Search Articles & Publications

Showing 672 articles found for "Integrasi"

Neurosains Dan Hubungannya Dengan Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI

Rani Selviani, Sutarto, Dewi Purnamasari, Aida Rahmi Nasution4
Abstract: Penelitian ini mengkaji hubungan antara neurosains dan pengembangan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai cabang ilmu yang mempelajari sistem saraf dan otak, memberikan wawasan mendalam… tentang proses kognitif dan emosional yang mendasari pembelajaran. Penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam evaluasi pembelajaran PAI dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran dengan lebih memahami bagaimana siswa memproses informasi, mengingat, dan memotivasi diri dalam konteks religius. Studi ini meneliti bagaimana pendekatan berbasis neurosains dapat diterapkan dalam perancangan instrumen evaluasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan individu siswa, mempertimbangkan aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi neurosains dalam evaluasi PAI tidak hanya membantu dalam pengukuran capaian akademik siswa secara lebih komprehensif, tetapi juga mendorong pengembangan karakter dan pemahaman spiritual yang lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan evaluasi pembelajaran PAI berbasis neurosains menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama yang adaptif dan holistik.

Diklat Dan Profesionalisme Guru Di Era Society 5.0

Abdul Fattah Nasution, Elsa Elitia Hasibuan, Syafitri Halawa, Sylvi Marsella Diastami
Abstract: Diklat dan profesionalisme guru di era Society 5.0 menjadi topik penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Era Society 5.0 memerlukan profesionalisme guru yang handal dalam menyiapkan generasi unggul masa kini dan… masa yang akan datang. Guru harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, kolaboratif, dan literasi digital untuk menghadapi tantangan era teknologi yang semakin kompleks. Di era Society 5.0, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi dan ilmu sosial ke dalam proses pembelajaran. Mereka harus memiliki kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis, dan berkomunikasi secara efektif. Guru juga harus memiliki kemampuan hidup abad ke-21 dan ketrampilan digital untuk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal. Diklat dan profesionalisme guru di era Society 5.0 dapat meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengajar. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Mereka harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri sendiri dalam meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan zaman.

Neurosains Dan Hubungannya Dengan Multiple Intelligence

Hafizah, Tamama, Dewi Purnama Sari, Nasution, Aida Rahmi, Sutarto Sutarto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tentang Neurosain dan hubungannya dengan kecerdasan majemuk.. Metode penelitian menggunakan studi pustaka, dimana melihat neurosains dan kecerdasan majemuk sebagai sumber utama rujukan… ukan dan berbagai jurnal lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil dari penelitian bahwa pemahaman tentang neuroplastisitas otak dan keberagaman daerah otak yang terlibat dalam pemrosesan informasi menyoroti pentingnya mengakui dan menghargai keberagaman bakat dan kemampuan siswa, penerapan MI memperkaya strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI, evaluasi yang beragam memungkinkan siswa untuk menunjukkan pemahaman mereka tentang ajaran Islam melalui berbagai cara yang sesuai dengan kecerdasan mereka, pendekatan inklusif dalam pembelajaran PAI di Madrasah memastikan bahwa setiap siswa, tanpa memandang latar belakang atau kemampuan mereka, menerima dukungan dan bimbingan yang sesuai untuk mencapai potensi mereka yang sebenarnya dalam memahami dan menerapkan ajaran Islam. integrasi antara konsep neurosains dan multiple intelligence dalam pembelajaran PAI di Madrasah menciptakan pengalaman pembelajaran yang menyeluruh dan bermakna bagi semua siswa, mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan yang bermakna dalam masyarakat yang multikultural dan kompleks.

Model Pembelajaran Berbasis Neurosains Problem Based Learning

Roja Saputra, Dewi Purnama Sari, Aida Rahmi Nasution, Sutarto Sutarto
Abstract: Model Pembelajaran Berbasis Neurosains dalam konteks Problem-Based Learning (PBL) telah menjadi fokus penelitian yang berkembang dalam upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Studi ini mengeksplorasi integrasi… prinsip-prinsip neurosains ke dalam pendekatan PBL sebagai cara untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Dengan memadukan pengetahuan tentang bagaimana otak belajar dan merespons informasi dengan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah, penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan studi kasus implementasi PBL berbasis neurosains, jurnal ini mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik untuk mengintegrasikan konsep neurosains ke dalam desain pembelajaran PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan retensi informasi, keterlibatan siswa, dan penerapan keterampilan dalam konteks dunia nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga bagi pengembangan pendidikan yang inovatif dan berbasis bukti, serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang pengalaman pembelajaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Perencanaan Guru Mata Pelajaran PAI Dalam Pembelajaran Di Mts Al-Uswah

Adellia Febianti, Dewi syahfitri, Begi Sukmasari, Aulia Harumy, Ardi Hamzah
Abstract: Perencanaan pembelajaran guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Uswah merupakan aspek penting dalam memastikan efektivitas dan relevansi pengajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan… rtujuan untuk menyelidiki proses perencanaan pembelajaran PAI, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang digunakan oleh guru PAI di MTs Al-Uswah. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran PAI di MTs Al-Uswah melibatkan langkah-langkah yang sistematis dan terstruktur, dengan guru-guru PAI secara konsisten menggunakan pendekatan berbasis kurikulum nasional dan mempertimbangkan kebutuhan siswa dalam merancang rencana pembelajaran. Namun, beberapa tantangan juga teridentifikasi, termasuk kesulitan dalam menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan individual siswa, integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan mengintegrasikan nilai-nilai agama Islam dengan konteks kehidupan modern. Meskipun demikian, guru-guru PAI di MTs Al-Uswah menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam melalui upaya perencanaan yang matang dan inovatif. Implikasi penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dalam konteks pendidikan agama Islam di MTs Al-Uswah dan lembaga pendidikan serupa.

Analisis Relevansi Pemikiran Aliran Filosofis Pendidikan Islam Religius-Rasional Dalam Kurikulum Merdeka

Sukma Eka Wijaya, Reni Selviani, Fakhruddin, Amrullah
Abstract: Penelitian ini menyelidiki bagaimana pemikiran aliran filosofis Islam religius-rasional memengaruhi kurikulum merdeka. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam kehidupan umat Muslim. Pendidikan Islam religius-rasional… al adalah jenis filosofis yang menggabungkan elemen keagamaan dan rasionalitas dalam proses pendidikan. Kurikulum Merdeka, di sisi lain, diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia sebagai respons terhadap krisis pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, dan merupakan pendekatan yang fleksibel dan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan dan meneliti pemikiran tentang aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional dan Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pemikiran aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional berpengaruh pada Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal metode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ide-ide di balik aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional memiliki kesamaan dengan konsep Kurikulum Merdeka. Tiga komponen penting dalam pendidikan Islam religius-rasional adalah penerapan ajaran Islam sebagai landasan, upaya untuk membangun kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan pengembangan potensi fisik dan spiritual yang seimbang. Kurikulum merdeka juga menekankan fleksibilitas, autonomi, dan keragaman. Sangat penting untuk melihat bagaimana pendidikan Islam religius-rasional dapat mengintegrasikan pemikiran dari filosofi Islam dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini berfokus pada analisis ide-ide ini dan bagaimana mereka dapat diterapkan dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pemikiran aliran filosofis religius-rasional mempengaruhi pendidikan Islam dalam kurikulum bebas. Hasilnya diharapkan dapat membantu dalam membangun sistem pendidikan Islam yang sesuai dengan zaman dan memenuhi kebutuhan umat Muslim

Literasi Anak Tunarungu: Systematic Literature Review

Purwanto, Anim, Dudi Ruhyadi Muharam, Agus Dwi Prayitno
Abstract: Literasi anak tunarungu memiliki dampak besar dalam komunikasi, perkembangan sosial, keberhasilan akademik, dan peluang pekerjaan, sehingga membuatnya menjadi aspek penting dalam kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan… n untuk mengeksplorasi strategi dalam meningkatkan literasi anak tunarungu dan dampak literasi tersebut terhadap kehidupan mereka. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Langkah-langkah penelitian, metode pengumpulan data, dan database online yang digunakan untuk mengidentifikasi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan literasi anak tunarungu seperti membaca dan menulis diantaranya kearifan lokal, penggunaan bahasa isyarat, integrasi pembelajaran membaca dan menulis, komunikasi visual, dan teknologi komputer. Sementara, dampak literasi terhadap kehidupan mereka dapat mempengaruhi interaksi sosial, akses ke pendidikan, pengembangan keterampilan dalam berbagai bidang, kemampuan emosional, dan bahkan peluang pekerjaan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya literasi bagi anak tunarungu dan berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu mereka mencapai tingkat literasi yang lebih tinggi. Dengan demikian, literasi seperti membaca dan menulis adalah keterampilan utama yang membantu anak tunarungu untuk mencapai potensi pribadi mereka.

Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah

Andi Sumarlin K, Ardian Al Hidaya, Muhammad Yasin, Irfan Sepria Baresi, Hartini
Abstract: Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi topik penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan… tkan kualitas pembelajaran, serta untuk memahami dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dua titik permasalahan utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum dan dampak psikologis serta sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.  Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber informasi dan penelitian yang relevan dalam bidang ini. Temuan penelitian menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum, termasuk kesiapan infrastruktur, pelatihan guru, dan penyesuaian kurikulum dengan perkembangan teknologi terkini. Selain itu, temuan  menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat memiliki dampak psikologis dan sosial yang signifikan, terutama terkait dengan interaksi sosial antara siswa, keterlibatan langsung dalam proses belajar-mengajar, dan pengembangan keterampilan interpersonal. Implikasi temuan ini terhadap praktik pembelajaran di sekolah adalah pentingnya memperhatikan tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, serta memahami dan mengelola dampak psikologis dan sosial dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, sekolah dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang semakin terdigitalisasi.

Perancangan Aplikasi Manajemen Aset Bebasis Web Pada PT. Mice Edutainment Media

Andi Mustaien Mappatola, B. Gunawan Sudarsono, Sharyanto
Abstract: Sistem Manajemen aset merupakan sebuah sistem informasi manajemen untuk melakukan pendataan aset inventaris secara terintegrasi pada sebuah instansi dalam rangka melaksanakan tertib administrasi pengelolaan dan pendataan… barang. Permasalah yang terjadi pada PT. MICE Edutainment Media adalah belum terdapat sistem informasi manajemen aset pada PT. MICE Edutainment Media sehingga proses pengelolaan aset menjadi tidak optimal, aktivitas manajemen aset belum tersimpan dengan baik karena sistem yang masih melalui pembukuan sehingga membuat karyawan kesulitan dalam pengelolaan aset perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah UML (Unified Modeling Language), sistem informasi manajemen aset yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) dan MySQL. Hasil dari penelitian ini ialah tercatat dalam pengujian black box dengan 13 tes valid. Dengan adanya website ini diharapkan dapat membantu PT. MICE EDUTAINMENT untuk mempermudah dalam penyimpanan data aset.

Evaluasi Kebijakan Agraria Dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Dan Ekonomi

Lime Shie, Ayang Fristia Maulana
Abstract: Kebijakan agraria memainkan peran kunci dalam mengelola sumber daya alam dan mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam konteks pertanian dan pemanfaatan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas… kebijakan agraria dalam mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Dengan mengadopsi pendekatan analisis kebijakan, studi ini meninjau implementasi kebijakan agraria yang ada dan dampaknya terhadap aspek lingkungan dan ekonomi. Hasil evaluasi diintegrasikan untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan keberlanjutan agraria. Penelitian ini menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi kebijakan agraria dalam mencapai keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi. Temuan mengidentifikasi kebijakan yang telah berhasil serta kelemahan yang perlu diperbaiki. Rekomendasi kebijakan melibatkan langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, merangsang investasi berkelanjutan, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan agraria. Dengan mengevaluasi kebijakan agraria secara menyeluruh, penelitian ini memberikan wawasan yang diperlukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi di sektor agraria. Implikasi hasil penelitian ini dapat membantu pemerintah, lembaga pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperbaiki arah dan pelaksanaan kebijakan agraria guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.