Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Meningkatkan Literasi Media Pada Guru Untuk Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan

Aji Syafa'atul Huda, Ade Sabila, Andika Yudistira, Bintang Lani Rosita, Dede Sunarti, Farhan, Teuku Rifai
Abstract: Di era digital saat ini, teknologi pendidikan memainkan peran penting dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai pilar utama dalam pendidikan dihadapkan pada tantangan besar dalam memanfaatkan teknologi secara efektif,… salah satunya melalui literasi media. Literasi media yang kuat membantu guru dalam mengakses, menganalisis, dan memproduksi informasi dengan kritis serta efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara meningkatkan literasi media di kalangan guru dan memberikan solusi atas tantangan yang mereka hadapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji beberapa program pelatihan dan dampaknya terhadap pemahaman guru terhadap literasi media dan teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kontinuitas pelatihan dan dukungan dari lembaga pendidikan..

Analisis SWOT Sosial, Budaya Danau Maninjau

Haryeni, Harmedi Yulian Saputra, Syafarman, Syukria, Nurhasan Syah, Eri Berlian, Indang Dewata, Elsa Yuniarti, Linda Handayuni
Abstract: Danau Maninjau, sebagai danau vulkanik terbesar di Indonesia, memiliki potensi ekosistem yang kaya dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Namun, aktivitas sosial-ekonomi seperti pariwisata, perikanan, dan… pertanian menghadirkan tantangan terhadap kelestarian lingkungan. Berdasarkan analisis SWOT dengan metode IFAS dan EFAS, ditemukan skor kekuatan 3,55, kelemahan 2,38, peluang 4,43, dan ancaman 1,45. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan harus memanfaatkan kekuatan untuk mengoptimalkan peluang. Kekuatan utama Danau Maninjau terletak pada keberadaan ikan endemik dan daya tarik wisata, sementara kelemahan termasuk infrastruktur jalan dan kualitas air yang menurun. Peluang untuk pengelolaan berkelanjutan terbuka dengan dukungan dana dan pengembangan produk olahan ikan endemik. Namun, ancaman dari keramba jaring apung dan limbah rumah tangga membutuhkan perhatian serius. Pengelolaan yang berkelanjutan, pengendalian KJA, dan peningkatan infrastruktur pariwisata menjadi langkah utama untuk mencapai keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Sustainable Development Goals (SDGs) Dan Strategi Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Jember

Hendi Yoga Patama
Abstract: Kemiskinan merupakan masalah yang sangat mendesak untuk ditangani, dan sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam mengatasinya sesuai dengan agenda global Sustainable… inable Development Goals (SDGs). Pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, terus mengupayakan berbagai strategi untuk menanggulangi persoalan ini. Salah satu contohnya adalah Kabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur, yang turut mengambil langkah konkret dan bekerja sama untuk mengatasi tantangan kemiskinan di wilayahnya melaui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Jember Nomor 8 tahun 2015 Tentang penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten jember sebagai salah satu upaya untuk pengentasan kemiskinan seiring dengan deklarasi SDGs. Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai bagaimana langkah pemerintah kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan, dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi dokumentasi, data yang di gunakan menggunakan data sekunder dengan teknik analisis telaah dari berbagai literatur. Hasil menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten jember memiliki langkah dan strategi dalam pengentasan kemiskinan yang tertuang dalam peraturan daerah nomor 8 tahun 2015, dengan harapan penelitian ini memeberikan kontribusi yang berharga bagi pemerintah serta bagi pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan yang sejalan dengan agenda global SDGs di daerah tersebut.

Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas V SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci

Mhd. Edo Putra Reski, Ernawarnelis, Yunadi Husni, Dian Sarmita, Desmaneni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 30%, dan yang belum tuntas sebesar 70%. Hal ini disebabkan oleh guru belum menggunakan model… del pembelajaran yang efektif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan nilai hasil belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar IPAS siswa sebesar 50% dan pada siklus II sebesar 90% sehingga terjadi peningkatan sebesar 40%. Pada siklus I aspek guru sebesar 62,5%, pada siklus II sebesar 86,9% dan terjadi peningkatan sebesar 24,4%. Kemudian pada aspek siswa siklus I sebesar 58,4% dan pada siklus II sebesar 88,4% juga terjadi peningkatan sebesar 30%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.

Komparasi Algoritma Naive Bayes Dan Random Forest Pada Klasifikasi Kanker Payudara

Ika Indah Lestari, Ahmad Homaidi
Abstract: Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan pada wanita dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Ketepatan dalam diagnosis kanker payudara menjadi sangat krusial… l untuk penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Random Forest dalam mengklasifikasikan kanker payudara menggunakan dataset Breast Cancer Wisconsin. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari dataset Breast Cancer Wisconsin yang terdiri dari 569 sampel dengan 32 atribut. Proses preprocessing data meliputi konversi data dari format nominal ke binominal untuk atribut diagnosis. Implementasi algoritma menggunakan tools RapidMiner dengan pendekatan cross validation (k=10) untuk evaluasi model yang lebih robust. Performa kedua algoritma dibandingkan menggunakan berbagai metrik evaluasi termasuk accuracy, precision, recall, dan analisis confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan performa yang lebih unggul dengan tingkat akurasi 94,91% (±5,06%), precision 95,33%, dan recall 93,90%. Sementara itu, Naive Bayes mencapai akurasi 93,51% (±5,30%), precision 93,68%, dan recall 92,67%. Random Forest juga menunjukkan keunggulan dalam mengurangi false positive, dengan hanya 8 kasus dibandingkan 15 kasus pada Naive Bayes. Analisis confusion matrix menunjukkan bahwa kedua algoritma memiliki kemampuan yang baik dalam mengklasifikasikan kasus kanker payudara, meskipun Random Forest menunjukkan performa yang lebih stabil dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua algoritma efektif untuk klasifikasi kanker payudara, dengan Random Forest menunjukkan keunggulan dalam hal akurasi dan presisi. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk diagnosis kanker payudara, dimana Random Forest dapat menjadi pilihan utama ketika akurasi menjadi prioritas, sementara Naive Bayes tetap menjadi alternatif yang valid ketika kesederhanaan implementasi dan efisiensi komputasi diperlukan.

Study Kasus: Anak Berkebutuhan Khusus Down Syndrome

Ulfa Rosantia, Natasya Regina Putri, M.Daffa, Rangga Deos Pratama, Sandra Yoda, Raffi Ternando, Siska Widyawati
Abstract: Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus down syndrome. Down syndrome adalah gangguan pada susunan kromosom yang ditandai oleh retardasi mental mulai dari sedang hingga berat dan merupakan… pakan sindrom bawaan yang muncul sejak lahir, disebabkan adanya perkembangan fetus yang abnormal. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita down syndrome. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak down syndrome ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) usia ibu yang lebih tua, 2) usia kandungan kurang dari 9 bulan (Prematur), 3) perkembangan anak. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita down syndrome adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat dalam proses treatment untuk penyembuhan adalah biaya terapi yang tinggi, biaya yang terus menerus inilah yang menjadi beban finansial yang berat bagi orang tua.

Interferensi Bahasa Ibu Terhadap Artikulasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Di UIN Sumatera Utara Medan

Ratu Alifah Nasyaa, Arin Hamid, Paisal Zunaidi, Althaf Rifqi Alfarabi
Abstract: Penelitian ini mengkaji bagaimana bahasa ibu membentuk pola kesalahan fonologi yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Sumatera Utara Medan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah… metode kualitatif. Melalui analisis kualitatif terhadap data wawancara, penelitian ini mengidentifikasi berbagai jenis kesalahan fonologi yang sering terjadi, seperti substitusi, adisi, dan delesi bunyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut sebagian besar disebabkan oleh interferensi bahasa ibu, yaitu kecenderungan mahasiswa untuk menerapkan aturan fonologi bahasa ibu dalam memproduksi bunyi bahasa Arab. Temuan penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan bagi praktik pengajaran bahasa Arab. Pengajar perlu menyadari bahwa interferensi bahasa ibu merupakan fenomena yang wajar dalam proses pembelajaran bahasa kedua. Oleh karena itu, pengajar perlu mengembangkan strategi pengajaran yang dapat meminimalkan dampak negatif dari interferensi bahasa ibu.

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Inquiry Based Learning

Damris, Rosi Satria Ardi, Rosma Diana, Ade Marlia, Yelly Martaliza
Abstract: Damris. 2024. Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Pada Kelas IV SDN 133/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci. Pembimbing Rosi Satria Ardi, MA, dan… an Rosma Diana, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik, serta penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran Inquiry Based Learning. Subjeknya adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 133/III Pondok Siguang, Kecamatan Danau Kerinci, pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik. Pada siklus I pertemuan 1 mencapai 43,75% dan pertemuan 2 mencapai 62,5%, sedangkan pada siklus II pertemuan 1 mencapai 75% dan pertemuan 2 mencapai 87,50%. Aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan, pada siklus I pertemuan 1 sebesar 73,75% dan siklus I pertemuan 2 sebesar 81,25% meningkat pada siklus I pertemuan 1 sebesar 80% dan 87,50% pada siklus II pertemuan 2. Sedangkan untuk aspek peserta didik, dari 71,87% pada Siklus I pertemuan 1 dan 75% pada siklus I pertemuan 2 lalu pada siklus II pertemuan 1 sebesar 81,25% dan 85,62% pada siklus II pertemuan 2.

Hakikat Hukuman Pendidikan Islam

Ratu Alifah Nasyaa, Anas Kholil Tanjung, Adiani Nur Hidayah Nasution
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami esensi hukuman dalam pendidikan Islam melalui pengalaman mahasiswa yang pernah tinggal di asrama. Dalam konteks pendidikan Islam, hukuman tidak hanya dimaksudkan untuk menimbulkan… efek jera, tetapi lebih sebagai sarana pendidikan dan pembinaan, yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku dan moralitas peserta didik. Oleh karena itu, penting untuk memahami penerapan hukuman di asrama dalam bidang pendidikan Islam serta dampaknya terhadap perkembangan individu. Dalam studi ini, pendekatan kualitatif digunakan melalui metode wawancara mendalam dengan mahasiswa yang memiliki pengalaman di asrama. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menggali pandangan dan pengalaman mereka terkait hukuman yang diterapkan di lingkungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak mahasiswa menganggap hukuman sebagai bentuk pembinaan yang bersifat mendidik, meskipun beberapa dari mereka menilai bahwa penerapannya terkadang bertentangan dengan prinsip kasih sayang dan keadilan dalam Islam. Baik hukuman fisik maupun non-fisik diakui memiliki dampak positif pada disiplin dan pembentukan karakter, namun perlu disesuaikan dengan konteks dan kondisi individu masing-masing. Temuan dari penelitian ini memberikan wawasan penting tentang perlunya penerapan hukuman yang berorientasi pada pembelajaran dan perbaikan, sejalan dengan ajaran Islam. Selain itu, studi ini mendorong lembaga pendidikan untuk mempertimbangkan aspek psikologis dan moral dalam penerapan hukuman. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang lebih efektif dan manusiawi di lingkungan asrama.

Analisis Framing Robert N. Entman Teks Editorial Judi Onlilne di Media Online (mediaindonesia.com)

Fatih Fathan Mubina, Azzahra Dwi Prananda
Abstract: Maraknya judi online di seluruh kalangan profesi tanpa terkecuali menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan dan ditangani secara serius. Lewat tulisan editorialnya, mediaindonesia.com menyuarakan keresahan pemberantasan judi… di online mulai dari judi online yang dianggap sepele hingga kasus judi online yang melibatkan menteri. Maraknya judi online ini memicu munculnya  tulisan editorial sebagai presentasi dari suatu media yang erat dengan pembingkaian oleh media tersebut. Penelitian ini berfokus memahami bagaimana bingkai (framing) dari mediaindonesia.com dalam menanggapi maraknya judi online di Indonesia. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis framing Robert N. Entman yang menyeleksi isu dengan empat tahap yaitu, Define problems, Diagnose causes, Make moral judgement dan Treatment recommendation. Analisis dengan bingkat Entman ini mengungkap bahwa tulisan editorial dengan tema judi online yang diangkat dari mediaindonesia.com memiliki kesamaan dalam satu tujuan yaitu mendesak pemerintah menangani masalah judi online dengan tegas.