Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

Tinjauan Keamanan Data Terhadap Fenomena Kejahatan Social Engineering Pada Pengguna Platform Pembayaran Digital Di Indonesia

Khairiyah Nazri, Mutiara, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Penelitian ini mengkaji fenomena kejahatan siber berbasis social engineering (rekayasa sosial) yang menargetkan pengguna platform pembayaran digital di Indonesia. Di tengah penguatan sistem keamanan teknologi, aspek manusia… sia tetap menjadi titik lemah yang sering dieksploitasi oleh pelaku kejahatan melalui manipulasi psikologis. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur, yang menganalisis berbagai pola modus penipuan seperti phishing, vishing, dan impersonation yang marak terjadi melalui media sosial dan aplikai pesan singkat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa rendahnya literasi keamanan data mengakibatkan pengguna dengan mudah memberikan informasi sensitif seperti kode OTP dan PIN kepada pelaku. Penelitian ini merumuskan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh penyedia layanan dan pengguna untuk meminimalisir risiko kerugian finansial akibat manipulasi siber.

Perilaku Konsumsi Semu akibat Tren Media Sosial Ditinjau dari Ekonomi Islam

Afriyani Harahap, Amanda, Nafisha Zuhra, Nafisha, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract:   Fenomena maraknya budaya pencitraan digital memicu pergeseran motif belanja generasi muda Muslim dari pemenuhan kebutuhan fungsional menjadi sekadar pemenuhan identitas artifisial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… nalisis karakteristik perilaku konsumsi semu akibat tren media sosial serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip etika konsumsi dalam ekonomi Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap informan Muslim perkotaan yang dipilih secara purposive dan snowball sampling, dikombinasikan dengan observasi digital serta dokumentasi teks sosial. Hasil penelitian mengonstruksi temuan kebaruan bahwa konsumsi semu digerakkan oleh sindrom ketakutan tertinggal dari tren viral (fear of missing out), ulasan kelompok, gaya hidup hedonistik, dan tawaran kilat lokapasar, di mana barang dikonsumsi demi validasi sosial berupa apresiasi digital ketimbang asas manfaat nyata. Ditinjau dari ekonomi Islam, perilaku ini terbukti beririsan negatif dan bertentangan dengan prinsip kesederhanaan (qana'ah), keseimbangan, dan prioritas maslahat, serta dikategorikan sebagai tindakan berlebih-lebihan (israf) dan pemborosan (tabdzir) yang mengabaikan perlindungan harta (hifz al-maal). Kesimpulannya, konsumsi semu merusak stabilitas finansial dan spiritual individu, sehingga memerlukan penguatan etika tauhid dan optimalisasi media sosial sebagai sarana dakwah gaya hidup minimalis serta literasi keuangan syariah.

EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK DI SUKAJAYA

Holish Novitasari, Muhammad Husein Maruapey, Saprudin
Abstract: Kesehatan ibu dan anak tetap menjadi prioritas strategis pembangunan kesehatan karena mencerminkan mutu pelayanan kesehatan, implementasi kebijakan, dan kesejahteraan masyarakat. Di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pelaksanaan… elaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak menghadapi tantangan berupa hambatan geografis, ketimpangan akses layanan, dan belum optimalnya pelayanan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kesehatan Ibu dan Anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Kecamatan Sukajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang dipilih secara purposif, meliputi unsur pemerintah kecamatan, pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, dan penerima layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan evaluasi program mengacu pada model CIPP serta perspektif efektivitas Dunn dan Steers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup efektif, terutama pada layanan dasar seperti persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan nifas, imunisasi, dan pelayanan balita. Namun, program belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis yang sulit, belum lengkapnya kunjungan antenatal, lemahnya penanganan rujukan komplikasi, dan belum meratanya kesadaran masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis capaian indikator program dengan faktor implementasi kebijakan pada konteks wilayah terpencil. Penguatan layanan jemput bola, sistem rujukan, distribusi tenaga kesehatan, dan edukasi masyarakat menjadi kunci peningkatan efektivitas program.

Berpuasalah, Niscaya Sehat: Kajian Tematik Hadis-Hadis Puasa Ramadan dan Relevansinya dengan Kesehatan dalam Perspektif Ilmu Kedokteran Kontemporer

Rizky Akbar Mubarakh Munthe, Sholihudin Amin
Abstract: Artikel ini mengkaji secara tematik hadis-hadis sahih tentang puasa Ramadan dan relevansinya dengan kesehatan. Permasalahan yang diangkat adalah kesenjangan antara tingginya angka penyakit tidak menular di Indonesia—obesitas… esitas 21,8%, diabetes melitus 10,7%, dan hipertensi 34,1% (Riskesdas, 2018)—dengan potensi manfaat kesehatan puasa Ramadan yang tercermin dalam hadis-hadis Nabi صلى الله عليه وسلم. Dengan menggunakan metode kajian hadis mawdhuʼi (tematik) dan pendekatan analisis lintas disiplin antara ilmu hadis dan ilmu kedokteran, penelitian ini mengkaji enam hadis berkualitas shahih dan hasan shahih dari kitab-kitab hadis muʼtabar. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis-hadis puasa Ramadan memiliki kesesuaian substantif dengan sejumlah temuan sains modern, mencakup induksi autophagy, perbaikan metabolisme, penguatan sistem imun, dan peningkatan regulasi emosi. Kontribusi artikel ini adalah menawarkan kerangka analisis lintas disiplin yang dapat memperkaya kajian hadis kontemporer, sekaligus menyediakan landasan normatif bagi pemahaman yang lebih komprehensif terhadap praktik puasa Ramadan.

Strategi Peningkatan Retribusi Sampah Berbasis Partisipasi di Kabupaten Bogor

Vita Septiani Pradipta, Endeh Suhartini, Muhamad Husein Maruapey
Abstract: Penelitian ini mengkaji strategi peningkatan pendapatan retribusi pengelolaan sampah dalam mendukung kebersihan lingkungan di Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian didasarkan pada belum optimalnya realisasi pendapatan… an retribusi yang masih berada di bawah target meskipun kebutuhan pengelolaan sampah terus meningkat. Penelitian sebelumnya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kualitas layanan, namun integrasi teknologi dan keterlibatan masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif serta menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya pendapatan retribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi unsur Dinas Lingkungan Hidup, UPT pengelolaan sampah, petugas lapangan, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan, penguatan sistem berbasis teknologi, kemudahan pembayaran, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pengembangan infrastruktur menjadi strategi utama. Rendahnya pemahaman masyarakat, sistem penagihan manual, dan keterbatasan fasilitas menjadi hambatan utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara manajemen pelayanan publik dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan sistem retribusi yang efektif dan berkelanjutan.

UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG MELALUI SIMBG.PU.GO.ID GUNA MENDUKUNG PENDAPATAN (RETRIBUSI) ASLI DAERAH KOTA BOGOR

Fitka Adhitia Angga Larang, Saprudin, H. R. Oetje Subagdja
Abstract: Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan daerah dan penyelenggaraan pelayanan publik. Salah satu sumber PAD yang memiliki potensi signifikan adalah retribusi perizinan bangunan… yang berasal dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan perizinan bangunan, pemerintah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sebagai platform digital yang bertujuan menyederhanakan prosedur administrasi serta meningkatkan transparansi pelayanan publik. Namun demikian, implementasi SIMBG di tingkat pemerintah daerah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta koordinasi administratif antar instansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung melalui SIMBG di Kota Bogor, mengidentifikasi faktor-faktor kendala dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi peningkatan pelayanan guna mendukung peningkatan pendapatan retribusi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMBG telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan transparansi pelayanan PBG, namun masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sistem, kendala teknis dalam penggunaan aplikasi, serta koordinasi kelembagaan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan sosialisasi publik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, serta optimalisasi integrasi sistem digital guna meningkatkan efektivitas implementasi SIMBG. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan SIMBG berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung peningkatan PAD melalui retribusi PBG di Kota Bogor.

Penguatan Kompetensi Evaluasi Proyek melalui Pelatihan Project Management Framework bagi Mahasiswa

Azzahra, Nurhaliza, Rahma Yuandari, Rexa, Ramadhani, Wandania, Umardani Hasibuan, Faisal
Abstract: Kompetensi evaluasi proyek merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki mahasiswa dalam mengelola program dan kegiatan organisasi secara efektif. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen… emen proyek di lingkungan perguruan tinggi masih lebih berfokus pada aspek perencanaan dan pelaksanaan dibandingkan evaluasi proyek sebagai bagian penting dalam siklus manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Project Management Framework (PMF) dalam memperkuat kompetensi evaluasi proyek mahasiswa berdasarkan temuan-temuan penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen ilmiah yang relevan mengenai PMF, evaluasi proyek, dan pengembangan kompetensi mahasiswa yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, seleksi, pengelompokan, dan sintesis temuan dari berbagai sumber literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PMF berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam perencanaan proyek, pengendalian pelaksanaan, manajemen risiko, pelaporan, serta evaluasi proyek secara sistematis. Selain itu, integrasi aspek evaluasi dalam PMF mendorong terbentuknya budaya pembelajaran organisasi dan pengambilan keputusan berbasis data pada organisasi kemahasiswaan. Kajian ini menegaskan bahwa PMF dapat menjadi kerangka yang efektif dalam pengembangan kompetensi evaluasi proyek mahasiswa dan dapat diadaptasi dalam berbagai program pelatihan organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi.

Evaluasi Implementasi SAKIP di Pemerintah Kabupaten Bogor

Herwayudid, Muhammad Husein Maruapey, Saprudin
Abstract: Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah diharapkan memperkuat akuntabilitas sektor publik melalui manajemen kinerja yang berorientasi hasil. Namun, penelitian terdahulu lebih banyak menyoroti aspek teknis atau hanya… anya berfokus pada satu perangkat daerah, sedangkan evaluasi sistemik pada level kabupaten masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menjelaskan kontribusinya terhadap peningkatan akuntabilitas dan kinerja instansi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Inspektorat, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, focus group discussion, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAKIP telah memperbaiki ketertiban administratif, penjenjangan target, dan monitoring berkala, tetapi kontribusinya terhadap kinerja substantif masih terbatas. Aspek terlemah terdapat pada pengukuran kinerja karena indikator belum sepenuhnya berbasis outcome, kualitas data belum merata, dan hasil evaluasi belum konsisten digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi sistemik level kabupaten dan rekomendasi kontekstual berupa core indicator set, penguatan register tindak lanjut, integrasi sistem informasi, dan performance review berbasis bukti. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi SAKIP di Kabupaten Bogor telah maju secara struktural, tetapi masih memerlukan perbaikan terintegrasi agar benar-benar menjadi instrumen manajemen berbasis hasil.

Pengaruh Brand Ambassador, Konten Instagram, dan Brand Image terhadap Minat Beli Produk Baju Karate SMAI pada Atlet Karate di Jakarta

Anggraini, Annisa Nur
Abstract: Perkembangan industri fashion olahraga di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, termasuk pada produk baju karate, sehingga perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan minat beli… konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand ambassador, konten Instagram, dan brand image terhadap minat beli baju karate merek SMAI di wilayah Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen dan calon konsumen, menggunakan teknik non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan variabel independen terhadap minat beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan brand image berpengaruh signifikan terhadap minat beli, sedangkan konten Instagram tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan figur representatif merek dan citra merek positif dalam meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk SMAI serta mendukung strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran bagi perusahaan dalam meningkatkan daya saing produk.

PENEGAKAN HUKUM PENIPUAN ONLINE DALAM MEMBENTUK WARGA NEGARA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH

Nayla Ramadhani, Anwar Sidik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan tindak pidana penipuan online di Indonesia serta kontribusinya dalam membentuk warga negara yang berakhlak karimah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif… dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan menelaah berbagai sumber hukum. Jurnal ilmiah dan literatur yang relevan. Pendekatan yang digunakan meliputi yuridis, konseptual, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap penipuan online telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, namun masih menghadapi kendala dalam pembuktian digital. Pelacakan pelaku serta keterbatasan sumber daya aparat. Selain itu, rendahnya literasi hukum dan digital masyarakat meningkatkan kerentanan terhadap kejahatan siber. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai akhlakul karimah berperan penting sebagai kontrol moral. Oleh karena itu, sinergitas antara penegakan hukum, literasi digital, dan pembinaan moral menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat digital yang aman dan beretika serta memiliki integritas moral.