Abstract:Perubahan paradigma bisnis ke arah keberlanjutan telah menjadi kebutuhan dimasa yang akan datang, maka penerapan prinsip bisnis keberlanjutan diharapkanmenjadi sinyal positif dan menarik minat investor dan menjadi sentimen…
en penggerak pasar yang akan langsung terlihat dari aktivitas perdagangan di pasar modal dan menghasilkan momen pergerakan aliran dana di pasar modal. Secara keseluruhan, dengan menggunakan metode Prisma pada literatur yang ada menunjukkan bahwa kepemilikan asing dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penilaian perusahaan melalui berbagai saluran, termasuk keunggulan informasi, peningkatan tata kelola perusahaan, akses terhadap sumber daya global, pengurangan asimetri informasi, dan efek klien investor Bukti kumulatif menunjukkan bahwa kepemilikan asing dapat menjadi pendorong signifikan terhadap nilai perusahaan. Keunggulan informasi yang terus berkembang dari investor asing, ditambah dengan kemampuan mereka untuk memanfaatkan sumber daya dan jaringan global, dapat memberikan dampak yang signifikan dan semakin besar terhadap penilaian perusahaan dalam negeri. Seiring dengan bertambahnya keunggulan-keunggulan ini dari waktu ke waktu, investor asing dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan penilaian perusahaan melalui kemampuan informasi dan analitis mereka yang unggul. Kepemilikan asing diukur sebagai persentase saham yang dimiliki oleh investor asing dan dapat disimpulkan bahwa, Pengaruh Positif ESG terhadap Nilai Perusahaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa skor ESG yang lebih tinggi secara signifikan berhubungan dengan nilai perusahaan yang lebih tinggi. Perusahaan-perusahaan yang menunjukkan komitmen yang kuat terhadap praktik ESG cenderung memiliki reputasi yang baik, lebih inovatif, dan lebih berorientasi pada jangka.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tinjauan ontologi, epistemologi dan aksiologi sunnah hadis. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (liblary research) dengan pendekatan konseptual dan teoretis. Data penelitian…
elitian ini bersumber dari data kepustakaan yang membahas tenang ulumul hadis. Kemudian data sekunder berasal dari literatur yang menjadi data penunjang. Hasil penelitian menunjukkan, Pertama, dari tinjauan ontologis, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait pengertian sunnah dan hadis. Namun, perbedaan ini tidak bersifat mutlak dan cenderung hanya menjadi masalah peristilahan, khususnya di kalangan ulama mutaqaddimîn. Sebaliknya, ulama muta’akhkhirîn tidak lagi mempermasalahkan perbedaan ini secara signifikan, sebagaimana dijelaskan oleh Shubhi al-Shâlih. Dalam penggunaannya, kedua istilah ini sering dianggap identik, sehingga selama periwayatannya dapat dipercaya atau shahîh, keduanya harus diikuti dan diamalkan. Kedua, dari tinjauan epistemologi, kajian tentang sunnah dan hadis mempertimbangkan bagaimana pengetahuan mengenai keduanya diperoleh, dievaluasi, dan diakui sebagai valid. Proses ini melibatkan analisis terhadap unsur-unsur sunnah dan hadis serta pemahaman terhadap klasifikasinya untuk memastikan bahwa keduanya memiliki dasar yang sahih dan dapat dijadikan pedoman. Ketiga, dari tinjauan aksiologi, sunnah dan hadis mengandung nilai-nilai yang sangat penting dalam membentuk perilaku dan pandangan hidup umat Islam. Nilai-nilai ini memberikan pedoman bagi umat untuk meneladani Nabi Muhammad Saw. dan menerapkan prinsip-prinsip luhur seperti kejujuran, keadilan, belas kasih, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, sunnah Rasulullah Saw. menjadi sumber rujukan utama dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai moral dan etika Islam.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitan ini yaitu peserta didik kelas IV. Penelitian ini menghasilkan…
lkan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik yang diperoleh dari tes tulis berbentuk objektif, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi yang diisi oleh observer untuk mengamati aktivitas pendidik dan peserta didik. Setelah dilakukan penelitian sebanyak dua siklus, ternyata peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan hasil belajar peserta didik ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar. Perolehan pada siklus I adalah 40% pertemuan I, 46,6% pertemuan II, dan 53,4% pertemuan III. Pada siklus II yang diperoleh yaitu 60% pertemuan I, 66,7% pertemuan 2, dan 100% pertemuan 3 dengan kategori berhasil
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tujuan Dinas Sosial Kabupaten Jember dalam menangani permasalahan kemiskinan. Kemiskinan merupakan tantangan sosial yang memerlukan peran aktif pemerintah dalam penyelenggaraan…
lenggaraan kesejahteraan sosial. Dinas Sosial Kabupaten Jember memiliki berbagai program untuk menangani kemiskinan, seperti bantuan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teknik purposive sampling untuk memperoleh data. Data diperoleh dari wawancara dengan pihak terkait serta sumber sekunder seperti publikasi BPS dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program Dinas Sosial dalam mengatasi kemiskinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keterbatasan sumber daya, validasi data yang kurang optimal, serta koordinasi antar instansi yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendukung program kesejahteraan sosial. Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan partisipatif, diharapkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember dapat terus berkurang dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi banyaknya siswa kelas IV SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik menghadapi kesulitan dalam pembelajaran IPAS. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan…
memperbaiki tindakan pembelajaran dikelas menggunakan model pembelajaran Projeck Based Learning.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN 15/III pada semester 1 tahun pembelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu berupa data hasil belajar siswa. Data tersebut diperoleh dari hasil tes evaluasi siswa yang dilakukan.
Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I indikator keberhasilan didapatkan ketuntasan pembelajaran IPAS 69%. Sedangkan peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus II pembelajaran IPAS 94%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa PTK ini berhasil meningkatkaan hasil belajar IPAS siswa kelas IV.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa dengan tujuan mengetahui perspektifnya tentang ayat-ayat sosial dalam merespon kebijakan pemerintah saat itu. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya,…
kajian kepustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada 3 segi yang dibahas oleh Misbah dalam karyanya al-Iklil: adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), (iqtishadi) ekonomi, (siyasi) politik. Pada sisi sosial kemasyarakatan, Misbah menafsirkan surat Al-Qashash ayat 4 tentang KB. Pada segi ekonomi Misbah membahas tentang bank dan riba. Dan di segi politik Misbah menafsirkan surat al- Nisa’ ayat 58 tentang Amanah. Dari berbagai penafsiran yang Misbah uraikan dapat difahami bahwa bahwa penafsirannya sangat berseberangan kebijakan pemerintah orde baru.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada observasi awal sebesar 33% siswa yang tuntas dan siswa yang belum tuntas sebesar 67%, hal tersebut terjadi dikarenakan rendahnya…
ahnya hasil belajar siswa, kurangnya penggunaan pendekatan yang menarik, materi pembelajaran hanya berpusat pada guru, dan siswa menjadi cepat jenuh dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil observasi guru dan siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I pertemuan 1 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 30% dan pada pertemuan 2 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 50%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II, pada siklus II pertemuan 1 diperoleh 80% dan pertemuan 2 diperoleh 90%. Pada pengamatan aspek guru dan aspek siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dilihat pada siklus I aspek guru sebesar 52% dan siklus II 82% sehingga terjadi peningkatan pada aspek guru sebesar 30%, sedangkan pada aspek siswa siklus I sebesar 40% dan siklus II 95% sehingga terjadi peningkatan aspek siswa sebesar 55%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai definisi, macam-acam dan syarat serta perbedaan mendasar dari tafsir, takwil dan tarjamah. Penelitian ini menggunakan metode liblary research dengan pendekatan konseptual.…
l. Penelitian ini bersumber dari data primer berupa buku atau literatur yang membahas mengenai tafsir, takwil dan tarjamh. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Tafsir adalah suatu usaha tanggapan, penalaran, dan ijtihad manusia untuk menyikapi nilai-nilai samawi yang terdapat didalam Al- Qur’an. Tafsir terbagi menjadi dua macam yaitu: Tafsir bi Al-ma’tsur dan Tafsir bi Ar-ra’yi. Ta’wil adalah suatu usaha untuk memahami lafazh-lafazh (ayat- ayat) Al-Qur’an melalui pendekatan memahami arti atau maksud sebagai kandungan dari lafazh itu. Ta’wil terbagi menjadi dua macam yaitu: Ta’wil Al- Qur’an atau hadis Nabi dan Ta’wil bagi nash yang khusus berlaku dalam hukum taklifi. Terjemah adalah memindahkan bahasa Al-Qur’an ke bahasa lain yang bukan bahasa ‘Arab dan mencetak terjemah ini kebeberapa naskah agar dibaca orang yang tidak mengerti bahasa ‘Arab, sehingga dapat memahami kitab Allah SWT, dengan perantaraan terjemahan. Terjemah terbagi menjadi tiga macam yaitu: Terjemah maknawiyyah tafsiriyyah, Terjemah harfiyyah bi Al-mitsli dan Terjemah harfiyyah bi dzuni Al-mitsli.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis gambaran dan pengaruh teknologi informasi dan tingkat pendidikan terhadap pengembangan SDM petani pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh…
h Duo Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini terdiri dari dua variabel independen yaitu Teknologi Informasi (X1), Tingkat Pendidikan (X2) dan mempunyai satu variabel dependen yaitu Pengembangan SDM Petani (Y). Desain penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Populasi adalah seluruh anggota Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accsidental Sampling dengan sampel sebanyak 50 orang. Untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan melakukan uji asumsi klasik dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh duo Kabupaten Solok Selatan : (1) Teknologi Informasi berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,29 dan tingkat capaian 66,06 %. Tingkat Pendidikan berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,29 dan tingkat capaian 65,88 %. Pengembangan SDM Petani barada pada kriteria baik dengan rata-rata skor sebesar 3,52 dan tingkat capaian 70,44%. (2) Teknologi Informasi berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani Pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan. (3) Tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani Pada Kelompok Tani Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan.(4) Teknologi Informasi dan Tingkat Pendidikan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pengembangan SDM Petani
Abstract:Penelitian ini menggambarkan penyelidikan mendalam terhadap konstruksi makna budaya komunikasi di lingkungan perusahaan, khususnya pada karyawan Suara Surabaya Media. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengungkap bagaimana…
mana karyawan Suara Surabaya Media memahami, membentuk, dan menerapkan budaya komunikasi perusahaan serta bagaimana perilaku komunikasi budaya tercermin dalam interaksi sehari-hari mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, dan pendekatan fenomenologi dalam pengumpulan dan analisis data. Penelitian ini berlandaskan pada teori konstruksi sosial dan teori kode bicara sebagai dasar untuk memahami pembentukan makna komunikasi dan penggunaan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi makna budaya komunikasi di perusahaan dengan fokus pada karyawan Suara Surabaya Media. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman dan persepsi karyawan tentang budaya komunikasi di perusahaan tempat mereka bekerja. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya komunikasi di Suara Surabaya Media sangat penting dalam membentuk identitas perusahaan dan hubungan antar karyawan. Konstruksi makna budaya komunikasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor termasuk nilai-nilai organisasi, norma-norma, dan pengalaman individu. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya komunikasi memengaruhi hubungan dalam lingkungan kerja. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya perusahaan Suara Surabaya Media mengembangkan strategi yang lebih kuat untuk mengelola dan mengintegrasikan budaya komunikasi yang positif dan efektif. Pemahaman tentang teori konstruksi sosial dan teori kode bicara dalam konteks organisasi, sedangkan saran praktis mencakup pengembangan program pelatihan komunikasi budaya, penerapan pedoman komunikasi internal, serta pendekatan inklusif terhadap perbedaan budaya.