Abstract:Dalam dunia pendidikan, pengalaman magang telah menjadi komponen integral dalam membentuk mahasiswa menjadi individu yang siap terjun ke dunia kerja. Salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan dalam konteks ini adalah lingkungan…
ingkungan kerja magang, yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap motivasi dan kinerja mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis secara mendalam bagaimana faktor-faktor lingkungan kerja magang, seperti supervisi, kerjasama tim, dan fasilitas, dapat mempengaruhi tingkat motivasi dan kinerja mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik penelitian kepustakaan atau tinjauan pustaka. Sesuai hasil penelitian maka didapatkan hasil bahwa lingkungan kerja magang memiliki dampak positif yang signifikan pada tingkat motivasi mahasiswa. Faktor-faktor seperti dukungan tim, kesempatan pengembangan keterampilan, dan interaksi dengan mentor memainkan peran kunci dalam membentuk motivasi mahasiswa
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mempersiapkan bekal teori pendidikan islam untuk menuju indonesia emas 2045, mempelajari sejarah kejayaan pendidikan Andalusia, relvansi pendidikan Andalusia dengan pendidikan untuk Indonesia…
emas 2045. Tiga hal kemiripan Andalusia dengan Indonesia, pertama Andalusia dan Indonesia sama-sama menjadi sebuah negara dengan jumlah pemeluk islam terbanyak di banding agama lain, kedua sistem ekonomi yang menopang dana pendidika sama-sama berasal dari agrarian, industri, dan sumber daya laut, ketiga menjadi sebuah tempat tinggal untuk berbagai agama bukan hanya islam. Andalusia memberikan sebuah pelajaran berharga bahwa negara yang berhasil di sektor pendidikan nya akan membawa kebaikan untuk sektor lainnya. Meghadirkakn Allah dalam setiap kesempatan menjadi sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam pemerintahan dan kebijaksanaan pemimpin dalam mengelola negara yang di tempati oleh berbagai agama harus senantiasa dipupuk dan diimbangi dengan ilmu pengetahuan pemimpinnya. Tiga yang perlu diperhatikan untuk pendidikan islam Indonesia emas 2045 yaitu dukungan pemerintah, penanaman multiple intelligence dan integrasi interkoneksi agama sains, dan ilmu pengetahuan.
Abstract:Permukiman sebagai suatu produk tata ruang, merupakan hasil interaksi adaptasi manusia dengan lingkungan. Keberadaan manusia sebagai masyarakat yang menghuni suatu kawasan dapat memberikan pengaruh secara langsung maupun…
tidak langsung terhadap terbentuknya kualitas lingkungan permukiman. Pulau Sabutung sebagai lokasi penelitian merupakan pusat Pemerintahan yang berpotensi akan terus mengalami pengembangan. Masyarakat mengambil peran penting di dalamnya. Lingkungan permukiman yang terawat serta dikelola dengan baik dapat mendorong keberlanjutan suatu Kawasan. Informasi pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lokasi kemudian digambarkan secara deskriptif untuk memaparkan kondisi karakteristik serta peran partisipasi masyarakat di Pulau Sabutung dalam pengelolaan permukimannya. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa pengelolaan lingkungan permukiman melalui partisipasi masyarakat belum dilakukan secara optimal, begitupula dengan dukungan dari pemerintah setempat. tetapi sebagai modal dasar adalah bahwa masyarakat Pulau Sabutung dapat digerakkan dan diajak dalam pengelolaan lingkungan. Perlu adanya pendampingan secara berkala dan kerja sama berbagai pihak serta dilaksanakan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan.
Abstract:Masalah kesehatan dapat dinilai dari angka kematian ibu dan bayi yang terus menerus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Angka kematian bayi beberapa diantaranya dipengaruhi dipengaruhi oleh terjadinya kasus Bayi Berat Lahir…
ahir Rendah (BBLR). Perawatan metode kanguru merupakan suatu metode yang digunakan dalam merawat bayi yang lahir dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perawatan Metode Kanguru (PMK) terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar Bayi RSU Anutapura Palu Jenis penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki bayi BBLR di kamar bayi RSU Anutapura Palu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden. menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR sebelum perawatan metode kanguru yaitu 36.10 dan rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR setelah perawatan metode yaitu 36.67. Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar bayi RSU Anutapura Palu. Disarankan bagi RSU Anutapura Palu agar meningkatkan dukungan bagi ibu maupun petugas kesehatan dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan perawatan metode kanguru sehingga bayi BBLR yang mengalami gangguan suhu tubuh (hipertermi) dapat teratasi.
Abstract:Kepatuhan ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan sangat berhubungan dengan dukungan dari keluarga. Studi pendahuluan mengatakan bahwa ada 3 orang ibu hamil yang masih kurang mendapatkan dukungan keluarga seperti: dukungan…
ngan informasi, instrumental, penilaian dan emosional. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini keseluruhan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kec.Tatanga dimana untuk tanggal penelitian 13-26 Juli 2023 dengan sampel 86 ibu hamil trimester III dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu sebanyak 86 ibu hamil trimester III. Hasil penelitian dari 86 responden didapatkan ada 53 (61.6%) ibu hamil yang mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori baik dan kunjungan antenatal care lengkap sebanyak 45 (52.3%) ibu hamil. Hasil analisis bivariat menggunkana uji statistik chi square didapatkan nilai p-value 0,000<0.05. Simpulannya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Saran bagi masyarakat terutama keluarga ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu agar lebih dapat memberikan dukungan kepada ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal care secara lengkap.
Abstract:Masalah gizi pada balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo pada tahun 2022 mengalami peningkatan dimana ada 43 masalah gizi balita yang terdiri dari 23 kasus gizi kurang, 17 kasus stunting dan 3 kasus gizi buruk. Sedangkan…
ngkan tahun 2021 masalah gizi hanya sebanyak 37 kasus terdiri dari 21 kasus gizi kurang, 15 kasus stunting dan 1 kasus gizi buruk. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan pengetahuan orang tua dan dukungan keluarga dengan status gizi balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode deskripsi analitik dan meggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua orang tua yang balitanya yang dirawat inap dan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Sampel berjumlah 43 sampel, dengan teknik purposive sampling. Variabel independen yang di teliti adalah pengetahuan dan dukungan keluarga, dan variabel dependen yang di teliti status gizi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup dan kurang tentang kebutuhan gizi pada balita yaitu masing-masing 18 orang 41,9%. Sebagian besar memiliki dukungan keluarga yang baik yaitu 28 orang 65,1%. Sebagian besar memiliki balita dengan gizi baik yaitu 31 orang 72,1%. Hasil uji gamma menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,002) dan dukungan keluarga (p-value = 0,000) dengan status gizi balita. Simpulan ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan status gizi balita yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Saran yaitu kepada pihak Rumah Sakit agar perawat memberikan edukasi kepada orang tua balita terkait kebutuhan gizi pada balita dan hal-hal yang berhubungan dengan gizi balita agar dapat menambah pemahaman orang tua sehingga dapat melakukan upaya pencegahan gizi kurang atau gizi lebih pada balita.
Abstract:Peningkatan jumlah penduduk setiap tahun serta meningkatnya gaya hidup masyarakat mengakibatkan maraknya penyakit kronis. Salah satu penyakit kronis yang sering terjadi adalah penyakit diabetes melitus (DM). Ketaatan dan…
sikap disiplin menjalankan diet sangat penting bagi penderita DM dan dalam menjalakan diat memerlukan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan agar berhasil menjalankan diet Penelitian ini bertujuan untuk hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu semua penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede berjumlah 201 orang. Besar sampel 50 orang menggunakan teknik non random sampling dengan cara pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang menyatakan bahwa mendapat support keluarga yaitu 76,0%, yang menyatakan bahwa mendapat dukungan dari petugas kesehatan yaitu 74,0%, responden patuh menjalankan diet yaitu berjumlah 74,0%. Hasil uji Fisher's Exact di dapatkan nilai support keluarga dan dukungan petugas kesehatan masing-masing p=0,007 dan 0,000 (p <0,05), ini berarti secara statistik ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Simpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi Puskesmas Tinggede dalam meningkatkan pelayanan pada pasien diabetes melitus terutama dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalankan diet.
Abstract:Penelitian ini difokuskan pada upaya pemetaan pelaksanaan penilaian pembelajaran berbasis teknologi digital pada jenjang sekolah dasar. Kajian ini mencakup jenis platform evaluasi yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pendidik…
api pendidik dalam pelaksanaannya, serta sikap dan respons siswa terhadap sistem evaluasi berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara singkat dengan guru, serta penelusuran dokumen pendukung. Lokasi penelitian meliputi beberapa sekolah dasar di wilayah Sumatera Barat dan satu sekolah dasar swasta yang berada di Jakarta. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa penerapan evaluasi digital telah mulai dilakukan, namun tingkat pemanfaatannya berbeda-beda antar sekolah. Sebagian sekolah telah mengadopsi aplikasi berbasis daring seperti Wordwall, Quizizz, dan Google Form sebagai sarana penilaian hasil belajar. Di sisi lain, masih terdapat sekolah yang mempertahankan sistem evaluasi konvensional, meskipun penggunaan teknologi telah diterapkan pada tahap penyampaian materi pembelajaran.Pelaksanaan evaluasi berbasis digital menunjukkan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penyajian evaluasi yang bersifat interaktif mampu mendorong peningkatan minat, partisipasi aktif, serta semangat siswa dalam mengikuti proses penilaian. Namun demikian, implementasi evaluasi digital belum sepenuhnya berjalan optimal karena adanya keterbatasan sarana pendukung, kendala jaringan internet, serta rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru.Secara umum, evaluasi pembelajaran berbasis digital berpotensi meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penilaian di sekolah dasar. Agar penerapannya dapat berjalan secara maksimal, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam praktik supervisi pendidikan. Supervisi pendidikan berbasis teknologi menjadi salah satu pendekatan…
n strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas supervisi berbasis teknologi dalam mengoptimalkan proses pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam supervisi, seperti penggunaan platform digital, aplikasi monitoring, dan komunikasi daring, mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pembinaan guru. Selain itu, supervisi berbasis teknologi mendorong guru untuk lebih kreatif dan adaptif dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan, serta pengembangan sistem yang berkelanjutan agar supervisi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan optimal.
Abstract:Peran dan fungsi Kepala Sekolah SD salah satunya adalah melakukan pembinaan bagi pelaksanaan kurikulum di Sekolah Dasar, Ini merupakan tanggung jawab dan tugas berat yang dipikul oleh kewajiban seorang supervisor pendidikan.…
kan. Untuk mewujudkan tugas tersebut perlu adanya dukungan dari pelbagai pihak yang terkait termasuk seluruh elemen yang ada di sekolah binaan. Aspek ini menjadi modal penting bagi kondusivitas pelaksanaan kegiatan supervisi, dalam hal ini penulis menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian tindakan sekolah yang bisa merangsang aktivitas proses belajar mengajar di kelas, berupa pengarahan model pembelajaran bersifat rekreatif bagi pengajaran bahasa Indonesia di kelas rendah yaitu dengan memperkenalkan model pembelajaran permainan edukatif. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum di Tingkat Sekolah Dasar dinyatakan secara eksplisit bahwa permainan merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas rendah, yaitu kelas satu atau kelas dua. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,00%), siklus II (88,00%).Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode permainan edukasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.Peran dan fungsi Kepala Sekolah SD salah satunya adalah melakukan pembinaan bagi pelaksanaan kurikulum di Sekolah Dasar, Ini merupakan tanggung jawab dan tugas berat yang dipikul oleh kewajiban seorang supervisor pendidikan. Untuk mewujudkan tugas tersebut perlu adanya dukungan dari pelbagai pihak yang terkait termasuk seluruh elemen yang ada di sekolah binaan. Aspek ini menjadi modal penting bagi kondusivitas pelaksanaan kegiatan supervisi, dalam hal ini penulis menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian tindakan sekolah yang bisa merangsang aktivitas proses belajar mengajar di kelas, berupa pengarahan model pembelajaran bersifat rekreatif bagi pengajaran bahasa Indonesia di kelas rendah yaitu dengan memperkenalkan model pembelajaran permainan edukatif. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum di Tingkat Sekolah Dasar dinyatakan secara eksplisit bahwa permainan merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas rendah, yaitu kelas satu atau kelas dua. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,00%), siklus II (88,00%).Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode permainan edukasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.