Abstract:Bahwa konseling adalah suatu bentuk hubungan tolong-menolong, arti pendampingan itu sendiri adalah sebagai usaha untuk membantu orang lain agar mereka berkemampuan berkembang menjadi bentuk yang mereka pilih sendiri, mampu…
pu menghadapi krisis yang dialami dalam kehidupannya. Konseling kelompok Realitas Corey dan Konseling kelompok Adler Metode dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian ini adalah kajian pustaka. Selanjutnya setelah data yang diperoleh dianalisis dengan teknik content analysis Hasil penelitian menunjukan 1) Konseling realitas adalah bentuk terapi yang diarahkan pada perilaku saat ini dan konseling adalah proses realitas pikiran. Konseli diarahkan untuk memupuk tanggung jawab bagi dirinya sendiri. 2) Dalam melakukan pendekatan konseling yang dicetuskan oleh Adler, ialah bagian terpenting yang perlu dirubah untuk membantu individu dari permasalahan. 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik
Abstract:Pentignya Bimbingan dan Konseling dalam pesantren merupakan sebuah kajian diskursus yang membahas bagaimana peran Konseling dapat di manfaatkan dalam lingkungan pesantren. Apalagi problem pesantren terkait individual santri…
tri sangat komplek dan beragam. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa penting peran Bimbingan Konseling dalam pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian literatur). Penelitian literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi melalui pustaka, kemudian mencatat dan mengolah data yang sudah didapatkan. Hasil penelitian ini di temkan bahwa. Memang peran Bimbingan dan Konseling sangat di perlukan dalam Pesantren. Sebagai individual yang di tokohkan dan menjadi role pribadi santri yaitu Kyai. Perlu ada Konselor sebagai pengarah dan teman berdiskusi permasalahan keluh kesah di Pesantren.
Abstract:Artikel ini berjudul Misi perdamaian dan harmoni semua agama dengan focus terhadap kajian Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas,…
dibahas, penelitian ini akan di awali dengan menggali dan mengumpulkan berbagai informasi, dokumentasi, data-data melalui studi kepustakaan (liberary reseach). Penulis menerapkan metode tafsir maudhu’i (tematik), sebagai metode tafsir kontemporer yang cukup kuat serta fokus mengkaji sebuah tema dari al-Qur’an, dengan menggunakan pendekatan filosofis, untuk menjelaskan inti, hakikat, atau hikmah mengenai suatu yang berada di balik objek. Tujuan penelitiannya berkaitan dengan mendeteksi misi perdamaian agama samawi dalam Al-Qur`an, Dari hasil penelitian ini setelah menguraikan penafsiran ayat-ayat Al-Qur`an terkait syari`at agama samawi, dapat disimpulkan bahwa secara historis, sepanjang peradaban umat manusia di dunia ini memiliki kecenderungan secara batin untuk menemukan Tuhan (beragama) dan mendekatkan diri kepada Tuhan serta melakukan kebaikan. Dan juga bahwa tidak ada perbedaan antara Islam dengan agama-agama yang lain terkait dengan penghormatan terhadap kehidupan manusia. Semua agama menjunjung tinggi perdamaian dan hak-hak hidup setiap insan. Misi semua rasul kepada ummatnya ialah membawa keadilan dan kedamaian. tidak ada sama sekali agama yang mengajarkan radikalisme dan terorisme, dan sungguh salah menyandarkan radikalisme dan terorisme kepada ajaran agama tertentu.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa pada topik perbandingan di Sekolah Dasar Swasta AlWashliyah 80 Kisaran. Metode penelitian…
nelitian yang digunakan Adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah pengambilan sampel klaster, yang melibatkan siswa dari kelas VI B dan VI C sebagai subjek penelitian.Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji-T untuk pengujian hipotesis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelas tersebut berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,052 untuk kelas eksperimen dan 0,693 untuk kelas kontrol; kedua nilai tersebut melebihi 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai Sig. (dua sisi) sebesar 0,000 < 0,05; oleh karena itu, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan model PBL dan mereka yang belajar secara konvensional. Oleh karena itu, model Pembelajaran Berbasis Masalah telah terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
This study was conducted to examine the impact of implementing the Problem-Based Learning (PBL) on students’ mathematics learning outcomes in the topic of ratios at AlWashliyah Private Elementary School 80 Kisaran. The research method used was an experiment with a quantitative approach. The sampling technique selected was cluster sampling, involving students from classes VI B and VI C as research subjects. The data analysis techniques used included the Shapiro-Wilk normality test and the t-test for hypothesis testing. The results of the normality test indicated that the data from both classes were normally distributed, with significance values of 0.052 for the experimental class and 0.693 for the control class; both values exceeded 0.05. The results of the hypothesis testing showed a Sig. (two-tailed) value of 0.000 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This proves that there is a significant difference in mathematics achievement between students who used the PBL model and those who learned conventionally. Therefore, the Problem-Based Learning model has been proven effective in improving students’ mathematics achievement.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis Wayground dengan pendekatan deep learning terhadap keterlibatan murid dalam pembelajaran Biologi di SMA Negeri 11 Kota Jambi.…
i. Keterlibatan murid yang rendah menjadi permasalahan utama dalam proses pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan secara komprehensif mencakup dimensi behavioral, emotional, cognitive, dan agentic engagement. Penelitian menggunakan metode Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah 36 murid kelas XI F1 yang dipilih secara random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket keterlibatan murid dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji Sign Test dan uji Effect Size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan murid pada keempat dimensi setelah perlakuan. Uji Sign Test menghasilkan nilai signifikansi 0,012 (<0,05), sehingga H₀ ditolak. Effect Size diperoleh sebesar 0,417 yang termasuk kategori sedang. Hasil observasi juga mendukung temuan angket dengan skor rata-rata 3,00 (kategori Baik) pada semua dimensi. Disimpulkan bahwa model PBL berbasis Wayground dengan pendekatan deep learning berpengaruh positif dalam kategori sedang terhadap peningkatan keterlibatan murid dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna.
Abstract:Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan…
uan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit infeksi akibat…
kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai PHBS kepada siswa SDN 100 Kendari, khususnya tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dan menggosok gigi dengan benar. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan siswa kelas IV A. Metode pelaksanaan meliputi persiapan kegiatan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi menggunakan media PowerPoint dan video edukatif, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi interaktif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan media visual agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme melalui keaktifan dalam menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta mempraktikkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Kue Balok Boga Rasa dalam menyusun strategi peningkatan daya saing melalui pendekatan analisis SWOT dan Matriks QSPM. UMKM Kue Balok Boga Rasa merupakan…
salah satu pelaku usaha oleh-oleh khas Bandung yang membutuhkan pendampingan strategis agar mampu menghadapi dinamika persaingan industri kuliner yang semakin ketat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pendampingan langsung berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta penyusunan analisis strategis. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa Kue Balok Boga Rasa memiliki kekuatan pada kualitas produk premium, variasi rasa lebih dari 20 varian, dan citra sebagai oleh-oleh khas Bandung. Nilai Matriks IFE sebesar 3,04 dan Matriks EFE sebesar 3,00 mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang kuat. Berdasarkan Matriks IE, usaha berada pada posisi pertumbuhan intensif. Melalui analisis QSPM, strategi penetrasi pasar direkomendasikan sebagai prioritas utama dengan Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,47. Pendampingan ini menghasilkan rekomendasi strategis yang siap diterapkan untuk memperluas pangsa pasar, mengoptimalkan pemasaran digital, dan memperkuat branding sebagai oleh-oleh khas Bandung.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kedai Tahu Bakso Batununggal (Kedai TBB) di Kota Bandung yang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain pelayanan yang belum optimal, branding yang masih…
asih fokus pada produk tahu bakso, serta perlunya strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing.
Kegiatan ini bertujuan membantu mitra dalam mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha serta merumuskan
strategi pengembangan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Quantitative
Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kedai TBB memiliki skor Internal Factor
Evaluation (IFE) sebesar 2,93 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,90 sehingga berada pada posisi Growth
Stability dalam Matriks Internal-External. Berdasarkan hasil QSPM, strategi penetrasi pasar memperoleh nilai Total
Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,99 dibandingkan strategi pengembangan pasar (5,32) dan
pengembangan produk (4,91). Oleh karena itu, strategi penetrasi pasar direkomendasikan melalui penguatan pemasaran
digital, optimalisasi platform online, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
Abstract:Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, termasuk di Kota Kendari, yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) bergizi dan berbahan lokal.…
. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta menilai tingkat penerimaan produk bola-bola ubi ungu sebagai alternatif MP-ASI lokal bergizi di Kelurahan Korumba. Produk dibuat dari bahan utama ubi jalar ungu, tahu, wortel, dan telur yang kaya akan gizi. Metode kegiatan meliputi pembuatan produk, pengenalan bahan, proses pembuatan, dan kandungan gizi kepada masyarakat, serta uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh ibu balita di Posyandu Mustika. Hasil uji menunjukkan nilai rata-rata warna 3,93; aroma 4,07; rasa 4,13; dan tekstur 3,87, dengan seluruh parameter >3,5 yang menandakan produk disukai panelis. Kegiatan ini juga memberikan wawasan baru kepada masyarakat tentang potensi pengembangan ubi sebagai bahan pangan alternatif yang bergizi dan bernilai ekonomi. Dengan demikian, bola-bola ubi ungu berpotensi menjadi inovasi MP-ASI lokal yang dapat diterima masyarakat dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi pangan bergizi pada anak balita.