres kerja perawat.

Investasi Dalam Presfektif Islam

Riska Ayulia
Abstract: Dalam perspektif Islam, investasi sangat dianjurkan. Hal ini karena investasi telah dilakukan oleh Nabi Muhammad sejak masa mudanya hingga masa para rasul. Selain itu, perbudakan umumnya berkaitan dengan pembentukan pasar&#8230; r tenaga kerja di mana tenaga kerja menerima uang dan uang mengalir hanya kepada orang-orang kaya (Qs. al-Hasyr [59]: 7). Lebih lanjut, investasi ini secara langsung dibenarkan oleh Al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Banyak ayat Al-Qur'an yang membahas rekomendasi investasi, seperti Qs. al-Baqarah [2]: 261; Qs. Yusuf [12]: 46–49; Qs. an-Nisa [4]:9; Qs. Luqman [31]: 34 dan Qs. al-Hasyr [59]:18. Investasi syariah didasarkan pada prinsip-prinsip syariah, baik di sektor riil maupun di sektor keuangan. Oleh karena itu, selama maksud atau tujuan dari ketentuan dalam sektor bisnis dan investasi tidak bertentangan dengan syariah, investasi di luar prinsip syariah tidak diperbolehkan. Pada dasarnya, tidak semua kegiatan bisnis bebas dari ketidakpastian, seperti keuntungan atau kerugian bisnis. Oleh karena itu, orang menggunakan keuntungan dan kerugian untuk menentukan pilihan investasi bisnis mereka. Ini berarti bahwa keuntungan atau kerugian dalam bisnis tidak jelas. Ketidakpastian ini sering disebut sebagai gharar. Seperti yang disebutkan di atas, aktivitas investasi memiliki dampak luas terhadap ekonomi regional. Namun, Islam memberikan panduan dan pembatasan yang jelas tentang apa yang dapat dan tidak dapat melibatkan investasi religius. Tidak semua investor memahami hukum Islam, meskipun mereka memahami hukum positif. Oleh karena itu, untuk menghindari konflik investasi, berbagai aspek harus dipertimbangkan dan diperiksa agar hasil yang diperoleh sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Peranan Zakat Dalam Perekomian

Syarifah Reny Anggraini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran zakat dalam perekonomian, dengan fokus pada dampak sosial dan ekonomi dari penerapannya dalam masyarakat. Zakat, yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam, tidak&#8230; hanya berfungsi sebagai ibadah tetapi juga sebagai alat redistribusi kekayaan yang efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat. Penelitian ini mendalami berbagai aspek zakat, termasuk definisi dan konsep zakat, sejarah penerapannya, peran sosial, dan dampak ekonominya. Selain itu, penelitian ini juga membahas mekanisme distribusi zakat, studi kasus penerapan zakat di berbagai negara, serta peran kebijakan pemerintah dalam mendukung pengelolaan zakat. Dalam konteks modern, tantangan dan peluang pengelolaan zakat dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan zakat. Program zakat yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi umat menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kemandirian dan produktivitas masyarakat miskin. Peran lembaga amil zakat dalam mengelola dan mendistribusikan zakat sangat penting untuk memastikan bahwa zakat benar-benar mencapai mereka yang membutuhkan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial, terutama dalam situasi krisis. Penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat dapat lebih meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas, serta memfasilitasi pembayaran zakat secara online.

Urgensi Penguasaan Sains Bagi Ummat Islam

Wahyu Trisno Aji
Abstract: Sains menjadi satu hal yang penting untuk dipelajari oleh ummat islam dikarenakan hal demikian menjadi sarana untuk melihat dunia dengan kacamata dunia. Dalam artikel ini bertujuan untuk menjelaskan betapa urgensinya penguasaan&#8230; guasaan sains bagi ummat islam. Adapun metode penelitian yang di gunakan ialah kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Adapun diperoleh hasil artikel ini ialah Sains memiliki peran integral dalam meningkatkan kualitas hidup umat manusia. Ini memungkinkan pemahaman lebih dalam tentang dunia dan alam semesta, mendorong kemajuan teknologi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan lingkungan dan satu sama lain, serta memberikan solusi untuk masalah kesehatan global. Selain itu, sains juga memainkan peran penting dalam perbaikan sosial dan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memicu pertumbuhan ekonomi, dan mengarah pada kerjasama global dalam mengatasi tantangan-tantangan besar seperti perubahan iklim dan pandemi. Dengan segala manfaatnya, sains menjadi kekuatan utama dalam membentuk masa depan yang lebih baik untuk seluruh umat manusia.

Pengaruh Teknologi Digital dalam Proses Pembelajaran di SMA

Normilawati, Normilawati
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan, termasuk di tingkat SMA, dengan penggunaan yang semakin meluas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana teknologi&#8230; gi digital mempengaruhi proses pembelajaran di SMA, dengan fokus pada implementasi dan dampaknya terhadap pencapaian akademis serta interaksi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa SMA yang menerapkan teknologi digital secara intensif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital secara positif mempengaruhi proses pembelajaran di SMA. Guru dan siswa melaporkan peningkatan dalam keterlibatan siswa, pemahaman konsep yang lebih baik, dan pengembangan keterampilan digital. Namun demikian, tantangan terkait infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan yang memadai bagi guru, dan potensi gangguan dalam pembelajaran juga teridentifikasi. Implikasi dari hasil ini adalah perlunya pendekatan yang terintegrasi dalam mengadopsi teknologi digital di sekolah, dengan fokus pada pengembangan kurikulum yang memadai, pelatihan untuk guru, dan peningkatan infrastruktur. Diskusi juga menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dengan interaksi sosial dan pembelajaran konvensional. Secara keseluruhan, teknologi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA jika dikelola dengan baik. Diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan dari teknologi digital dalam konteks pendidikan yang berubah dengan cepat ini.

Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Sekolah Dasar

Yuniati, Yuniati
Abstract: Pendidikan di sekolah dasar merupakan tahap kritis dalam membentuk pondasi akademik dan perkembangan sosial anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan&#8230; katkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada analisis studi kasus di beberapa sekolah dasar yang menerapkan strategi inovatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi langsung, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis strategi inovatif seperti flipped classroom, pembelajaran berbasis proyek, dan cooperative learning berhasil meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, serta hasil belajar akademik mereka. Respons positif dari guru dan siswa terhadap metode-metode inovatif ini juga tercatat dalam penelitian ini. Diskusi mengenai temuan ini menunjukkan konsistensi dengan teori-teori pembelajaran seperti konstruktivisme dan teori pembelajaran aktif. Kesimpulannya, implementasi strategi pembelajaran inovatif memiliki implikasi yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar, dengan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik melalui pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan.

Sosialisasi Tata Cara Revitalisasi Infrastruktur Hijau: Solusi Inovatif Untuk Peningkatan Ketahanan Lingkungan Di Pematang Johar

Desma Erica Maryati Manik, Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Yulvitriyani Br Sebayang, Susan Grace V Nainggolan
Abstract: Pematang Johar, sebuah desa yang berkembang pesat di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat akibat alih fungsi lahan, berkurangnya ruang terbuka hijau,&#8230; , dan genangan air yang berulang pada musim hujan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan revitalisasi infrastruktur hijau sebagai solusi inovatif untuk memperkuat ketahanan lingkungan di tingkat lingkungan permukiman. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, koordinasi dengan aparat desa, sosialisasi partisipatif, demonstrasi praktis pembuatan lubang resapan biopori, sumur resapan, dan taman hujan, serta evaluasi melalui instrumen pretest-posttest. Kegiatan diikuti oleh 42 peserta yang terdiri dari perangkat desa, anggota karang taruna, dan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata peserta secara signifikan, dari 40% sebelum kegiatan menjadi 84% setelah kegiatan, serta peserta menunjukkan minat yang tinggi untuk menerapkan teknik tersebut secara mandiri. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi infrastruktur hijau yang murah dan partisipatif dapat ditransfer secara efektif kepada masyarakat serta berkontribusi menurunkan risiko banjir sekaligus memulihkan fungsi ekologis di skala lingkungan permukiman. Pematang Johar, a rapidly developing village in Labuhan Deli Subdistrict, Deli Serdang Regency, North Sumatra, faces increasing environmental pressure from land-use conversion, reduced green open space, and recurrent waterlogging during the rainy season. This community service activity aimed to introduce green infrastructure revitalization as an innovative approach to strengthen local environmental resilience. The method consisted of preparation, coordination with village authorities, participatory outreach (sosialisasi), practical demonstration of biopore infiltration holes, recharge wells, and rain gardens, and evaluation through pretest-posttest instruments. The activity involved 42 participants consisting of village officials, youth organization members, and housewives. Results showed a substantial increase in participants' average understanding score, from 40% before the activity to 84% afterward, and participants expressed strong interest in applying the techniques independently. The activity concludes that low-cost, participatory green infrastructure interventions can be effectively transferred to communities and contribute to reducing flood risk while restoring ecological function at the neighborhood scale.